Anda di halaman 1dari 15

PENGEMBANGAN MODEL

MATA PELAJARAN

1
Sosialisasi KTSP
PENGERTIAN
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler
untuk mengembangkan kompetensi yang
disesuaikan dengan ciri khas, potensi
daerah, dan prospek pengembangan
daerah termasuk keunggulan daerah, yang
materinya tidak dapat dikelompokkan ke
dalam mata pelajaran yang ada. Substansi
muatan lokal ditentukan oleh satuan
pendidikan sesuai dengan Kompetensi
Keahlian yang diselenggarakan.

2
Sosialisasi KTSP
ciri khas, potensi daerah, dan
prospek pengembangan daerah
termasuk keunggulan daerah

Harus sudah menjadi


Pertimbangan dalam
pembukaan Kompetensi
Keahlian di SMK

3
Sosialisasi KTSP
Ruang Lingkup
1. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah, misalnya
kebutuhan untuk:
a. Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah
b. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang
tertentu, sesuai dengan keadaan perekonomian daerah
c. Meningkatkan penguasaan bahasa Inggris untuk keperluan
sehari-hari, dan menunjang pemberdayaan individu dalam
melakukan belajar lebih lanjut (belajar sepanjang hayat)
d. Meningkatkan kemampuan berwirausaha.

2. Lingkup isi/jenis muatan lokal, dapat berupa: bahasa daerah,


bahasa Inggris, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan
daerah, adat istiadat (termasuk budi pekerti), dan pengetahuan
tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal
yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan.

4
Sosialisasi KTSP
Tujuan
a. Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan
alam, sosial, dan budayanya,
b. Memiliki bekal kemampuan dan keterampilan serta
pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi
dirinya maupun lingkungan masyarakat pada
umumnya,
c. Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-
nilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya, serta
melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur
budaya setempat dalam rangka menunjang
pembangunan nasional.

Bagi SMK untuk memperkaya dan meningkatkan kualitas


pengembangan keahlian sesuai dengan tuntutan lapangan
kerja.

5
Sosialisasi KTSP
Penentuan Mata Pelajaran Muatan Lokal

Merupakan ciri khas, potensi daerah, dan prospek


pengembangan daerah termasuk keunggulan daerah

Selaras dengan Kompetensi Keahlian yang diselenggarakan

Kompetensi tidak terwadahi oleh mata pelajaran yang lain

Dapat diimplementasikan di sekolah dengan memperhatikan


sarana/prasarana; pendidik dan tenaga kependidikan serta
daya dukung operasional pembelajaran lainnya.

Dapat diselenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal


setiap semester.

Total waktu yang tersedia 192 jam selama tiga tahun

6
Sosialisasi KTSP
Langkah-langkah Pengembangan Mata
Pelajaran Muatan Lokal

1. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah


2. Menentukan fungsi dan ruang lingkup muatan lokal
3. Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokal
4. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal
5. Mendistribusikan Jam Mata Pelajaran Muatan Lokal
6. Mengembangkan Standar Kompetensi dan
Kompetensi Dasar serta Silabus.

7
Sosialisasi KTSP
Contoh
Kompetensi Keahlian
Teknik Pemesinan
bahasa Jepang tidak merupakan
mata pelajaran yang telah ada

bahasa Jepang dibutuhkan untuk


MP MULOK mendukung pelaksanaan
Bahasa Jepang pekerjaan pemesinan di industri
(investor Jepang)

manual peralatan permesinan


banyak berbahasa Jepang

8
Sosialisasi KTSP
Tujuan
• Pembelajaran bahasa Jepang pada Kompetensi
Keahlian Teknik Pemesinan bertujuan agar
para peserta didik memiliki kemampuan dasar
dalam ketrampilan mendengarkan, berbicara,
membaca dan menulis untuk berkomunikasi,
secara khusus untuk memahami manual
peralatan mesin.

9
Sosialisasi KTSP
Ruang Lingkup
• wacana lisan dan tulisan berbentuk
paparan atau dialog sederhana
tentang identitas diri, kehidupan
sekolah, kehidupan keluarga,
kehidupan sehari-hari dan manual
peralatan mesin
• kemampuan berbahasa, yaitu
mendengarkan, berbicara, membaca
dan menulis. Selain itu, termasuk juga
pengenalan huruf Hiragana, Katakana,
dan Kanji
10
Sosialisasi KTSP
Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar;
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Mendengarkan Mengidentifikasi bunyi, ujaran (kata,


1. Memahami wacana lisan frasa atau kalimat) dalam suatu
berbentuk paparan atau dialog konteks dengan mencocokkan dan
sederhana membedakan secara tepat
tentang Identitas Diri

Memperoleh informasi umum dan


atau rinci dari berbagai bentuk
wacana lisan sederhana secara
tepat

11
Sosialisasi KTSP
Berbicara Menyampaikan informasi secara
6. Mengungkapkan informasi lisan dengan lafal yang tepat
secara lisan dalam bentuk dalam kalimat sederhana
paparan atau dialog sesuai konteks yang
sederhana tentang mencerminkan kecakapan
penggunaan mesin berbahasa yang santun dan
tepat

Melakukan dialog sederhana


dengan lancar dan benar yang
mencerminkan kecakapan
berkomunikasi dengan santun
dan tepat

12
Sosialisasi KTSP
CONTOH TOPIK MULOK
No. Kompetensi Keahlian TOPIK MUATAN LOKAL

1. Jasa Boga  Pengolahan dan penyajian Masakan daerah


 Pembuatan minuman daerah
2. Tata Busana  Bordir
 Sulam
 Pembuatan busana daerah
 Pembuatan busana pengantin
3. Kecantikan Rambut  Sanggul daerah
 Rias pengantin
4. Usaha Perjalanan Kargo
Wisata
3. Teknik Gambat Mesin  Program Logic Control (PLC)
 Rencana Anggaran Biaya Proses Permesinan
4. Kendaraan Ringan  Mengendarai kendaraan
 Elektronika dasar

Sosialisasi KTSP
5. Teknik Alat Berat Mengoperasikan forklif

6. Elektronika Penyusunan Web disain


komunikasi Program Java

7. Listrik Instalasi Solar cell


Betere kering
8. Permesinan Listrik dasar
Elektronika dasar
Dasar rekayasa

9. Administrasi System kearsipan elektronik


Perkantoran
10. Tata Kecantikan Tata rias pengantin daerah

Sosialisasi KTSP
Sekian dan Terimakasih

Selamat bekerja

15
Sosialisasi KTSP