Anda di halaman 1dari 10

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

CHAPTER VII
Penyakit Pada Mata dan Adnexa
( Tambahan atau Struktur ekstra suatu organ, seperti struktur tambahan pada mata,
termasuk kelopak mata dan kelenjar lakrimalis ).
Yang tidak termasuk ke dalam Chapter Ini adalah :
1. Penyakit yang terjadi secara alami pada masa perinatal

P00 - P96

( masa sesaat sebelum dan sesudah kelahiran ; dari akhir minggu ke 20


Sampai ke 28 kehamilan hingga 1 s/d 4 minggu setelah melahirkan )
2. Penyakit yang disebabkan karena infeksi dan Parasit

A00 - B99

( Infeksi a/ pembiakan mikroorganisme pada jaringan tubuh,


Parasit a/ tanaman atau hewan yang hidup dalam organisme hidup
Lain yang memberikan beberapa keuntungan baginya )
3. Komplikasi pada kehamilan, Persalinan dan Masa Nifas

O00 O99

4. Kelainan Kongenital (bawaan), deformasi dan kelainan khromosom

Q00 Q99

5. Penyakit Endokrine, kekurangan gizi, dan metabolisme

E00 E90

6. Tumor yang dapat bersifat Jinak atau ganas

C00 D48

7. Gejala, Tanda-tanda dan kelainan klinis yang ditemukan dan

R00 - R99

diklasifikasikan di tempat lain


Perincian Blok Dalam Chapter Ini adalah :
H00-H06

Ganngguan Pada Kelopak Mata, Sistem kelenjar air mata dan Orbit.
(bola mata)

H10-H13

Gangguan pada Conjunctiva


( Membran halus yang melapisi kelopak mata dan menutupi bola mata )

H15-H22

Ganngguan pada sclera, cornea, iris dan badan ciliary.


( Lapisan luar bola mata yang putih dan keras, struktur anterior/luar
bagian mata, Lingkaran yang berwarna pada mata dan badan ciliary )

H25-H28

Ganngguan pada Lensa Mata

H30-H36

Ganngguan pada Choroid dan retina.


( Lapisan tengah mata yang mengandung pembuluh darah diantara
sklera dan retina & bagian paling dalam tunika bola mata )

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

H40-H42

Glaucoma
( Kelompok penyakit mata yang ditandai oleh peningkatan tekanan
intraokular yang mengakibatkan perubahan patologis dalam diskus
optik dan cacat medan penglihatan yang khas )

H43-H45

Ganngguan pada badan kaca dan bola mata.

H46-H48

Ganngguan pada sarap optik dan jalur penglihatan.

H49-H52

Ganngguan pada otot okular ( berhubungan dengan mata ), gerakan


bonikular ( Berhubungan dengan 2 mata atau 2 lensa mata ), akomodasi
( Penyesuaian pada mata untuk melihat objek dengan bermacam-macam
jarak ) dan Refraksi ( kesalahan mata dan koreksinya dengan kaca
mata / penyimpangan cahaya yang lewat secara miring dari satu
medium ke medium lain yang berbeda densitasnya )

H53-H54

Gangguan penglihatan dan kebutaan

H55-H59

Ganngguan lain pada Mata dan Adneka. ( Struktur tambahan pada mata )

Kategori Asterisk untuk Chapter ini adalah untuk :


Pada Chapter ini terdapat 2 kode Diagnosa untuk satu gangguan / kelainan,
Tanda (+) Pedang / Sangkur untuk etiologi penyakit dan tanda (*) Bintang untuk
manifestasi kilinik, jadi tiap diagnosa dengan kode rangkap selalu mempunyai kedua
tanda tersebut.
H03* Ganngguan kelopak mata, yang terdapat di tempat lain pada penyakit tertentu.
H06* Ganngguan pada Sistem kelenjar air mata dan Orbita (bola mata) yang terdapat
ditempat lain pada penyakit tertentu
H13* Ganngguan Konjungtiva, yang terdapat di tempat lain pada penyakit tertentu
H19* Ganngguan sclera dan cornea, yang terdapat di tempat lain pada penyakit
tertentu
H22* Ganngguan iris dan badan Ciliary, yang terdapat di tempat lain pada penyakit
tertentu
H28* Katarak dan gangguang lain lensa, yang terdapat di tempat lain pada penyakit
tertentu

