Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR PENOLAKAN RESUSITASI

No. Dokumen
SPO/HPK/008
Tanggal terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Do Not Resuscitate (DNR)


No. Revisi
Halaman
00
1 dari 2
Ditetapkan Oleh,
Direktur

1 September 2015
PENGERTIAN

dr. Hendrivand, Sp.OG

Resusitasi:
Intervensi medis yang bertujuan untuk memulihkan aktivitas jantung atau pernapasan, dan
yang tercantum di sini:
1.
2.
3.
4.
5.

Pacu jantung (penekanan dada)


Defibrilasi
Assisted ventilasi
Endotrakeal intubasi
Pemberian obat kardiotonik

DNR:
Permintaan untuk tidak melakukan Resusitasi, merupakan pesan untuk dokter dan perawat
agar tidak melakukan atau memberikan tindakan pertolongan berupa CPR (cardiopulmonary
resuscitation) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) jika terjadi permasalahan darurat pada

TUJUAN

jantung pasien atau terjadinya henti napas pada pasien.


1. Menghormati permintaan/keputusan pasien untuk menolak dilakukannya resusitasi
(DNR).

2. Menetapkan kriteria yang jelas bagi tenaga kesehatan dalam menahan tindakan resusitasi
yang sesuai dengan persyaratan perundang-undangan dan hak-hak pasien.

KEBIJAKAN

1. Undang-Undang Kesehatan RI Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik


Kedokteran
2. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 290 Tahun 2008 Tentang Persetujuan
Tindakan Kedokteran
3. SK Direktur RS Petukangan Nomor 028 Tahun 2015 Tentang Hak Pasien dan
Keluarga

PROSEDUR

1. Petugas mengevaluasi kondisi pasien.


2. Pasien dengan indikasi prognosis buruk, harus diinformasikan mengenai resiko yang
mungkin akan dialaminya. Ada penjelasan dari dokter kepada keluarga pasien tentang
resiko pasien yang dalam keadaan darurat dapat terjadi henti jantung dan henti nafas.
3. Meminta pertimbangan pasien/keluarga pasien untuk melakukan resusitasi ataupun

menolak dilakukannya resusitasi (DNR), jika dalam keadaan darurat pasien


membutuhkan tindakan pertolongan CPR (cardiopulmonary resuscitation). Jika pasien
atau keluarga pasien meminta untuk menolak dilaksanakan tindakan resusitasi (DNR),
maka permintaan pasien atau keluarga harus dihormati.
4. Dokter mengisi lengkap rekam medis pasien dan juga memberikan form informed
consent penolakan tindakan resusitasi kepada pasien dan keluarganya yang harus
ditandatangani oleh dokter, pasien, dan saksi-saksi.
5. Petugas memberikan Medallion/gelang DNR sebagai penanda bahwa pasien tersebut
memiliki permintaan untuk tidak melakukan resusitasi.
6. Sebuah permintaan penolakan resusitasi (DNR) dianggap batal dan tidak berlaku,

UNIT TERKAIT

1.
2.
3.
4.

jika ada dari keadaan ini terjadi :


a) Pasien sadar dan menyatakan bahwa pasien ingin di resusitasi.
b) Ada keberatan atau perselisihan dengan anggota keluarga atau pengasuh.
c) Ada pertanyaan/ perselisihan mengenai keabsahan DNR
IGD
Rawat Inap
ICU
OK