Anda di halaman 1dari 20

Sifat-Sifat Besi Cor

a. Keras dan mudah melebur dan mencair


b. Getas sehingga tidak dapat menahan lenturan.
c.
Temperatur leleh 1250 C
d. Tidak berkarat.
e. Tidak dapat diberi muatan magnet.
f. Dapat dikeraskan dengan cara dipanasi kemudian
didinginkan secara mendadak menyusut waktu pendinginan.
g.Kuat dalam menahan gaya desak tetapi lemah dalam
menahan gaya tarik. Kuat desaknya sekitar 600 Mpa, ada
yang kuat tariknya sekitar 50 Mpa.
h.Tidak dapat disambung dengan paku keling atau dilas, dua
buah besi tuang/cor hanya dapat disambung dengan baut
dan sekrup.

Aplikasi Besi Cor


a. Pipa yang menahan tekanan luar sangat
tinggi
b.Tutup lubang saluran drainase dan alat saniter
yang lain
c.Bagian struktur rangka yang menahan gaya
desak
d.Bagian mesin, blok mesin, dan sebagainya
e.Pintu gerbang, tiang lampu dan sebagainya
f.Sendi, roll, jembatan

Jenis-Jenis Besi Cor


1. Besi Cor Kelabu (Gray Cast Iron)
2. Besi Cor Nodular (Nodular Cast Iron)
3. Besi Cor Putih (White Cast Iron)
4. Besi Mampu Tempa (Malleable Cast Iron)
5. Besi Cor Paduan

Besi Cor Kelabu


(Gray Cast Iron)

Besi cor kelabu memiliki kandungan


karbon antara 2,5 4,0 %, dan
kandungan mangan antara 0,2 1,0
%. Sedangkan kandungan fosfor
antara 0,002 1,0 %, dan sulfur
antara 0,02 0,025 %.

Besi cor kelabu memiliki kandungan silicon yang relatif


tinggi yaitu antara 1-3 %. Dengan silicon sebesar ini,
besi cor akan membentuk grafit dengan mudah,
sehingga fasa karbida Fe3C tidak terbentuk. Besi cor ini
memiliki grafit yang serpih. Grafit serpih besi cor ini
terbentuk saat proses pembekuan. Grafit serpih ini
mampu meredam getaran dengan cukup baik, sehingga
besi cor ini memiliki kapasitas peredaman tinggi.
Karena bentuk grafit-nya serpih jadi besi cor kelabu
mampu meredam getaran, namun bentuk serpih
memiliki ujung yang tajam jadi bisa berperan
sebagaistress raiserataustress
concentration(konsentrasi tegangan) sehingga kekuatan
tarik dan keuletan besi cor ini relatif rendah kalau
dibandingkan dengan besi cor lainnya.
Perlakuan panas yang dialami oleh besi cor kelabu
dapat menghasilkan besi cor dengan struktur yang
berbasis pada fasa feritik, perlitik, atau martensitik.

Gambar 1. Struktur Mikro Besi Cor Kelabu

Salah satu Karekteristik


dari besi cor ini adalah
bidang patahannya.
Patahan terjadi dengan
rambatan yang melintasi
satu serpih ke serpih
yang lainnya. Karena
sebagian besar
permukaan patahan
melintasi serpih-serpih
grafit, maka
permukaannya berwarna
kelabu.Maka dari itu
disebut besi cor kelabu.

Aplikasi Besi Cor Kelabu


Struktur dasar dari mesin-mesin
Blok silinder, tutup silinder ,dan tromol rem
landasan mesin, poros penghubung, dan
alat berat
Bodi mesin perkakas (mesin freis, bubut,
bor, dll).
Mesin hidrolis: rumah pompa, turbin,
katup.
Peralatan pabrik: ragum, kupling, rumah
roda gigi, roda gigi.

Besi Cor Nodular


(Nodular Cast Iron)
Besi cor nodular memiliki kandungan
karbon antara 3,0 4,0 %, kandungan
silicon antara 1,8 2,8 % dan mangan
antara 0,1 1,0 %. Sedangkan
kandungan fosfornya antara 0,01 0,1
%, dan sulfur antara 0,01 0,03 %.

Besi cor nodular dibuat dengan menambahkan


sedikit unsur magnesium atau serium.
Penambahan unsur ini menyebabkan bentuk
grafit besi cor menjadi nodular, atau bulat,
atau speroid. Karena grafitnya bulat maka sifat
mekaniknya cukup baik (keuletan dan
kekuatannya relatif tinggi). Perubahan bentuk
grafit ini diikuti dengan perubahan keuletan.
Keulutan besi cor naik. Maka dari itu, besi cor
nodular disebut besi cor ulet. Besi cor ini
memiliki keuletan antara 10 20 %.
Perlakuan panas yang diterapkan pada besi
cor nodular akan menghasilkan besi cor
dengan struktur yang berbasis pada ferit,
perlit atau martensit temper.

