Anda di halaman 1dari 10

Argentina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari


República Argentina

Bendera

Motto: En Unión y Libertad


(Spanyol: "Dalam Persatuan dan Kemerdekaan")
Lagu kebangsaan: Oid, Mortales

Ibu kota
Buenos Aires
(dan kota terbesar)
Bahasa resmi Spanyol
Pemerintahan Republik
- Presiden Cristina Fernández de Kirchner
- Wakil Presiden Julio Cobos
Kemerdekaan Dari Spanyol
- Deklarasi 9 Juli 1816
- Diakui 1821 (oleh Portugal)
Luas
- Total 2,766,890 km2 (8)
- Air (%) 1,1%
Penduduk
- Perkiraan 2006 36.260.130 (31)
- Sensus 2001 36.260.130
- Kepadatan 14/km2 (165)
PDB (KKB) Perkiraan 2005
- Total US$484,2 miliar (22)
- Per kapita US$12.468 (52)
Mata uang Peso (ARS)
Zona waktu (UTC-3)
- Musim panas (DST) (UTC-3)
Domain internet .ar
Kode telepon 54

Republik Argentina adalah sebuah negara Amerika Latin yang terletak di bagian selatan
benua Amerika Selatan, posisinya berada di antara Pegunungan Andes di barat dan
Samudra Atlantik di selatan. Lokasi ini membuat Argentina dikenal sebagai 'negara
paling selatan di selatan' (bahasa Spanyol: "Sur del sur"). Argentina mempunyai kawasan
yang luas dan merupakan negara terbesar kedelapan di dunia, sedangkan ibu kotanya
Buenos Aires adalah salah satu metropolitan yang terpadat di dunia. Negara ini
berbatasan dengan Paraguay dan Bolivia di sebelah utara, Brasil dan Uruguay di timur
laut dan Chili di sebelah barat. Nama resminya untuk kepentingan legislatif ialah 'Negara
Argentina' (Nacion Argentina).

Daftar isi
[sembunyikan]

• 1 Sejarah asal usul nama negara


• 2 Sejarah Argentina
• 3 Politik
o 3.1 Lima Presiden dalam dua pekan
• 4 Hubungan luar negeri
• 5 Provinsi
• 6 Geografi
• 7 Ekonomi
• 8 Demografi
• 9 Pendidikan
• 10 Budaya
• 11 Keanggotaan organisasi internasional
• 12 Tokoh
• 13 Lihat pula

• 14 Pranala luar
[sunting] Sejarah asal usul nama negara
Nama "Argentina" diambil dari istilah Latin argentum yang berarti 'perak'. Saat penjajah
Spanyol mulai berlayar ke Río de la Plata kapal mereka karam, dan pemimpin ekspedisi
Juan Díaz de Solís yang selamat diberi hadiah perak oleh para orang pribumi. Berita
tentang legenda Sierra del Plata "gunung perak" sampai ke Spanyol sekitar tahun 1524.
Orang Spanyol pun mulai menamakan sungai Solís, Río de la Plata ("Sungai Perak").
Nama Argentina sendiri pertama kali digunakan dalam buku Sejarah Penemuan, Populasi
dan Penaklukan Río de la Plata (Historia del descubrimiento, población, y conquista del
Río de la Plata) oleh Ruy Díaz de Guzmán's pada tahun 1612. dan menamakan daerah
tersebut sebagai daerah Tierra Argentina (Tanah Perak).

[sunting] Sejarah Argentina


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Argentina

Penjelajah Eropa yang pertama telah tiba di sini pada awal abad ke-16 (yang pertama
untuk melihat dan menjelajah tanah air ini ialah seorang pelayar Spanyol bernama Juan
Díaz de Solís pada 1516 tetapi terbunuh pada tahun yang sama). Ini diikuti dengan
penjajahan Spanyol yang lain dan berakhir dengan penempatan mereka di Buenos Aires
dalam tahun 1580. Selepas Revolusi Mei 1810 dan kemerdekaan dari Spanyol pada 1816,
suatu konflik telah tercetus antara kelompok centralist dan federalist dan berlarut-larut
hingga berdirinya lembaga baru pada 1853.

