Anda di halaman 1dari 44

PROGRAM PENDIDIKAN

TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA IPB

KIMIA 3(2-3)
(KIM 101)

SEMESTER GANJIL
23 SEPTEMBER s.d. 24 DESEMBER 2010
TAHUN AKADEMIK 2010/2011

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN


JUDUL MATA KULIAH : Kimia
NOMOR KODE/SKS

: KIM 101 / 3(2-3)

SEMESTER/TAHUN

: alih tahun, ganjil, genap / 2009-2010

DESKRIPSI SINGKAT

Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar kimia


yang disampaikan secara sederhana, meliputi pengertian
tentang sifat kimia modern; persamaan kimia dan hasil
reaksi; ikatan kimia; wujud materi; larutan;
termodinamika dan termokimia, kesetimbangan kimia;
asam-basa; elektrokimia; kinetika kimia; molekul
organik; senyawa kompleks dan material polimer.

TUJUAN
INSTRUKSIONAL
UMUM
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini,
mahasiswa akan dapat menerangkan
konsep-konsep kimia yang berkaitan dengan
aspek kehidupan sehari-hari dalam bidang
industri dan pertanian.

TATA TERTIB PERKULIAHAN & PRAKTIKUM

1.Setiap mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti


perkuliahan 80% dari total pertemuan., sedangkan
praktikum harus 100%.
2. Absensi diisi oleh mahasiswa yang bersangkutan
3. Kuliah dilaksankan sesuai jadwal yang diberikan TPB,
kecuali ada kesepakatan pengganti bila dosen
berhalangan hadir karena adanya kegiatan yang tidak
dapat dihindarkan.
4. Bagi mahasiswa pengulang, pastikan anda terdaftar
pada mata kuliah ini dan mengutamakannya.

MATERI KULIAH
1.
2.
UTS
3.
25OKT - 6 NOV 4.
2010
5.
6.
UAS
10-22 JAN
2011

1.
2.
3.
4.
5.

KONSEP KIMIA MODERN


PERSAMAAN KIMIA & HASIL REAKSI
KONSEP IKATAN KIMIA
WUJUD ZAT
KONSEP LARUTAN
KESETIMBANGAN KIMIA
ASAM DAN BASA
ELEKTROKIMIA
KINETIKA KIMIA
MOLEKUL ORGANIK
SENYAWA KOMPLEKS & POLIMER

PERIODE UTS 23 AGUSTUS 23 OKTOBER 2010


PERIODE UAS 8 NOVEMEBER 24 DESEMBER 2010
LIBUR AKADEMIK IDUL FITRI 6 18 SEPTEMBER 2010

1x
1x
1x
1x
1x
2x
1x
1x
1x
2x
2x

PRAKTIKUM KIMIA TPB


PENDAHULUAN PRAKTIKUM DILAKSANAKAN
PADA MINGGU PERTAMA PERKULIAHAN (23-28
SEPTEMBER 2010 SESUAI JADWAL PRAKTIKUM
YANG ANDA

STAF PENGAJAR KIMIA TPB


KOORDINATOR: Prof. Dr. Purwantiningsih Sugita, MS
NO

NAMA DOSEN

INISIAL

Prof. Dr. Purwantiningsih Sugita, MS

PTS

Prof. Dr. Latifah K Darusman, MS

LKM

Dr. Gustini Syahbirin, MS

GST

Dr. Dyah Iswantini Pradono, M.Agr

DTI

Dr. Sri Sugiarti

SSG

Dr. Irmanida Batubara, M.Si

INB

Dr. Sri Mulyani, M.Si

SMN

Dr. Eti Rohaeti

ERT

Dr. Laksmi Ambarsari

LAS

10

Hendra Adijuana, MST

HAJ

STAF PENGAJAR KIMIA TPB

NO

NAMA DOSEN

INISIAL

11

Wulan Tri Wahyuni, M.Si

WTW

12

Betty Marita Subrata, M.Si

BMS

13

Dudi Tohir, M.Si

DTR

14

Tetty Kemala, M.Si

TTK

15

Armi Wulanawati, M.Si

AWN

16

Agus Saputra, M.Si

AGS

17

Andriawan Subekti, S.Si

ASB

18

Luthfan Irfana, S.Si

LIF

PENILAIAN
NILAI PRAKTIKUM =
x (Nilai Kartu + Test Keterampilan)
Nilai Kartu = rataan nilai laporan,
prelab, dan nilai kerja
NILAI AKHIR =
1/3 x (UTS + UAS + Nilai Praktikum)

