Anda di halaman 1dari 17

FILSAFAT ILMU

1. ILMU DAN

MORAL

2. KEGUNAAN

ILMU

3. TANGGUNG

JAWAB SOSIAL
Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan
mendalam mengenai makhluk tuhan , alam manusia dan
manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang
bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai akal
manusia setelah mencapai pengetahuan.

Bagian dari filsafat pengetahuan membicarakan tentang


ontologi, epistimologi dan aksiologi.

Dalam kajian Aksiologi ilmu membicarakan:

“UNTUK APA DAN UNTUK SIAPA”


AKSIOLOGI
Aksiologi adalah istilah yang berasal dari kata Yunani
yaitu;axios yang berarti sesuai atau wajar.
Sedangkan logos yang berarti ilmu. Aksiologi dipahami
sebagai teori nilai.

AKSIOLOGI adalah teori nilai yang berkaitan dengan


kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh
(Suriasumantri,1987:234)

Aksiologi meliputi nilai‑nilai kegunaan yang bersifat normatif


dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan
yang
dijumpai dalam seluruh aspek kehidupan. Nilai-nilai
kegunaan ilmu ini juga wajib dipatuhi seorang ilmuwan,
baik dalam melakukan penelitian maupun di
dalam menerapkan ilmu.
Menurut BRAMEL, Aksiologi terbagi tiga bagian
yaitu :

1.MORAL CONDUCT yaitu tindakan moral,


bidang ini melahirkan disiplin khusus.

2.ESTETIC EXPRESSION yaitu ekspresi


keindahan. Bidang ini melahirkan keindahan

3.SOSIO-POLITICAL LIFE yaitu kehidupan


sosial politik yang akan melahirkan filsafat sosial
politik
APA ITU ILMU?????

Ilmu adalah istilah yang berasal dari kata


Yunani yaitu scientia yang berarti ilmu. Atau
dalam kaidah bahasa Arab berasal dari
kata ‘ilm yang berarti pengetahuan. Ilmu atau
sains adalah seluruh usaha sadar untuk
menyelidiki, menemukan dan meningkatkan
pemahaman manusia dari berbagai
segi kenyataan dalam alam manusia.
Perbedaan Ilmu Vs Pengetahuan
ilmu dan pengetahuan’ adalah 2 hal yang mempunyai arti dan maksud
yang berbeda. Ilmu dalam bahasa inggrisnya adalah “science”
dan Pengetahuan adalah “knowledge”

Pengetahuan adalah apa yang diketahui oleh manusia atau hasil pekerjaan
manusia menjadi tahu. Pengetahuan itu merupakan milik atau isi pikiran
manusia yang merupakan hasil dari proses usaha manusia untuk tahu.

Maka seseorang yang ingin berilmu perlu memiliki pengetahuan yang banyak
dan memiliki pengetahuan. Kemudian pengetahuan yang banyak itu diolah oleh
suatu metode tertentu. Metode itu ialah metode ilmiah.
Pengetahuan tentang metode ilmiah diperlukan juga untuk menyusun
pengetahuan-pengetahuan tersebut untuk menjadi ilmu
dan menarik pengetahuan
lain yang dibutuhkan untuk melengkapinya.
1.OBJEKTIF ilmu harus mempunyai objek kajian yang terdiri
dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya.

2. METODIS ilmu dapat meminimalisasi kemungkinan terjadinya


penyimpangan

3. SISTEMATIS ilmu harus terurai dan terumuskan dalam


hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem secara
utuh dan menyeluruh

4. UNIVERSAL ilmu harus merupakan kebenaran universal yang


bersifat umum
KLASIFIKASI ILMU

Ilmu

Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan


Abstrak Alam Humanis
(The Natural (The Natural
(The Abstract
Sciences) Sciences)
Sciences) Fisika Psikologi
Metafisika Kimia Sosiologi
Logika Biologi Antropologi
Matematika
Istilah Moral berasal dari bahasa Latin yaitu Mores yang berarti adat
kebiasaan. Dalam Bahasa Indonesia Moral berarti : akhlak atau kesusilaan
yang mengandung makna tata tertib batin atau tata trtib hati nurani yang
menjadi pembimbing tingkah laku batin dalam hidup.

Secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’


karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti
yaitu kebiasaan,adat. Etika adalah ajaran tentang baik
buruk, sikap, perbuatan, kewajiban dan sebagainya.
Istilah moral dapat dipersamakan dengan istilah-istilah:
- Etika
- Etik
- Akhlak
- Kesusilaan
- Budi pekerti

Moral adalah bagian dari nilai yaitu nilai moral. Tidak semua
nilai adalah nilai moral. Nilai moral berkaitan dengan prilaku
manusia (human) tentang hal baik dan buruk
PERBUATAN BERMORAL yaitu perbuatan yang
menjunjung tinggi nilai pribadi manusia, harkat dan
martabat manusia.
PERBUATAN AMORAL yaitu perbuatan yang
menyimpang atau melanggar norma moral

PERBUATAN IMMORAL yaitu perbuatan yang


tidak atau bukan kategori perbuatan moral
1. Bertanggung jawab agar produk keilmuannya sampai
pada masyarakat dan dapat dimanfaatkan oleh
masyarakat

2. Ilmuwan berkewajiban menyampaikan kepada


masyarakat dalam bahasa yang mudah dicerna dan
bertanggung jawab memberikan perspektif yang
benar mengenai untung ruginya dan baik buruknya

3. Seorang ilmuwan memiliki pola pikir yang teratur, teliti


dan bekerja secara cermat

4. Seorang ilmuwan bukan saja memberi informasi


tetapi juga memberi contoh
5. Ilmuwan harus mampu menjelaskan hasil
penemuannya/penelitiaannya sejernih mungkin
atas dasar rasionalitas dan metodologis yang
tepat

6. Ilmuwan tidak akan membiarkan hasil


penemuannya dipergunakan untuk menindas
bangsa lain

7. Ilmuwan harus berani menentang politik


pemerintah yang menurutnya melanggar azas-
azas kemanusiaan
Pengetahuan merupakan
kekuasaan, kekuasaan yang dapat
dipakai untuk kemaslahatan manusia
atau sebaliknya dapat pula
disalahgunakan. Untuk itulah
tanggung jawab ilmuwan haruslah
“dipupuk” dan berada pada tempat
yang tepat.
Ilmu Menghasilkan Teknologi yang akan diterapkan pada
masyarakat. Teknologi dalam penerapannya dapat menjadi
berkah dan penyelamat bagi manusia, tetapi juga bisa
menjadi bencana bagi manusia. Disinilah pemanfaatan
pengetahuan dan teknologi harus diperhatikan sebaik-
baiknya. Dalam filsafat penerapan teknologi meninjaunya dari
segi aksiologi keilmuan.

Aksiologi adalah kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan


manusia, kajian tentang nilai-nilai khususnya etika.
Seorang ilmuwan mempunyai tanggung jawab agar
produk keilmuwan sampai dan dapat dimanfaatkan
dengan baik oleh masyarakat.