Anda di halaman 1dari 84

Akuntabilitas PNS

Suprapto
Widyaiswara Pusbangtendik
ed(3) 3030-31 Mei 2015

Biodata
Nama
Tempat,tgl lahir
Unit kerja
Alamat
HP

: Suprapto
: Sragen, 9 juni 1963
: Pusbangtendik
: Komplek IKIP BZ/1
Duren Sawit, Jak-Tim
: 085213876520

memfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar


akuntabilitas pada peserta Diklat melalui substansi
pembelajaran yang terkait dengan nilai-nilai dasar
akuntabilitas, konflik kepentingan dalam
masyarakat, netralitas PNS, keadilan dalam
pelayanan publik, sikap serta perilaku konsisten,
beserta analisis dampaknya.

DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III


HARI I (12
(12 JAM PELAJARAN)

HARI II (6
(6 JAM PELAJARAN)

MODUL 1
Konsep Akuntabilitas

MODUL 4
Menjadi PNS yang Akuntabel

Kisah tokoh, film pendek, diskusi


data, ceramah interaktif

MODUL 2
Mekanisme Akuntabilitas
Studi kasus, ceramah interaktif

MODUL 3
Akuntabilitas dalam Konteks
ceramah interaktif, bentuk
kelompok, diskusi kasus dalam
kelompok, presentasi kelompok

film pendek, studi kasus, ceramah


interaktif, diskusi kelompok,
bermain peran

Membuat hasil internalisasi nilai


dasar AKUNTABILITAS
Pada akhir pembelajaran peserta
diminta untuk menuliskan hasil
internalisasi nilai-nilai dasar
AKUNTABILITAS

Butiran Bening CPNS

Strategi internalisasi nilai dasar ASN

ModulIV
Modul III
Etika Publik
Modul II:
Nasionalisme

Modul I:

CPNS

Akuntabilitas
PNS

Komitmen Mutu

Modul V:
Anti
Korupsi

Pemimpin
Perubahan
Masa Depan

Strategi model internalisasi


Nilai Dasar

explicit
LETAK
NILAI
DASAR

Pusbangtendik

Konsep Akuntabilitas
Pengertian akuntabilitas
Kemampuan
memahami
akuntabilitas dari sisi
konseptual teoritis
sebagai landasan
untuk mempraktikkan
perilaku akuntabel

Aspek-aspek akuntabilitas
Pentingnya akuntabilitas
Tingkatan akuntabilitas

Pengertian Akuntabilitas

Pengertian lain terkait Akuntabilitas

Pengertian Akuntabilitas

AKUNTABILITAS

Responsibilitas

Kewajiban
mempertanggungjawabkan
amanah yg di embannya
obligation to answer

Kewajiban untuk
bertanggung jawab
(bertindak atas amanah yg
diterima) obligation to act

Hubungan Responsibilitas dan


Akuntabilitas
Pimpinan
Puncak/Pemberi
wewenang

Wewenang + Amanah

Responsibilitas
(obligation to act)

Akuntabilitas
(obligation to answer)

Pengertian Akuntabilitas
Amanah PNS

Mampu mengambil pilihan yang


tepat dan benar ketika terjadi
konflik kepentingan, antara
kepentingan publik dengan
kepentingan sektor, kelompok, dan
pribadi
Memiliki pemahaman dan
kesadaran untuk menghindari dan
mencegah keterlibatan PNS dalam
politik praktis

Pengertian Akuntabilitas
Amanah PNS

Memperlakukan warga secara


sama dan adil dalam
penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan publik

Menunjukan sikap dan perilaku


yang konsisten dan dapat
diandalkan sebagai penyelenggara
pemerintahan

Akuntabilitas
Perwujudan kewajiban suatu instansi
Pemerintah
untuk
mempertanggung
jawabkan keberhasilan / kegagalan
pelaksanaan
misi
organisasi
dalam
mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang
telah ditetapkan melalui alat pertanggung
jawaban secara periodik
( Inpres No. 7 Th 1999 )

16

DASAR HUKUM AKUNTABILITAS


1. Tap MPR RI nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara

yang bersih dan bebas KKN.


