Anda di halaman 1dari 7

EL SALVADOR

Motto : Dios, Unión, Libertad


(Spanyol: "Tuhan, Persatuan, Kebebasan")
Lagu kebangsaan : Saludemos la Patria orgullosos
Ibu kota (dan kota terbesar) : San Salvador
Pemerintahan : Republik
Presiden : Mauricio Funes
Kemerdekaan : Dari Spanyol dan UPCA pada 15 September 1821
1842

Luas : Total 21,040 km2 (149)


Air (%1,5%
Penduduk : Perk. 2006 6.990.700 (98)
Sensus

Kepadatan : 318/km2 (22)823,6/sq mi


PDB (KKB) : Total US$29,63 miliar (92)

Spanyol adalah sebuah negara di Amerika Tengah yang berbatasan dengan


Honduras dan Guatemala. Daerah ini dulunya disebut oleh orang Pipil sebagai
"Cuzhcatl", dalam bahasa Spanyol "Cuzcatlan", yang dalam bahasa Nahuatl berarti
"tanah (tempat benda-benda yang) berharga"
Setelah penaklukan Spanyol, daerah tersebut dibaptis oleh konkuistador
Spanyol dengan nama "Provincia De Nuestro Señor Jesucristo El Salvador Del
Mundo" ("Propinsi Tuhan Kami Yesus Kristus, Sang Juruselamat Dunia"), yang
sekarang disingkat menjadi "República de El Salvador" (makna literal: Republik
Sang Penyelamat)
 Sejarah
Di awal abad ke-15, conquistador Spanyol berlayar dari Amerika Tengah
dari Kepulauan Karibia, saat itu dikenal sebagai koloni Spanyol Baru. Usaha
bangsa Spanyol untuk memperluas dominion mereka ke daerah yang akan dikenal
sebagai El Salvador terhambat oleh orang Pipil dan lingkungan berpenutur Maya
yang lain. Pedro de Alvarado, seorang letnan Hernan Cortés, memimpin usaha
pertama oleh angkatan Spanyol pada bulan Juni 1524.
Penduduk asli mengalahkan orang Spanyol dan memaksa mereka mundur
ke Guatemala, sehingga diperlukan 2 ekspedisi berikutnya--pertama pada tahun
1525, diikuti oleh kelompok yang lebih kecil pada tahun 1528.
Menjelang akhir 1810, gabungan faktor luar dan dalam memungkinkan
kaum elit Amerika Tengah mencoba mendapatkan kemerdekaan dari Spanyol.
Faktor-faktor internal itu terutama makin tertariknya kaum elit untuk
mengendalikan daerah yang mereka miliki tanpa keterlibatan otoritas Spanyol.
Faktor luar adalah keberhasilan revolusi Perancis dan Amerika di abad ke-18 dan
melemahnya kekuatan militer Spanyol karena perang melawan Napoleon dari
Perancis. Gerakan kemerdekaan dikonsolidasikan pada tanggal 5 November 1811,
saat seorang pendeta El Salvador, Jose Matias Delgado, membunyikan lonceng
Iglesia La Merced di San Salvador, menyerukan pemberontakan. Setelah
peperangan internal bertahun-tahun, Acta de Independencia (Proklamasi
Kemerdekaan) Amerika Tengah ditandatangani di Guatemala pada tanggal 15
September 1821.
Pada tanggal 16 September 1821, Meksiko mendapatkan kemerdekaan
sebagai Kekaisaran Meksiko Pertama di bawah kekuasaan Kaisar Agustin de
Iturbide, El Salvador dan provinsi di Amerika Tengah lainnya menyatakan
kemerdekaan dari Spanyol dan menjadi bagian Kekaisaran Meksiko. Pada tahun
1823, Provincias Unidas del Centro de América dibentuk oleh 5 negara Amerika
Tengah di bawah pimpinan Jenderal Manuel José Arce. Saat federasi ini bubar
pada tahun 1838, El Salvador menjadi republik merdeka. Sejarah awal El
Salvador sebagai negara berdaulat ditandai oleh sejumlah revolusi.
Antara tahun 1872-1898, El Salvador adalah penggerak utama untuk
mendirikan kembali federasi tanah genting. Pemerintah El Salvador, Honduras,
dan Nikaragua membentuk Republik Besar Amerika Tengah melalui Pakta
Amapala pada tahun 1895. Meski Guatemala dan Kosta Rika mempertimbangkan
untuk bergabung dengan Republik Besar (yang dinamai kembali Negara Amerika
Tengah Serikat saat konstitusinya mulai berlaku pada tahun 1898), tak satupun
dari kedua negeri itu yang bergabung. Persatuan ini, yang telah merencanakan
untuk mendirikan ibukota di Amapala dekat Golfo de Fonseca, tak selamat dari
rampasan kekuasaan di El Salvador pada tahun 1898.
Sejumlah keuntungan sehingga kopi menjadi ekspor monokultur menjadi
