Anda di halaman 1dari 12

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

1.

Tujuan :
Setelah melakukan percobaan ini, kita dapat menggunakan salah satu manfaat metode
titrasi, yakni untuk penentuan konstanta kecepatan reaksi.

2.

Perincian Kerja :
-

Mencampur larutan KI dan K2S2O8 pada interval waktu


tertentu.

3.

Mentitrasi campuran tersebut dengan Na2S2O3.


Alat dan Bahan :

Gelas Kimia 400 ml + 250 ml

1+1 Buah

Erlenmeyer Asah 250 ml

4 Buah

Erlenmeyer Biasa 100 ml

6 Buah

Labu takar 100 ml

1 Buah

Pipet Volume 50 ml + 10 ml

1+1 Buah

Pipet Ukur 25 ml + 10 ml

1+1 Buah

Bola isap

Buret + Corong

Thermometer

1 Buah

Stopwatch

1 Buah

Gelas Ukur 100 ml

1 Buah

Klem buret + Labu semprot

1+1 Buah

Selang + Hotplate

1+1 Buah

Larutan jenuh K2S2O8

Larutan KI

Larutan 0,01 M Na2S2O3

Indikator kanji

1 Buah
1+1 Buah

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

4.

Dasar Teori :
Kinetika kimia membahas tentang laju reaksi atau kecepatan reaksi dan mekanisme
terjadinya reaksi. Untuk mengetahui mekanisme suatu reaksi, perlu dipelajari
penambahan laju yang disebabkan oleh perbedaan konsentrasi pereaksi, pengaruh suhu
dan tekanan serta pengaruh katalis.
Persamaan laju reaksi atau kecepatan reaksi memberikan ketergantungan kecepatan
reaksi pada konsentrasi pereaksi, hasil reaksi dan katalis.
Kecepatan suatu reaksi kimia berbanding lurus terhadap konsentrasi dari reaktan
dan biasanya dinyatakan dalam bentuk konsentrasi dari salah satu reaktan atau salah
satu produk.

dC
dx
atau
dt
dt

Dimana :
C = Konsentrasi salah satu reaktan
x = Konsentrasi salah satu prodak
t = Waktu
Secara Umum :
A B C .... Pr oduk

Persamaan kecepatan reaksi dapat dinyatakan dalam bentuk :

dC
k ( A) n1 ( B ) n 2 (C ) n 3 .. (1)
dt

Dimana :
k = Konstanta kecepatan reaksi
n = Orde (tingkat) reaksi, yakni jumlah pangkat dalam persamaan kecepatan reaksi
n = n1 + n2 + n3 + .
Bentuk reaksi tingkat dua, misalnya oksidasi dari yodida dengan persulfat
2

2 I S 2O8 I 2 2 SO4

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

Persamaan reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut :


dx
k2 (a x)(b 2 x) .
dt

(2)

Hasil integral dengan batas-batas t = 0 dan x = C, akan diperoleh :


1
a
bk 2 ln
atau ln(a x) ln a kt
t ax

Dimana k = bk2
Jika dibuat grafik log (a-x) versus t akan didapat garis lurus dan harga k diperoleh
dari harga slope.
5.

Cara Kerja :
-

Memipet 50 ml larutan KI, kemudian memasukkannya kedalam erlenmeyer asah,


lalu didinginkan sampai suhu 250 C.

Memipet 20 ml larutan jenuh K2S2O8, kemudian memasukkannya kedalam labu


takar 100 ml untuk diencerkan dengan menambahkan aquades sampai tanda batas.

Memipet 50 ml larutan jenuh K2S2O8 yang telah diencerkan kedalam erlenmeyer


asah, lalu didinginkan sampai suhu 250 C.

Setelah suhu konstan 250 C, menuang larutan KI kedalam larutan K2S2O8, kemudian
menjalankan stop watch.

Kemudian setiap interval waktu 5 menit (5, 10, 15, 20, 25, 30, 35), memipet 10 ml
campuran KI dan K2S2O8, dan memasukkannya kedalam erlenmeyer biasa, lalu
mengencerkannya dengan menambahkannnya dengan 40 ml aquades. Kemudian
menambahkan 3 tetes indikator kanji.

Mentitrasi masing-masing campuran dengan 0,01 M Natrium tiosulfat.

Memipet 50 ml larutan KI kemudian mencampurkannya dengan 50 ml larutan


Kalium persulfat sisa pengenceran kedalam erlenmeyer

asah, kemudian

memanaskannya sampai temperatur 600 C selama beberapa saat.


-

Mendinginkan campuran tadi dan mempertahankannya pada suhu 250 C selama 15


menit, kemudian memipet 10 ml campuran ini lalu dimasukkan kedalam erlenmeyer

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

biasa dan diencerkan dengan 40 ml aquades lalu ditambahkan 3 tetes indikator


kanji.
-

Mentitrasi dengan larutan Natrium tiosulfat.