2. UU nomor 28 th 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih
dan bebas KKN.
3. Inpres 7 th 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
4. Inpres 5 th 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi.
5. Kep. Kepala LAN no. 239/IX/6/8/2003 tentang perbaikan pedoman
akuntabilitas.
6. PermenPAN dan RB No 29/2010 tentang Pedoman Penyusunan
Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah.

17

Aspek Akuntabilitas

Aspek akuntabilitas(*)
Akuntabilitas
adalah sebuah
hubungan

Akuntabilitas
Berorientasi
pada hasil

Akuntabilitas
membutuhkan
adanya
laporan

Akuntabilitas
memerlukan
konsekuensi

Akuntabilitas
memperbaiki
kinerja

Pentingnya Akuntabilitas
Video 9 PNS Terjaring Razia Keluyuran Saat Jam Kerja

1.3.Pentingnya Akuntabilitas
Mengapa akuntabilitas di perlukan ?
Isu ttng perlunya akuntabilitas semakin
mencuat dng tingginya tuntutan publik untuk
menciptakan Kepemerintahan yang baik (good
governance)Tranparansi, Partisipatif dan
Akuntabilitas

Pentingnya Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi


organisasi yang berlaku pada setiap level/unit
kerja , suatu kewajiban pemegang jabatan
untuk memberikan pertanggungjawaban
laporan kegiatan kepada atasannya

Pentingnya Akuntabilitas

Tiga Fungsi Utama Akuntabilitas Publik


Untuk
menyediakan
kontrol
demokratis
(peran
demokratis)

Untuk mencegah
korupsi dan
penyalahgunaan
kekuasaan (peran
konstitusional)

Untuk
meningkatkan
efisiensi dan
efektifitas (peran
belajar)

Tingkatan Akuntabilitas
Tanggungjawab organisasi
pemerintah untuk mewujudkan
pelayanan dan kinerja yang adil,
responsif dan bermartabat
Merupakan kumpulan
akuntabilitas kinerja individu &
kelompok (LAKIP)
Pembagian kewenangan dan
semangat kerjasama antar
kelompok
Hubungan individu (PNS) dengan
lingkungan kerjanya
Nilai-nilai pada diri seseorang.
Pribadi yg akuntabel menjadi
bagian dari SOLUSI

Aku dan PNS Hebat


Selamat menyimak film Aku
Aku dan PNS Hebat
Hebat
Analisis tayangan film tsb,Identifikasi nilainilai-nilai
dasar akuntabilitas yg dimunculkan tokohnya
Kaitkan dng materi (tingkatan
Akuntabilitasnya!?)

Mekanisme Akuntabilitas

Kemampuan
memahami
mekanisme, logika,
dan operasionalisasi
dari akuntabilitas
guna membangun
terciptanya sistem dan
lingkungan organisasi
yang akuntabel

Mekanisme
akuntabilitas di birokrasi
Lingkungan kerja yang
akuntabel
Framework
akuntabilitas

Apa saja Mekanisme


Akuntabilitas yang ada dalam
Birokrasi di Indonesia?
Bagaimana Menciptakan
Lingkungan Kerja yang
Akuntabel??
Akuntabel
Langkah
Langkah--Langkah Apa yang
Harus Dilakukan dalam
Menciptakan Framework
Akuntabilitas??
Akuntabilitas

Mekanisme Akuntabilitas di Birokrasi


Alat Akuntabilitas :
Perencanaan
Strategis
RPJP-D, RPJM-D
RKP-D, Renstra

Kontrak Kinerja
SKP
Dibuat setiap
awal tahun
anggaran

Laporan Kinerja
LAKIP
Berisi
perencanaan,
perjanjian kinerja,
pengukuran dan
analisis capaian,
serta akuntabilitas
keuangan

Pengertian Kinerja
Telah menggunakan
/ menghabiskan
anggaran yang disediakan (orioentasi input)

Persepsi Kinerja
Instansi Pemerintah
(saat ini)

Telah melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai


dengan yang direncanakan (orientasi aktivitas)

