Anda di halaman 1dari 18

BERITA ACARA SIDANG

No. Reg Perkara : 1106/Pdt.G/2011/PA.Mlg


Persidangan umum pada tempat Pengadilan Negeri Malang, yang
mengadili perkara perdata menurut acara pemeriksaan biasa pada tingkat pertama,
berlangsung digedung yang dipergunakan untuk itu di Jl. Soekarno-Hatta No. 4
Malang, pada hari Rabu tanggal 07 September 2011, dalam perkara tergugat :
SHOHIBUL KHOIR
SUSUNAN PERSIDANGAN
Ray Bangun Setiawan ,S.H., M.Hum
Youveni, S.H.,M.Hum
Erik Setiawijaya, S.H.,M.H .
Hilda Artantya, S.H
Hadio Gusti, S.H.,M.H
Asmaiyahtus Sholihah, S.H.,M.H

Hakim Ketua
Hakim Anggota
Hakim Anggota
Panitera pengganti
Jaksa Penuntut Umum
Jaksa Penuntut Umum

Dhea Riski, S.H.,M.H

Jaksa Penashat Umum

Novia Rani A.H.,S.H.,M.H

Jaksa Penashat Umum

Setelah sidang dibuka oleh Hakim Ketua dan dinyatakan untuk umum,
lalu Hakim Ketua memerintahkan Penuntut Umum memanggil Tergugat dan
kemudian Penuntut Umum memanggil Tergugat kedalam ruangan persidangan.
Menghadap ke depan ruang sidang Tergugat yang dalam keadaan bebas
akan tetapi tetap dijaga dengan baik.
Terhadap pertanyaan Hakim Ketua, para Tergugat menyatakan bahwa pada
hari ini ia dalam keadaan sehat serta membenarkan identitasnya sebagaimana
dalam berkas perkara sebagai berikut :
Nama

SHOHIBUL KHOIR

Tempat lahir
Tanggal lahir
Umur
Jenis Kalamin
Kewarganegaraan
Alamat

:
:
:
:
:
:

Malang
2 Januari 1964
47 tahun
Laki-laki
Indonesia
Kelurahan Matos

Agama
Pekerjaan
Pendidikan

:
:
:

Kabupate Malang
Islam
Wiraswasta
S1 (Strata-1)

Rt.

001/Rw.003,

Kecamatan

Tergugat Shohibul Khoir, digugat cerai oleh istrinya sejak tanggal 11 Juli
2011.
Selanjutnya Hakim Ketua memberitahukan kepada Tergugat akan haknya
untuk didampingi oleh Penasehat Hukum karena digugat cerai oleh istrinya
dengan tuduan mengalami perubahan psikokologi ( kebanci-bancian)
Terhadap kesempatan tersebut Tergugat menyatakan akan di damping oleh
Penasehat Hukum.
Setelah itu Hakim Ketua memberitahukan kepada Tergugat agar
memperhatikan segala sesuatu yang didengar dan dilihatnya di sidang .
Selanjutnya atas permintaan Hakim Ketua, Penuntut Umum lalu
membacakan surat gugatannya tertanggal 11 Juli 2011, bernomor No. Reg Perkara
: 1106/Pdt.G/2011/PA.Mlg.
Tergugat telah digugat melakukan tindakan tidak melakukan kwajibannya sebagai
mana diatur dalam Pasal 80 Kompilasi Hukum Islam sebagai suami dan kepala
keluarga.
Gugatan tersebut sebagaimana terlampir dalam berkas perkara ini.
Setelah itu Hakim Ketua menanyakan kepada Tergugat apakah terhadap
gugatan Penuntut Umum tersebut akan mengajukan keberatan yang kemudian
dijawab oleh Tergugat melalui penasehat hukumnya bahwa tergugat akan
mengajukan keberatan.
Terhadap pertanyaan tersebut selanjutnya tergugat mengajukan jawaban
gugatan terhadap Penggugat. Jawaban Gugatan tersebut sebagaimana terlampir
dalam berkas ini.