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

H32* Ganngguan penyakit Chorioretinal, yang terdapat di tempat lain pada penyakit
tertentu
H36* Ganngguan penyakit Retina, yang terdapat di tempat lain pada penyakit tertentu
H42* Ganngguan penyakit Glaucoma, yang terdapat di tempat lain pada penyakit
tertentu
H45* Ganngguan penyakit badan kaca dan bola mata, yang terdapat di tempat lain
pada penyakit tertentu.
H48* Ganngguan Sarap Optik dan Jalur penglihatan, yang terdapat di tempat lain pada
penyakit tertentu
H58* Ganngguan penyakit lain Mata dan Adneka, yang terdapat di tempat lain pada
penyakit tertentu

H00-H06

Ganngguan Pada Kelopak Mata, Sistem kelenjar air mata dan


Orbita (bola mata)

H00

Bintilan pada kelopak mata

H01

Pembengkakan lain pada kelopak mata

H02

Kelainan lain pada kelopak mata


Tidak termasuk kelainan bawaan Pada Kelopak Mata ( Q10.0-Q10.3)

H03* Kelainan pada kelopak mata yang diklasifikasikan di tempat lain


H04

Kelainan pada kelenjar air mata


Tidak termasuk kelainan bawaan Pada Kelenjar air Mata ( Q10.4-Q10.6)

H05

Ganngguan pada Bola Mata


Tidak termasuk kelainan bawaan Pada Bola Mata ( Q10.7)

H06

Gangguan pada kelenjar air mata dan Orbit (Bola mata) pada penyakit
yang diklasifikasikan ditempat lain.

H10-H13

Gangguan pada Conjunctiva


( Membran halus yang melapisi kelopak mata dan menutupi bola mata )

H10

Konjungtivitis ( Peradangan pada Congjungtiva )


Tidak termasuk keratoconjungtivitis ( H16.2) Peradangan pada kornea
dan Conjungtiva )

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

H11

Ganngguan lain pada Konjungtivita


Tidak termasuk keratoconjungtivitis ( H16.2) Peradangan pada kornea
dan Conjungtiva )

H13* Ganngguan Conjungtivita pada penyakit yang diklasifikasikan ditempat


lain.
H15-H22

Ganngguan pada sclera, cornea, iris dan badan ciliary.

H15

Ganngguan Sclera ( Lapisan luar bolamata yang putih dan keras )

H16

Keratitis ( Peradangan pada Kornea )

H17

Jaringan Parut kornea dan kekeruhan

H18

Gannguan lain pada kornea

H19* Gannguan sklera dan kornea pada penyakit yang diklasifikasikan di


tempat lain.
H20

Iridoscyclitis ( Peradangan pada iris & korpus siliaris )

H21

Gangguan lain iris ( Lingkaran yang berwarna ) dan badan siliaris

H22* Gangguan iris dan badan siliar pada penyakit tertentu yang
diklasifikasikan ditempat lain.
H25-H28

Ganngguan pada Lensa Mata

H25

Katarak Senil ( Katarak karena usia lanjut )

H26

Katarak Lain

H27

Gannguan lain pada lensa

H28.* Katarak dan gangguan lain lensa pada penyakit tertentu yang
diklasifikasikan ditempat lain.
H30-H36

Ganngguan pada Choroid ( lapisan tengah mata yeng mengandung


pembuluh darah diantara sclera dan retina ) dan retina ( bagian paling
dalam tunika bola mata terdiri dari unsur saraf untuk penampungan dan
transmisi rangsangan visual ).