pendorong proses di mana tanah-tanah terkonsentrasi di tangan oligarki beberapa
keluarga. Pergantian presiden dari taraf oligarki El Salvador, baik konservatif dan
liberal, sepanjang paruh terakhir abad ke-19 umumnya menyetujui munculnya
kopi sebagai hasil bumi utama, pada perkembangan infrastruktur (rel dan fasilitas
pelabuhan) terutama dalam mendukung perdagangan kopi, pada penghapusan
pemilikan tanah komunal untuk memfasilitasi produksi kopi lebih lanjut, pada
bagian hukum anti-pergelandangan untuk memastikan bahwa campesino yang
terlantar dan penduduk desa menyediakan tenaga kerja yang cukup untuk finca
kopi (perkebunan), dan pada peredaman ketidakpuasan desa. Pada tahun 1912,
pengawal nasional diciptakan sebagai angkatan polisi desa.
Industri kopi berkembang pesat di El Salvador. Sebagai akibat penyediaan
bagian terbesar dukungan keuangan pemerintah oleh kaum elit melalui bea impor
pada barang yang diimpor dengan mata uang asing yang diterima penjual kopi.
Dukungan ini, berangkaian dengan orang sederhana dan mekanisme korupsi
biasa, memastikan penanam kopi kebanjiran pengaruh dengan pemerintahan.
Sejarah awal El Salvador sebagai negara merdeka--seperti yang lainnya di
Amerika Tengah--ditandai oleh sejumlah revolusi; tak sampai periode 1900-30
keadaan yang relatif stabil tercapai. Elit ekonomi, berdasarkan pada pertanian dan
beberapa pertambangan, menguasai negeri ini bersama dengan militer.
Ekonominya yang berbasis pada penanaman kopi setelah pertengahan
abad ke-19, karena pasaran dunia untuk nila memburuk, membaik atau memburuk
karena harga kopi dunia mengalami fluktuasi. Dari tahun 1931--tahun kudeta di
mana Jend. Maximiliano Hernández Martínez naik tahta hingga dijatuhkan tahun
1944 ada penindasan perlawanan desa yang brutal. Peristiwa paling penting
adalah huru-hara petani El Savador 1932, biasa disebut sebagai La Matanza
(pembantaian), dikepalai oleh Farabundo Martí dan pembalasan yang dipimpin
oleh pemerintahan Martínez, di mana sekitar 30.000 penduduk asli dan TaPol
dibunuh, dipenjara, atau dibuang. Hingga tahun 1980, semua kecuali seorang
presiden El Salvador adalah perwira pasukan. PilPres periodik jarang JurDil dan
oligarki dengan persekutuan bersama angkatan militer menguasai negeri. Seperti
negara Amerika Latin lainnya, ketidakseimbangan ini menimbulkan perlawanan
petani pada kaum oligarki, yang menletuskan Perang Saudara El Salvador (1980-
1992), sebagian besar revolusi petani. Pemerintah militer, didominasi oleh partai
Alianza Republicana Nacionalista (ARENA, atau Aliansi Republikan Nasionalis)
yang didirikan oleh Mayor Roberto D'Aubuisson dan diboncengi oleh AS,
bertanggung jawab untuk kematian lebih dari 75.000 jiwa. Kejahatan perang oleh
gerilyawan revolusioner, yang menerima bantuan Uni Soviet, tidak umum, namun
jumlah korbannya kurang dari ribuan yang dibunuh oleh militer. Kejahatan
perang pemerintah, seperti Pembantaian El Mozote, dan pembunuhan misionaris
Katolik dan pekerja bantu keagamaan lain, seperti Jean Donovan, oleh regu
kematian yang berhubungan dengan pemerintah menyebabkan kemarahan
internasional. Pada tahun 1984 pengamat internasional menyaksikan Napoleon
Duarte yang beraliran tengah dipilih sebagai presiden dan PemilU yang diboikot
secara kekerasan oleh anggota pembangkang. Meskipun terdapat usaha
penciptaan perdamaian oleh pemerintahan demokratis, revolusi petani berlanjut
hingga perjanjian perdamaian ditandatangani pada bulan Januari 1992. Faksi-faksi
gerilyawan yang berbeda membentuk Frente Farabundo Martí para la Liberación
Nacional party (FMLN) untuk mendapatkan kedudukan melalui PemilU
demokratis. Sejak itu, secara bertahap FMLN mendapatkan perwakilan,
khususnya dalam Majelis Legislatif dan pemerintahan setempat.
Pada tahun 1998, El Salvador menjadi salah satu dari 3 negara dunia di
mana aborsi ilegal tanpa kecuali, bersama dengan Cili dan Nikaragua