Matos

Kemudian setelah Majelis Hakim mendengar jawaban gugatan dari


penasehat hukum tergugat yang dibacakan pada tanggal 14 September 2011
kemudian Majelis Hakim menanyakan kepada saudara Penggugat apakah ada
tanggapan atas jawaban Gugatan yang diajukan oleh Penasehat Hukum Tergugat
yang kemudian dijawab oleh Kuasa Hukum Penggugat bahwa akan mengajukan
Replik atas Jawaban Gugatan Tergugat dengan meminta waktu penundaan 7 hari.
Pada tanggal 21 September 2011 Majelis Hakim membuka sidang dengan
agenda Pembacaan Replik dari Kuasa Hukum Penggugat. Kemudian

Hakim

Ketua menanyakan kepada Kuasa Hukum Tergugat apakah akan mengajukan


Duplik atas Replik atau menerimanya. Kuasa Hukum Tergugat meminta untuk
diberi perpanjangan waktu selama 7 hari untuk mengajukan Duplik.
Pada tanggal 28 September 20111 Majelis Hakim membuka sidang dengan
agenda pebacaan Duplik oleh Penasihat Hukum Tergugat. Setelah mendengar
Duplik dari Majelis Hakim membuka lagi persidangan dengan agenda pembuktian
dari Pihak Tergugat dan Penggugat, Kemudian Majelis Hakim memerintahkan
kepada Kuasa Hukum pihak Tergugat dan Penggugat untuk menghadapkan Saksisaksinya ke depan sidang.
Terhadap perintah tersebut maka Kuasa Hukum Penggugat memanggil
masuk ke ruang sidang saksi pertama yang kemudian atas pertanyaan Ketua
Majelis saksi mengaku bernama dan menerangkan identitasnya sebagai berikut :
Faisal Akbar

Lahir di Bojonegoro, umur 42 tahun, agama


Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat
Candi
Kel.
Kab.

Mendut
Tasikmadu,

Gg

Jalan

V
Lowokwaru

Malang

Ada hubungan keluarga dengan terdakwa


Kemudian saksi bersumpah dengan cara agama dan kepercayaannya untuk
menjadi saksi dalam perkara ini akan memberikan keterangan yang benar dan
tiada lain daripada yang sebenarnya.

171.

Selanjutnya Majelis Hakim mengajukan pertanyaan kepada saksi dan saksi


memberikan jawaban sebagai berikut :
Majelis Hakim kepada saksi :
Apa yang sdra. Lihat,sdra. Dengar dan
sdra. Alami dalam perkara ini?
Dalam perkara ini saya ditunjuk sebagai
saksi, jadi saya tahu cukup jelas bahwa
telah terjadi percekcokan dan perdebatan
antara kakak saya dengan suaminya.
Bisa sdra jelaskan bagaimana sdra
mngetahui hal itu?
Pada malam pergantian tahun baru di
salah satu rumah salah satu keluarga di
Malang,

disana

sempat

terjadi

perdebatan di salah satu ruangan di


rumah keluarga tepatnya rumahnya Bibi
mengenai

pemberian

nafkah

yang

dikeluhkan

kakak

saya.

Setelah

perdebatan

disitu

saya

sering

mendengan curhatan kakak saya dengan


bibi saya bagaimana kondisi rumah
tangga kakak saya. Semula rumah
tangga Penggugat dan Tergugat berjalan
baik , rukun dan harmonis . Namun
kemudian
sering

Penggugat
terjadi

dan

Tergugat

perselisihan

dan

pertengkaran , karena Tergugat kurang


mencukupi

nafkah

dan

Tergugat

mengaku sebagai waria , sehingga nafsu


ber hubungan suami isteri ke Penggugat

tidak ada , dan kalau akan berhubungan


suami isteri Tergugat memakai obat obatan

berdandan

Bahwa

Tergugat

suka

dan

itu

perempuan

dilakukan oleh Tergugat sejak awal


menikah dengan Penggugat . Dan kalau
berhubungan suami isteri Tergugat suka
minta

dari

belakang

dan

antara

penggugat dan tergugat sudah pisah


tempat tinggal kurang lebih 7 bulan
hingga sekarang.

Pengacara Penggugat:
Saudara

saksi

menyatakan

bahwa

saudara mengetahui permasalahan kakak


saudara, apakah saudara mengetahui
tentang penggugat telah pulang kerumah
orang tuanya tanpa seizing Tergugat ?
Iya,

saya

mengetahui

mengenai

kepulangan kakak saya ke rumah orang


tua saya.
Lalu

apakah

saudara

mengetahui

penyebabnya?
Setahu saya, kakak saya hanya bercerita
bahwa ia sedang ada masalah dengan
suaminya dan dia sudah lelah bertengkar
terus.