H30

Radang korioretina

H31

Gangguan lain pada koroid

H32* Gangguan korioretina pada penyakit tertentu


H33

Ablasi retina dan robekan

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

H34

Oklusi vaskular retina

H35

Gangguan lain pada retina

H36* Gangguan retina pada penyakit tertentu

H40-H42
H40

Glaucoma
Glaukoma
( Kelompok penyakit mata yang ditandai oleh peningkatan tekanan
intraokular yang mengakibatkan perubahan patologis dalam diskus
optik dan cacat medan penglihatan yang khas )

H42* Glaukoma pada penyakit tertentu


H43-H45

Ganngguan pada badan kaca dan bola mata.

H43

Gannguan pada badan kaca

H44

Gangguan bola mata

H45* Gangguan badan kaca dan bola mata pada penyakit tertentu
H46-H48

Ganngguan pada sarap optik dan jalur penglihatan.

H46

Neuritis Optikal

H47

Gangguan lain pada saraf optik ( Ke2 ) dan jalur penglihatan

H48* Gangguan lain pada saraf optik ( Ke2 ) dan jalur penglihatan pada
penyakit tertentu
H49-H52

Ganngguan pada otot okular, gerakan mata bonikular, akomodasi


dan Refraksi

H49

Strabismus Paralitik

H50

Strabismus lain

H51

Gangguan lain pada gerakan mata binokular

H52

Ganngguan refraksi dan akomodasi

H53-H54
H53

Gangguan penglihatan dan kebutaan


Gangguan penglihatan

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

H54

H55-H59
H55

Buta dan Rabun

Ganngguan lain pada Mata dan Adneksa.


Nistagmus ( Bola mata berputar terus ) dan gerakan mata tidak teratur
lain

H57

Gangguan lain pada mata dan adneka

H58* Gangguan lain mata dan adneka pada penyakit tertentu


H59

Gangguan mata dan adneka pasca tindakan ( operasi ) yang tidak tertentu

Yang akan dijadikan contoh dalam pembahasan mata


H 02

H 11

H 34

H 03*

H 21

H 40

H 04

H 26

H 49

H 05

H 27

H 54

H 10

H 33

Catatan :
Pada tabel disamping memberikan pengklasifikasian ketajaman dan kelemahan dalam
penglihatan, yang telah direkomendasikan oleh WHO dalam kelompok kasus dalam
pencegahan kebutaan, Geneva, 6 10 November 1972.
Pada kasus penglihatan yang rendah dikategorikan di H54 yang terdiri dari kategori 1
dan 2 pada table, kasus kebutaan dikategorikan pada 3, 4 dan 5 dan untuk kasus
kehilangan penglihatan yang tidak dikualifikasikan masuk dalam dikategorikan 9.
Jika penyampaian jarak penglihatan dimasukan dalam perhitungan, pasien dengan jarak
pandang kurang baik dari pada 10 tetapi lebih baik dari 5 yang mengelilingi dari pusat
penglihatan harus di tempatkan dikategori 3, dan pasien dengan jarak penglihatan

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

kurang baik dari 5 yang mengelilingi dari pusat penglihatan harus ditempatkan
dikategori 4, bahkan jika pusat penglihatannya tidak tajam/jelas.

Visual acuity with best possible correction


Minimum equal to or
Maximum less than :
Better than :

Kategory Of
Visual
Impairment
1.

2.

3.

6/18

6/60

3/10 (0.3)

1/10 (0.1)

20/70

20/200

6/60

3/60

1/10 (0.1)

1/20 (0.5)

20/200

20/400

3/60

1/60 (finger counting at 1 metre)

1/20 (0.05)

1/50 (0.02)

20/400

5/300 (20/1200)

1/60 (finger counting at 1 metre)


4.

1/50 (0.02)

Light perception

5/300 (20/1200)
5.
9.

