Anda di halaman 1dari 20

FAKTOR PENDORONG DAN

TIPOLOGI PERUBAHAN
ORGANISASI
I GDE DHARMA NUGRAHA

FAKTOR PENDORONG
PERUBAHAN ORGANISASI
Perubahan Organisasi saat ini banyak di dorong oleh faktor
lingkungan. Salah satunya adalah perkembangan Teknologi
Informasi.
Di sisi lain, ada juga para manajer yang antusias melakukan
perubahan.

FAKTOR PENDORONG
PERUBAHAN ORGANISASI
Tarik Ulur antara Stabilitas dan Perubahan Organisasi
Ada dua kondisi paradoksal yang dihadapi para manajer, yaitu menjaga agar organisasi dalam
keadaan stabil atau melakukan perubahan terus menerus karena tuntutan lingkungan.
Menghadapi dilemma tersebut, manajer diharuskan untuk:
Menstabilkan kondisi organisasi yang tidak stabil dan pada saat bersamaan membuat
organisasi lebih dinamis ketika semuanya serba kaku (rigid).

Beradaptasi terhadap lingkungan sedang berjalan dan tidak lupa mengantisipasi


perkembangan masa akan datang.
Memperbaiki kondisi berjalan dan menemukan hal-hal baru yang seharusnya dimiliki
organisasi.
Menjadi pemimpin dalam pembaharuan tanpa harus merusak tradisi atau kebiasaan yang
ada.

METAFORA ORGANISASI
Menganalogikan organisasi dengan benda/obyek lain seolah-olah organisasi
tersebut mempunyai karakter, sifat dan perilaku seperti benda/obyek dimaksud.

8 metafora organisasi:
Organisasi dipandang sebagai mesin.
Organisasi dipandang sebagai organisme hidup.
Organisasi dipandang sebagai pusat berpikir (otak).

Organisasi dipandang sebagai budaya.


Organisasi dipandang sebagai arena politik.
Organisasi dipandang sebagai alat pengendali psikis.
Organisasi dipandang sebagai tempat perubahan dan alat transformasi.
Organisasi di pandang sebagai alat dominasi.

MENGAPA ORGANISASI BERUBAH?


Adanya perbedaan kepentingan sehingga saling tarik ulur
antar pihak-pihak di dalam sebuah organisasi.

Adanya alasan ekonomi, keberlangsungan hidup sebuah


organisasi/perusahaan sangat bergantung pada kepuasan
para pemegang saham (pemilik organisasi) terhadap kinerja
organisasi.
Adanya alasan sebagai pembelajaran organisasi, adanya
perbaikan kinerja organisasi untuk memenuhi alasan
ekonomi.

MENGAPA ORGANISASI BERUBAH?


Dalam perubahan organisasi, ada kondisi paradoks di mana
perubahan demi perubahan dilakukan para manajer
berujung pada stabilitas organisasi.
Berdasarkan alasan ini ada 3 focus dalam perubahan
organisasi:
Tekanan lingkungan eksternal yang mendorong perubahan organisasi.
Keengganan manajer untuk melakukan perubahan.
Tekanan dari dalam organisasi yang menyebabkan organisasi harus
berubah.

TEKANAN DARI LINGKUNGAN


EKSTERNAL
Faktor lingkungan eksternal yang mendorong terjadinya
perubahan organisasi:
Mengikuti trend perubahan yang terjadi pada industri.
Keharusan melakukan perubahan.
Perubahan geopolitik.
Penurunan pasar.

Terjadi persaingan yang sangat tinggi hypercompetition


Menjaga reputasi dan kredibilitas organisasi.

KEENGGANAN ORGANISASI
BERUBAH
Tiga isu penting yang berkaitan dengan keengganan
organisasi merespon perubahan lingkungan:
Pembelajaran Organisasi vs Ancaman yang Menyebabkan Rigiditas
Lingkungan Bersifat Obyektif vs Konstruktif
Perubahan Organisasi vs Stabilitas Organisasi

TEKANAN DARI DALAM


ORGANISASI
Faktor internal yang mendorong perubahan organisasi:
Perubahan karena pertumbuhan organisasi.

Integrasi dan Kolaborasi.


Membangun Identitas baru.
Kehadiran pimpinan baru.

