Anda di halaman 1dari 12

Australia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari


Artikel ini berisi tentang Australia sebagai negara. Untuk Australia sebagai benua, lihat
Australia (benua).
Persemakmuran Australia
Commonwealth of Australia

Bendera

Motto: Tidak ada (sebelumnya Advance Australia)


Bahasa Indonesia: Majulah Australia
Lagu kebangsaan: Advance Australia Fair

Ibu kota Canberra


Kota terbesar Sydney
Bahasa resmi Inggris
Pemerintahan Monarki konstitusional
- Ratu Elizabeth II
- Gubernur Jenderal Quentin Bryce
- Perdana Menteri Kevin Rudd
Kemerdekaan Dari Britania
- Undang-Undang Konstitusi 1 Januari 1901
- Statute of Westminster 11 Desember 1931
- Undang-Undang Australia 3 Maret 1986
Luas
- Total 7,686,850 km2 (6)
- Air (%) 1
Penduduk
- Perkiraan 2006 20.452.334 (53)
- Sensus 2001 18.972.350
- Kepadatan 2/km2 (—)
PDB (KKB) Perkiraan 2003
- Total $579.662 juta (16)
- Per kapita $29.143 (11)
Mata uang Dolar Australia (AUD)
Zona waktu beragam1 (UTC+8–+10)
- Musim panas (DST) beragam1 (UTC+8–+11)
Domain internet .au
Kode telepon 61
1
Ada variasi kecil antar ketiga zona waktu ini, lihat Negara-negara bagian Australia

Negara Persemakmuran Australia (Commonwealth of Australia) atau dikenal sebagai


Australia saja adalah sebuah negara di belahan bumi selatan yang juga menjadi nama
benua terkecil di dunia. Wilayahnya mencakup seluruh benua Australia dan beberapa
pulau di sekitar Samudra Hindia Selatan dan Samudra Pasifik. Negara tetangga Australia
disebelah utara termasuk Indonesia, Timor Leste, dan Papua Nugini. Disebelah timur laut
bertetangga dengan Pulau Solomon, Vanuatu, dan Kaledonia Baru (secara administratif
milik Perancis), sementara di tenggara bertetangga dengan Selandia Baru .

Australia, walaupun terletak di dekat Asia, lebih sering disebut sebagai bagian dari dunia
Barat karena kehidupannya yang mirip Eropa Barat dan Amerika Serikat. Penduduknya
pun sebagian besar kulit putih.

Benua Australia selama 40.000 tahun telah didiami oleh penduduk asli Australia, namun
pada abad ke-17 setelah kunjungan-kunjungan sporadis dari para nelayan di utara dan
penjelajah Eropa serta para pedagang, separuh wilayah timur Australia kemudian diakui
sebagai wilayah Inggris di tahun 1770 dan secara resmi dijadikan pemukiman koloni
terhukum (penjahat) di New South Wales pada 26 Januari 1788. Sejalan dengan
pertambahan penduduk dan perambahan wilayah-wilayah baru , maka lima wilayah besar
yang mengelola sendiri "jajahan yang diperintah oleh Pusat" (Crown Colony) didirikan
satu demi satu sepanjang abad ke-19.

Pada 1 Januari 1901, ke enam federasi koloni ini dan Persemakmuran Australia dibentuk.
Semenjak berdirinya federasi, Australia telah berhasil mempertahankan system politik
liberal demokratis yang stabil dan tetap tunduk dalam Wadah Persemakmuran. Jumlah
penduduk terakhir yang tercatat adalah 20,4 juta jiwa dan umumnya terpusat di kota-kota
sepanjang garis pantai seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, Adelaide dan Perth (dan
menjadi kota-kota besar di Australia). Ibu kotanya terletak di Canberra, sementara di
daerah gurunnya yang luas, jumlah penduduk sangat sedikit.

Faunanya yang unik menyebabkan negara ini identik dengan binatang kangguru dan
koala.

Pada tahun 2000, di Sydney diselenggarakan Olimpiade 2000.