No light perception
Undetermined or unspecified

Buta dan Penglihatan Kurang ( Low Vision )

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

Tajam Penglihatan dan Penglihatan yang Kurang


Sistem Desimal

Snellen

Snellen

Efisiensi

Jarak, 6 Meter

Jarak, 20 Kaki

Penglihatan

Penglihatan Normal
2.0
6/3
20/10
1.33
6/5
20/15
100%
1.0
6/6
20/20
100%
0.8
6/7.5
20/25
95%
Pada keadaan ini penglihatan mata adalah normal dan sehat
1. Penglihatan Hampir Normal
0.7
6/9
20/30
90%
0.6
5/9
15/25
0.5
6/12
20/40
85%
0.4
6/15
20/50
75%
0.33
6/18
20/60
0.285
6/21
20/70
Tidak menimbulkan masalah yang gawat, akan tetapi perlu diketahui penyebab mungkin
suatu penyakit yang masih dapat diperbaiki.
2. Low Visison Sedang
0.25
6/24
20/80
60%
0.2
6/30
20/100
50%
6/38
20/125
40%
Dengan kaca mata kuat atau kaca pembesar masih dapat membaca dengan cepat.
3. Low Vision Berat
Yang dinyatakan buta di Amerika Serikat
0.1
6/60
20/200
20%
0.066
6/90
20/300
15%
0.05
6/120
20/400
10%
Masih mungkin orientasi dan mobilitas umum akan tetapi mendapat kesukaran pada lalu
lintas dan melihat nomor mobil, untuk membaca diperlukan lensa pembesar kuat,
membaca menjadi lambat.
4. Low Vision Nyata
0.025
6/240
20/800
Bertambahnya masalah orientasi dan mobilisasi

5%

Diperlukan tongkat putih untuk mengenal lingkungan, hanya minat yang kuat, masih
mungkin membaca dengan kaca pembesar ; umumnya memerlukan Braile, Radio,
Pustaka Kaset.
5. Hampir Buta
Penglihatan kurang dari 4 kaki untuk menghitung jari. Penglihatan tidak bermanfaat,
kecuali pada keadaan tertentu harus menggunakan alat Nonvisual.

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

9. Buta Total
Tidak mengenal rangsangan sinar sama sekali, seleruhnya tergantung pada alat indera
lainnya atau tidak pada mata.

Sumber dari :
Buku Ilmu Penyakit Mata
Edisi Ketiga
Prof.dr.H. Sidarta Ilyas, Sp.M.
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Latihan Soal Mata


1. Bintilan pada kelopak mata yang berisi nanah pada kelopak mata kiri bagian dalam
yang cenderung warnanya merah-merah, bengkak dan bernanah

H 00.0

(Hordeolum)
2. Bola mata kedalam

( Enophthalmos )

3. Bola mata keluar

H 05.4

( Exophthalmic )

H 05.2

4. Penglihatan ada bayangan ( Melihat benda 1 menjadi 2 ) ( Diplopia )

H 53.2

5. Kebutaan pada waktu menjelang malam hari ( Waktu Senja )

H 53.6

6. Gangguan penglihatan pada warna

( Colour vision deficiencies ) H 53.5

7. Juling Vertical pada Mata

( Vertical Strabismus )H 50.2

8. Peradangan pada retina dan Kista pada retina

H 33.1

( Retinoschisis and retinal Cysts )


9. Perdarahan dan robekan pada Choroid non traumatic

H 31.3

( Choroidal haemorrhage and rupture )


10. Katarak yang baru terjadi pada usia 60 tahun ( Senile incipient cataract )H 25.0
11. Infeksi Filariasis due brugia malayi pada Conjungtiva

B 74.1+
H 13.0*

12. Kelopak mata mengecil akibat peradangan kelenjar

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

Chapter VII Penyakit Mata dan adnexa

Meibomian ( Chalazion )

ICD 10 ( Diseases of the eye and adnexa )

H 00.1

10