Anda di halaman 1dari 25

METODE PEMBELAJARAN

LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN


(LP3)
UNIVERSITAS AIRLANGGA
Metode
pembelajaran

 PENGERTIAN

 JENIS-JENIS METODE

 CARA PEMILIHAN METODE


Apa Metode Pembelajaran?

“Cara menyajikan materi pembelajaran


kepada peserta didik untuk
mencapai tujuan”
Metode Pembelajaran

Cara mengelola pembelajaran untuk


mencapai tujuan, misal presentasi,
demonstrasi, simulasi, praktek.
JENIS-JENIS
METODE PEMBELAJARAN

Diskus
Simulasi
i

Demonstrasi

Sumbang Saran Ceramah


EXPOSITORY DISCOVERY

GARIS KONTINUM

CERAMAH MURNI BELAJAR MANDIRI


CERAMAH INTERAKTIF
CERAMAH DEMONSTRASI
DISKUSI KELOMPOK PENULISAN
SEMINAR KARYA ILMIAH
PRAKTEK LAPANGAN, DLL.
HUBUNGAN ANTARA
METODE DENGAN TUJUAN

METODE TUJUAN

CERAMAH MENJELASKAN KONSEP, PRINSIP


DAN PROSEDUR

DEMONSTRASI MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN


BERDASARKAN PROSEDUR

DISKUSI MENGANALISIS, MEMECAHKAN


MASALAH
STUDI MANDIRI MENJELASKAN, MENERAPKAN,
MENGANALISIS, MENSINTESIS,
MENGEVALUASI, DAN MELAKUKAN
SESUATU
HUBUNGAN ANTARA
METODE DENGAN TUJUAN

METODE TUJUAN

PRAKTIKUM MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN


BERDASARKAN PROSEDUR

BERMAIN PERAN MENERAPKAN SUATU KONSEP,


PRINSIP ATAU PROSEDUR
TUTORIAL MENJELASKAN, MENERAPKAN, DAN
MENGANALISIS KONSEP, PRINSIP,
DAN PROSEDUR TERTENTU

SEMINAR MENGANALISIS, DAN MEMECAHKAN


MASALAH
HUBUNGAN ANTARA
METODE DENGAN TUJUAN

METODE TUJUAN

LATIHAN MELAKUKAN SUATU KETERAMPILAN


BERDASARKAN PROSEDUR

SIMULASI MENJELASKAN, MENERAPKAN, DAN


MENGANALISIS
SUMBANG MENJELASKAN, MENERAPKAN, DAN
SARAN MENGANALISIS KONSEP, PRINSIP,
DAN PROSEDUR TERTENTU

STUDI KASUS MENGANALISIS, DAN MEMECAHKAN


MASALAH
BAGIAN I:
MEMILIH METODE INSTRUKSIONAL

 Faktor yang mempengaruhi pemilihan


metode:
1. Tujuan instruksional
 Lihat kompetensi yang ingin dibangun. Contoh
jika kompetensi mata kuliah Kimia Hasil
Pertanian adalah dapat menganalisis
perubahan kimia pada bahan makanan hewani
dan nabati setelah panen  metode apa yang
tepat?  PRAKTIKUM!!!

10
BAGIAN I:
MEMILIH METODE INSTRUKSIONAL
2. Waktu dan Fasilitas
 Perbedaan metode instruksional menuntut
perbedaan alokasi waktu dan fasilitas
 Tips/Hints: Ceramah lebih baik dilakukan pagi hari,
jika tidak memungkinkan dapat menggunakan
metode yang lebih partisipatory

3. Pengetahuan awal mahasiswa


 Sangat krusial mempengaruhi pencapaian
kompetensi
 Tips?Hints: Diperlukan instrumen: Pre-test atau
tanya-jawab di awal?
 Pengetahuan awal mhs diketahui  menetukan
metode pembelajaran yang akan digunakan 11
BAGIAN I:
MEMILIH METODE INSTRUKSIONAL

4. Jumlah Mahasiswa
 Metode tutorial lebih mudah diterapkan pada
kelas kecil  tujuan: umpan balik dapat cepat
dilakukan dan customizing individual needs
 Kelas besar (lebih dari 60 mahasiswa)
menimbulkan berbagai implikasi: kecepatan
belajar bervariasi  ceramah + peer-teaching
+ diskusi kelompok (need more resources
employed)

12
BAGIAN I:
MEMILIH METODE INSTRUKSIONAL

5. Jenis matakuliah/Pokok Bahasan


 Fakultas kedokteran orientasi pada ranah
psikomotorik  metode demonstrasi lebih
cocok atau adakah hubungannya dengan
Problem-Based Learning?
 Fakultas Ekonomi dan Sosial orientasi
sebagian besar pada ranah kognitif  metode
ceramah, seminar dan diskusi lebih efektif
dan efisien