 Politik
Kerangka kerja politik El Salvador mengambil sistem republik demokrasi
representatif presidensial, di mana Presiden El Salvador (Elias Antonio) menjadi
kepala negara dan kepala pemerintahan, dan sistem multipartai multibentuk.
Kekuasaan eksekutif dilaksanakan oleh pemerintah. Kekuasaan legislatif
dipegang oleh pemerintahan dan Majelis Legislatif. Cabang yudikatif bebas dari
eksekutif dan legislatif.

 Departemen di El Salvador
El Salvador terbagi atas 14 departemen (departamentos), yang lebih lanjut
dibagi atas 267 kotamadya (municipios). Departemen-departemen itu adalah:
1. Ahuachapán
2. Cabañas
3. Chalatenango
4. Cuscatlán
5. La Libertad
6. La Paz
7. La Unión
8. Morazán
9. San Miguel
10. San Salvador
11. San Vicente
12. Santa Ana
13. Sonsonate
14. Usulután
 Geografi
El Salvador terletak di Amerika Tengah, yang luas totalnya 8.123 mil
persegi (21.040 km²), hampir seukuran negara bagian Massachusetts. El Salvador
adalah negara terkecil di benua Amerika. Karena ukurannya negeri ini sering
dijuluki "Tom Thumb dari Amerika" ("Pulgarcito de America"). Dalam
perbatasannya kota ini memiliki luas perairan 123,6 mil persegi (320 km²).
Beberapa sungai kecil mengalir melalui El Salvador ke Samudera Pasifik,
termasuk Goascorán, Jiboa, Torola, Paz dan Río Grande de San Miguel. Sungai
terbesar, Sungai Lempa, mengalir dari Honduras melintasi El Salvador ke
samudera, dapat dilayari untuk lalu lintas komersil. Kawah vulkanik mencakup
danau, yang paling penting adalah Danau Ilopango (70 km² / 27 sq mi) dan Danau
Coatepeque (26 km² / 10 sq mi). Danau Güija adalah danau alami terbesar di El
Salvador (44 km² / 17 sq mi). Beberapa danau buatan dibuat dengan membendung
Sungai Lempa, yang paling besar adalah Embalse Cerrón Grande (350 km² /
135 sq mi).
El Salvador berbatasan dengan Guatemala (126 mi / 203 km) dan
Honduras (212.5 mi / 342 km). El Salvador adalah satu-satunya negara Amerika
Tengah yang tak memiliki pesisir Karibia. Puncak tertinggi di negeri ini adalah
Cerro El Pital setinggi 8.957 kaki (2.730 meter).

 Budaya
Spanyol adalah bahasa resmi El Salvador, namun banyak penduduk
setempat yang menuturkan bahasa Inggris. Gereja Katolik Roma berperan penting
dalam budaya El Salvador. Tokoh asing yang penting di El Salvador adalah
pendeta dan profesor Yesuit Ignacio Ellacuria, Ignacio Martín-Baró, dan Segundo
Montes, yang terbunuh pada tahun 1989 oleh Tentara El Salvador selama perang
saudara. Lukisan, keramik, dan barang tekstil adalah benda seni utama. Penulis
Francisco Gavidia (1863–1955), Salarrué (Salvador Salazar Arrué) (1899-1975),
Claudia Lars, Alfredo Espino, Pedro Geoffroy, Manlio Argueta, José Roberto
Cea, dan penyair Roque Dalton adalah beberapa penulis terpenting yang berasal
dari El Salvador. Tokoh penting abad ke-20 termasuk pembuat film Baltasar
Polio, seniman Fernando Llort, dan kartunis Toño Salazar. Di antara tokoh seni
grafik terkemuka adalah pelukis Noe Canjura, Carlos Cañas, Julia Díaz, Camilo
Minero, Ricardo Carbonell, Roberto Huezo, dan many others.
Isteri Antoine de Saint-Exupéry (penulis buku anak-anak, Le Petit Prince)
adalah seorang aristokrat El Salvador, Consuelo de Saint-Exupéry. Bahasa daerah
Spanyol setempat disebut Caliche.