Anda di halaman 1dari 11

14/01/2014

HIDROGENASI

HIDROGENASI

Syarat untuk proses hidrogenasi : harus ada 3 reaktan : minyak


tidak jenuh, katalis dan gas hidrogen
H2
R-CH=CH-CH2-COOH
R-CH2-CH2-COOH
Pt/Ni
Pemanasan hingga suhu 250oC akan mempercepat proses
hidrogenasi
Asam linolenat linoleat
Asam linoleat asam oleat
Asam oleat Asam stearat
Katalisator pada proses hidrogenasi : Pd, Pd, Ni (yang umum
Ni).

Adalah proses pengolahan minyak/lemak dengan menambahkan hidrogen


pada ikatan rangkap dari asam lemak mengurangi ketidak jenuhan
minyak/lemak.
Bertujuan untuk :
- membuat minyak/lemak bersifat lebih plastis
- meningkatkan titik cair
- minyak tahan terhadap oksidasi

Hasil reaksi hidrogenasi


Penjenuhan ikatan rangkap
Migrasi ikatan rangkap
Pembentukan asam lemak Trans
Keuntungan hidrogenasi
Cocok untuk lemak yang akan diolah menjadi
margarin, shortening, coating fats, minyak goreng dan
dressing oil.

14/01/2014

Tabel 2. Struktur Asam Lemak

Gambar 6. Proses hidrogenasi

Parameter untuk keberhasilan proses hidrogenasi : Solid Fat


Index (SFI) yaitu jumlah padatan yang terdapat pada lemak pada
kisaran suhu berbeda (di bawah suhu ruang hingga diatas suhu
tubuh).

Hydrogenasi

Hidrogenasi Parsial

Hidrogenasi Sempurna

14/01/2014

Transfer dan Difusi


Tahapan dalam Hidrogenasi
Tahap kritis dalam mengontrol derajat isomerasi dan
selektivitas reaksi.

Transfer dan/atau Difusi

Transfer: Transfer dari reaktan dan produk ke dan dari


minyak dalam fase cair dan permukaan luar
dari katalis

Adsorpsi
Hydrogenasi/Isomerasi
Desorpsi

Difusi : Difusi dari reaktan ke pori-pori katalis. Difusi


dari produk keluar dari katalis.

Transfer

Skema Proses Hidrogenasi

Skema Proses Hidrogenasi

C1
H

C3
C2

H2 +
Permukaan Katalis

C1
H

C2

C3

C1

C2

C3
H

C1
H

C3
C2

H
H
C1

C2

C3

C1

C2

C3

14/01/2014

Pembentukan, Ikatan rangkap, Migrasi dan


Transisomerasi selama Proses Hidrogenasi

Skema Proses Hidrogenasi

Katalis

9 10 11

H H H H
R1

C C C C R2

Minyak + Katalis Kompleks Minyak-Katalis

H
+H

Kompleks Minyak-Katalis + H2 Minyak terhodrogenasi+ Katalis

H
(A)

+H

9 10 11

8 9 10 11
H H H H

H H H H
R1
R

.C

C
H

C C R2

R1

H H

H H

(B)

C C C C

R2

(C)

Pembentukan, Ikatan rangkap, Migrasi dan


Transisomerasi selama Proses Hidrogenasi
8 9 10 11
H H H H
R1

C
H

8 9 10 11
H H H H
R2

R1

(B)

-H

R1

H H H
C C C C
H
H H
(D)

R2

-H

9 10 11

9 10 11 12 13 14 15 16
C C C C C C C C

9
11
C C C C

(C)

.
-H

Pembentukan Asam Lemak Terkonjugasi

R2

-H

R1

9 10 11

(F)

R1

.
C

R2

10
12
C C C

9 10 11

15
C

14
C C

13
15
C C C

C
OR

R2

9
C C

12
C

C
OR

H
(E)

15
C

OR

.
8

9
C C

14/01/2014

Adsorpsi

Komposisi Asam Lemak pada


Hidrogenasi Parsial Asam Oleat
__________________________________________________________________

Adsorpsi reaktan pada permukaan katalis penting untuk


mengontrol selektivitas dan isomerasi selama hidrogenasi.