Telah selesai menghasilkan produk sesuai


dengan rencana (orientasi pada output), tanpa
memperhatikan apa manfaat semuanya

28

Kinerja yang seharusnya adalah: Keberhasilan menghasilkan manfaatlah

yang harus dipertanggungjawabkan, manfaat kepada masyarakat ini


merupakan outcome yang harus direncanakan sejak awal dan ini
disebut sebagai kinerja

Perbedaan
Rencana Kinerja

Rencana Kerja

Membuat rencana mengenai outcome


Rencana yang hanya berfokus pada
yang akan dihasilkan oleh instansi
penggunaan input, pemilihan kegiatan
pemerintah
dan output yang akan dihasilkan

29

Orientasi Akuntabilitas Kinerja


Bergeser dari

Berapa besar
dana yang telah
dan akan
dihabiskan

Menjadi

Berapa besar kinerja


yang dihasilkan dan
kinerja tambahan yang
diperlukan, agar tujuan
yang telah ditetapkan
pada akhir periode
dapat tercapai

30

Mekanisme Akuntabilitas di Birokrasi


Dimensi mekanisme akuntabilitas
Akuntabilitas
kejujuran dan
hukum
Terkait
dengan
kepatuhan
tehadap
hukum dan
peraturan
yang
diterapkan

Akuntabilitas
proses
Terkait sistem
dan prosedur
Diterjemahkan melalui
pemberian
pelayanan
publik

Akuntabilitas
program

Akuntabilitas
kebijakan

Memberikan
pertimbangan apakah
tujuan dapat
tercapai
Apakah ada
alternatif
program lain

Terkait
dengan
pertanggung
jawaban
pemerintah
atas
kebijakan
yang diambil

Lingkungan Kerja yang Akuntabel


a.Kepemimpinan
Lead by example

b.Transparansi
Mendorong komunikasi dan kerjasama
Memberikan perlindungan dari pengaruh yang tidak
seharusnya dan korupsi dalam pengambilan keputusan
Meningkatkan akuntabilitas dalam keputusan
Meningkatkan kepercayaan dan keyakinan

c.Integritas
Ada kewajiban mematuhi semua peraturan, dan dapat
memberikan kepercayaan publik

Lingkungan Kerja yang Akuntabel

d.Tanggungjawab (Responsibilitas)
Konsekuensi dari setiap tindakan yang telah dilakukan
Responsibilitas perseorangan dan responsibilitas
institusi

e.Keadilan
Merupakan landasan utama dari akuntabilitas

f.Kepercayaan
Lingkungan akuntabel tidak akan lahir dari hal-hal
yang tidak dapat dipercaya

Lingkungan Kerja yang Akuntabel

g.Keseimbangan
Keseimbangan antara akuntabilitas dan
kewenangan, antara harapan dan kapasitas.

h.Kejelasan
Gambaran yang jelas tentang apa yang menjadi
tujuan dan hasil yang diharapkan

i.Konsistensi
Konsistensi menjamin stabilitas

Framework Akuntabilitas

Wakaf Politik
Selamat menyimak film wakaf
wakaf politik
politik
Telaah dan analisis tayangan tsb, Identifikasi nilainilainilai dasar akuntabilitas tokohnya untuk
menciptakan lingkungan kerja yg akuntabel!

Tayangan Motivasi
Selamat menyimak Tayangan motivasi
1.Kisah sebatang pinsil
2. Renungan untuk apa hidup
3. Kisah pohon apel

Akuntabilitas dalam
konteks
Transparansi dan akses informasi

Pemahaman atas
ranah dan kasus
umum yang terkait
dengan penerapan
akuntabilitas secara
menyeluruh dalam
organisasi

Praktik kecurangan dan perilaku korup


Penggunaan sumber daya milik
negara
Penyimpanan dan penggunaan data
dan informasi pemerintah
Konflik kepentingan

Merupakan perwujudan
transparansi tata kelola
keterbukaan informasi publik
Memberikan jaminan
konstitusional agar praktik
demokratisasi dan good
governance berjalan baik dan
semakin bermakna bagi
kepentingan publik

Transparansi dan Akses Informasi


Prinsip
keterbukaan
informasi :

