Anda di halaman 1dari 28

Modul gangguan tumbuh kembang bayi

Tutor : dr. Kartono Ichwani, Sp. BK

Kelompok 2
Ardiansyah
Chandrika Karisa
Didi Suryana
Indah Eka Rahmawati
Mauliza resky N
Muliana Ratna Sari
Nur Fatia Rahmawati
Rifqoh Atiqoh
Sri Nindiana Putri A
Yaumul Robbi Fakhri
Gandhis Apri W

(2012730009)
(2012730021)
(2012730029)
(2012730052)
(2012730061)
(2012730066)
(2012730072)
(2012730085)
(2012730101)
(2012730109)
(2010730043)

Skenario
Seorang anak laki-laki umur 24 bulan. Berat badan 8,5 kg, Panjang badan
72 cm,
Lingkaran kepala 52 cm dibawa oleh ibunya karena batuk pilek sejak 3 hari, Pasien juga
demam sejak 4 hari lalu, demam tidak tinggi. Riwayat kelahiran: Ditolong oleh Bidan
dengan BB 2900 gram, Panjang badan 49 cm, lingkar kepala 33 cm. Pasien mendapat ASI
hanya sampai usia 3 bulan, karena ibu pasien bekerja, selanjutnya hanya diberi susu
formula. Ayah pasien juga tidak pernah pulang, jadi pasien hanya diasuh oleh neneknya saja
yang sering batuk-batuk dan sudah berusia 72 tahun. Pasien jarang dibawa ke posyandu,
Imunisasi yang dilakukan Hepatitis B saat usia 1 bulan. Penimbangan yang dilakukan umur
12 bulan saat berobat berat badan 6,7 kg, tinggi badan 65 cm, lingkar kepala 47,5 cm,
kemudian saat berusia 17 bulan pasien dirawat lagi karena panas 2 minggu dan berat
badannya 7,2 kg, tinggi badan 67 cm dan lingkar kepala 50 cm, terakhir 1 bulan lalu saat
berobat karena demam, berat badan pasien 7.8 kg, tinggi badan 72 cm lingkar kepala 51
cm. Saat ini bicara hanya mengoceh, tangan pasien belum bisa memegang sendok,
memegang pinsil, pasien suka terlihat acuh. Pasien juga jarang bertepuk tangan atau
bergembira bila mendengar lagu. Pasien baru bisa membungkuk untuk berdiri, berdiri
berpegangan namun tidak lama, bicara tidak jelas, hanya mengambil mainan yang besar
besar (boneka) sedangkan mainan seperti pinsil warna sulit dipegang. Sering menangis
tidak jelas dan cenderung pendiam.

Pemeriksaan fisik tanda vital kesadaran cm, LN

120x/mnt isi kuat, LP 28 x/ mnt teratur, S 37.C. Mata


konjungtiva pucat, THT tonsil dan faring hiperemis,
KGB leher teraba 1-2 buah sebesar 1 cm mobile
kenyal nyeri (-) di leher kanan dan kiri, Jantung dan
Paru hanya terdengar lender, perut tidak ada kelainan ,
kaki dan tangan tidak ada kelainan, genitalia normal,
anus normal. Refleks Fisiologis normal, Refleks
Patologis tidak ada, penilaian Suspensi horizontal dan
vertical normal.

Anamnesis tambahan
Imunisasi
Umur 1 bulan = hepatitis b
2 bulan = DPT 1, hepatitis b 2, polio
3 bulan = BCG
Riwayat perkembangan
Tengkurap usia 3 bulan
Usia 1 tahun baru bisa duduk sendiri, mulai bicara
Riwayat kelahiran

Saat lahir tidak langsung menangis, terlihat biru, merintih, napas megap
megap, ketuban hijau kental, langsung ke rs dan mendapat perawatan
NICU, dengan ventilator 7 hari, pulang pada usia 12 hari
Riwayat makanan
Hanya diberi susu formula
Riwayat penyakit dahulu
Pasien sering kejang tanpa demam saat 7, 13, dan 19 bulan dalam sehari
beberapa kejang, setelah kejang pasien tertidur

Pertanyaan
Jelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan anak?
2. Jelaskan faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak?
3. Bagaimana mengukur tumbuh dan kembang berdasarkan kurva
pertumbuhan WHO?
4. Bagaimana pertumbuhan anak tersebut dari lahir sampai usia sekarang?
5. Bagaimana perkembangan anak tersebut dari lahir sampai usia sekarang?
6. Bagaimana faktor perinatal dan post natal dapat mempengaruhi
pekembangan anak?
7. Bagaimana cara mencukupi kebutuhan asih, asuh dan asah anak tsb?
8. Bagaimana hubungan gizi dengan tumbuh kembang?
9. Apa efek susu formula dan ASI terhadap tumbuh kembang anak?
10. Jelaskan macam macam gangguan pertumbuhan dan perkembangan?
11. Bagaimana tatalaksana awal pada gangguan tumbuh kembang?
1.