Saya

juga

sudah

berusaha

mendamaikan namun tidak berhasil.


Saudara Saksi tadi saudara menyatakan
bahwasannya saudara Tergugat suka
marah-marah, lantas apakah sauadara
mengetahaui

apa

pemicu

dari

permasalahan tersebut?
Setahu saya mereka bertengkar karena
faktor

ekonomi

karena

tidak

diberikannya nafkah oleh Tergugat.


Saya rasa untuk sementara cukup yang
mulia
Hakim :
Saudara Tergugat apa ada pertanyaan?
Tergugat: Ada Yang Mulia
Pengacara Tergugat:
Mohon Ijin yang mulia menunjukan
barang bukti berupa Buku tabungan
Bank Rakyat Indonesia dengan Nomer
Rek.

0023.557.00015678

milik

Tergugat Telah terjadi pengiriman uang


sejumlah Rp.1.700.000,00 ( Satu Juta
Rupiah) ke rekening Bank Mandiri
dengan Nomer rekening 0071 56789
3456 milik Penggugat.
Hakim:
Silakan, kepada Tergugat dan Penggugat

Setelah pemeriksaan terhadap saksi selesai kemudian Ketua Majelis


menanyakan kepada Penasihat Hukum Penggugat apakah masih ada saksi yang
lain yang akan diajukan ke depan persidangan.
Kemudian Penasihat Hukum Penggugat menyatakan bahwa saksi-saksinya
sudah selesai maka agenda selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembuktian dari
Penasehat Hukum.
Kamudian Majelis Hakim menanyakan kepada Pihak Tergugat apakah
sudah siap dengan saksi dan alat buktinya dan Pihak Tergugat sudah siap dengan
saksi dan alat buktinya. Kemudian Ketua Majelis memerintahkan kepada
Penasehat Hukum untuk menghadapkan saksi yang pertama di depan persidangan.
Masuk ke ruang sidang saksi pertama yang kemudian atas pertanyaan
Ketua Majelis saksi mengaku bernama dan menerangkan identitasnya sebagai
berikut
Bahwa saksi memiliki hubungan darah sampai dengan derajat ketiga
semenda dengan terdakwa;

Hakim:
Kepada Pihak Tergugat silakan hadirkan
saksi kedalam ruang sidang.
Pengacara Penggugat:
Kepada Petugas hadirkan saksi kedua
Siapp!
Hakim:
Silakan duduk, Baik saudara saksi
apakah saudara siap dan sehat?
Alhamdulilah saya sehat yang mulia
Hakim:
Apa

hubungan

saudara

dengan

Penggugat?
Saya merupakan Adek Tergugat

Hakim:
Saudara saksi silakan maju, untuk
meyerahkan identitas saudara
TAUFIQ, Lahir di malang , umur 30
tahun, agama islam, pekerjaan swasta,
alamat Rt 6, Desa Petulu, Ubud Kab.
Gianyar.
Hakim:
Apa yang anda ketahui tentang kedua
belah pihak?

Saksi :
Yang saya ketahui kedua belah pihak
adalah suami istri yang sah dan
dikaruniai 2 orang anak
Hakim
:
Saudara saksi, saudara merupakan adik
dari Tergugat kami lantas apa yang
saudara mengetahui tentang kepergian
istri kakak saudara?

Saksi :
Iya saya mengetahuinya, kakak ipar
saya pulang kerumahnya sejak 7 bulan
yang lalu.
Hakim:
Pihak Tergugat Ada Pertanyaan?
Pihak Tergugat:
Ada yang mulia.Saudara saksi saudara
merupakan adik kandung dari klien
kami, lantas apakah saudara mengetahui
tentang perubahan perilaku dari klien
kami?

Saksi:
Tidak ada, masih seperti biasanya.
Pihak Tergugat:
Saudara saksi pernahkan ada itikad baik
dari keluarga kedua belah pihak untuk
menyelesaikan

permasalahan

yang

terjadi dikedua belah pihak?