Ikatan Rangkap Total Asam


% Isomer
Asam Lema Tidak
Posisi bentuk
Lemak Tidak
Jenuh Trans (%)*
(Posisi)
Trans
Jenuh (%)
__________________________________________________________________
11 . . . . . . . 7.0
4.7
67.2
10 . . . . . . . 15.7
9.8
62.5
9 . . . . . . . 54.5
13.4
24.6
8 . . . . . . . 15.8
9.8
62.0
7 . . . . . . . 7.0
4.7
67.2
__________________________________________________________________
* Asam Lemak Tidak Jenuh Trans 42% of total asam lemak tidak jenuh

Selektivitas
Skema Hidrogenasi
Linoleic

Linolenic

Isolinoleic

acid

acid

acid

Oleic acid

Stearic acid

Hidrogenasi selektif : hidrogenasi sebagian dengan cara


mengontrol proses saturasi dilakukan pada ikan rangkap pada
asam lemak yang paling tidak jenuh terlebih dahulu baru saturasi
pada asam lemak yang sedikit tidak jenuh.
Secara teoritis : yang dijenuhkan terlebih dahulu adalah asam
linolenat (C18:3) linoleat (C18:2), diikuti dengan linoleat
oleat (C18:1) , dan akhirnya oleat stearat (C:18:0)
secara praktek sulit

Isooleic acid

14/01/2014

Selektivitas
Hidrogenasi sangat selektif
Hidrogenasi Non Selektif

Asam Linoleat : Asam Oleat


50
: 1
4
:
1

Selektivitas dinyatakan dengan rasio KLO/KO ; laju relatif


hidrogenasi linoleat menjadi oleat.

Selektivitas Hidrogenasi
Asam Oleat

Asam Linoleat

?
Permukaan katalis Polar atau nonpolar
Afinitas ALTJ terhadap katalis melalui ikatan hidrogen. Configurasi geometris serta
karaketirstik kimia dan fisika katalis menentukan selektivitas katalis dan selanjutnya
akan menentukan rasio selektivitas dari asam lemak yang berbeda.

Selektivitas
Mengapa selektivitas penting pada
proses hidrogenasi???

Bagaimana cara meningkatkan rasio selektivitas


asam lemak linoleat ?

Jika afinitas asam oleat dan linoleat


terhadap katalis sama, berapa rasio
selektivitas untuk kedua asam lemak ini?

14/01/2014

Hidrogenasi Minyak Kedelai

Katalis

Nikel (Ni)
Copper (Cu)
Copper-Chromium (CuO 50% + Cr2O3 40% + BaO
10%)
Selektivitas terhadap asam linolenat tinggi (KLn / KLO
= 10)
Selektivitas terhadap linoleat hampir tidak terbatas

Migrasi Ikatan Rangkap membentuk asam lemak


trans terkonjugasi
9 10
C

11 12

13 14 15

16

9
11
(A) C C C C

15
C C

Hidrogenasi A : 9, 15 dan 11, 15

15
C C

Hidrogenasi B; 10,15 dan 12, 15

10
C C C

12
C C

Hidrogenasi asam lemak dari TG bukan


merupakan fungsi dari lokasinya pada TG

OR
(B)

Stereospesifitas Trigliserida

OR
9
(C) C C

12
C C

14
C C

Hidrogenasi C; 9, 12 dan 9, 14

OR
(D)

9
C C

13
C C

15
C C

Hidrogenasi D; 9, 13 dan 9, 15

14/01/2014

Aktivitas Katalis

Produksi Olive Oil Simulasi dari Soybean Oil


menggunakan Chromium Carbonyl

Adalah penurunan bilangan iodin per unit waktu selama proses hidrogenasi
pada kondisi tertentu.
American Oil Chemists Society method
Perbandingan waktu untuk menghidrogenasi minyak kedelai untuk menurunkan
bilangan iodin dari 120 ke 80 pada suhu 350 oF, 20 psig, dengan konsentrasi
katalis 0.05 % terhadap waktu yang dibutuhkan jika menggunakan katalis
standard AOCS.
Umur katalis : berapa lama katalis tetap aktif dan berfungsi.