Maximum Access Limited Axemption (MALE)


Permintaan tidak perlu disertai alasan
Mekanisme yang sederhana, murah, dan
cepat
Informasi harus utuh dan benar
Informasi proaktif
Perlindungan pejabat yang beritikad baik

KETERBUKAAN MENDIKBUD.
Ditengah berbagai polemik yang mendera institusinya, Mendikbud M
Nuh menunjukkan sebuah langkah positif. Rabu malam(29-5-2013)
malam, Nuh menyerahkan laporan dugaan penyimpangan yang
terjadi di jajarannya ke KPK.
Laporan itu adalah hasil investigasi tim Itjen Kemdikbud. Tim
menemukan adanya dugaan intervensi pihak Ditjen kebudayaan yang
dipimpin Wamendikbud Wiendu Nuryanti dalam menentukan
penyelenggaraan kegiatan (even organizer/EO) yang diduga
penunjukkanya bermasalah itu ialah milik suaminya.
Pihak Itjen mengaku telah menyerahkan laporan investigasi sejak
bulan lalu dan berbagai pihak telah mendesak penindaklanjutan
kepada KPK sejak minggu lalu. Meski agak terlambat, langkah Nuh
tetap patut diapresiasi.
Pelaporan penyimpangan di jajaran sendiri baru kali ini terjadi.
Sebelumnya, pelaporan tindakan penyimpangan hanya dilakukan
sebuah lembaga terhadap lembaga lain di kabinet. (sumber editorial
Media Indonesia)

Praktik kecurangan dan perilaku korup

WAKIL Jaksa Agung Darmono menyatakan keseriusannya mengungkap kasus PNS


muda yang memiliki kekayaan miliaran rupiah.
Kalau data-datanya cukup, ada tindak pidana korupsi. Tentu kasus PNS muda
yang memiliki kekayaan tidak wajar, pasti ditindaklanjuti, ujar Darmono, seperti
dilansir RakyatMerdeka, Sabtu (10/12).
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua PPATK Agus Santoso menyebutkan, lebih 10
PNS berusia muda yang doyan berkorupsi dan kekayaannya mencapai miliran
rupiah.
Sumber : http://www.jakartapress.com/detail/read/8027/tiap-tahun1500-pns-tersangkut-kasus-korupsi Rabu, 5 November 2014

Laporan Masyarakat Berdasarkan Substansi


Maladministrasi di Ombudsman Indonesia
SUBTANSI MALADMINISTRASI

JUMLAH

Penundaan Berlarut

1314

25,40%

Penyalahgunaan Wewenang

688

13,30%

Berpihak

129

2,49%

Tidak Memberikan Pelayanan

707

13,67%

Penyimpangan Prosedur

935

18,07%

Permintaan Uang, Barang dan Jasa

478

9,24%

Tidak Kompeten

320

6,19%

Tidak Patut

288

5,57%

Diskriminasi

125

2,42%

Konflik Kepentingan

57

1,10%

Lain-Lain

132

2,55%

Total

5173

100%

Sumber : Laporan Tahunan ORI Tahun 2013

http://www.jpnn.com/read/2014/09/21/259147/BKN-Bakal-Pecat-PNS-yang-Terlibat-SuapCPNS-

Praktik kecurangan dan perilaku korup


Tiga hal yang mendasarinya terjadinya praktek
curang:
1. Adanya peluang (revisi hal 39)
2.

Insentif atau tekanan untuk melakukan


praktik curang

3.

Sikap atau rasionalisasi untuk


membenarkan perilaku curang

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/25/078557531/Diakui-Dosen-Banyak-LakukanPlagiat-Naskah-Populer Selasa, 25 Februari 2014

Penggunaan sumber daya milik negara


Setiap PNS harus memastikan bahwa:
Semua penggunaan sesuatu dengan aturan dan
prosedur yang berlaku
Menggunakannya secara bertanggung-jawab, dan
dalam penggunaannya menggunakan secara efisien
Memelihara fasilitas secara benar dan
bertanggungjawab.

