Anda di halaman 1dari 4

Nama

: Muh.Sawqi.Hasanuddin

Nim

: C13113018

Semester

: V (lima)

Fak/prodi

: Kedokteran/Fisioterapi

Universitas

: Universitas Hasanuddin

PSIKOLOGI KESEHATAN
Questioner
MENAMPILKAN EMOSI DAN PEMANTAUAN
Pemantauan Emosi
Sebelum dilakukan tritmen untuk meningkatkan emosi positif pasien, maka pasien
diminta untuk menilai kondisi emosinya pada saat itu. Demikian juga setelah pasien
mendapatkan tritmen untuk meningkatkan emosi positif, pasien diminta kembali untuk menilai
kondisi emosinya.
Pemantauan terhadap kondisi emosi pasien ini dilakukan dengan pemberian angket
profile of mood states (PMS). Angket tersebut disusun oleh McNair, Lorr dan Droppleman
(dalam Tjahja, 1996). Dalam angket tersebut, mereka menggolongkan suasana hati menjadi
Ketegangan-Kecemasan ( Tension Anxiety), Depresi Kesedihan (Depression-Dejection),
Kemarahan-Permusuhan (Anger-Hostility), Rasa bersemangat (Vigor), Kelelahan (Fatigue), dan
Kebingungan (Confusion). Angket tersebut mempunyai pilihan jawaban: 0 (tidak sama sekali); 1
(sedikit/jarang); 2(kadang-kadang); 3 (sering); 4 (selalu). Pasien diminta untuk memilih salah
satu angka yang mewakili suasana hati yang mereka alami selama sepanjang hari.
Petunjuk pemberian jawaban.
Berilah tanda silang pada :
Kolom 0, jika pernyataan tersebut tidak sama sekali dengan diri anda.
Kolom 1, jika pernyataan tersebut sedikit/jarang dengan diri anda.
Kolom 2, jika pernyataan tersebut kadang-kadang dengan diri anda.
Kolom 3, jika pernyataan tersebut sering dengan diri anda.
Kolom 4, jika pernyataan tersebut selalu dengan diri anda.

N
o

Pertanyaan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

Saya sulit bekerjasama dengan para dokter muda/dokter/perawat


yang tidak saya sukai.
Jika saya marah pada dokter muda lain yang
menyinggung perasaan saya biasanya saya berusaha
mengendalikan rasa marah itu terlebih dahulu
Walaupun sedang marah, saya berusaha untuk tetap
menguasai diri.
Saya berusaha menghindari perkelahian dengan sesame rekan
saya walaupun saya sedang marah padanya
Saya tetap dapat berbicara dengan sopan khususnya
pada pasien walaupun dalam keadaan marah pada
dokter muda lain/dokter/perawat
Jika diberi tugas oleh dokter, saya akan
mengerjakannya dengan sungguh-sungguh
Saya tidak pernah membuat kesalahan yang sama
kedua kalinya dalam melaksanakan tugas
Saya dapat mengerti kesalahan yang diperbuat oleh
sesama dokter muda lainnya
Saya berusaha untuk lebih menghibur teman yang
sedang mengalami kesedihan
Saya seringkali bertengkar dengan dokter muda lainnya atau
dengan para perawat
Saya menghargai pendapat dari dokter muda yang lain
Walaupun dalam keadaan jengkel, saya tetap dapat
mengerjakan tugas dengan baik
Saya merasa senang karena teman-teman selalu
melibatkan saya dalam pembicaraan mereka
Saya bangga dengan kemampuan kerja saya di rumah
sakit.
Pikiran saya tidak mudah teralihkan dengan adanya
orang di sekeliling saya
Saya tidak tergesa-gesa untuk memutuskan sesuatu hal
karena dorongan emosi semata
Saya berusaha untuk lebih dapat mengerti perasaan
orang lain hanya dengan melihat mimik mukanya.
Saya berpikir ke hal lain ketika teman saya bercerita
tentang perasaannya
Saya lebih menyukai bekerja seorang diri.
Rasa kesal saya pada dokter muda lain/perawat/dokter
yang terlalu mengatur saya, tidak mengganggu
kerjasama kelompok yang sedang dijalankan
Bila menghadapi hambatan dalam mencapai suatu

tujuan, saya cepat menjadi putus asa


N
o
22
23
24
25
26
27

28
29
30
31
32
33
34
35

Pertanyaan

Saya akan berkata kasar pada teman yang telah


melakukan kesalahan pada saya
Saya akan memukul orang yang merendahkan harga
diri saya
Saya merasa rendah diri karena merasa kurang pandai
dibandingkan dengan para dokter muda yang lain
Saya berusaha untuk santai dan mengalihkan perhatian
saya sesaat dari masalah yang membuat saya tegang
Saya kurang memperdulikan perasaan orang lain,
khususnya para pasien yang saya tangani
Saya membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum
memutuskan untuk berteman di dalam lingkungan
baru.
Apabila ada dokter muda/perawat yang melanggar
aturan yang berlaku di rumah sakit, maka saya akan
menegurnya dengan kata-kata yang tepat
Suasana ribut yang dimunculkan oleh orang lain
membuat saya terganggu dalam bertugas
Saya cenderung kurang pertimbangan dalam mengatasi
masalah yang timbul
Saya akan kehilangan kesabaran jika harus
mendengarkan kesulitan orang lain
Saya merasa pikiran saya mudah teralihkan bila saya
sedang cemas
Saya merasa teman-teman sekerja enggan berbicara
dengan saya
Saya menjadi sulit berpikir untuk menyelesaikan tugas
bila berada diantara teman-teman saya
Saya akan memaklumi setiap perbedaan pendapat yang
terjadi saat sedang bertugas di rumah sakit

Daftar Pustaka
McNair, Lorr dan Droppleman (dalam Tjahja, 1996). Angket profile of mood states (PMS)
http://repository.maranatha.edu/5319/2/0130006_Appendices.pdf