Anda di halaman 1dari 12

PERUBAHAN FISIOLOGIS

PADA IBU HAMIL


Oleh
Antarini Idriansari, S.Kep.,
Ners.

Trimester I
Gangguan

Causa

Perubahan Pada Hipertropi jaringan,


Payudara.
meningkatnya
vaskularisasi,
pigmentasi, ukuran
areola dan putting
bertambah akibat
stimulasi hormon.

Intervensi
Memakai bra yang
menyangga, tidak
elastik, menyerap
keringat.
Membasuh
payudara dengan
air hangat dan
mengeringkan
dengan handuk

Gangguan
Peningkatan
Frekuensi BAK.

Causa

Intervensi

Pengaruh
Hormon Estrogen
dan Progesteron,
penurunan
kapasitas blass
oleh pembesaran
uterus dan
presentasi fetal.

Anjurkan Bumil
untuk tidak
menahan BAK.
Anjurkan banyak
minum pada
siang hari dan
menguranginya
pada malam hari.

Gangguan
Kelelahan,
kelemahan,
mudah letih.

Causa
Tidak diketahui
secara pasti,
kemungkinan
karena
peningkatan
estrogen,
progesteron, dan
HCG serta respon
psikologis.

Intervensi
Jaga ketenangan
lingkungan di
sekeliling Bumil.
Istirahat yang
cukup.
Diet yang
seimbang untuk
mencegah
anemia.

Trimester II
Gangguan

Causa

Intervensi

Peningkatan
pigmentasi

Stimulasi hormon
melanosit

Tidak dapat
dicegah.
Jelaskan
manifestasi dari
kehamilan.

Pruritus Non
Inflamantory

Tidak diketahui.

Jaga kebersihahn
kuku.
Mandi dengan air
hangat, gunakan
bedak
Hypoalergenic.

Palpitasi

Perubahan pada
kardiovaskular.

Hipotensi pada
Penekanan pada
saat berbaring dan vena cava inferior
bradikardi.
karena
pembesaran
uterus pada saat
terlentang
sehingga
menurunkan
perfusi plasenta.

Jaga ketenangan
Bumil dan
lingkungan sekitar.
Kolaborasi dengan
dokter.
Posisi miring atau
semi fowler,
dengan lutut
sedikit fleksi.

Nyeri persendian
dan nyeri
pinggang.

Pengaruh
hormonal
sehingga terjadi
relaksasi
persendian
simpisis dan
sacroiliaca,
perubahan pusat
gravitasi tubuh
oleh pembesaran
abdomen.

Atur posisi yang


baik pada bumil.
Hindari aktivitas
yang berat.
Gunakan sepatu
ber-hak pendek.
Ajarkan teknik
relaksasi.
Istirahat cukup.
Gunakan
penghangat pada
pinggang.

Timester III
Sesak nafas

Ekspansi
diafragma oleh
pembesaran
uterus, elevasi + 4
cm.

Postur tubuh yang


baik.
Hindari perut yang
terlalu penuh.
Hindari rokok dan
asap rokok.
Kolaborasi bila
ada anemia, dan
asma.

Insomnia

Pergerakan janin,
kram, dan
peningkatan BAK
serta sesak.

Jaga ketenangan
bumil dan
lingkungan sekitar.
Minim susu
hangat.

Peningkatan
Frekuensi BAK
secara urgensi.

Peningkatan
vaskularisasi,
penurunan
kapasitas blass
oleh pembesaran
uterus dan
presentasi janin.

Kegel exercise
Batasi minum
menjelang tidur.

Kembung

Menurunnya
motilitas GIT dan
meningkatnya
bakteri yang
memproduksi
gas.

Anjurkan
mengunyah
makanan padat
dengan
sempurna.
Hindari makanan
yang banyak
mengandung gas.
Exercise.

Konstipasi

Progesteron
menyebabkan
motility GIT
menurun,
reabsorbsi air
meningkat,
penekanan anus
oleh uterus.

Anjurkan minum
6-8 gelas/hari.
Anjurkan makanan
yang berserat.
Exercise.

Varises vena

Dinding pembuluih
darah relaksasi,
peningkatan
beban tubuh oleh
pembesaran
uterus.

Hindari
duduk/berdiri
terlalu lama.
Hindari pakaian
ketat.
Exercise dan
istirahat dengan
posisi kaki dan
pinggang lebih
tinggi.

Nyeri sekitar
ligamen

Peregangan
ligamen oleh
pembesaran
uterus.

Istirahat dan
pertahankan
posisi tubuh yang
baik.

Rasa tidak
nyaman atau
tertekan pada
perineum

Penekanan oleh
pembesaran
uterus terutama
bila beraktivitas
atau berjalan.

Istirahat, relaksasi
dan pertahankan
posisi tubuh
dengan baik.

Kram kaki

Penekanan
nervus yang
mensuplai bagian
ekstremitas
bawah oleh
pembesaran
uterus, penurunan
sirkulasi pada
paha dan perifer.

Masase dan
berikan kompres
hangat
Anjurkan minum
susu setiap hari.
Peningkatan
suplemen kalsium
dan fospat.

Edema kaki

Posisi berdiri dean


duduk yang lebih
lama serta postur
tubuh yang salah,
menggunakan
pakaian yang
ketat.

Istirahat dengan
posisi kaki yang
lebih tinggi.
Exercise.