Gambar 2. Besi Cor Nodular


Besi cor bergrafit
bulat (nodular)
memiliki
keunggulan
dibandingkan besi
cor yang lain. Besi
cor nodular
memilki keuletan
yang tinggi dan
juga
kekuatan/kekerasa
n yang baik.

Aplikasi Besi Cor Nodular


Poros engkol, pipa dan suku cadang
khusus
Valve (katup)
Bodi pompa
Crankshaft (poros engkol)
Roda gigi

Besi Cor Putih


(White Cast Iron)

Besi cor putih mengandung karbon


antara 1,8 3,6 %, kandungan silicon
antara 0,5 1,9 %, dan kandungan
mangan antara 0,25 0,80 %.
Sedangkan kandungan fosfornya
antara 0,06 0,2 %, dan sulfur antara
0,06 0,2 %.

Besi cor putih ini tidak memiliki grafit,


karena karbon yang ada sebagian kecil
larut di dalam ferit dan sisanya berikatan
dengan besi membentuk sementit(Fe3C).
Karena sementit memiliki sifat yang keras
dan jumlahnya cukup banyak, maka besi
cor putih memiliki kekerasan yang tinggi,
sehingga tidak mudah aus dan digunakan
untukslide-waypada mesin bubut.
Ketiadaan grafit dalam besi cor ini
disebabkan oleh kecepatan pendinginan
yang cepat sekali.

Gambar 3. Besi Cor Putih


Besi Cor Putih ini seluruh
karbonnya berupa
sementit sehingga
mempunyai sifat sangat
keras dan getas.
Mikrostrukturnya terdiri
dari karbida yang
menyebabkan berwarna
Putih. Permukaan patahan
material ini terang (putih
mengkilap) , maka dari itu
disebut besi cor putih.

Aplikasi Besi Cor Putih


Bahan rol
Bahan untuk membuat besi cor
malleable

Besi Mampu Tempa


(Malleable Cast Iron)

Besi cor mampu tempa memiliki


kandungan karbon antara 2,2 2,9 %,
kandungan silicon antara 0,9 1,9 %, dan
mangan antara 0,15 1,2 %. Sedangkan
kandungan fosfor nya antara 0,02 0,2 %
dan sulfur antara 0,02 0,2 %.

Besi Cor mampu tempa dibuat dari besi cor


putih dengan menerapkan suatu perlakuan
panas. Perlakuan panas yang diterapkan
pada besi cor putih umumnya adalah anil.
Dengan perlakukan ini fasa-fasa karbida
Fe3C akan terdekomposisi menjadi besi dan
grafit. Grafit yang terbentuk tidak serpih
atau bulat, namun berbentuk gumpalan
grafit yang tidak memiliki tepi-tepi tajam.
Perlakuan panas yang dialaminya dapat
membentuk besi cor berfasa feritik, perlitik
atau martensit temper. Perubahan struktur
pada laku panas diikuti juga dengan
perubahan sifat mekaniknya

Gambar 4. Besi Cor Mampu


Tempa
Besi cor ini memiliki
keuletan yang tinggi dan
mampu tempa yang baik.
Oleh kerena itu disebut Besi
cor mampu tempa. Besi cor
ini cukup kuat dan ulet, tapi
masih kalah kalau
dibandingkan dengan besi
cor nodular. Biasanya besi
cor ini dibuat dari besi cor
putih yang dipanaskan
kurang lebih 1000 C
.
Bentuk grafit dari besi cor
ini mengelompok dan
hampir bulat.

Aplikasi Besi Cor Mampu


Tempa

Perkakas dan alat-alat kereta api


Gear
Connecting rod
Pipe fitting

Besi Cor Paduan


Unsur-unsur paduan ditambahkan pada besi cor untuk
memperbaiki sifat-sifat mekanik dan untuk memberikan
sifat-sifat khusus seperti ketahanan korosi, ketahanan panas,
dan kemagnitan. Sifat yang pertama umumnya didapat
dengan paduan rendah sedangkan yang terakhir melibatkan
beberapa unsur yang khusus.Besi cor dengan kekuatan
tinggi mempunyai kekuatan tarik yang lebih baik dengan
menambahkan Ni,Cr,Mo,dsb pada 0,5 1,5 % untuk
memberikan struktur grafit dan struktur perlit yang halus.
Besi cor ini dipakai untuk silinder motor , rol ,dan
sebagainya. Besi cor yang mempunyai ketahanan terhadap
asam dipadu dengan 10% atau lebih Si untuk mendapatkan
ketahanan korosi, besi cor Nikel tinggi, besi cor Cr tinggi,dsb.
Agar besi cor tahan panas, berbagai besi cor paduan dipadu
dengan Cr, Mo, Si, Al, Ni, dsb. Selanjutnya besi cor yang tidak
magnetik dipadu dengan 5 15 % Ni dan 9 % Mn.