Anda di halaman 1dari 4

Spesial senses

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengecap (taste)
Pembau
Pendengar
Penglihatan
Keseimbangan
Sentuhan

Lidah merupakan bagian tubuh yang penting untuk pengecapan,


terdapat reseptor untuk merasakan respon rasa manis, asam, asin, dan
pahit. Reseptor ini peka terhadap stimulus dari zat-zat kimia, sehingga
disebut kemoreseptor. Reseptor tersebut ada yang tersebar di rongga
mulut, faring, dan laring, serta ada pula yang berkelompok dalam
tonjolan-tonjolan epitel permukaan lidah yang disebut papilla, akibatnya
pemukaan lidah menjadi tidak rata.

Gambar Papilla-papilla lidah


Tiap zat yang masuk ke dalam rongga mulut akan direspon rasa
pada lidah pada papilla di tempat yang berbeda. Terdapat empat jenis
papilla, yaitu

Filiformis, terdapat di bagian posterior lidah. Papilla ini sangat

pengecap, yang berfungsi sebagai tempat berkontaknya cairan dalam

banyak diseluruh permukaan lidah dan tidak mengandung vili pengecap

mulut dengan permukaan sel reseptor.

Papilla filiformis lebih berfungsi untuk menerima rasa sentuh,

Sel-sel reseptor pengecapan adalah sel epitel termodifikasi

daripada rasa pengecapan yang sebenarnya.

dengan banyak lipatan permukaan, atau disebut juga mikrovili yang

Fungiformis di bagian anterior lidah dan diantara filiformis,

sedikit menonjol melalui pori-pori pengecap untuk meningkatkan luas

menyebar pada permukaan ujung dan sisi lidah. Menyerupai jamur

permukaan sel yang terpajan ke isi mulut. Membran plasma mikrovili

karena mempunyai tangkai yang sempit, permukaan halus, bagian atas

mengandung reseptor-reseptor yang berikatan selektif dengan molekul-

melebar, mengandung vili pengecap, tersebar di permukaan atas

molekul zat kimia di lingkungan. Hanya zat kimia dalam larutanbaik

lidah, dan epitel berlapis pipih tidak bertanduk.

cairan atau zat padat yang bisa larut dengan air liuryang dapat

Foliata, pada pangkal lidah bagian lateral dan terdapat beberapa

berikatan dengan sel reseptor. Pengikatan suatu zat kimia dengan sel

tonjolan-tonjolan padat.

reseptor menyebabkan perubahan channel-channel ion dan menimbulkan

Sirkumvalata, papilla yang sangat besar dengan permukaan pipih

depolarisasi potensial reseptor. Potensial reseptor ini kemudian memulai

meluas di atas yang papilla lain, susunan seperti parit, tersebar di

potensial aksi di ujung-ujung terminal serat saraf aferen yang bersinaps

daerah "v" bagian posterior lidah. Terdapat delapan hingga dua belas

dengan reseptor tersebut.

buah dari papilla ini yang terletak pada bagian dasar lidah. Banyak

Ujung-ujung terminal aferen beberapa saraf kranial bersinaps

kelenjar mukosa dan serosin, serta banyak vili pengecap yang

dengan taste buds di berbagai bagian mulut. Sinyal sensorik dikirimkan

terdapat di sepanjang sisi papilla.

melalui perhentian-perhentian sinaps di batang otak dan thalamus ke


daerah gustatorik korteks, suatu daerah di lobus parietal yang dekat

Mekanisme Pengecapan

dengan daerah lidah korteks somatosensorik. Tidak seperti sebagian

Kemoreseptor pengecapan terdapat pada taste buds di dalam

besar masukan sensorik lainnya, jalur gustatorik sebagian besar todak

rongga mulut, tenggorokan dan paling banyak di atas lidah. Di dalam

menyilang. Batang otak juga memproyeksikan serat-serat ke hipotalamus

sebuah taste bud terdapat sekitar lima puluh sel reseptor pengecap.

dan sistem limbik, mungkin untuk menambah dimensi adektif, misalnya

Setiap taste bud memiliki sebuah lubang kecil yang dinamakan pori-pori

apakah rasa yang dikecap tersebut menyenangkan atau tidak, dan untuk

mengolah aspek-aspek perilaku yang berkaitan dengan pengecapan dan

Rasa manis tidak disebabkan oleh kelompok bahan kimia apapun.

penghidu.