Daftar isi
[sembunyikan]

• 1 Etimologi
• 2 Sejarah
• 3 Negara bagian dan Wilayah Kekuasaan
• 4 Politik
• 5 Ekonomi
• 6 Geografi
• 7 Demografi
• 8 Budaya
• 9 Catatan
• 10 Lihat pula

• 11 Pranala luar

[sunting] Etimologi

Pemandangan di Port Jackson, yang diambil dari South Head, dari buku Perjalanan ke
Terra Australis (A Voyage to Terra Australis). Kota Sydney telah dibuka di kawasan ini.

Australia berasal dari kata australis yang dalam bahasa Latin berarti selatan. Cerita-cerita
zaman Romawi tentang Terra Australis Incognita atau "Daerah di selatan yang tidak
diketahui" adalah sesuatu yang umum di zamannya namun istilah tersebut tidak
menunjuk langsung pada Australia.
Oleh orang Belanda, kata Australische dalam bahasa Belanda digunakan untuk menyebut
daerah yang baru ditemukan di selatan. Kata Australia dalam bahasa Inggris pertama kali
dipakai Alexander Dalrymple pada tahun 1771 dalam bukunya yang berjudul An
Historical Collection of Voyages and Discoveries in the South Pacific Ocean namun
masih menunjukkan seluruh kawasan Pasifik Selatan. Pada 1793, George Shaw dan Sir
James Smith dalam buku Zoology and Botany of New Holland menulis tentang "the vast
island, or rather continent, of Australia, Australasia or New Holland" (pulau, atau malah
seharusnya benua Australia, Australasia atau Belanda Baru).

Nama Australia secara resmi diakui Inggris sebagai nama benua pada 1824 di mana
sebelumnya, pada 1814, Matthew Flinders dalam bukunya A Voyage to Terra Australis
mempopulerkan penggunaan Australia. Begitu juga Gubernur New South Wales, Lachlan
Macquarie, yang mengusulkan peresmian nama tersebut pada 1817.

[sunting] Sejarah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Australia

Letnan James Cook memetakan pantai Timur Australia di HM Bark Endeavour


mendakwakan tanahnya untuk Inggris pada tahun 1770. Replika ini dibuat di Fremantle,
Australia Barat pada tahun 1988 untuk ulang tahun yg ke-200 Australia.

Penduduk pertama Australia diperkirakan datang sekitar 42.000 dan 48.000 tahun yang
lalu. Orang Australia pertama yang menjadi nenek moyang Penduduk Asli Australia yang
dikenal juga sebagai Aborigin sekarang, tiba melalui jembatan-jembatan yang
menghubungkan daratan atau lintasan laut dari benua yang kini dikenal sebagai Asia
Tenggara. Kebanyakan dari orang ini adalah pemburu-pengumpul dan menganut nilai-
nilai budaya verbal dan nilai-nilai keagamaan yang kompleks dimana dilakukan
pemujaan atau penghormatan akan tanah dalam kepercayaan mistik. Namun penduduk
yang mendiami Pulau di Selat Torres, yaitu suku Melanesia, yang merupakan bagian
perpanjangan jauh yang terletak disebelah utara Queensland mempraktekan budaya yang
sama sekali berbeda dari suku Aborigin. Letnan James Cook memetakan Pantai Timur
Australia diatas kapal ‘’HM Bark Endeavour’’ dan menyatakan tanah tersebut menjadi
milik Inggris pada tahun 1770. Replika kejadian ini lalu didirikan di Fremantle, Australia
Barat pada tahun 1988 sebagai peringatan ulang tahun Australia yang ke-200.

Namun ada catatan lain resmi tentang penemuan benua Australia oleh orang Eropa. Ahli
navigasi Belanda Willem Jansz sebenarnya menjadi orang pertama yang mencatat
penemuan (terlihatnya) garis pantai Semenanjung York Peninsula di tahun 1606. Pada
abad ke-17, Belanda memetakan seluruh garis pantai barat dan utara dan menamakannya
Holland Baru (New Holland), tetapi mereka tidak mencoba untuk bermukim disana. Pada
tahun 1770, saat James Cook berlayar menyusuri garis pantai timur Australia, ia
menamakannya New South Wales dan menyatakan tanah tersebut milik Inggris.
Ekspedisi ini telah menghasilkan penemuan-penemuan penting yang menjadi rangsangan
untuk mendirikan koloni bagi para terhukum Inggris, sebagai ganti hilangnya koloni-
koloni di Amerika (yang merdeka saat itu).