Produksi Cocoa Butter Simulasi dari Hydrogenated


Cottonseed Oil menggunakan Chromium Carbonyl

Hydrogenated Soybean Oil


Iodine Value

Olive Oil

95

77-94

Palmitate (%)
10.3
7-16
Stearate (%)
4.3
1-3
Other Saturates (%)
0.0
0.1-2
Monoene (%)
60.7
65-85
Diene (%)
23.9
4-15
Triene (%)
0.8
Trans-Acids (%)
6.8
_____________________________________________________________

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


HIDROGENASI

_____________________________________________________________
Hydrogenated CSO

Cocoa Butter

Palmitate (%)
58.0
24.4
Stearate (%)
1.0
35.4
Monoene (%)
37.6
38.1
Diene (%)
3.4
2.1
Trans-Acids (%)
7.2
Iodine Value
38.0
36.7
Melting Range (C)
30-40
24-35
_____________________________________________________________

Variabel Independen

Variabel Dependen

Tekanan

Asam Lemak Trans

Suhu

Rasio Selektivitas

Agitasi

Laju Hidrogenasi

Konsentrasi Katalis

14/01/2014

Pengaruh Tekanan dan Suhu terhadap


Unsaturasi Trans pada 80 I.V. Soybean Oil

Peningkatan tekanan 3 Psi

35 Psi pada 180C,

Terjadi penurunan asam lemak trans dari 40 menjadi 35%

Pengaruh Tekanan, Suhu dan Katalis terhadap


Rasio Selektivitas

Pengaruh Tekanan dan Suhu terhadap TransUnsaturation pada 80 I.V. Soybean Oil

As temperature 210

235C at 30 Psi,

trans fatty acids increase from 40 to 45 %

Pengaruh Tekanan, Suhu dan Katalis terhadap


rasio Selektivitas

What does selectivity 40 mean?

As temperature 130 oC 160 oC pada konsentrasi katalis 0.08 % dan tekanan 25 Psi,

As pressure 14 34 Psi at 180C, 0.02% catalyst,

Laju selektivitas meningkat dari 20 menjadi 40

selectivity rate decrease from 40 to 20

14/01/2014

Pengaruh Tekanan, Suhu dan Katalis terhadap


rasio Selektivitas

Peningkatan konsentrasi katalis dari 0.02 0.08 % pada 25 Psi dan 165 oC,
Laju selektivitas meningkat dari 20 menjadi 40

Pengaruh Agitasi dan Konsentrasi Katalis


terhadap Rasio Selektivitas

Pengaruh Agitasi dan Katalis Terhadap Rasio


Selektivitas

Peningkatan konsentrasi katalis dari 0.03 0.07% pada 1330 RPM,


Laju selektivitas meningkat dari 28 menjadi 36.

Pengaruh Tekanan dan Suhu terhadap Laju Selektivitas

Peningkatan agitasi dari 1300 1700 RPM pada konsentrasi katalis 0.06 %,

Peningkatan tekanan dari 20 35 Psi pada170C,

Laju selektivitas meningkat dari 36- 28.

Laju selektivitas ,meningkat dari 20 menjadi 28

10

14/01/2014

Pengaruh Tekanan dan Suhu terhadap SR

Peningkatan suhu dari 140 190 pada 20 Psi,


Laju selektivitas meningkat dari 20 menjadi 36

Pengaruh Agitasi dan Konsentrasi Katalis Terhadap


Laju Hidrogenasi

Peningkatan agitasi dari 800 1000ppm pada konsentrasi Ni 0.06 % ,


Laju hidrogenasi meningkat dari 2.5 menjadi3.2 IV/menit.

Pengaruh Agitasi dan Konsentrasi Katalis Terhadap


Laju Hidrogenasi

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi


Hidrogenasi
Hubungan antara kondisi proses dan pengaruhnya terhadap rasio selektivitas, kandungan
Asam Lemak Tras dan Laju Reaksi

Rasio Selektiviatas Kandungan Trans Laju Reaksi


Suhu
Tekanan

Agitasi
Peningkatan konsentrasi katalis dari 0.06 0.10% pada 1000rpm
Laju hidrogenasi meningkat dari 3.3 menjadi 3.8 IV/menit.

Katalis

11

Anda mungkin juga menyukai