TIPOLOGI PERUBAHAN
ORGANISASI
Terdapat beragam teori tentang tipologi perubahan
organisasi.
Tipologi Perubahan Organisasi dapat dirangkum menjadi:
Planned Change vs Emergent Change
First Order vs Second Order Change

PLANNED CHANGE VS EMERGENT


CHANGE
Planned Change merupakan proses perubahan terencana
melalui 4 fase, yaitu:
Fase Eksplorasi
Fase Perencanaan
Fase Tindakan
Fase Integrasi

Emergent Change adalah perubahan yang tidak


direncanakan yang merupakan proses perubahan yang terus
berkembang dan secara alami tidak bias diprediksi.

FIRST ORDER VS SECOND ORDER


CHANGE
First Order atau disebut juga Alpha Change atau single loop
merupakan perubahan yang dimaksudkan agar kondisi
organisasi dapat beroperasi lebih lancer.
Second Order atau disebut juga gamma change atau double
loop merupakan perubahan mendasar yang bersifat
transformasional, radikal dan fundamental sehingga
mengubah tatanan inti organisasi.

TIPOLOGI PERUBAHAN DARI PERSPEKTIF


KONSULTAN: SECOND-ORDER PLANNED
CHANGED
Tipologi dari sudut pandang konsultan mengganbungkan dua
tipologi perubahan sebelumnya yaitu second order change
dan planned change menjadi second order planned change.
3 perspektif yang digunakan:
Mengapa organisasi berubah, karena adanya dorongan-dorongan
kondisi internal, kondisi eksternal, kondisi yang belum terpikirkan
sebelumnya dan kejadian pemicu yang luar biasa.
Bagaimana organisasi berubah, tahapan-tahapan dan proses dalam
second order change.
Apa yang diubah.

TIPOLOGI PERUBAHAN
ORGANISASI MENURUT GRUNDY
Menurut Grundy, perubahan organisasi bias dikelompokkan
menjadi:
Smooth incremental change
Bumpy incremental change
Discontinuous change

PERUBAHAN ALAMI: SIKLUS HIDUP


ORGANISASI (SHO)
Setiap organisasi hampir pasti selalu mengalami sikuls hidup
dan pada setiap tahap dalam siklus hidup tersebut pasti
mengalami perubahan.
Tujuan memahami SHO:
Memahami tahapan-tahapan perkembangan organisasi dan
karakteristik di setiap tahapan. Dengan memahami perbedaan
karakteristik pada setiap tahapan, para manajer akan lebih mudah
menetapkan skala prioritas yang berbeda pada setiap tahapan yang
berbeda.
Memudahkan pihak-pihak yang terlibat dalam perubahan organisasi
untuk menetapkan kapan dan bagaimana perubahan atau intervensi
dilakukan agar organisasi bias bertahan hidup dan terus berkembang.

SHO DAN PERUBAHAN BUDAYA


ORGANISASI
Perubahan Budaya Organisasi membutuhkan waktu yang
cukup lama dan seringkali mendapat resistensi dari anggota
organisasi.
Dalam konteks perubahan budaya organisasi, SHO menjadi
dasar untuk melakukan perubahan budaya.
Tahapan perubahan budaya dapat dilihat dari tahapan
pertumbuhan organisasi:
Tahap awal pertumbuhan
Tahap berkembang atau mapan
Tahap penurunan

TAHAP PERTUMBUHAN
ORGANISASI
Empat macam mekanisme perubahan dalam tahap
pertumbuhan organisasi:
Perubahan evolutif yang bersifat natural.
Perubahan evolutif yang dipandu dari dalam organisasi.
Peruahan evolutif dengan hybrids.
Perubahan secara revolutif terkendali dengan bantuan pihak luar
organisasi.

TAHAP BERKEMBANG ATAU


MAPAN
Mekanisme perubahan dalam tahap ini adalah:
Perubahan terencana dan pengembangan organisasi.

Perubahan budaya dengan memperkenalkan teknologi baru.


Perubahan budaya dengan memaparkan sisi negatif dari mitos yang
selama ini berkembang di dalam organisasi.
Perubahan sedikit demi sedikit tetapi konsisten.

TAHAP PENURUNAN
Mekanisme perubahan budaya pada tahap ini adalah:
Perubahan yang bersifat persuasi dengan sedikit ancaman.

Perubahan budaya melalui strategi penyehatan organisasi.


Perubahan budaya melalui reorganisasi dan melahirkan kembali
organisasi baru.

Terima kasih.
Pertanyaan?