Beberapa jenis

Sensasi Pengecapan Utama

termasuk gula, glikol, alcohol, aldehid, keton, amida, ester,

Belum diketahui semua bahan kimia spesifik yang dapat mengeksitasi

beberapa asam amino, beberapa protein kecil, asam sulfonik, asam

beragam reseptor pengecap. Namun, penelitian fisiologi dan neurofiologi

alogenasi dan garam inorganic dari lead dan berilium. Catatan

telah mengidentifikasi sedikitnya 13 kemungkinan reseptor kimiawi di

spesifik dari substansi terbanyak yang menyebabkan rasa manis

dalam sel pengecap, diantaranya: 2 reseptor sodium, 2 reseptor

adalah bahan kimi organic. Perlu diketahui bahwa sedikit

potassium, 1 reseptor klorid, 1 reseptor adenosine, 1 reseptor inosine, 2

perubahan struktur kimia seperti penambahan sedikit radikal

reseptor rasa manis, 2 reseptor pahit, 1 reseptor glutamate dan 1

saja, sering dapat menyebabkan perubahan rasa dari manis

reseptor ion hydrogen.

menjadi pahit.

Beberapa ilmuwan menyatakan kemampuan reseptor dibagi dalam

bahan kimia yang menyebabkan rasa manis

Rasa pahit, seperti layaknya rasa manis tidak dipengaruhi oleh

kelompok 5 kategori umum disebut juga sensasi pengecapan utama, yaitu:

agen kimiawi. Ditambah lagi, substansi yang dapat memberikan

asam, asin, manis, pahit dan umami.

rasa oahit adalah hampir semua substansi organik.

Dua kelas

Rasa Asam disebabkan oleh acids (asam). Sensasi rasa ini

partikel

dipengaruhi oleh jumlah konsentrasi ion hydrogen. Maka apabila

diantaranya: (1) subtansi organic rantai panjang yang menganding

terdapat lebih banyak acid dalam suatu makanan, maka akan lebih

nitrogen, dan (2) alkaloid. Alkaloid banyak dipakai untuk obat-

asam makanan tersebut.

obatan, seperti quinine, kafein, strisnin dan nikotin.

Rasa asin dipengaruhi oleh garam yang terionisasi, terutama

atau

substansi

yang

menyebabkan

sensasi

pahit

Rasa Umami. Umami (Bahasa jepang, artinya: enak) adalah sensasi

konsentrasi ion sodium. Kualitas rasa divariasikan dari garam

rasa menyenangkan atau mengenakkan yang secara jualitatif

dengan yang lain. Kation garam, terutama kation sodium,

berbeda dengan asam, manis, asin atau pahit. Umami adalah rasa

mempunyai pengaruh besar terhadap rasa asin, tetapi anion juga

yang dominan pada makanan yang mengandung L-glutamat, semerti

sedikit berpengaruh.

kaldu daging dan keju.

TRANSMISI SINYAL PENGECAP KE SISTEM SARAF PUSAT


Pengecapan di mediasi oleh 3 saraf kranial, yaitu: N. Facialis
(VII), glossopharyngeal (IX), and vagus (X). Nervus Glossopharingeus
adalah saraf yang paling penting untuk pengecapan. Nervus ini
memberikan inervasi sensorik di dasar lidah, serta memberikan inervasi
motorik

dan

sensorik

pada

faring.

Cabang-cabang

lingual

N.

glossopharingeus memediasi sensasi rasa pada lokasi berikut:


Papila sirkumvalata lidah, yang terletak di persimpangan antara dua
pertiga anterior dan posterior sepertiga lidah
Papila Foliata, terletak di tepi belakang lidah.
Impuls pengecap 2/3 anterior lidah mula-mula akan diteruskan ke
N. trigeminus, kemudian melalui korda timpani menuju ke N. facialis, dan
akhimya ke traktus solitarius pada batang otak. Sensasi pengecap dari

Gambar Transmisi Sinyal Pengecep ke Sistem Saraf Pusat

papilla sirkumvalata pada bagian belakang lidah dan dari daerah posterior

Akhirnya, beberapa sinyal pengecap akan ditransmisikan ke rakus

rongga mulut yang lain akan ditransmisikan melalui N. glossofaringeus ke

solitarius dari basis lidah dan bagian-bagian dari daerah faring melalui N.

traktus solitarius tetapi pada ketinggian yang sedikit lebih rendah.

vagus. Semua serabut pengecap bersinaps pada nukleus traktus


solitarius dan meneruskan neuron ke daerah thalamus.