Pada awal abad ke-20 ekonomi Argentina merupakan salah satu yang termaju di dunia
dan berada di urutan ke-10 negara paling kaya di dunia.

Selepas berakhirnya Perang Dunia II, berlaku pula kebangkitan gerakan rakyat Perónisme
satu gerakan yang didirikan oleh Juan Perón, tokoh terkemuka di Argentina dan di
Amerika Selatan pada abad ke-20. Ia telah menyokong gerakan buruh di Argentina tetapi
akhirnya telah mempolarisasikan negara itu. Pada tahun 1955, ia digulingkan oleh pihak
militer. Sejak itu, pihak ini telah mengatur negara Argentina dan saling tukar-menukar
dengan pemerintahan yang demokratis. Rezim militer yang paling zalim sekali telah
memerintah Argentina antara tahun 1976 dan 1983. Regim tersebut kerap melanggar hak
asasi manusia dan membunuh beribu-ribu orang yang dikenal sebagai "desaparecidos"
(bahasa Spanyol untuk “mereka yang lenyap”)—dalam satu peristiwa yang dipanggil
“dirty war” atau 'perang kotor'. Pada awal tahun 1980-an, rakyat semakin bosan dengan
pemerintahan karena masalah ekonomi yang semakin meruncing, korupsi merajalela dan
kekalahan di tangan tentara Britania Raya dalam "Perang Falkland" (di Argentina dikenal
sebagai Perang Malvinas yaitu nama Argentina untuk pulau tersebut) pada tahun 1982.
Selepas pemerintahan militer jatuh pada 1983, pemerintahan Argentina telah berusaha
untuk menjadi demokratis tetapi terpaksa berhadapan dengan masalah ekonomi yang
parah.

[sunting] Politik
Templat:Sistem Politik Argentina

Konstitusi Argentina 1853, yang diubah pada 1994, memberi mandat pembagian
kekuasaan antara badan-badan eksekutif, legislatif dan kehakiman di tingkat nasional dan
negara bagian. Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung setiap 4 tahun.
Mereka boleh menyandang jabatan selama tidak lebih 2 masa jabatan; mereka hanya
diizinkan bertarung untuk kali ketiga setelah tidak aktif selama satu masa. Presiden
melantik anggota kabinet dan konstitusi memberikan kekuasaan besar kepadanya sebagai
kepala negara dan kepala pemerintahan, termasuk kuasa untuk mengubah undang-undang
di bawah mandat presiden dengan syarat "mendesak dan perlu" dan juga hak veto yang
terbatas.

Parlemen Argentina dikenal sebagai Kongres Nasional atau Congreso Nacional.


Menggunakan sistem Parlemen bikameral terbagi atas dua kamar yang utama: Senat atau
Senado dengan 72 kursi dan Dewan Perwakilan atau Cámara de Diputados dengan 257
anggota. Sejak 2001, para senator dipilih secara langsung, dengan setiap negara bagian,
termasuk ibu kota Federal, Buenos Aires, diwakili oleh tiga senator. Para senator
menjabat selama 6 tahun. Sepertiga anggota Senat akan bertanding sekali lagi setiap 2
tahun. Anggota Dewan Perwakilan dipilih secara langsung dan menjabat selama 4 tahun.
Rakyat memilih separuh dari anggota Dewan Perwakilan setiap dua tahun dan setiap
anggota dewan dipilih mengikuti sistem pemilu perwakilan seimbang. Sepertiga dari
semua calon yang diajukan oleh partai-partai harus terdiri dari kaum perempuan.