Membuat grafik log (a x) vs t, dan menghitung besarnya harga k.

6.

Data Pengamatan :
No.
1.

Waktu (t)
5 menit

x (ml)
10,5

x (M)
2,1.10-3

a(M)
5,64.10-3

Ln (a x) M
- 5,6436

Ln (a x) ml
2,8736

Xy (ml)
14,368

X2
25

2.

10 menit

15,7

3,14.10-3

5,64.10-3

- 5,9915

2,5257

25,257

100

-3

-3

3.

15 menit

20

4.10

5,64.10

- 6,4131

2,1041

31,562

225

4.

20 menit

24

4,8.10-3

5,64.10-3

- 7,0821

1,4351

28,702

400

-3

- 7,4876

1,0296

25,74

625

-3

- 7,7753

0,7419

22,257

900

-3

-8,7403
-40,3932

-0,2231
10,71

-7,81
147,886

1225
2275

5.

25 menit

6.

30 menit

7.

35 menit
105 menit

7.

25,4
26,1
27,4
121,7

-3

5,08.10

-3

5,22.10

-3

5,48.10
24,34.10-3

5,64.10
5,64.10

5,64.10
33,84.10-3

Perhitungan :
Menentukan konsentrasi x :

Untuk t = 5 menit, V = 10,5 ml


V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 10,5ml 0,01M
0,105mlM
50ml
M 1 2,1 10 3 M
M1

Untuk t = 10 menit, V = 15,7 ml


V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 15,7 ml 0,01M
0,157 mlM
50ml
M 1 3,14 10 3 M
M1

Untuk t = 15 menit, V = 20 ml

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 20ml 0,01M
0,2mlM
50ml
M 1 4 10 3 M
M1

Untuk t = 20 menit, V = 24 ml
V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 24ml 0,01M
0,24mlM
50ml
M 1 4,8 10 3 M
M1

Untuk t = 25 menit, V = 25,4 ml


V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 25,4ml 0,01M
0,254mlM
50ml
M 1 5,08 10 3 M
M1

Untuk t = 30 menit, V = 26,1 ml


V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 26,1ml 0,01M
0,261mlM
50ml
M 1 5,22 10 3 M
M1

Untuk t = 35 menit, V = 27,4 ml


V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 27,4ml 0,01M

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

0,274mlM
50ml
M 1 5,48 10 3 M
M1

Menentukan konsentrasi a (V = 28,2

ml) :
V1 M 1 V2 M 2
50ml M 1 28,2ml 0,01M
0,282mlM
50ml
M 1 5,64 10 3 M
M1

Menentukan nilai ln (a x)M :

Untuk x = 2,1.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.10 3 2,1.10 3 M
ln 13,54.10

5,6436 M

Untuk x = 3,14.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.10 3 3,14.103 M
ln 12,5.10

5,9915M

Untuk x = 4.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.10 3 4.10 3 M
ln1,64.10

6,4131M

Untuk x = 4,8.10-3 M
ln Ca ln a xa

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

ln 5,64.10 3 4,8.10 3 M
ln 8,4.10

7,0821M

Untuk x = 5,08.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.10 3 5,08.10 3 M
ln 5,6.10

7,4876 M

Untuk x = 5,22.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.103 5,22.10 3 M
ln 4,2.10

7,7753M

Untuk x = 5,48.10-3 M
ln Ca ln a xa

ln 5,64.10 3 5,48.10 3 M
ln 1,6.10

8,7403M

Menentukan nilai ln (a x)ml :

Untuk x = 10,5 ml
ln Ca ln a xa
ln 28,2 10,5 ml
ln 17,7
2,8736 ml

Untuk x = 15,7
ln Ca ln a xa

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

ln 28,2 15,7 ml
ln 112 ,5
2,5257 ml

Untuk x = 20
ln Ca ln a xa
ln 28,2 20 ml
ln 18,2
2,1041ml

Untuk x = 24
ln Ca ln a xa
ln 28,2 24 ml
ln 14,2
1,4351ml

Untuk x = 25,4
ln Ca ln a xa
ln 28,2 25,4 ml
ln12,8
1,0296ml

Untuk x = 26,1
ln Ca ln a xa
ln 28,2 26,1 ml
ln 12,1
0,7419ml

Untuk x = 27,4
ln Ca ln a xa
ln 28,2 27,4 ml
ln 10,8
0,2231ml

Menentukan xy (ml) :

Pada t = 5 menit

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

xy waktu ln(a x) ml
xy 5 2,8736 14,368

Pada t = 10 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 10 2,5257 25,257