Kedokteran
Fisiologi

Neorologi

Toksikologi

Psikologi

Farmakologi

Paleontologi

Biokimia

Geologi

KIMIA

BIOLOGI

FISIKA
Astronomi

Botani

Meteorologi
Pertanian
Elektronika

Ekologi
Arkeologi

Teknik

Metalurgi

ILUSTRASI atom germanium yang diendapkan pada suatu permukaan silikon yang
bersih dengan spontan membentuk struktur piramida .

BAB 1.
KONSEP KIMIA MODERN
1. Sifat Kimia modern
2. Metode dan Pendekatan Makroskopik
3. Hukum Dasar Kimia
4. Struktur Fisik Atom
5. Tabel Berkala
6. Konsep Mol

1. SIFAT KIMIA MODERN


Kimia mengkaji sifat zat, dan secara khusus, reaksi
yang mentransformasi satu zat menjadi zat lain
termasuk perubahan energinya.
Sistem kimia

sistem kimia
energi

Contoh produk kimia :


garam pemucat pakaian
pasir transistor, chip komputer
karbon nanotubes
crude oil plastik, pestisida, detergen

Berpikir: Mikroskopik (atom & molekul)


Bekerja: Makroskopik

Konsep kimia bertumpu pada


dua asas dasar:
Kekekalan materi
Kekekalan energi
Jumlah materi dan jumlah total energi
yang terlibat dalam reaksi kimia
selalu kekal

2. METODE DAN
PENDEKATAN MAKROSKOPIK
Transformasi
Analisis (pembongkaran)
Sintesis (penyatuan)
Zat dan Campuran
Unsur dan Senyawa
Kenyataannya tidak ada satu materipun yang
mutlak murni
Paling murni: Si & Ge ( zat pengotor < 1 ppb)

MATERI
YA

Seragam ?

TIDAK

HETEROGEN
(dua fasa atau lebih)

HOMOGEN
Dapatkah
dipisahkan?

Fasa-fasa terpisah

TIDAK

ZAT

YA

CAMPURAN
HOMOGEN
YA

SENYAWA

Dapatkah
diuraikan?

TIDAK

UNSUR

Garis besar langkah-langkah dalam analisis materi

(A)

(C)
(B)

(A) Kristal Cu(NO3)26H2O biru dan CdS kuning


dimasukkan ke dalam air.
(B) Cu(NO3)26H2O larut dan CdS tidak larut dalam
air.
(C) Terbentuk kristal Cu(NO3)26H2O murni apabila
diuapkan.

3. HUKUM DASAR KIMIA


Hukum Kekekalan Massa
Lavoisier
2HgO 2Hg + O2
Hukum Proporsi Tetap
Teori Atom Dalton
Hukum Proporsi Ganda
Hukum Penggabungan Volume
Hipotesis Avogadro

Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)


Dalam setiap reaksi kimia, jumlah massa sebelum
dan sesudah reaksi selalu sama.

Hukum Proporsi Tetap (Proust)


Dalam suatu senyawa kimia, proporsi berdasar
massa dari unsur-unsur penyusunnya adalah tetap,
tidak bergantung pada asal usul senyawa tersebut
atau cara pembuatannya.

Hukum Proporsi Ganda (Dalton)


Bila dua unsur membentuk sederet senyawa, massa
dari satu unsur yang bergabung dengan massa
yang tertentu dari unsur lainnya merupakan
nisbah bilangan bulat.