Wilayah Koloni Utama Inggris di New South Wales diawali dengan dibuatnya
pemukiman di Pelabuhan Jackson oleh Kapten Arthur Phillip pada 26 Januari 1788.
Tanggal ini kemudian menjadi hari nasional Australia, dan dikenal sebagai Hari
Australia. Tanah Van Diemen, yang kini dikenal sebagai Tasmania, mulai dijadikan
pemukiman pada tahun 1803 dan menjadi koloni terpisah pada tahun 1825. Britania Raya
(United Kingdom) secara resmi menyatakan bagian barat Australia sebagai wilayahnya di
tahun 1829. Koloni-koloni terpisah lalu mulai berdiri sebagai bagian-bagian baru New
South Wales: Australia Selatan di tahun 1836, Victoria ditahun 1851, dan Queensland di
tahun 1859. Wilayah Utara yang dikenal juga sebagai ‘’Northern Terrirory’’ atau NT
berdiri di tahun1863 sebagai bagian dari Propinsi Wilayah Selatan Australia. Berbeda
dengan koloni-koloni sebelumnya Victoria dan Australia Selatan berdiri sebagai “koloni
bebas”— karena mereka tidak pernah menjadi Koloni Tahanan, walaupun sebelumnya
sebelum menjadi koloni resmi mereka mendapatkan juga beberapa tahanan (narapidana)
pindahan dari Tasmania. Australia Barat (Western Australia) juga berdiri sebagai “koloni
bebas”, namun kemudian memperbolehkan kedatangan tahanan-tahanan karena
mengalami kekurangan pekerja. Pengangkutan tahanan-tahanan ke Australia dihentikan
secara bertahap antara 1840 hingga tahun 1868.

[sunting] Negara bagian dan Wilayah Kekuasaan


Artikel utama untuk bagian ini adalah: Negara bagian Australia
dimas mempunyai 8 negara bagian, yang terdiri dari state (negara bagian)
dan territory (wilayah kekuasaan). Mereka adalah New South Wales (NSW),
Queensland (QLD), South Australia (SA), Tasmania (TAS), Victoria (VIC),
Western Australia (WA), Northern Territory (NT) dan Australian Capital
Territory (ACT)

[sembunyikan]
l•b•s
Ibu kota Australia

Nasiona NSW NI NT Qld SA TAS VIC WA


l dan Sydne Kingsto Darwi Brisban Adelaid Hobar Melbourn Pert
ACT y n n e e t e h
Canberra

Daftar kota di Australia

[sunting] Politik
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Australia

Parliament House yang baru di Canberra dibuka pada tahun 1988 menggantikan
Parliament House lama yang dibuka tahun 1927.

Persemakmuran Australia adalah sebuah monarki konstitusional dan mempunyai sistem


pemerintahan parlementer. Ratu Elizabeth II adalah Ratu Australia, namun tugasnya
sebagai Ratu berbeda dari tugasnya di Britania Raya. Sang Ratu diwakili oleh seorang
Gubernur-Jenderal Australia, yang sendiri hanya menggunakan kekuatan eksekutifnya
melalui nasehat dari Perdana Menteri.

Terdapat tiga cabang pemerintahan:


• Legislatif: Parlemen Australia yang terdiri dari Gubernur-Jenderal, Senat, dan
Dewan Perwakilan.
• Eksekutif: Dewan Eksekutif Federal; sang Gubernur-Jenderal dinasehati para
penasehat eksekutif, yang terdiri dari perdana menteri dan para menteri. Biasanya
Gubernur-Jenderal tidak akan menolak nasehat-nasehat tersebut.
• Kejaksaan: Mahkamah Agung Australia dan pengadilan-pengadilan federal
lainnya.