Penyimpanan dan penggunaan data


dan informasi pemerintah

Akuntabilitas terkait hal ini, adalah


bagaimana pemerintah atau
aparatur dapat menjelaskan semua
aktifitasnya dengan memberikan
data dan informasi yang akurat
terhadap apa yang telah , sedang
dan akan dilaksanakan

Penyimpanan dan penggunaan data


dan informasi pemerintah

Data & informasi yang disimpan,


dimanfaatkan berprinsip.
relevant (relevan),
reliable (dapat dipercaya),
understandable (dapat dimengerti)
comparable (dapat diperbandingkan)

Konflik kepentingan
Konflik kepentingan adalah situasi yang
timbul di mana tugas publik anda dan
kepentingan pribadi bertentangan
Jenis konflik kepentingan:
1. Keuangan Penggunaan sumberdaya
lembaga untuk keuntungan pribadi.
2. Non Keuangankedudukan/posisi tuk
keuntungan pribadi, kerabat, kelompok.
.

Studi Kasus
Carilah satu kasus /topik terkait akuntabilitas
dalam surat kabar
Ringkaslah kasus/topik tersebut
Identifikasi nilai-nilai dasar akuntabilitas yg
muncul dan mengapa kasus tersebut dapat
terjadi
Sebagai CPNS yang akuntabel, berikan
rekomendasi agar kasus tsb tidak terjadi lagi di
masa depan.

Menjadi PNS
yang akuntabel
Apa yang diharapkan dari seorang
PNS ?

Kemampuan
berperilaku secara
akuntabel dalam ranah
dan kasus umum yang
terkait dengan
penegakan
akuntabilitas

Perilaku akuntabel dalam


transparansi dan akses informasi
Menghidari perilaku yang curang
dan koruptif
Perilaku Terhadap penggunaan
sumber daya negara

Menjadi PNS
yang akuntabel

Kemampuan
berperilaku secara
akuntabel dalam ranah
dan kasus umum yang
terkait dengan
penegakan
akuntabilitas

Perilaku akuntabel dalam


penyimpanan dan penggunaan data
serta informasi pemerintah

Perilaku berkaitan dengan konflik


kepentingan

Mengambil keputusan secara


akuntabel

PEMIMPIN YANG AKUNTABEL


Pemimpin negeri kita ini pernah
berminat pada sepatu Bally. Ia
kemudian
menyimpan
guntingan
iklan
yang
memuat
alamat
penjualnya, lalu berusaha menabung
agar bisa membeli sepatu idaman
tersebut.
Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally
idaman beliau tidak pernah terbeli
karena tabungannya tak pernah
mencukupi.
Yang
sangat
mengharukan,
guntingan iklan sepatu Bally itu
hingga beliau wafat masih tersimpan
dan menjadi saksi keinginan beliau.

INILAH BELIAU

Tuhan terlalu cepat semua


Kau panggil satu-satunya yang tersisa
Proklamator tercinta
Jujur, lugu dan bijaksana
Mengerti apa yang terlintas dalam jiwa
Rakyat Indonesia.
Hujan air mata dari pelosok negeri
Saat melepas engkau pergi...
Berjuta kepala tertunduk haru
Terlintas nama seorang sahabat
Yang tak lepas dari namamu
Terbayang baktimu,
terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu
Bernisan bangga, berkafan doa
Dari kami yang merindukan orang
Sepertimu...

IWAN FALS

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


PNS bertindak sesuai dengan persyaratan
legislatif, kebijakan lembaga dan kode etik
yang berlaku untuk perilaku mereka

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


PNS tidak mengganggu, menindas, atau
diskriminasi terhadap rekan atau anggota
masyarakat

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


kebiasaan kerja PNS, perilaku dan tempat
kerja pribadi dan profesional hubungan
berkontribusi harmonis, lingkungan kerja
yang aman dan produktif

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


PNS memperlakukan anggota masyarakat
dan kolega dengan hormat, penuh
kesopanan, kejujuran dan keadilan, dan
memperhatikan tepat untuk kepentingan
mereka, hak-hak, keamanan dan
kesejahteraan;

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


PNS membuat keputusan adil, tidak
memihak dan segera, memberikan
pertimbangan untuk semua informasi
yang tersedia, undang-undang dan
kebijakan dan prosedur institusi tersebut

Apa yang diharapkan dari seorang PNS


PNS melayani Pemerintah setiap hari
dengan tepat waktu, memberikan
masukan informasi dan kebijakan.

