Anda di halaman 1dari 9

KONSEP DESAIN

ARSITEKTUR
Salam Arsitek!
Kali ini saya coba share mengenai konsep desain dalam
arsitektur, soalnya banyak temen-temen khususnya junior-junior
masih menanyakan apa itu konsep desain arsitektur? ya sudah
berhubung waktu sempit karena banyak tugas studio tanpa basabasi langsung saja di baca di bawah ini.

Apakah yang dimaksud dengan Konsep Desain Arsitektur?


Konsep adalah langkah yang paling sulit dalam proses
desain. Konsep akan memandu semua keputusan desain masa
depan Kamu. Konsep diungkapkan melalui sketsa dan
pernyataan. Sebuah sketsa abstrak dapat mengekspresikan
konsep utama yang ingin Kamu ikuti. Gambar dan contoh proyek
lain dapat digunakan untuk mengekspresikan citra yang Kamu

inginkan.

The Concept Vision


Konsep mengintegrasikan Site, Program dan Formulir sesuai
dengan ide holistik atau visi. Ini berarti mengkomunikasikan
keinginan desainer arsitektur untuk berkomunikasi dengan
pengguna dan orang yang melihat karya arsitektur. Ini akan
memberikan gambar, landmark dan tempat. Proyek ini seperti
sebuah cangkir yang berisi kopi! Cangkir adalah site,
sementara kopi adalah program. Konsep memberi bentuk dan
penampilan ke "cangkir" dan rasa "kopi".

Concept Information Sources


Program dan analisis site memberikan kita informasi,
pertimbangan dan kondisi yang mempengaruhi keputusan desain
kita. Konsep ini memberikan pemahaman yang holistik yang
membawa program dan site bersama-sama. Ini akan memberikan
solusi untuk persyaratan program, kondisi lokasi dan aspirasi
manusia. Bangunan ini akan terlihat oleh masyarakat (pengguna
langsung). Sumber konsep dapat dari alam, teknologi, budaya,
sastra, seni, site, program, dll. Hal ini dapat secara langsung
ataupun tidak langsung (abstrak).

Concept Communication
Konsep tersebut diungkapkan menggunakan sketsa, gambar,
teks dan komunikasi lisan. Semua keterampilan ini diperlukan
untuk konsep secara jelas dipahami dan diterima.

Presentation of Concept
Digital - menggunakan presentasi PowerPoint komputer. Kamu
dapat memindai sketsa Kamu dan memasukkan foto dan gambar
dari ide-ide Kamu. Gunakan semua gambar yang diperlukan yang
dapat mengkomunikasikan konsep Kamu.
Manual - menggunakan satu papan untuk menggambarkan

gambar dan gambar yang diperlukan untuk menggambarkan


konsep Kamu.
Bagaimana proses desain?
Proses perancangan struktur bangunan, ruang atau biasanya
terdiri dari tahap desain. Hal ini penting untuk memahami dan
mengingatkan diri Kamu dari fase ini, perlu diingat persis apa
yang Kamu capai.

1 - Analisis Site
Tahap Analisis Site harus menangani pemilihan konsep Kamu. Ini
mencakup topik "relevan" seperti: topografi, iklim, jalan matahari,
angin, view (ke dan dari), akses, bangunan, dll
Karakteristik fisik: ukuran, konfigurasi, topografi, geoteknik, dll
Iklim: angin, orientasi matahari, suhu, kelembaban, curah hujan,
dll
Faktor Lingkungan: view, vegetasi yang ada, drainase, dll
Akses
penggunaan lahan yang berdekatan dan faktor site lainnya
Parkir merupakan masalah yang sangat penting, terutama di
bagian dunia di mana transportasi yang lebih tergantung pada
mobil daripada angkutan umum.Dan, jenis proyek (stasiun
layanan di jalan raya) hanya dapat diakses oleh mobil.Area parkir
akan menjadi titik awal untuk akses masyarakat terhadap proyek
tersebut. Site Plan akan menggambarkan bagaimana Kamu

menyelesaikan akses dan masalah parkir.