Australia mempunyai parlemen yang bikameral, terdiri dari Senat yang berisi 76 senator,
dan sebuah Dewan Perwakilan yang mempunyai 150 anggota. Anggota Dewan dipilih
dari wilayah-wilayah pemilihan beranggotakan tunggal yang umumnya disebut
electorate atau seat (kursi). Negara bagian yang lebih besar populasinya akan mempunyai
lebih banyak perwakilan; setiap negara bagian minimal mempunyai lima perwakilan.
Dalam Senat, setiap negara bagian diwakili 12 senator tanpa mempedulikan jumlah
penduduknya. Pemilihan anggota parlemen diadakan setiap tiga tahun sekali, namun
biasanya hanya setengah dari kursi-kursi Senat yang diperebutkan, karena para senator
mempunyai masa jabatan enam tahun yang saling bertindih. Pemerintah dibentuk di
Dewan Perwakilan, dan pemimpin partai atau koalisi mayoritas dalam Dewan adalah
sang Perdana Menteri.

Ada tiga partai politik besar: Buruh, Liberal, dan Nasional. Koalisi Liberal/Nasional telah
berkuasa sejak Pemilu 1996 dan Koalisi berhasil merebut kekuasaan terhadap Senat
dalam Pemilu 2004, namun Koalisi kemudian kalah dari Buruh pada pemilu 2007. Partai
Buruh hingga saat ini masih berkuasa di setiap negara bagian dan territory; seluruh
pemimpin wilayah-wilayah tersebut berasal dari Partai Buruh.

[sunting] Ekonomi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi Australia

Jumlah penduduk Brisbane tumbuh 2% per tahun antara tahun 1998 dan 2003.

Australia memiliki ekonomi campuran (mixed economy) yang sejahtera, dan bergaya-
Barat, dengan PDB per kapita sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Britania Raya,
Jerman dan Perancis. Negara ini berada di peringkat ketiga pada Indeks Perkembangan
Manusia tahun 2004 dan keenam dalam kualitas hidup 2005 oleh hasil survei majalah
The Economist. Pada tahun-tahun belakangan ini, ekonomi Australia telah kembali
setelah menghadapi ekonomi global yang melemah. Pengeluaran yang meningkat dalam
ekonomi dalam negeri telah menekan penurunan ekonomi, dan keyakinan konsumen dan
bisnis tetap kuat. Australia menekankan reformasi sebagai salah satu faktor kunci di
belakang kekuatan ekonomi.

Pada 1980-an, Partai Buruh, dipimpin oleh Perdana Menteri Bob Hawke dan Bendahara
Paul Keating, memulai proses pemodernan ekonomi Australia dengan mengambangkan
dolar Australia pada 1983, dan mengatur sistem keuangan.

Sejak 1996, pemerintahan Howard telah melanjutkan proses reformasi ekonomi mikro,
termasuk deregulasi sebagian dari pasar tenaga kerja dan penswastaan BUMN, terutama
industri telekomunikasi. Reformasi yang cukup dalam sistem pajak tak langsung dicapai
pada Juli 2000 dengan diperkenalannya pajak barang dan jasa (goods and service tax;
GST) sebesar 10% yang sedikit mengurangi ketergantungan terhadap pajak pemasukan
pribadi dan perusahaan yang masih melambangkan sistem pajak Australia.

Ekonomi Australia tidak mengalami resesi sejak awal 1990-an. Pada Juli 2005,
pengangguran masih dalam kisaran 5%. Sektor jasa, termasuk pariwisata, pendidikan,
dan jasa finansial membentuk 69% dari PDB. Pertanian dan sumber daya alam hanya
membentuk 3% dan 5% dari PDB, tapi cukup membantu banyak dalam ekspor Australia.
Pasar ekspor Australia terbesar termasuk Jepang, Cina, AS, Korea Selatan dan Selandia
Baru. Hal yang menjadi perhatian para ekonomis termasuk defisit anggaran (current
account deficit) dan juga tingkat hutang luar negeri bersih (net foregin debt) yang tinggi.