Lembaga yudikatifnya bebas dari lembaga eksekutif dan legislatif. Mahkamah Agung
Argentina mempunyai 9 anggota, yang diangkat oleh Presiden atas persetujuan Senat.
Sisa hakim-hakimnya ditunjuk oleh Consejo de la Magistratura de la Nación (Dewan
Kehakiman Nasional), sebuah sekretariat yang terdiri atas wakil-wakil para hakim,
pengacara, Kongres, dan pihak Eksekutif. (lihat pula hukum Argentina)

Argentina adalah anggota dari Mercosur, sebuah blok internasional yang mempunyai
fungsi legislatif supra-nasional. Mercosur dibentuk oleh empat anggota biasa: Argentina,
Brasil, Paraguay dan Uruguay; satu anggota biasa lainnya sedang diproses, yaitu
Venezuela; dan tiga anggota asosiasi: Bolivia, Chile dan Peru.

[sunting] Lima Presiden dalam dua pekan

Pemerintahan Partai Radikal di bawah pimpinan Presiden Raúl Ricardo Alfonsin Foulkes
(10 Desember 1983-9 Juli 1989) jatuh oleh pergolakan sosial dan aksi kaum buruh yang
frustrasi oleh persoalan ekonomi. Saat itu, Argentina mengalami hiperinflasi hingga
5.000%. Naiknya Carlos Menem (8 Juli 1989-10 Desember 1999) pun semakin
memperparah keadaan. Proses pembangunan ekonomi justru memperbesar kesenjangan
sosial ekonomi. Angka pengangguran meningkat sampai 14,5%, sementara praktik
korupsi dan tindak kejahatan semakin meluas.

Orientasi pembangunan cenderung elitis dan kurang memperhatikan rakyat bawah. Tak
heran kalau di akhir kekuasaannya di tahun 1999, kondisi perekonomian negara sangat
rapuh dan goyah. Tak lama setelah itu, Argentina langsung tersungkur dan mengalami
krisis ekonomi yang hebat. Sikap terlalu liberal dan kurang kehati-hatian Menem juga
merupakan penyebab krisis semakin parah.

Dalam pemilu 24 Oktober 1999, calon oposisi Fernando de la Rúa menang atas kandidat
Partai Peronis Eduardo Alberto Duhalde dengan 48,5% berbanding 38%. Ketatnya
kebijakan ekonomi menyebabkan Argentina gagal memenuhi batas waktu pembayaran
utang luar negeri sebesar 132 milyar dolar AS dan gagal memperoleh kucuran dana
pinjaman dari IMF sebesar US$1,3 milyar.

Setelah pengunduran diri Presiden de la Rua pada 20 Desember 2001, sesuai konstitusi,
Kongres mengangkat Ketua Senat Ramón Puerta (21-23 Desember 2001) untuk
menggantikan karena Wakil Presiden Carloz Alvarez telah mengundurkan diri tahun
2000.

Setelah 48 jam kemudian, Kongres bersidang selama tidak kurang 15 jam dan
menetapkan Gubernur Provinsi San Luis Adolfo Rodriguez Saá (23 Desember 2001-1
Januari 2002) sebagai pengganti Presiden de la Rua. Begitu terpilih secara resmi,
Presiden Rodriguez Saa menyatakan default (tidak sanggup membayar utang) atas utang
luar negeri. Ini merupakan pernyataan default terbesar dalam sejarah.

Ketua Senat Ramon Puerta yang dalam konstitusi berhak menggantikan sementara karena
kosongnya kursi wakil presiden langsung menyatakan mundur. Tindakan ini memaksa
Ketua DPR Eduardo Camano (1-2 Januari 2002) harus mengambil alih kursi
kepresidenan sementara selama 48 jam. Tepat pada 1 Januari 2002, Senator Eduardo
Duhalde (2 Januari 2002-25 Mei 2003) terpilih menjadi presiden kelima Argentina dalam
kurun waktu dua minggu. Eduardo Duhalde menyambut pemilihan dirinya sebagai
presiden dan menyatakan, “Argentina Bangkrut”.