Saksi :
Saya rasa pernah yang mulia, karena
saya pernah ikut kakak saya menjemput
kakak ipar saya di rumah orang tua
kakak ipar saya dan berniat baik untuk
mengajak kembali kerumah bersama
namun kakak ipar saya tidak
mengindahkan dan menolaknya dan
pada waktu itu juga pernah ditengahi
oleh keluarga besar pada pertengkaran
pertama untuk damai akan tetapi
mereka bertengkar lagi.
Cukup Yang Mulia
Hakim:
Pihat Penggugat ada pertanyaan?
Pihat Penggugat:
Ada yang Mulia, Saudara saksi apa
saudara

mengetahui

tentang

keikut

sertaan kakak saudara di komunitas


seni?
Saksi:
Saya kurang begitu tau, tapi memang
kakak saya suka darama seni sejak
sekolah dulu.
Pihak Penggugat:
Apakah saudara mengetahui tentang
sikap perubahan sifat kakak saudara
yang menjadi kepbanci-bancian?
Saksi:
Tidak tau, dan saya rasa kakak saya

tidak pernah berubah sikap apalagi


menjadi kebanci-bancian.
Pengacara Tergugat:
Mohon ijin yang mulia menunjukan
barang bukti berupa Surat hasil uji
Psiolog

bidang

kejiawaan

No.

123/Psg.B/2011 oleh Dr. Geria Ahmad


tanggal 13 Juli 2011 menerangkan
bahwa kejiwaan Tergugat normal dan
negatif untuk kecenderungan kebancibancian.
Hakim:
Baik kepada saksi kedua belah pihak
silakan maju untuk memeriksanya.
Pihak Tergugat:
Yang Mulia dalam hal ini telah terbukti
bahwa klien kami tidak terbukti tidak
mengalami perubahan sikap menjadi
kebanci-bancian.Cukup Yang Mulia.
Hakim:
baik saudara saksi kami rasa keterangan
saudara
masih
diperlukan
dlm
persidangan ini, oleh krn itu saudara
bisa kembali ketempat duduk saudara
dan mengambil kartu identitas saudara
di meja panitera. Hadirkan saksi
selanjutnya.
Pihak Tergugat:
Dibantu

Petugas

hadirkan

saksi

selanjutnya.
Petugas:
Siapp!
Hakim:
Silakan duduk, Baik saudara saksi
apakah saudara siap dan sehat?
Alhamdulilah saya sehat yang mulia
Hakim:

Apa

hubungan

saudara

dengan

Penggugat?
Saya merupakan Paman Tergugat
Hakim:
Saudara saksi silakan maju, untuk
meyerahkan identitas saudara
HERY KISWANTO Lahir di Jombang
tanggal 28 Desember 1960, Usia 55
tinggal di JL. Raya cargo padang
sambian kaja Denpasar Bali bekerja
sebagai Psykiater, beragama
Kewarganegaraan

Indonesia,

Islam,
Jenis

kelamin Laki-laki
Hakim :
Apa yang anda ketahui permasalahan
yang terjadi antara kedua belah pihak?
Saksi:
Iya yang mulia, saya mengetahui karena
pihak tergugat sering cerita ke saya
tentang permasalahan rumah tangganya
yang sedang tidak harmonis.
Hakim :
Apakah

saudara

mengetahui

awal

permasalahan kedua belah pihak?


Saksi :
Itu berawal dari perselisihan pemberian
nafkah

yang

harapan

tidak

penggugat

sesuai
dan

dengan

perubahan

perilaku tergugat.
Hakim :
Pihak Tergugat ada pertanyaan?
Pihak Tergugat:
Ada

yang

mulia.

Saudara

saksi

merupakan paman dari klien kami,


apakah klien kami melakukan itikad
perdamaian kepada Penggugat?
Saksi:
Pernah pertengkaran yang pertama,
keponakan
pertemuan

saya
keluarga

mengadakan
untuk

menyelesaikan konflik rumah tangga


mereka.
Pengacara Tergugat:
Saudara saksi, bedasarkan keterangan
dari bibi saudara Penggugat menyatakan
bahwa penyebab retaknya rumah tangga
mereka

karena

klien

kami

tidak

memberikan nafkah secara baik. Lantas


bagaimana menurut saudara saksi?
Saksi :
Itu semua tidak benar, karena saya
mengetahui sendiri bahwa keponakan
saya selalu berusaha mencukupi
kebutuan ekonomi mereka nyatanya
pada waktu Penggugat meminta motor
baru
keponakan
saya
berusaha
meminjama uang kepada saya untuk
membelikannya.
Pengacara Tergugat:
Apakah saudara mengetahui tentang
kebiasaan klien kami yang sering pulang
malam?
Saksi :
Iya benar, itu karena keponakan saya
mencari tambahan penghasilan untuk
memenuhi nafkah keluarganya.
Pengacara Tergugat:
Saudara tadi mengatakan bahwa
mencarai nafkah tambahan, lantas
bekerja apa klien kami?
Saksi:

Saya tidak mengetahui apa pekerjaan


sampingannya tersebut karena saya
tidak pernah bertanya.
Pengacara Tergugat:
Cukup yang Mulia
Hakim :
Pihak Penggugat apa ada pertenyaan?
Pihak Penggugat:
Ada yang mulia. Saudara saksi apakah
saudara mengetahui tentang hoby atau
kesukaan dari Tergugat?
Saksi :
Setau saya keponakan saya suka drama
seni-seni begitulah
Pihak Tergugat:
Saudara
bisa
saudara
jelaskan
bagaimana hubungan kedua anak
saudara dengan Tergugat?
Saksi:
Kalau
hubungan
dengan
kedua
anaknya, saya rasa baik-baik saja akan
tetapi dia lebih dekat dengan anak
keduanya.
Pihak Tergugat:
Mohon ijin yang ulia menunjukan
barang bukti berupa surat pernytaan dari
anak pertama atas perkawinan mereka
yang dibuat diatas materai.
Hakim:
Kepada pihak tergugat dan penggugat
silakan maju kedepan
Pihak Tergugat:
Yang mulia dalam hal ini bedasarkan
pasal 105 huruf a yang menyatakan
bahwa anak usia dibawah 12 tahun hak
asuh jatuh pada ibu dan bedsarkan surat
pernyataan tersebut telah terbukti bahwa
anak pertama mereka memilih hak
perwalian kepada ibunya.cukup yang
mulia
Hakim:
Saudara saksi ada keterangan lain?
Saksi:
Tidak ada yang mulia.
Hakim:
baik saudara saksi kami rasa keterangan
saudara
masih
diperlukan
dlm

persidangan ini, oleh krn itu saudara


bisa kembali ketempat duduk saudara
dan mengambil kartu identitas saudara
di meja panitera. Hadirkan saksi
selanjutnya.
Pihak Tergugat:
Dibantu

Petugas

hadirkan

saksi

selanjutnya.
Petugas:
Siapp!
Hakim:
Silakan duduk, Baik saudara saksi
apakah saudara siap dan sehat?
Alhamdulilah saya sehat yang mulia
Hakim:
Apa

hubungan

saudara

dengan

Penggugat?
Saya merupakan Paman Tergugat
Hakim:
Saudara saksi silakan maju, untuk
meyerahkan identitas saudara
RIZAL HIDAYAT,
Lahir di Maluku tanggal 28 Desember
1970, Usia 45 th tinggal di JL. Raya
cargo padang sambian kaja, Malang
bekerja sebagai Kristen, beragama
Hindu, Kewarganegaraan Indonesia,
Jenis kelamin Laki-laki
Hakim:
Apa saudara hubungan saudara dengan
Tergugat?
Saksi:
Saya merupakan lurah di kelurahan
tempat tinggal Umma dan Shohib.
Hakim:
Berapa lama suadara mengenal
Tergugat?
Saksi:
Saya mengenal mereka sejak, mereka
menjadi warga saya. Apalagi bapak
shohib ini lumayan aktif di kegiatankegiatan kompleks.

Hakim:
Kepada Pihak Tergugat ada pertanyaan?
Hakim:
Ada yang mulia, saudara saksi jejak
kapan kedua belah pihak tinggal didesa
matos?
Saksi :
mereka tinggal sekitar tahun 2000an
yang mulia
Pihak tergugat?
Saudara saksi selama saudara mengenal
Tergugat, bagaimana sikap atau
perilaku Tergugat di lingkungan
sekitar?
Saksi :
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya
bahwa Tergugat dalam hal ini
merupakan warga yang ikut aktif dalam
kegiatan komples dan masjid.
Pihak Tergugat:
Cukup yang mulia.
Hakim:
Pihak Penggugat ada pertanyaan?
Pihak penggugat:
Saudara saksi apa saudara mengetahu
aset apa saja yang dimiliki oleh
Tergugat dan Penggugat?
Saksi :
Mereka memiliki tanah seluas 100m
dan diatas tanah tersebut terdapat
bangunan semi permanen seluar 80m,
emreka juga memiliki sepeda motor
Vario dengan nopol N 1234 LV dan
sepeda motor Mio Soul dengan nopol N
6789 WX
Pihak Tergugat:
Saudara saksi apakah saudara pernah
ikut dalam penyelesaian kasus antara
Tergugat dan Penggugat?
Iya pada waktu itu saya menjadi saksi
dalam
penyelesaian
pertengakra
pertamanya, untuk yang kedua ini saya
kurang tau permasalahannya hanya saja
kemarin sempat kedua belah pihak
datang kekantor untuk mengurus hata