Tahapan pertumbuhan
dan perkembangan anak

Rules of thumb untuk pertumbuhan


Berat Badan

Tinggi

Lingkar Kepala

1. Penurunan berat badan pada


beberapa hari kehidupan: 5-10%
berat lahir
2. Kembali ke berat badan lahir
pada usia 7-10 hari
Dua kali berat lahir pada usia 45 bulan
Tiga kali berat lahir pada usia 1
tahun
Empat kali berat lahir pada usia
2 tahun
3. Berat rerata:
3,5 kg pada saat lahir
10 kg pada saat usia 1 tahun
20 kg pada usia 5 tahun
30 kg pada usia10 tahun
4. Penambahan berat badan tiap
hari
20-30 gram pada 3-4 bulan
pertama
15-20 gram pada sisa tahun
pertama

1. Rerata panjang
saat lahir adalah
50 cm, 75 cm
pada usia 1 tahun
2. Pada usia 3
tahun, rerata
tinggi anak adalah
3 kaki
Pada usia 4 tahun,
rerata tinggi anak
adalah 100 cm
(dua kali panjang
lahir)

1. Rerata lingkar
kepala adalah 35 cm
saat lahir
2. Lingkar kepala
meningkat 1
cm/bulan dalam satu
tahun pertama (2 cm
per bulan selama 3
bulan pertama,
kemudian menurun);
10 cm selama sisa
hidup yang ada

Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh


kembang anak
Faktor dalam (internal)

Perbedaan ras, keluarga, umur, jenis kelamin, kelainan


genetik, kelainan kromosom.
Faktor luar (eksternal/lingkungan)
Faktor pranatal
Faktor persalinan
Faktor pasca natal

Mengukur tumbuh dan kembang berdasarkan


kurva pertumbuhan WHO

Kurva Pertumbuhan WHO


Merupakan rujukan kurva pertumbuhan

standar dari usia 0 60 bulan


Hasil penelitian multisenter 1997-2003
Data dari 6 negara ; Brazil, Ghana, India,
Norwegia, Oman, dan Amerika

Berat Badan Menurut Usia

8,
5
7,
8
7,
6,
2
7

2
,
9

Panjang Badan Menurut Usia

7
2
6
7

4
9

Cara Menghitung Z-Score


Z-Score =
Contohpadaskenario (BB/U)

padausia 24 bulan, BB = 8,5 kg


Z-Score =
=
=
= SD Gizikurang

Cara Menghitung Z-Score


Z-Score =
Contohpadaskenario (PB/U)

padausia 24 bulan, PB = 72 cm
Z-Score =
=
=
= SD SangatPendek

Penilaian Perkembangan
DDST / Denver II
KPSP (Kuesioner Pra Skrinning

Perkembangan)
KMS (Kartu Menuju Sehat)
KPAP (Kuesioner Perilaku Anak Pra Sekolah)
Tes daya lihat
Tes daya dengar

Kebutuhan asih, asuh dan asah anak


1. sensorik
2. Motorik
3. emosi-sosial
4. Bicara
5. Kognitif
Menimbulkan
rasa
6. kemandirian
aman
(emotional
kreativitas
security)
dengan
7. Kepemimpinan
kontak
fisik dan psikis
8. Morall
sedini
mungkin
9. spiritual
anak
dengan ibu.
1.
gizianak
1. asupan
Kebutuhan
2. kebutuhan
akan kasih akan
sayang
tinggaldan
2. tempat
diperhatikan
3. pakaian
dihargai yang
dan aman
3. layak
pengalaman
baru,
4. perawatan
pujian
dini
4. kesehatan
tanggung jawab
berupa imunisasi
dan intervensi
dini akan
timbulnya gejala

Hubungan gizi dengan tumbuh kembang


Pada umumnya usia 1-2 tahun pertama

kehidupan akan menentukan kualitas hidup


anak di kemudian hari.
Masa anak di bawah 5 tahun merupakan
periode penting dalam tumbuh kembang
anak akerena pertumbuhan dasar yang
berlangsung pada masa balita akan
mempengaruhi dan menentukan
perkembangan anak selanjutnya.
Gizi baik tumbuh kembang baik
Gizi buruk tumbuh kembang terhambat

Efek susu formula dan ASI terhadap tumbuh


kembang anak

ASI vs Susu Formula


ASI
-

anti bodies
hormones
anti viruses
anti allergies
anti parasites
growth factors
karnitin
enzymes
mineral
vitamins
fat (DHA / ARA)
carbohydrates
protein
water

FORMULA
-

mineral
vitamins
fat (DHA / ARA)
carbohydrates
protein
water

Gangguan
pertumbuhan dan
perkembangan

Kelainan Pertumbuhan Tulang

Kelainan Endokrin

Non-endokrin

Tatalaksana awal pada gangguan tumbuh


kembang

Penatalaksanaan
Pemantauan pertumbuhan
Pemberian suplemen gizi
Fortifikasi garam beryodium
Pemberian makanan tambahan, termasuk

ASI
Menangani gizi buruk

Penatalaksanaan
Pengobatan gangguan tumbuh kembang

tergantung penyebabnya. Namun


sebelumnya perlu dilakukan beberapa
skrining untuk membuktikan atau
menyingkirkan etiologi penyakit sistemik
Jika penyebabnya adalah asupan kalori
yang tidak cukup, rencanakan rawat jalan
dengan nasihat diet sesuai kebutuhan
kalori.
Jika anak belum berhasil mengejar
pertumbuhannya, maka indikasi untuk
rawat inap karena pentingnya nutrisi yang
cukup untuk perkembangannya otak pada

Thank
you