Teori Atom Dalton


1. Materi terdiri atas atom yang tak dapat dibagi lagi.
2. Semua atom dari unsur kimia tertentu mempunyai massa
yang sama begitu pula semua sifat lainnya.
3. Unsur kimia lain akan memiliki jenis atom yang berbeda;
terutama, massa atomnya yang berbeda.
4. Atom tak dapat dihancurkan dan identitasnya selalu tetap
selama reaksi kimia.
5. Suatu senyawa terbentuk dari unsur-unsurnya melalui
penggabungan atom yang tak sejenis dengan nisbah
jumlah keseluruhan yang kecil.

Contoh 1.1
Klorin (Cl) dan oksigen membentuk empat senyawa biner
yang berbeda. Analisis menghasilkan data berikut :

Senyawa

Massa O yang bergabung


dengan 1,0000 g Cl

A
B
C
D

0,22564 g
0,90255 g
1,3539 g
1,5795 g

a) Tunjukkan bahwa hukum proporsi ganda berlaku untuk semua


senyawa tersebut.
b) Jika rumus senyawa A adalah kelipatan Cl2O, tentukan rumus
senyawa B, C, dan D.

PENYELESAIAN
a) Tentukan nisbah dengan membagi setiap massa oksigen dengan
bilangan yang terkecil, yaitu 0,22564 g:
0,22564 g : 0,22564 g = 1,0000 untuk senyawa A
0,90255 g : 0,22564 g = 4,0000 untuk senyawa B
1,3539 g : 0,22564 g = 6,0003 untuk senyawa C
1,5795 g : 0,22564 g = 7,0001 untuk senyawa D
Nisbah-nisbah tersebut merupakan bilangan bulat, dengan
demikian hukum proporsi ganda berlaku

b) Jika senyawa A mempunyai rumus kelipatan Cl2O, maka


senyawa B adalah Cl2O4
senyawa C adalah Cl2O6, dan
senyawa D adalah Cl2O7 atau kelipatannya

Hukum Penggabungan Volume


(Gay-Lussac)
Volume dua gas yang bereaksi (T & P sama),
merupakan nisbah dari bilangan-bilangan
bulat sederhana. Demikian pula, nisbah
volume dari setiap produk gas terhadap
volume dari masing-masing volume gas yang
bereaksi.

Hipotesis Avogadro
Pada volume yang sama, gas-gas yang
berbeda (T & P sama) mengandung partikel
yang jumlahnya sama.

Setiap kubus merupakan wadah dengan volume yang


sama di bawah kondisi yang sama.
Hipotesis Avogadro
Hukum Penggabungan Volume (Gay-Lussac)

4. STRUKTUR FISIK ATOM


Elektron
Sinar katoda (beta)
Thomson : e
= 1,7588196 x 1012 C kg-1
m = 1,6021773 x 10 -19 C
Millikan :
e (1,59 X 10-19 C)

Inti
Partikel bermuatan positif: sinar kanal
Rutherford : partikel -foil emas

Proton, Neutron, dan Isotop


A

Radas Thomson untuk mengukur muatan listrikterhadap-massa, e / me.

Radas Millikan untuk mengukur muatan satu


elektron, e.

Percobaan Rutherford, Kilatan cahaya menandai datangnya


partikel alfa pada layar detektor.

5. TABEL BERKALA
Golongan
Unsur utama (8)
Logam transisi (10)

Unsur utama :
Logam, non-logam, metaloid

Unsur lantanida (57-71)


Unsur aktinida (89-103)

Tabel Berkala : Charles Janet, 1928

6. KONSEP MOL
Bilangan Avogadro No = 6,022137 x 1023
Metode paling akurat untuk menentukan
massa atom relatif dan massa molekul relatif
secara langsung adalah spektrometri massa
(alat : SPEKTROMETER MASSA)
Massa molekul relatif H2O =
2 x massa atom relatif H +
1 x massa atom relatif O
= 2 (1,0079) + 1 (15,9994)
= 18,0152

Gambar sederhana spektrometer massa modern.