Pada t = 15 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 15 2,1041 31,562

Pada t = 20 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 20 1,4351 28,702

Pada t = 25 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 25 1,0296 25,74

Pada t = 30 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 30 0,7419 22,257

Pada t = 35 menit
xy waktu ln(a x) ml
xy 35 0,2231 7,81

Slope :

Dari table dapat ditentukan nilai k :


Persamaan :
Ln Ca = ln Cao kt
y a bx

y na b x

xy a x b x

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B

Diman :

n = jumlah data
x = waktu
y = ln Ca
xy = konsentrasi tiap waktu
maka :
10,71 6a 105b

x 105

147,886 105a 2275b

x 6

1124,55 630a 11025b


887,32 630a 13650b

237,23 2625b

b = - 0,0904
a = 3,367

Menentukan nilai k dengan Grafik :


Grafik ln Ca terhadap t

3,5000
3,0000

2,8736
2,5257

ln Ca (ml)

2,5000

2,1041

2,0000
1,5000

1,4351

1,0000

1,0296
0,7419

0,5000
0,0000
0

y = -0,0904x + 3,3666

10

15

20

25

30

35

40

Waktu (t)

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B
8.

Pembahasan :
Pada penentuan konstanta kecepatan reaksi ini disadari bahwa kecepatan reaksi
sangat dipengaruhi oleh suhu dari campuran reaksi, dimana penurunan suhu
memperlambat reaksi sedangkan kenaikan suhu akan mempercepat reaksi. Selain suhu
pengenceran juga memperlambat reaksi. Perubahan kecepatan reaksi akibat perubahan
suhu ini, umumnya berlangsung dengan tanpa mengubah persamaan laju, yaitu
kefungsiannya pada konsentrasi. Dengan demikian maka perubahan suhu umumnya
tercermin pada perubahan harga dari tetapan laju, yang mengalami kenaikan harga bila
suhu naik dan sebaliknya bila suhu turun.
Persamaan laju reaksi memberikan ketergantungan kecepatan reaksi pada
konsentrasi pereaksi. Bila volume campuran reaksi tetap dan konsentrasi zat antara
diabaikan, maka kecepatan reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi
pangkat bilangan bulat. Apabila kita lihat pada grafik maka dapat dilihat pengaruh
waktu terhadap kecepatan reaksi dimana semakin tinggi waktu maka kecepatan reaksi
semakin lambat, sebaliknya semakin rendah waktu maka kecepatan reaksi semakin
tinggi.
Setelah melakukan percobaan nampak terlihat terdapat kesalahan ini dapat kita lihat
dari grafik. Kesalahan mungkin saja terjadi saat melakukan titrasi ataupun mungkin
karena pemipetan yang tidak tepat maupun penambahan indikator yang kurang tepat.

9.

Jawaban Pertanyaan :
-

Molekul-molekul air mengikat molekul-molekul larutan KI dan


K2S2O8 sehingga molekul-molekul larutan tersebut tidak dapat bergerak dengan
bebas sehingga molekul-molekul tersebut sukar untuk bereaksi yang menyebabkan
reaksi berjalan lambat.

Air dipengaruhi oleh ikatan hidrogen, sehingga molekul-molekul air


menarik dengan kuat, walaupun molekul-molekul iod saling tarik menarik dengan
lebih kuat, jadi air dalam jumlah yang besar membuat molekul iod sukar bereaksi
yang menyebabkan reaksi berjalan lambat.

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003

Konstanta Kecepatan Reaksi

Yan mailapa Lotong


03 33 049 / I B
10.

Kesimpulan :
Setelah melakukan percobaan ini maka kami dapat menyimpulkan bahwa:
Nilai ln Ca (ml) dan ln Ca (M) :

Untuk V = 10,5 ml = 2,8736 ml, dalam M = -5,6436 M

Untuk V = 15,7 ml = 2,5257 ml, dalam M = -5,9915 M

Untuk V = 20 ml = 2,1041 ml, dalam M = -6,4131 M

Untuk V = 24 ml = 1,4351 ml, dalam M = -7,0821 M

Untuk V = 25,4 ml = 1,0296 ml, dalam M = -7,4876 M

Untuk V = 26,1 ml = 0,7419 ml, dalam M = -7,7753 M

Untuk V = 27,4 ml = -0,2231 ml, dalam M = -8,7403 M

k = -0,0904

Intersept = 3,367

11.

Daftar Pustaka :
-

Wilson

J.M,

Experiment

in

Physical

Chemistry, Pergamon Pres, 1968.


-

Petunjuk Praktikum Kimia Umum untuk


mahasiswa Politeknik jurusan Teknik kimia.
Makassar, 18 April 2004
Praktikan
Yan Mailapa Lotong
03 33 049

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2003