[sunting] Hubungan luar negeri

Presiden Brasil, Uruguay dan Argentina pada peringatan hari jadi ke-20 Mercosur.
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hubungan luar negeri Argentina

Argentina adalah satu-satunya negara Amerika Latin yang ikut serta dalam Perang Teluk
1991 di bawah mandat PBB serta dalam setiap tahap operasi di Haiti. Argentina juga
telah ikut serta dalam operasi penjaga perdamaian di seluruh dunia, termasuk di El
Salvador-Honduras-Nikaragua, Guatemala, Ekuador-Peru, Sahara Barat, Angola, Kuwait,
Siprus, Kroasia, Kosovo, Bosnia dan Timor Timur. Untuk menghargai sumbangannya
terhadap keamanan internasional dan upaya menjaga perdamaian, Presiden AS Bill
Clinton menyebut Argentina sebagai sekutu non-NATO yang utama pada Januari 1998.
Pada 2005, Argentina terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
Saat ini Argentina mengutamakan hubungan luar negerinya dengan Mercosur, berbeda
dengan tekanan pada 1990 yang lebih mengutamakan Amerika Serikat.

Pada 2005, antara 4 November dan 5 November, kota Mar del Plata di Argentina menjadi
tuan rumah untuk Pertemuan Puncak ke-4 Negara-negara Amerika. Pertemuan ini
ditandai oleh sejumlah insiden protes anti AS.

Argentina mengklaim kedaulatan atas Kep. Falkland/Malvinas, Kep. Shetland Selatan,


Kep. Sandwich Selatan dan wilayah seluas hampir 1 juta km² di Antartika, antara 25ºBB
dan 74ºBB dan garis paralel 60ºLS. Wilayah Antartika ini disebut Antartika Argentina
dan dianggap sebagai bagian dari Wilayah Nasional, karena berbagai alasan, antara lain
adalah pendudukan permanen selama lebih dari satu abad.

Templat:Lih. pula

[sunting] Provinsi

Argentina terdiri dari 23 provinsi (provincias, tunggal - provincia), dan 1 distrik federal
(distrito federal), ditandai dengan *:

1. Buenos Aires * 13. Mendoza


2. Provinsi Buenos Aires 14. Misiones
3. Catamarca 15. Neuquen
4. Chaco 16. Rio Negro
5. Chubut 17. Salta
6. Córdoba 18. San Juan
7. Corrientes 19. San Luis
8. Entre Rios 20. Santa Cruz
9. Formosa 21. Santa Fe
10. Jujuy 22. Santiago del Estero
11. La Pampa 23. Tierra del Fuego

12. La Rioja 24. Tucuman


l•b•s Kota-kota besar di Argentina
Kota Provinsi Populasi Kota Provinsi Populasi
Buenos Buenos 13.052.17 Mar del Buenos
1 7 706.600
Aires Aires 7 Plata Aires
2 Córdoba Córdoba 1.613.211 8 Salta Salta 556.400
3 Rosario Santa Fe 1.325.090 9 Santa Fe Santa Fe 534.300
4 Mendoza Mendoza 1.109.104 10 San Juan San Juan 498.400
Buenos
5 La Plata 957.800 11 Resistencia Chaco 452.800
Aires
Buenos Aires
6 Tucumán Tucumán 903.100 12 Neuquén Neuquén 400.600
Sumber: perkiraan 2006, Instituto Nacional de Estadisticas y Censos

[sunting] Geografi
Secara kasar Argentina dapat terbagi kepada 3 bagian yang utama: tanah rendah subur di
kawasan Pampa di sebelah utara yang terkenal dengan sektor pertaniannya serta kaum
gaucho; tanah rendah bergelombang di Patagonia di sebelah selatan sampai Tierra del
Fuego; dan pegunungan Andes di barat bersebelahan dengan negara Chili, dimana
puncak tertingginya ialah Cerro Aconcagua pada ketinggian 6.960 m.

Sungai-sungai yang utama ialah Sungai Paraguay, Bermejo, Colorado, Uruguay dan
sungai terbesar yaitu Sungai Paraná. 2 yang terakhir mengalir bertama sebelum bertemu
Samudera Atlantik, membentuk estuaria di Rio de la Plata (Sungai Perak). Iklim
Argentina terutama sedang dengan perbedaan yang besar dari subtropis di utara sampai
kering/sub-Antartika di selatan.