Perilaku akuntabel dalam transparansi


dan akses informasi
PNS tidak akan mengungkapkan informasi
resmi atau dokumen yang diperoleh selain
seperti yang dipersyaratkan oleh hukum atau
otorisasi yang diberikan oleh institusi;

Perilaku akuntabel dalam transparansi


dan akses informasi
PNS tidak akan menyalahgunakan
informasi resmi untuk keuntungan pribadi
atau komersial untuk diri mereka sendiri
atau yang lain. Penyalahgunaan informasi
resmi termasuk spekulasi saham
berdasarkan informasi rahasia dan
mengungkapkan isi dari surat-surat resmi
untuk orang yang tidak berwenang;

Perilaku akuntabel dalam transparansi


dan akses informasi
PNS akan mematuhi persyaratan legislatif,
kebijakan setiap instansi dan semua arahan
yang sah lainnya mengenai komunikasi
dengan menteri, staf menteri, anggota
media dan masyarakat pada umumnya

Menghidari perilaku yang curang dan


koruptif
PNS dilarang untuk melakukan penipuan yang
menyebabkan kerugian keuangan aktual atau
potensial untuk setiap orang atau institusinya;
PNS dilarang berbuat curang dalam
menggunakan posisi dan kewenangan mereka
untuk keuntungan pribadinya;
PNS akan melaporkan setiap perilaku curang
atau korup;

Menghidari perilaku yang curang dan


koruptif
PNS akan melaporkan setiap pelanggaran
kode etik badan mereka;
PNS akan memahami dan menerapkan
kerangka akuntabilitas yang berlaku di sektor
publik.

Perilaku akuntabel dalam penggunaan


sumber daya negara
PNS bertanggung jawab untuk pengeluaran yang
resmi;
PNS menggunakan sumber daya yang didanai publik
secara teliti dan efisien. Hal ini termasuk fasilitas
kantordan peralatan, kendaraan, voucher biaya taksi,
kredit korporasi kartu dan pembelian barang dan
jasa;
PNS hanya menggunakan pengeluaran yang
berhubungan dengan pekerjaan;
PNS tidak menggunakan waktu kantor atau sumber
daya untuk pekerjaan partai politik atau keuntungan
pribadi atau keuangan;

Perilaku akuntabel dalam penggunaan


sumber daya negara
PNS mematuhi kebijakan dan pedoman dalam
penggunaan setiap instansi komputasi dan
komunikasi fasilitas, danmenggunakan sumber daya
tersebut secara bertanggung jawab;
PNS berhati-hati untuk memastikan bahwa setiap
perjalanan dinas yang dilakukan untuk tujuan resmi
dan benar-benar diperlukan;
PNS menggunakan kekayaan dan barang milik negara
secara bertanggung jawab, efektif dan efisien.

Perilaku akuntabel dalam


penyimpanan dan penggunaan data
serta informasi pemerintah
PNS bertindak dan mengambil keputusan
secara transparan;
PNS menjamin penyimpanan informasi
yang bersifat rahasia;
PNS mematuhi perencanaan yang telah
ditetapkan;
PNS diperbolehkan berbagi informasi untuk
mendorong efisiensi dan kreativitas;
PNS menjaga kerahasiaan yang menyangkut
kebijakan negara;

Perilaku akuntabel dalam


penyimpanan dan penggunaan data
serta informasi pemerintah
PNS memberikan informasi secara benar
dan tidak menyesatkan kepada pihak lain
yang memerlukan informasi terkait
kepentingan kedinasan;

PNS tidak menyalahgunakan informasi


intern negara, tugas, status, kekuasaan,
dan jabatannya untuk mendapat atau
mencari keuntungan atau manfaat bagi
diri sendiri atau untuk orang lain.

