Anda di halaman 1dari 2

5.

3 Uji Analisis Regresi logistik dengan lebih dari satu variabel prediktor
(multivariat)
Meskipun dari pemodelan regresi logistik univariat telah diketahui
bahwa variabel pekerjaan ibu, umur balita dan jumlah balita berpengaruh secara
signifikan terhadap variabel respon, namun belum diketahui bagaimana hubungan
antar variabel tersebut. Karena jika ternyata hubungannya sangat erat, maka
dimungkinkan salah satu dari variabel tersebut akan menjadi tidak signifikan lagi
pengaruhnya terhadap variabel respon. Oleh karena itu, perlu dilakukan
pemodelan regresi logistik dengan memasukkan semua variabel tersebut secara
bersama-sama untuk memeriksa ada atau tidaknya hubungan antar variabel
tersebut.
Tabel Uji Bivariat
Variabel

Keterangan

Pekerjaan

0,000

Bermakna (p< 0,05)

Umur Anak

0,001

Tidak Bermakna (p>


0,05)

Jumlah Balita

0,003

Bermakna (p< 0,05)

Tabel Uji Analisis Regresi Logistik Biner


Variabel

Pekerjaan

-1.370

.020

Umur Anak

1.376

.018

Jumlah Balita

1.274

.062

Berdasarkan tabel di atas diketahui dari hasil uji bivariat didapatkan 3


variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel respon. Yaitu,
variabel pekerjaan, umur anak dan jumlah balita. Setelah dilakukan uji regresi
logistik biner didapatkan variabel pekerjaan (p=0,020) dan umur anak (p=0,018)
memiliki hubungan yang signfikan terhadap variabel respon. Sedangkan jumlah
balita tidak berhubungan secara signifikan dengan variabel respon dengan nilai
p=0,062 karena variabel tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dengan
variabel respon.
Tabel Uji Analisis Regresi Logistik biner
Variabel

Pekerjaan

-1.544

.007

Umur Anak

1.424

.012

Setelah menyingkirkan variabel jumlah balita, dilakukan uji analisis


regresi logistik biner kembali dan didapatkan hasil variabel pekerjaan memiliki
nilai signifikasi lebih tinggi dengan nilai p=0,007 dibandingkan dengan variabel
umur anak dengan nilai p=0,12. Hal itu menunjukkan bahwa faktor pekerjaan
lebih berpengaruh terhadap partisi ibu dan balita ke posyandu dibandingkan
dengan faktor jumlah balita.