[sunting] Ekonomi
Argentina adalah sebuah negara yang kaya dengan SDA, tingkat melek huruf yang tinggi,
sektor pertanian yang maju serta industri yang beragam. Malangnya, sejak akhir 1980-an
negara ini telah menimbun hutang luar negeri yang tinggi, inflasi sampai 200% sebulan,
dan pengeluaran yang merudum. Dalam mengatasi krisis ekonomi tersebut, pemerintahan
telah mengambil langkah-langkah seperti liberalisasi perdagangan, deregulasi, dan
swastanisasi. Pada 1991, pemerintahan telah melaksanakan reformasi finansial yang
radikal dengan mematok peso kepada dolar AS dan mencanangkan pertumbuhan
keuangan untuk perlindungan moneter secara undang-undang.

Walaupun pada mulanya berhasil menurunkan tingkat inflasi dan pertumbuhan PDB yang
semakin pulih, krisis ekonomi yang melanda Meksiko, Asia, Rusia dan Brasil pada 1999
telah mengeruhkan keadaan ekonomi negaranya.

Keadaan ekonominya semakin meruncing pada 2001 dengan widening of spreads pada
Bon Argentina, pengeluaran secara besar-besaran oleh bank serta kejatuhan keyakinan
pengguna dan para buruh. Usaha pemerintah untuk mencapai zero deficit,
menstabilisasikan sistem perbankan, dan mengekalkan pertumbuhan ekonomi tidak
mampu membendung masalah ekonomi yang semakin meningkat itu. Pada 21 Desember,
Presiden De La Rua telah disingkirkan akibat rusuhan rakyat kelas pertengahan dan
Kongres melantik Eduardo Duhalde sebagai ketua negara sementara. Duhalde kemudian
bertemu dengan pegawai IMF untuk mendapat pinjaman tambahan $20 juta. Tambatan
peso kepada dolar telah digugurkan pada Januari 2002, dan peso telah diapung dari dolar
pada Februari yang mengakibatkan mayoritas rakyatnya kehilangan semua simpanan
hidup mereka sewaktu kejatuhan ekonomi 2001 (Pada 2002 PDB adalah negatif 11%,
inflasi mencecah 41% dan lebih 37% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan).

Pada 23 Desember 2001, presiden sementara Adolfo Rodriguez Saa telah


mendeklarasikan moratorium utang.

Menurut pakar agronomi Alberto Lapolla, yang telah banyak menulis tentang
transformasi Argentina dari sebuah negara bijian kepada "republik kedelai", 450.000
rakyatnya mati kelaparan di antara 1990 dan 2003. Berdasarkan kajian Institut d'études
sur l'État et la participation (IDEP), ia menambahkan bahwa setiap hari 55 anak-anak, 35
dewasa dan 15 warga tua di negara ini mati akibat penyakit yang berkaitan dengan
kelaparan.

Namun demikian pada Januari 2004, keadaan ekonomi telah menunjukkan tanda-tanda
membaik disebabkan pertumbuhan dalam yang meriah pada tahun 2003. Pemulihan
ekonomi negara diperkirakan berlanjut untuk beberapa tahun yang akan datang dengan
kadar pertumbuhan dalam yang konstan. Walaupun begitu, sewaktu perjumpaan tahunan
yang dihadiri anggota IMF/Bank Dunia, ketua-ketua IMF, Uni Eropa, G7 negara industri
dan Institut Keuangan Internasional (IIF) yang diadakan pada 1-2 Oktober, Presiden
Néstor Kirchner telah diberi peringatan untuk segera menstrukturkan kembali hutang
negara, menambah belanjawan surplusnya untuk membayar lebih banyak hutangnya serta
mengenakan reformasi struktur untuk membuktikan kepada komunitas keuangan sedunia
bahwa Argentina layak menerima pinjaman serta investasi dari mereka.

