Anda di halaman 1dari 2

Sistem Peredaran Darah Manusia

Rabu, 05 Agustus 2009 07:27 -

Sistem Peredaran Darah Manusia


Tahun : 1628
Apakah itu ? Penemuan bagaimana arteri, vena, hati dan paru-paru berfungsi dalam satu
sirkulasi
Penemu : William Harvey

Alasan Merupakan Penemuan Terbesar


Sistem sirkulasi darah manusia bisa dikatakan mewakili kehidupan. Tidak ada sistem lain yang
lebih penting bagi manusia. Namun, 400 tahun yang lalu, tidak ada seorangpun yang
mengetahui sistem sirkulasi kita. Banyak yang berpikir bahwa degupan kencang di dada kita itu
hanyalah suara hati nurani yang minta didengar. Kebanyakan berpikir bahwa darah diciptakan
di hati dan dikonsumsi oleh otot. Kebanyakan berpikir bahwa arteri diisi dengan udara.

William Harvey menemukan bahwa fungsi sesungguhnya dari elemen-elemen utama sistem
sirkulasi (jantung, paru-paru, arteri, vena) dan menciptakan sebuah gambar yang lengkap dan
akurat mengenai sirkulasi darah manusia. Harvey juga merupakan orang pertama yang
menggunakan metode ilmiah untuk pembelajaran biologi. Semua ilmuwan mengikuti
langkahnya. Buku Harvey tahun 1628 merupakan awal dari fisiologi modern.

Bagaimana Caranya Ditemukan?


Sampai abad ke 16, dokter percaya tulisan Galen yang telah berusia 1500 tahun, yang
mengatakan makanan diubah menjadi darah di hati dan dikonsumsi tubuh sebagai bahan
bakar. Kebanyakan sepakat bahwa darah yang mengalir dari pembuluh arteri tidak ada
hubungan dengan darah yang mengalir melalui pembuluh vena.

William Harvey dilahirkan tahun 1578 di Inggris dan mendapat pelatihan medis di Oxford. Dia
diundang untuk belajar di Universitas Padua, Italia, merupakan universitas yang terkenal di
bidang kedokterannya.

Ketika Harvey kembali ke Inggris pada tahun 1602, dia menikah dengan putri dokter Ratu
Elizabeth, diangkat sebagai dokter untuk keluarga bangsawan Raja James I dan diangkat
sebagai dokter pribadi bagi Raja Charles I pada tahun 1618.

Ketika melayani raja-raja Inggris, Harvey menfokuskan studinya mengenai pembuluh vena dan
arteri. Dia melakukan berbagai eksperimen pada hewan dan mayat manusia. Ketika melakukan
pembedahan ini, dia menemukan serangkaian katup yang terdapat di sepanjang pembuluh
Vena. Dia bukan orang pertama yang menemukan katup-katup ini, tetapi dia adalah orang
pertama yang mencatat bahwa katup-katup ini selalu mengarahkan aliran darah ke jantung.
Darah mengalir di dalam pembunuh vena hanya dari lengan, kaki, kepala dan kembali ke
jantung.

Dia mulai melakukan serangkaian percobaan dimana dia mengikat sebuah pembuluh arteri
atau vena untuk melihat apa yang terjadi. Kadang-kadang dia menjepit pembuluh arteri dan
kemudian melepaskannya untuk melihat darah mendesak ke arah mana. Dia melakukan hal

1/2
Sistem Peredaran Darah Manusia
Rabu, 05 Agustus 2009 07:27 -

yang sama pada pembuluh vena, menjepit sebuah pembuluh vena dan melepaskannya.
Kadang-kadang dia menjepit pembuluh vena dan arteri kemudian melepaskannya satu per
satu. Eksperimen ini membuktikan bahwa pembuluh arteri dan vena terhubung dalam satu
sistem sirkulasi dan aliran darah selalu mengalir dari arteri ke vena.

Kemudian Harvey mengalih ke jantung dan segera menyadari bahwa jantung berfungsi
sebagai otot dan memompa darah keluar ke paru-paru dan keluar ke pembuluh arteri.
Mengikuti aliran darah yang melalui berbagai hewan, Harvey sadar bahwa darah tidak
dikonsumsi, tetapi bersirkulasi terus menerus melalui sistem, membawa udara dan nutrisi ke
tubuh.

Tahun 1625, Harvey telah berhasil menemukan hampir seluruh sistem sirkulasi. Tetapi dia
menemukan 2 masalah. Pertama, dia tidak mengerti bagaimana darah bisa menyeberang dari
arteri menuju ke vena, walaupun eksperimennya membuktikan bahwa memang terjadi
demikian(Harvey tidak memiliki mikroskop jadi tidak dapat melihat pembuluh darah sekecil
kapilari. Tahun 1670, 3 tahun setelah meninggalnya Harvey- Orang Italia bernama Marcello
Malpighi menemukan kapilari dengan mikroskop sehingga menyempurnakan penemuan
Harvey)

Masalah kedua adalah Harvey takut dengan reaksi massa, Gereja menjatuhkan hukuman
ketika dia mengatakan jantung sebagai pompa otot dan bukan sebagai rumah bagi jiwa dan hati
nurani serta kitab. Dia takut kehilangan pekerjaannya dengan raja. Pada tahun 1628 Harvey
menemukan penerbit kecil dari Jerman. Akhirnya buku tipis, 72 halaman yang merangkum hasil
kerjanya dan penemuannya. Dia mempublikasi dalam bahasa Latin(bahasa ilmiah), berharap
tidak seorangpun di Inggris membacanya.

Berita mengenai Harvey mencapai selurh Eropa dan membuat dia dalam sekejap terkenal. Dia
kehilangan banyak sekali pasien karena terkejut dengan klaimnya. Tetapi hasil Harvey adalah
akurat dan teliti. Pada tahun 1650 buku Harvey akhirnya menjadi buku teks yang diterima
mengenai sistem sirkulasi darah.

Sumber : Istimewa

2/2