benda mereka.
Pihak Tergugat:
Saudara saksi sepengetahuan saudara
apakah terdapat perubahan sikap di diri
Tergugat?
Saksi:
Saya rasa tidak ada yang berubah
Tergugat tetap seperti biasanya.
Pengacara Penggugat:
Cukup Yang Mulia.
Hakim : Baik saudara saksi saya rasa
cukup keterangan saudara,
saudra

dapat

kembali

ke

tempat duduk saudara.

Kemudian sidang ditutup oleh majelis Hakim.


Setelah itu sidang dibuka lagi oleh majelis Hakim pada hari yang telah di
tentukan dengan agenda pembacaan kesimpulan para pihak.
Kemudian Hakim Ketua Majelis memerintahkan kepada Penggugat dan
Tergugat untuk memasuki ruang sidang.
Bahwa setelah terdakwa hadir dalam persidangan, Hakim Ketua Sidang
menenyakan Tergugat dan Penggugat siap dan sehat, dan kemudian tergugat dan
Penggugat menjawab bahwa siap dan sehat
Bahwa Kemudian Hakim ketua Sidang memerintahkan kepada Penasehat
Hukum Penggugat untuk membacakan kesimpulannya. Setelah mendengar
keseimpulan Penggugat kemudian berganti membaca kesimpulan dari Pihat
Tergugat.
Setelah mendengarkan kesimpulan para pihak maka Majelis Hakim
menunda sidang untuk bermusyararah dan menyusun putusan dengan seadiladilnya maka sidang ditunda 7.
Setelah mengadakan musyawarah, sidang dibuka kembali dan dinyatakan
terbuka untuk umum. Kemudian Ketua Majelis membacakan Putusannya dalam
perkara ini yang mana amarnya berbunyi sebagai berikut :

M E N G AD I LI :
1

Menyatakan Terdakwa Edward James Collins terbukti secara sah dan


meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan
peredaran gelap narkotika dengan cara mengimpor, mengekspor, atau
menyalurkan Narkotika jenis shabu yang dilakukan secara terorganisasi

secara berkelanjutan;
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 20
(Dua Puluh) tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp. 10.

000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).


Menetapkan masa penagkapan/penahanan yang telah dijalankan terdakwa

4
5

dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;


Menetapkan supaya terdakwa tetap berada dalam tahanan;
Menetapkan barang bukti berupa:
-

Narkotika jenis Yaba sebanyak 25 Kg, Shabu seberat 25 Kg, alat


penghisap sabu dirampas untuk dimusnahkan

25 Patung Kerajinan berupa 10 Patung Airlangga, 10 Patung


Ganesha, 5 patung Wisnhu, 1 Laptop merk Asus, 1 Handphone
merek Black Berry type Z10, 1 Handphone merek Black Berry type
Q10, 150 barang Elektronik yang terdiri dari 25 LCD TV merk
Panasonic, 50 Kulkas merk Sharp, 25 Radio merk Polytron, 50
DVD Player merk Sony dirampas untuk negara

Buku Tabungan Bank BRI atas nama terdakwa,

dikembalikan

kepada terdakwa;
6

Membebani terdakwa agar membayar biaya perkara sebesar Rp. 10.000,00


(sepuluh ribu rupiah)..
Bahwa terhadap putusan tersebut, Para Pihak menyatakan menerima

putusan yang telah dijatuhkan tersebut. Tergugat dan Penasehat Hukum


menyatakan menerima putusan yang telah dijatuhkan tersebut.
Kemudian sidang dalam perkara ini ditutup.
Demikianlah berita acara sidang pada hari ini dibuat dan selanjutnya

ditandatangani oleh Hakim Ketua dan Panitera Pengganti.