[sunting] Demografi
Argentina merupakan negara multikultural. Penduduknya terutama terdiri dari orang-
orang keturunan Italia, Spanyol, Jerman dan Wales. Tetapi banyak pula orang Timur
Tengah seperti dari Lebanon dan Suriah, yang jumlahnya sekitar 500.000 jiwa. Di
Argentina didapati pula komunitas Yahudi terbesar di Amerika Selatan.

Sebagian besar penduduk beragama Katolik, tetapi banyak pula penganut agama Islam,
Protestan dan Yahudi. Agama terakhir ini memiliki penganut sebanyak 300.000 jiwa.

Penduduk asli, suku Indian berjumlah sekitar 700.000, dan biasanya ditemukan di daerah
utara, barat laut dan selatan.

[sunting] Pendidikan
Walaupun ekonomi negara ini agak mundur, penduduk Argentina mempunyai
kemampuan baca-tulis yang tinggi dibandingkan dengan kebanyakan negara lain di
Amerika Selatan. Selain itu, negara ini boleh berbangga sebab melahirkan tiga pemenang
Nobel dalam bidang sains: Luis F. Leloir, Bernardo Houssay dan César Milstein.

Pendidikan awal di Argentina bermula pada usia lima tahun dimana seorang itu akan
belajar di tahap prasekolah. Selepas itu, pelajar akan melalui tiga tahap pendidikan wajib
selama tiga tahun bagi setiap tahap.

Tahap pertama dan kedua yang dipanggil EGB1 dan EGB2 ialah di sekolah dasar pada
usia 6 hingga 11 tahun. Kemudian tahap ketiga ialah di sekolah menengah rendah atau
EGB3 (pada usia 11 hingga 14 tahun). Di Argentina, rakyatnya tidak wajib melalui
pendidikan menengah tinggi.

Oleh sebab faktor ekonomi, banyak rakyat Argentina terutama dari kelas bawahan tidak
melanjutkan pelajaran mereka ke universitas. Namun, pada tahun 1930-an, negara ini
terkenal dengan sistem pendidikannya yang maju. Kini, di ibu kotanya saja terdapat lebih
kurang 50 buah perguruan tinggi.

Pada 1996, dalam usaha dalam usaha merapatkan jurang perbedaan antara golongan kaya
dengan miskin, pemerintah Argentina telah memulai program dipanggil “Programa
Nacional de Becas Estudiantiles” (PNBE), yang memberi subsidi kepada pelajar-pelajar
miskin yang ingin meneruskan pelajaran ke sekolah menengah. Antara 1997 dan 2000,
program ini telah memberi beasiswa kepada 170.000 pelajar sekolah menengah tmiskin
yang menerima USD$600 per ahun.

Baru-baru ini, Bank Dunia telah memberi pinjaman sebanyak USD$56.99 juta untuk
memperbaiki mutu dan peluang melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah di provinsi
Buenos Aires, kepada 60.000 pelajar dari kawasantersebut. Pinjaman ini tertumpu kepada
program The Buenos Aires Second Secondary Education Project (BASSEP) yang ingin
memperkenalkan Jadwal Sepenuh Hari (Jornada Completa). Proyek ini membidik pelajar
dari sekolah menengah rendah miskin yang kerap meninggalkan dunia sekolah saat
mencapai usia 15 tahun karena himpitan ekonomi. Diperkirakan 50% pelajar miskin dari
sekolah menengah rendah akan menjadi pelajar yang keluar dari sekolah.
Berdasarkan proyek baru ini, jadwal sekolah ditambah dari empat jam menjadi tujuh
hingga delapan jam sehari. Ini berarti siswa akan mempelajari lebih banyak mata
pelajaran dibandingkan dengan masa lalu. Di samping itu, sekolah di Buenos Aires
mendapat bantuan dari segi bahan rujukan, perpustakaan, fasilitas sains dan teknologi dan
sebagainya. Lebih kurang 200 sekolah terlibat dalam proyek ini.