[sunting] Geografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Australia

Pelabuhan Arthur, Tasmania merupakan koloni terakhir Australia terbesar

Australia mempunyai enam buah negara bagian, dua wilayah besar, dan yang lain
wilayah kecil. Negeri-negeri ini adalah New South Wales, Queensland, Australia Selatan,
Tasmania, Victoria dan Australia Barat. Dua wilayah tanah besar adalah Northern
Territory dan Australian Capital Territory.
[sunting] Demografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Demografi Australia

Kebanyakan penduduk Australia tinggal di kawasan kota; Sydney ialah kota terbesar di
Australia. Tren menghadap perkotaan juga lebih kuat di Australia daripada tempat lain di
dunia

Kebanyakan penduduk Australia yang sekurang-kurangya 20,6 juta adalah keturunan


pendatang dari abad kesembilanbelas dan keduapuluh, kebanyakan dari Britania Raya
dan Irlandia. Penduduk Australia telah berlipat 4 sejak akhir Perang Dunia I,[1] dipacu
oleh program imigrasi yang ambisius. Pada tahun 2001, kelima kelompok terbesar dari
23,1% penduduk Australia dilahirkan di luar negeri berasal dari Britania Raya, Selandia
Baru, Italia, Vietnam dan Cina.[2] Menyusul pembatalan Kebijakan Australia Putih pada
tahun 1973, banyak inisiatif pemerintahan telah diadakan untuk mengalakkan dan
mempromosikan keamanan budaya berdasarkan kbijakan multikulturalisme.[3]

Penduduk asli Australia — penduduk asli tanah utama dan kaum Kepulauan Selat Torres
— berjumlah 410.003 (2,2% dari jumlah penduduk Australia) pada tahun 2001,
pertambahan berarti dari sensus 1976, yang menunjukkan populasi penduduk asli
115.953. Penduduk asli Australia memiliki tingkat tinggi pemenjaraan dan pengangguran,
taraf pendidikan dan harapan hidup rendah untuk lelaki dan wanita yang berumur 17
tahun lebih kurang daripada penduduk Australia lain.[2] Merasakan ketidaksamaan rasial
ialah isu politik dan hak manusia untuk penduduk Australia yang lagi hangat.

Lebih kurang daripada 15% penduduk Australia tinggal di kawasan perkampungan.


Gambar ini menunjuk daerah pembuatan arak Lembah Barossa di Australia Selatan.

Seperti banyak negara maju yang lain, Australia sedang mengalami peralihan demografi
terhadap penduduk yang lebih tua usianya, penduduk di bawah dan di atas umur bekerja.
Umumnya dengan banyak negara berkembang lainnya, Australia sedang mengalami
perubahan demografi ke arah penduduk yang lebih tua, dengan lebih banyak pensiunan
dan lebih sedikit orang usia kerja. Sebagian besar orang Australia (759.849 selama masa
2002–03[4]) tinggal di luar daerah mereka. Australia telah memelihara salah satu program
imigrasi di dunia untuk meningkatkan jumlah penduduk. Sebagian besar imigrannya
terlatih, namun kuota imigrasi termasuk kategori untuk anggota keluarga dan para
pengungsi.

Bahasa Inggris ialah bahasa resmi,[5] diucapkan dan ditulis dalam varietas yang berbeda
yang dikenal sebagai Bahasa Inggris Australia. Menurut sensus 2001, bahasa Inggris
ialah satu-satunya bahasa yang diucapkan di dalam negeri oleh sekitar 80%
penduduknya. Bahasa berikutnya yang paling umum di dalam negeri ialah bahasa Cina
(2,1%), bahasa Italia (1,9%) dan bahasa Yunani (1,4%). Proporsi migran generasi
pertama dan kedua ialah dwibahasa. Dipercaya bahwa ada antara 200 dan 300 bahasa-
bahasa Aborigin Australia pada saat kontak pertama dengan orang Eropa. Hanya sekitar
70 dari bahasa-bahasa itu yang bertahan hidup, dan 20 darinya terancam punah. Sebuah
bahasa asli tetap menjadi bahasa utama untuk sekitar 50.000 (0,02%) jiwa. Australia
memiliki bahasa isyarat yang dikenal sebagai Auslan, yang merupakan bahasa utama bagi
6.500 orang tuna rungu.

