Anda di halaman 1dari 2

Isya Syabana/F1314148

I.

PENGENALAN TERHADAP PENELITIAN


Penelitian, secara sederhana adalah proses menemukan solusi dari suatu masalah

setelah melalui pembelajaran dan analisa terhadap faktor-faktor tertentu.


Penelitian dapat dilakukan untuk dua tujuan berbeda. Pertama adalah untuk
memecahkan masalah mutakhir yang dihadapi oleh manager dalam konteks pekerjaan, yang
menuntut solusi tepat waktu. Penelitian semacam itu disebut penelitian terapan (applied
research). Kedua adalah untuk menghasilkan pokok pengetahuan dengan berusaha
memahami bagaimana masalah tertentu yang terjadi dalam organisasi dapat diselesaikan. Ini
disebut penelitian dasar (basic research).
Manajer dengan pengetahuan tentang penelitian mempunyai kelebihan dibanding
manajer yang tidak memiliknya. Manajer yang memahami penelitian dapat berinteraksi
secara efektif dengan tim yang diberikan tugas penelitian.
Seorang manajer harus bisa memilah informasi yang bisa diberikan kepada konsultan
peneliti, dan yang paling penting, informasi mana yang harus tidak diberikan kepada
konsultan karena konsultan merupakan pihak eksternal perusahaan.
Sejumlah

perusahaan

mempunyai

departemen

konsultan

atau

penelitian

sendiri. Departemen tersebut berperan sebagai konsultan intemal yang terdapat beberapa
keuntungannya seperti Tim intemal akan lebih mungkin diterima oleh karyawan di mana
penelitian perlu dilakukan dan ada pula kerugiannnya seperti Tim intemal sangat mungkin
jatuh ke dalam cara pandang stereotip dalam melihat organisasi dan masalahnya. Begitu juga
dengan peneliti eksternal, ada keuntungannya seperti Tim ekstemal dapat menerapkan
kekayaan pengalaman yang diperoleh dari bekerja dengan berbagai tipe organisasi
yang .mempunyai jenis masalah yang sama atau mirip dan ada pula kerugian seperti Biaya
sewa tim penelitian ekstemal biasanya mahal, waktu yang banyak

untuk memahami

organisasi yang akan diteliti, arang memperoleh sambutan hangat,


Pengetahuan mengenai penelitian menaikkan kepekaan manajer terhadap faktor
internal dan eksternal yang sangat banyak dalam lingkungan organisasi dan pekerjaannya.
Etika dalam penelitian bisnis mengacu pada kode etik atau norma perilaku sosial yang
diharapkan ketika melakukan penelitian. Kode etik berlaku bagi organisasi dan anggota yang
1

mensponsori penelitian, peneliti yang melakukan penelitian, dan responden yang memberikan
data yang diperlukan. Dengan demikian, perilaku etis meliputi setiap langkah dalam proses
penelitianpengumpulan data, analisis data, pelaporan, dan penyebaran informasi di Intemet,
jika kegiatan tersebut dilakukan.
II.

The Scientific Approach and Alternative Approach to Investigation

KARAKTERISTIK UTAMA PENELITIAN ILMIAH


Ciri atau karakteristik utama penelitian ilmiah dapat didaftarkan sebagai berikut:
1. Purposiveness (Tujuan jelas)
2. Rigor (Ketepatan)
3. Testability (Dapat Diuji)
4. Replicability (Dapat Ditiru)
5. Precision and Confidence (Ketelitian dan Keyakinan)
6. Objectivity (Objektivitas)
7. Generalizability (Dapat Digeneralisasi)
8. Parsimony (Sederhana)
METODE HIPOTESIS-DEDUKTIF
Tujuh langkah yang dalam metode penelitian hipotetis-deduktif dibahas di bawah ini.
1. Identify a broad problem area
2. Define the problem statement
3. Develop hypotheses
4. Determine measures
5. Data collection
6. Data analysis
7. Interpretation of data
ALTERNATIF PENDEKATAN DALAM PENELITIAN
1. Positivism
2. Constructionism
3. Critical Realism
4. Pragmatism
2