Anda di halaman 1dari 5

PKN

Masalah dalam Pemilu


DIV Gizi
Dhita Anggrainy
Sarah Sri Saprila
Vianda Nurfidya

Berdasarkan berita diatas menunjukan masih tingginya angka golput di Indonesia, salah
satunya di Kota Samarinda dimana angka golput mencapai 53,42% atau lebih dari setengah
penduduk Samarinda. Ini menunjukan rendahnya tingkat kesadaran dan partisipasi pemilih di
Kota Samarinda.Kemudian dari artikel di atas salahsatu factor penyebabnya yaitu tidak
sampainya surat undangan kepada pemilih serta faktor hari libur yang membuat pemilih malas
untuk keluar rumah.Menanggapi hal ini seharusnya pihak-pihak yang bertanggung jawab atas
pelaksanaan pilkada lebih meningkatkan pengawasan pada proses pembagian undangan pilkada
agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi karena akan berpengaruh pada hasil akhir suara serta
untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya berpartisispasi dalam pilkada
dibutuhkan kerjasama dengan RT untuk dapat menghimbau para warganya agar dapat berperan
serta dalam pilkada.

Berdasarkan artikel tersebut, kami menyimpulkan bahwa pada penyelenggaraan pilkada


pada tahun ini masih belum maksimal serta masih memiliki banyak kekurangan contohnya pada
Kab. Sintang. Hal ini dibuktikan dengan tidak terlaksananya prinsip luberjudil dalam pemilihan
umum kali ini. Salah satu sifat pemilu yang tidak tercapai pada pemilihan kali ini yaitu sifat
jujur. Pada kasus diatas ditemukan salah satu bentuk ketidakjujuran yaitu para saksi yang
seharusnya mengawasi jalannya pemilu dari proses pemungutan hingga penghitungan suara
malah melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan, yaitu mencoblos kertas suara yang
merupakan hak pilih orang lain. Hal ini juga merupakan bukti dari tingginya angka golput di
Kabupaten tersebut yang akhirnya menyebabkan banyaknya kertas suara yang kosong sehingga
memicu penyalahgunaan kertas suara. Pada artikel tersebut juga dikatakan, apabila kasus
tersebut terbukti benar maka KPU akan melakukan pemungutan suara ulang. Hal ini menunjukan
bahwa tidak adanya tanggapan yang serius terhadap kasus tersebut padahal ini bukanlah masalah
yang sepele karena hal tersebut dapat menyebabkan keuntungan oleh caleg yang dipilih dan
menyebabkan kerugian pada caleg lainnya.