Australia tidak memiliki agama negara. Sensus 2001 menyatakan bahwa The 68% orang
Australia menyebut diri sebagai Kristen : 27% menyebut diri sebagai Katolik Roma dan
21% sebagai Anglikan. Orang Australian yang bukan beragama Kristen ialah 5%. Jumlah
dari 16% dikelompokkan "Tak Beragama" (yang termasuk kepercayaan non-teistik
seperti humanisme, ateisme, agnostisisme dan rasionalisme) dan 12% berikutnya
menolak menjawab atau tak memberi tanggapan yang cukup penafsiran. Seperti di
banyak negara Barat, tingkat keikutsertaan aktif dalam ibadah gereja lebih rendah
daripada ini; kehadiran mingguan pada layanan gereja sekitar 1,5 juta, sekitar 7,5%
penduduk.[6]

Kehadiran sekolah ialah kewajiban di seluruh Australia antara usia 6–15 tahun (16 tahun
di South Australia dan Tasmania, dan 17 tahun di Western Australia), menyumbang pada
tingkat melek huruf orang dewasa yang diperkirakan sekitar 99%. Pengakuan pemerintah
telah mendukung pendirian 38 perguruan tinggi di Australia, dan meski beberapa
perguruan tinggi swasta telah didirikan, sebagian besar memilih pendanaan pemerintah.
Ada sistem berdasar negara atas universitas perlatihan kejuruan, dikenal sebagai TAFE
Institutes, dan banyak perdagangan memberikan magang untuk melatih para pedagang
baru. Kira-kira 58% orang Australia antara usia 25 dan 64 memiliki kecakapan kejuruan
atau tersier[2] dan tingkat kelulusan tersier 49% ialah yang tertinggi di negara-negara
OECD. Perbandingan murid internasional dan setempat dalam pendidikan tersier di
Australia adalah yang tertinggi di negara-negara OECD.[7]

l•b•s Kota-kota besar di Australia


Negara Negara
Kota Populasi Kota Populasi
bagian bagian
4.336.37
1 Sydney NSW 7 Newcastle NSW 523.662
4
Melbourn 3.806.09
2 VIC 8 Canberra ACT 388.072
e 2
1.867.59
3 Brisbane QLD 9 Wollongong NSW 280.159
4
1.554.76 Sunshine
4 Perth AB 10 QLD 230.429
9 Coast
1.158.25
5 Adelaide AS 11 Hobart TAS 207.467
9 Sydney
Gold
6 QLD 583.657 12 Geelong VIC 169.544
Coast
Sumber: (perkiraan 2007 Biro Statistik Australia)[8]

[sunting] Budaya
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Budaya Australia

Royal Exhibition Building di Melbourne adalah bangunan pertama di Australia yang


terdaftar sebagai sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2004.

Dasar utama budaya Australia hingga pertengahan abad ke-20 ialah Anglo-Kelt, meski
ciri Australia yang berbeda telah berkembang dari lingkungan dan budaya penduduk asli.
Selama 50 tahun terakhir, budaya Australia telah dipengaruhi kuat oleh budaya pop
Amerika (khususnya televisi dan film), imigrasi skala besar dari negara-negara yang tak
bercakap Inggris, dan tetangga Asianya. Tenaga dan keaslian seni di Australia — film,
opera, musik, lukisan, teater, tari, dan kerajinan tangan — memperoleh pengakuan
internasional.