2 - Analisis Program
Waktu yang paling efektif untuk melakukan perubahan adalah
selama pemrograman. Ini fase proyek adalah waktu terbaik bagi
pihak yang berkepentingan untuk mempengaruhi hasil proyek.
Fungsi dinyatakan sebagai nama kamar atau ruang. Mereka juga
diidentifikasi sebagai daerah yang dibutuhkan untuk
mengakomodasi fungsi tersebut. Mereka kemudian diterjemahkan
ke dalam bentuk untuk membantu kita membandingkan secara
visual ukuran satu sama lain.
Efisiensi Bangunan
Pemrograman adalah kegiatan menentukan "Program", atau
seperangkat kebutuhan bahwa bangunan harus
memenuhi. Setiap proyek terdiri dari beberapa daerah
"ditugaskan" untuk fungsi-fungsi tertentu. Daerah ini biasanya
dinyatakan dan diidentifikasi oleh buku klien atau data. (Neufert,
Time Saver Standard, dll)
Daerah yang belum ditetapkan sangat substansial persen dari
luas bangunan.Rasio Efisiensi gedung bervariasi secara
signifikan untuk jenis bangunan yang berbeda. Jika dicatat secara

tidak benar, dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada


pembangunan kualitas proyek.Memperkirakan jumlah besaran
ruang yang akan diperlukan untuk memperhitungkan masingmasing dari fungsi ruang, termasuk:
Ruang Sirkulasi
Dinding
Mechanical and electric rooms
Istirahat kamar
dll.
Hubungan
Hubungan antara fungsi diilustrasikan sebagai diagram bubble
tanpa mempertimbangkan ukuran ruang. Tahap kedua adalah
untuk menggambarkan hubungan menggunakan ukuran
sebenarnya dari fungsi. Tahap ketiga adalah untuk
mendistribusikan fungsi di site menurut diagram bubble mereka
yang disebut "Zonasi".

3 - Sintesis
Sintesis mengacu pada kombinasi dari dua atau lebih entitas
yang bersama-sama membentuk sesuatu yang baru. Dalam
Desain Arsitektur ini berarti "mensintesis" "kondisi site,

persyaratan program dan prinsip-prinsip bentuk pada entitas di


bawah bimbingan dari" konsep. "

4 - Tahap Skema Desain


Setelah menetapkan program untuk sebuah proyek, fokus dalam
proses desain arsitektur bergeser dari apa masalahnya
bagaimana untuk memecahkan masalah tersebut. Selama
skematik desain, fokusnya adalah pada "skema", atau desain
tingkat tinggi secara keseluruhan. Di sini, detail kecil harus
diabaikan untuk fokus yang bukan pada menciptakan solusi yang
koheren yang mencakup proyek secara keseluruhan.

5 - Tahap Desain Pengembangan


Selama tahap pengembangan desain proses desain arsitektur,
skema ini disempurnakan menjadi desain akhir. Pada tahap
sebelumnya, fokus telah di proyek secara keseluruhan. Selama

Pengembangan Desain, menjadi penting untuk memberikan


perhatian individual untuk setiap aspek, setiap ruang dan setiap
detail proyek.

6 Tahap Gambar Konstruksi


Pada tahap ini proses desain arsitektur, fokus bergeser dari desain untuk
mengkomunikasikan desain dan menyediakan semua informasi yang
diperlukan untuk konstruksi.

Pemahaman kita tentang segala aspek membantu kita


merancang bangunan yang baik. Hal tersebut meliputi Psikologi
(individu), Sosiologi (kelompok), Perilaku (individu dan kelompok),
Antropologi (budaya) dan Sejarah (peradaban). Itu sebabnya
tanggung jawab kita sebagai arsitek yang luar biasa karena
produk Kita mempengaruhi orang-orang, masyarakat dan budaya.
Gambar
Gambar yang digunakan untuk mengekspresikan proyek
termasuk:

Site Plan (Layout)


Gambar Rencana
Potongan
Ketinggian
Detail
3-D (perspektif, aksonometri, isometrics)
Model