Contoh 1.2
Hitunglah massa atom relatif kimia dari karbon, dengan
menggunakan massa atom relatif 13C sebesar 13,003354
pada skala 12C.
Penyelesaian
Buatlah tabel berikut :

Isotop
12
C
13
C

Massa Isotop x Kelimpahan


12,000000 x 0,98892
= 11,867
13,003354 x 0,01108
= 0,144
Massa atom relatif kimia = 12,011

Konsep Mol (Latin: mole, artinya tumpukan)


Satu mol zat ialah banyaknya atom, molekul, atau
entitas lain yang mengandung sejumlah bilangan
Avogadro (No)
1 mol O = No atom oksigen
1 mol O2 = No molekul oksigen
Massa satu mol atom suatu unsur disebut
massa molar dengan satuan gram per mol
Massa molar H2O = 18,0152 g mol-1

Kuantitas satu mol: grafit (C), kalium permanganat


(KMnO4), tembaga sulfat pentahidrat (CuSO45H2O),
tembaga (Cu), natrium klorida (NaCl), dan kalium bikromat
(K Cr O ). Antimoni (Sb) terletak di tengah.

Contoh 1.3
Nitrogen dioksida (NO2) ialah komponen utama pencemar udara
kota. Dalam sampel yang mengandung 4,000 g NO2, hitunglah (a)
jumlah mol NO2 dan (b) jumlah molekul NO2.

Penyelesaian
a) Dari tabel massa molar nitrogen (14,007 g mol -1) dan oksigen
(15,999 g mol-1), massa molar NO2 ialah :
14,007 g mol-1 + (2 x 15,999 g mol-1) = 46,005 g mol-1
4,000 g NO2
mol NO2 = -------------------- = 0,8695 mol NO2
46,005 g mol-1
b) Untuk mengkonversi mol menjadi banyaknya molekul, kalikan
dengan bilangan Avogadro :
molekul NO2 = (0,8695 mol NO2) x 6,0221 x 1023 mol-1
= 5,236 x 1022 molekul NO2

7. KONSEP ENERGI
Bentuk Energi
Energi kimia : Fotosintesis
Energi kinetik
KE = mv2 (J = kg m2 s-2)
Energi potensial
PE = gaya . pergeseran
= mgh
Satuan energi dalam joule (J)

Latihan Soal
1. Vanadium dan oksigen membentuk sederet
senyawa dengan komposisi berikut :
Massa % V
76,10
67,98
61,42
56,02

Massa % O
23,90
32,02
38,58
43,98

Bagaimana jumlah relatif atom oksigen


dalam senyawa untuk massa tertentu atom
vanadium?

2. Isotop plutonium yang digunakan untuk fisi


nuklir ialah 239Pu. Tentukan (a) nisbah
jumlah neutron dalam satu inti 239Pu
terhadap jumlah proton dan (b) jumlah
elektron dalam satu atom Pu.
3. Kelimpahan alami dan massa isotop unsur
silikon (Si) relatif terhadap 12C = 12,00000
ialah :
Isotop
% Kelimpahan Massa Isotop
28
Si
92,21
27,97693
29
Si
4,70
28,97649
30
Si
3,09
29,97376
Hitunglah massa atom silikon alami

4. Hitunglah massa, dalam gram, satu atom


iodin jika massa atom relatif iodin ialah
126,90447 berdasarkan skala massa atom
yang diterima (didasarkan pada 12 sebagai
massa atom relatif 12C).
5. Molekul vitamin A mempunyai rumus
C20H30O, dan satu molekul vitamin A2
rumusnya C20H28O. Tentukan berapa mol
vitamin A2 mengandung jumlah atom yang
sama dengan 1,000 mol vitamin A.

6. Hanya dua isotop boron (B) yang ada


dialam, massa atom dan kelimpahannya
diberikan pada tabel berikut. Lengkapi
tabel dengan menghitung massa atom
relatif 11B sampai empat angka signifikan,
bila massa atom relatif boron menurut
tabel berkala adalah 10,811
Isotop

%
Kelimpahan

Massa
Atom

19,61

10,0131

80,39

10
11