Anda di halaman 1dari 2

Penyebab Penyakit Malaria

Agen penyebab malaria yaitu plasmodium, merupakan organisme uniseluler yang


termasuk ke dalam hemosporidia (kelas protozoa) (Lullmann dkk., 2005).
Penyakit malaria ditularkan oleh gigitan nyamuk anopheles betina yang terjangkit
oleh parasit plasmodium. Spesies plasmodium yang dapat menginfeksi manusia
serta masa inkubasi dan periode prapaten adalah
Jenis Plasmodium
P. falciparum

Tipe Malaria
malaria falsiparum

Periode Prapaten
malaria 12 hari

P. vivax

vivaks atau tertian

11 hari

9-14 hari

P. ovale

malaria ovale

33 hari

18-40 hari

12 hari

16-18 hari

P. malariae
malaria malariae atau kuartana
(Sukandar dkk., 2011).

Masa Inkubasi
12-17 hari

Bentuk inaktif, sporozit disuntikkan ke dalam kapiler kulit manusia oleh


nyamuk anopheles. Sporozit menyerang sel parekim hati dimana skizon dimana
mereka berkembang menjadi skizon. Setelah beberapa kali pembelahan (6-16
hari), skizon akan menghasilkan banyak merozoit yang masuk ke dalam darah.
Tahapan ini disebut tahapan pra eritrositik, dimana tidak ada gejala. Tahapan
eritrositik dimulai saat parasit memasuki eritrosit dan berkembang dalam waktu
24-72 jam. Sel darah merah yang terinfeksi akan lisis dan akan melepaskan
merozoit yang akan menginfeksi sel darah merah lainnya dan memulai siklus.
Tanda-tanda pada tahapan ini yaitu menggigil akut yang terjadi setiap 48-72 jam
yaitu bersamaan dengan lisisnya eritrosit. Beberapa merozoit berkembang ke
tahap seksual gametosit yang berkembang menjadi sporozit baru yang nantinya
akan dihisap oleh nyamuk anopheles betina untuk ditularkan ke orang lain
(Lullmann dkk., 2005; Sukandar dkk., 2011). Berikut skema siklus dari malaria
dan pengobatannya yaitu