13
BAGIAN I:
MEMILIH METODE INSTRUKSIONAL

6. Pengalaman dan Kepribadian dosen


 Teaching experience akan memberikan
petunjuk metode apa yang paling sesuai
untuk pokok bahasan tertentu
 Dosen harus mampu menggunakan berbagai
metode dalam rangka transfer of knowledge
given kepribadian yang dimilikinya

14
BAGIAN II:
HUBUNGAN METODE INTRUKSIONAL
DAN PRINSIP BELAJAR

 Prinsip belajar dapat digunakan untuk


melihat keunggulan dan kelemahan
metode instruksional
 Keunggulan/kelemahan juga dipengaruhi
faktor lain seperti perilaku awal mhs,
kepribadian dosen dan sarana prasarana

15
BAGIAN II:
HUBUNGAN METODE INTRUKSIONAL
DAN PRINSIP BELAJAR

1. Motivasi: pendorong tingkah laku mhs


ke arah atau tujuan tertentu
◦ Pendorong dapat diciptakan dosen dalam
proses PBM melalui metode instruksionalnya
◦ Tips/Hints: Menggunakan variasi metode
akan cenderung meningkatkan motivasi
mahasiswa dalam PBM

16
BAGIAN II:
HUBUNGAN METODE INTRUKSIONAL
DAN PRINSIP BELAJAR
2. Keaktifan berfikir mahasiswa
 Kemampuan belajar mahasiswa bervariasi
tergantung pada pengalaman lama yang
dimilikinya
 Jika pengalaman tersebut relevan dengan
pengetahuan baru yang dipelajarinya maka
pengalaman belajarnya akan lebih bermakna
bagi mhs
 Hins/Tips: Metode diskusi dapat digunakan
untuk mengaktifkan proses berfikir mhs dgn
menggabungkan pengalaman lama dan
pengetahuan baru yang diajarkan

17
BAGIAN II:
HUBUNGAN METODE INTRUKSIONAL
DAN PRINSIP BELAJAR

3. Umpan balik dan penguatan


 Pemberian umpan balik dan penguatan akan
meningkatkan keaktifan berfikir mahasiswa
sehingga tujuan instruksional akan dapat
tercapai
 PERTANYAAN: Bagaimana cara meningkatkan
keaktifan atau partisipasi kelas?

18
BAGIAN II:
HUBUNGAN METODE INTRUKSIONAL
DAN PRINSIP BELAJAR

4. Kecepatan belajar
 Terdapat dua kategori mahasiswa yang cepat
dan lambat
 Penggabungan dua kategori mahasiswa dalam
satu kelas menimbulkan implikasi yang
sangat serius.
 Hints/Tips: Metode belajar mandiri mungkin
lebih baik. Contoh melalui usaha tambahan
dalam bentuk tutorial. MASALAH RIIL
DIHADAPI OLEH FE-UNAIR

19
BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL

 Metode Ceramah
◦ Paling banyak digunakan
Keunggulan Kelemahan

Cepat utk menyampaikan informasi Komunikasi satu arah  mhs


menjadi pasif untuk bertanya atau
berpendapat
Informasi yg dpt disampaikan bisa Tidak dapat melakukan customizing
massive pada audience yg cukup kebutuhan per individu
besar
Sangat cocok ketika mengundang Mhs tidak diberikan kesempatan utk
dosen tamu berfikir & berperilaku kreatif.
Teacher oriented  mhs bisa bosan
20
BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL
 Tips/Hints: untuk metode ceramah +
media
◦ Gunakan media visual: OHP, PwPoint, papan
tulis
◦ Warning: Jangan memfotokopi teks dalam slide
OHP!!!
◦ Buatlah pointers berkaitan dgn topik yg
dibahas
◦ Berikan juga hand-outs

21
BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL

 Metode ceramah + diskusi


◦ Ceramah diarahkan untuk meningkatkan
pemahaman teori/konsep
◦ Diskusi digunakan untuk melihat
pengembangan penguasaan teori mahasiswa

22
BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL

 Metode ceramah dan demonstrasi


◦ “MENERANGKAN”  “MEMPERLIHATKAN”
◦ Mengurangi kesalahpahaman mahasiswa
◦ Cocok untuk mengajar keterampilan
◦ Prosedur demonstrasi harus tertulis dan
dikuasai dengan baik

23
BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL

 Metode sumbang saran + ceramah


◦ Pemberian pendapat oleh mahasiswa
◦ Apresiasi terhadap pendapat sangat krusial
◦ Hasil jajak pendapat digabungkan dengan teori
dan konsep yang dimiliki oleh dosen
◦ Metode yang baik untuk mengetahui
pengetahuan awal yang dimiliki mahasiswa

24
 Metode ceramah dan simulasi/bermain
peran
◦ Metode ceramah ditujukan untuk
meningkatkan pengetahuan teori dan konsep
◦ Metode simulasi digunakan untuk melatih
kompetensi mahasiswa dari tingkat
pemahaman ke tingkat penerapan dan analisis
◦ Bentuk simulasi: peer-teaching, role playing
dan games

BAGIAN III:
PENERAPAN METODE INSTRUKSIONAL
25