Menghindari konflik kepentingan


PNS harus dapat memastikan kepentingan
pribadi atau keuangan tidak bertentangan
dengan kemampuan mereka untuk
melakukan tugas-tugas resmi mereka
dengan tidak memihak;
ketika konflik kepentingan yang timbul
antara kinerja tugas publik dan
kepentingan pribadi atau personal, maka
PNS memastikan mengatur dng hati-hati
untuk kepentingan umum;

Menghindari konflik kepentingan


PNS memahami bahwa konflik kepentingan
sebenarnya, dianggap ada atau berpotensi ada
di masa depan
jika konflik muncul, PNS dapat melaporkan
kepada pimpinan secara tertulis, untuk
mendapatkan bimbingan mengenai cara
terbaik dalam mengelola situasi secara tepat;
PNS dapat menjaga agar tidak terjadi konflik
kepentingan dalam melaksanakan tugasnya

Mengambil keputusan secara akuntabel


Memastikan tindakan dan keputusan yang berimbang dan
tidak bias;
bertindak adil dan mematuhi prinsip-prinsip due process;
akuntabel dan transparan;
melakukan pekerjaan secara penuh, efektif dan efisien;
berperilaku sesuai dengan standar sektor publik, kode
sektor publik etika sesuai dengan organisasinya;
mendeklarasikan secara terbuka bila terjadi adanya
potensi konflik kepentingan

Indikator adanya Akuntabilitas

Jujur

Integritas

Adil

Tanggungjawab

Mendahulukan
kepentingan publik

Transparan

Kejelasan
kewenangan

Konsisten

Netral

1. Komitmen dan
Konsisten

2. wewenang dan
tanggungjawab

8. Ketepatan &
Kecepatan

NILAI NILAI DASAR


BUDAYA KERJA
APARATUR

7. Kebersamaan
& dinamika
Kelompok
6.Kepemimpinan
& keteladanan

3. Keikhlasan
dan
Kejujuran

4. Integritas dan
Profesionalisme

5. Kreatifitas dan
Kepekaaan

77

9. Rasionalitas &
Kecedasan Emosi

10. Keteguhan dan


Ketegasan

17. IPTEK
16. Keadilan &
Keterbukaan

11. Disiplin &


Keteraturan
Kerja
NILAI-NILAI DASAR
BUDAYA KERJA
APARATUR

15. Ketekunan &


Kesabaran
14. Semangat
dan Motivasi

12. Keberanian &


Kearifan

13. Dedikasi &


Loyalitas

78

TUGAS INDIVIDU
IDENTIFIKASI NILAI-NILAI AKUNTABILITAS TERKAIT
DENGAN TUGAS ANDA

Pikirkan dan renungkan apa yang sudah


dipelajari selama masa pembelajaran
akuntabilitas
Buatlah identifikasi/ internalisasi nilai-nilai
akuntabilitas dng tugas/ kegiatan (min 7) yang
merupakan amanah anda yg akan dilakukan
selama off kampus.
Selamat bekerja.

Identifikasi nilai-nilai Dasar Akuntabilitas

No

Indikator
Nilai Dasar

2
3
4
5

Informasi yang Relevan dengan Nilai Dasar


Kebutuhan
Tugas
Tugas Unit
Stakeholder Organisasi
3

Tugas
Pegawai
6

Daftar
Kegiatan
7

Sistem Akuntabilitas Kinerja


Instansi Pemerintah
Perencanaan
Strategis

(Renstra, Renja, PK)

Pengukuran
Kinerja

Evaluasi Kinerja

(instumen : PK)

Pelaporan
Kinerja
(LAKIP)

83

Dokumen yang Digunakan dalam


Sistem AKIP
2011
20
11

2012
20
12

2013

2014
20
14

Rencana Kinerja
2010

Rencana Kinerja
2011

Rencana Kinerja
2012

Rencana Kinerja
2013

Rencana Kinerja
2014

Penetapan Kinerja
2010

Penetapan Kinerja
2011

Penetapan Kinerja
2012

Penetapan Kinerja
2013

Penetapan Kinerja
2014

LAKIP
2010

LAKIP
2011

.LAKIP
.2012.

.LAKIP
.
.
2013

LAKIP
2014

2010
20
10
Rencana Strategis
2010-2014

84