Anda di halaman 1dari 2

Term Symbol

A. Pengertian
Term symbol berisi tentang informasi total orbital dan momentum sudut spin serta
total momentum sudut. ( J = L + S ) persamaan tersebut dinyatakan sebagai:
2S+1
LJ
Dimana:
S: total spin, S= S1 + S2 +S3..+Sn
J: Total momentum sudut, J= L+S, L+S-1,.., [L-S]
Untuk 2S+1 dan J dinyatakan dalam angka
L: dinyatakan dalam huruf (S untuk L=0, P untuk L=1, D untuk L=2)
2S+1 juga disebut sebagai multispinitas berputar (1=singlet, 2=duplet,3=triplet,)
Istilah term symbol menentukan konfigurasi electron pada keadaan dasar hanya
electron valensi yang berperan dalam term symbol karena pada konfigurasi electron
konfigurasi perputaran electron diabaikan.
Contoh bilangan azimuth:
1. Momentum sudut Azimut : momentum sudut azimut (atau momentum sudut
orbital saat menjelaskan sebuah elektron dalam sebuah atom) menentukan
komponen azimut dari momentum sudut total untuk elektron tertentu dalam
atom. Bilangan kuantum orbital, l, salah satu nomor kuantum empat elektron,
telah digunakan untuk mewakili momentum sudut azimut. Nilai l adalah
bilangan bulat mulai dari 0 sampai n-1, sedangkan n adalah bilangan kuantum
utama dari elektron. Batas l datang dari solusi dari Schrdinger Persamaan.
2. Momentum sudut Intrinsik : Momentum sudut intrinsik (atau spin) merupakan
properti intrinsik dari partikel elementry, dan partikel-partikel yang terbuat
dari mereka. Momentum magnetik yang melekat dari sebuah elektron dapat
dijelaskan oleh momentum sudut intrinsiknya. Dalam LS-coupling, spin
elektron dapat pasangan dengan momentum sudut azimut nya. Bilangan
kuantum spin dari elektron memiliki nilai baik atau -, yang mencerminkan
sifat elektron.
Contoh:
Konfigurasi electron untuk He: 1s2 (2 elektron pada orbital 1s dengan arah spin yang
berlawanan) bagaimanakan term symbolnya.
Pertama kita lakukan adalah mendapatkan S
Untuk Helium kemunkinan ada dua jenis yaitu
S=1, Dimana s=1 maka 2S+1=3
S=0, Dimana s=1 maka 2S+1=1
Karena merujuk pada keadaan dasar maka yang digunakan adalah s=0 jadi 2S+1=1
Karena electron berada pada orbital S maka L=0
J=L+S = 0+0=0

Sehingga konfigurasi elektronnya


1

S0