Australia memiliki sejarah panjang seni visual, bermula dengan lukisan gua dan kulit
kayu penduduk aslinya. Dari masa permukiman Eropa, tema umum dalam seni Australia
ialah pemandangan Australia, nampak dalam karya Arthur Streeton, Arthur Boyd dan
Albert Namatjira, di antara lainnya. Budaya penduduk asli Australia secara besar
dituturkan dari mult ke mulut dan berkaitan erat pada upacara dan cerita Zaman Mimpi.
Musik, tari, dan seni Aborigin Australia memiliki pengaruh gamblang pada seni visual
dan pertunjukan kontemporer. Australia memiliki budaya aktif musik, balet, dan teater;
banyak perusahaan seni pertunjukannya menerima dana umum melalui Dewan Seni
pemerintah federal. Ada orkestra simfoni di tiap ibukota, dan perusahaan opera nasional,
Opera Australia, menjadi menonjol oleh diva terkenal Dame Joan Sutherland; musik
Australia termasuk musik klasik, jazz, dan banyak genre musik pop lainnya.

Sastra Australia juga telah dipengaruhi oleh pemandangannya; karya penulis seperti
Banjo Paterson dan Henry Lawson, mengambil pengalaman sesemakan Australia. Sifat
Australia kolonial, seperti yang dimasukkan dalam sastra awal, bergema dengan Australia
modern dan tekanan yang dirasakan pada egalitarianisme, perjodohan, dan antiotoriter.
Pada 1973, Patrick White dianugerahi Penghargaan Nobel Sastra, satu-satunya orang
Australia yang meraihnya; ia diakui sebagai salah satu penulis berbahasa Inggris besar
sepanjang abad ke-20. Bahasa Inggris Australia ialah varietas umum dari bahasa Inggris;
tata bahasa dan ejaannya sebagian besar berdasarkan pada Bahasa Inggris Britania,
dilapisi dengan logat asli yang kaya dalam soal dan frase leksikal yang unik, beberapa
darinya telah masuk dalam bahasa Inggris standar.

Australia memiliki 2 siaran umum (ABC dan SBS yang bersifat multibudaya), 3 saluran
televisi komersial, 3 layanan TV bayar, dan sejumlah stasiun televisi dan radion nirlaba.
Indstri film Australia telah mencapai kesuksesan besar dan komersil. Tiap kota utama
memiliki surat kabat harian, dan ada 2 harian nasional, The Australian dan The
Australian Financial Review. Menurut Laporan Tanpa Batas pada 2005, Australia berada
dalam kdudukan ke-30 pertama pada daftar negara yang diurutkan dengan kebebasan
pers, setelah Selandia Baru (ke-9) dan Britania Raya (ke-28) namun di depan Amerika
Serikat. Peringkat ini terutama karena macam yang berbeda pada kepemilikan media
komersil di Australia. Khususnya ebagian besar media cetak Australia berada di bawah
kendali News Corporation atau John Fairfax Holdings.

Olahraga berperan penting dalam budaya Australia, didukung dengan iklimnya yang
memungkinkan kegiatan di luar; secara teratur 23,5% orang Australia di atas 15 ikut serta
dalam kegiatan olahraga yang diorganisasi.[2] Di tingkat internasional, Australia meiliki
tim kuat dalam kriket, hoki, netball, liga rugby, peesatuan rugby, dan mempertunjukkan
bersepeda dengan baik, mendayung, dan berenang. Secara nasional, di antara olahraga
terkenalnya termasuklah sepak bola Australia, pacuan kuda, sepak bola dan balapan
motor. Australia telah ikut serta dalam setiap Olympic Games musim panas era modern,
dan setiap Commonwealth Games. Australia menjadi tuan rumah Olimpiade 1956 dan
2000, dan mendapat peringkat di antara peraih medali 5 terbesar sejak 2000. Australia
juga menuanrumahi British Empire Games 1938, British Empire and Commonwealth
Games 1962, 1982 dan Commonwealth Games 2006. Di antara even internasional yang
diselenggarakan secara teratur di Australia termasuk Australian Open, salah satu dari 4
turnamen tenis Grand Slam, pertandingan kriket internasional tahunan dan Formula One
Australian Grand Prix. Dukungan badan hukum dan pemerintah pada banyak olahraga
dan atlet elit merupakan hal yang biasa di Australia. Olahraga yang disiarkan di TV amat
terkenal; beberapa dari program TV berating tinggi termasuk Olympic Games musim
panas dan grand final kompetisi sepak bola setempat dan internasional.[9]