P. 1
laporan praktikum Farmakognosi "Andrographidis Herba"

laporan praktikum Farmakognosi "Andrographidis Herba"

|Views: 1,954|Likes:
Dipublikasikan oleh OuGhie Nh
laporan praktikum Farmakognosi "Andrographidis Herba" by Ogi NH
laporan praktikum Farmakognosi "Andrographidis Herba" by Ogi NH

More info:

Published by: OuGhie Nh on Apr 20, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

original

LAPORAN FARMOKOGNOSI

SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA)

I. TAKSONOMI TUMBUHAN Nama umum Indonesia: Sambiloto Melayu: Cina: Hempedu bumi chuan xin lian

Sambiloto Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Asteridae : Scrophulariales : Acanthaceae : Andrographis : Andrographis paniculata Nees

Nama Lokal : Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra).; Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

II. KANDUNGAN KIMIA DAN STRUKTUR

Kandungan Sambiloto
y

Sambiloto mengandung senyawa flavonoid yang bersifat mencegah sekaligus menghancurkan penggumpalan darah. Sambiloto memiliki kadar kalium yang tinggi dan rendah kandungan natrium. Kalium diperlukan untuk mengeluarkan air dan natrium dalam tubuh sehingga bisa menurunkan tekanan darah. Sementara natrium harus di hindari karena bisa meningkatkan tekanan darah.

y

Tanaman ini juga mengandung andrografin, androgafolid (zat pahit) dan panikulin dimana sifat antibiotiknya mampu meningkatkan fungsi pertahanan tubuh dan membantu menyembuhkan luka akibat kanker.

Diisolasi terbanayak dari akar yaitu polimetatoksivaflavon, andrografin, pan, ikkulin. Mono-0-metilwhitin dan apigenin-7,4 dimetileter. Zak aktif andrografoid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektor (melindungi sel hati dari zat toksin)

Komposisi

:

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : : Herba ini rasanya pahit, dingin, masuk meridian paru, lambung, usus besar dan usus kecil. KANDUNGAN KIMIA : Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat

flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0- metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik).

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : 1. Herba ini berkhasiat bakteriostatik pada Staphylococcus aurcus,

Pseudomonas aeruginosa, Proteus vulgaris, Shigella dysenteriae, dan Escherichia coli. 2. Herba ini sangat efektif untuk pengobatan infeksi. In vitro, air rebusannya merangsang daya fagositosis sel darah putih. 3. Andrografolid menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. 4. Andrografolid dapat mengakhiri kehamilan dan menghambat pertumbuhan trofosit plasenta. 5. Dari segi farmakologi, sambiloto mempunyai efek muskarinik pada pembuluh darah, efek pada jantung iskeniik, efek pada respirasi sel, sifat kholeretik, antiinflamasi, dan antibakteri 6. Komponen aktifnya seperti ncoandrografolid, andrografolid,

deoksiandrografolid dan 14-deoksi-11, 12-didehidroandrografolid berkhasiat antiradang dan antipiretik. 7. Pemberian rebusan daun sambiloto 40% bly sebanyak 20 milkg bb dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (W. Sugiyarto, Fak. Farmasi UGM, 1978). 8. Infus daun sarnbiloto 5%, 10% dan 15%, semuanya dapat menurunkan suhu tubuh marmut yarrg dibuat demam (Hasir, jurusan Farmasi, FMIPA UNHAS, 1988). 9. Infus herba sambiloto mempunyai daya antijamur terhadap Microsporum canis, Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, Candida

albicans, dan Epidermophyton floccosum (Jan Susilo*, Endang Hanani **, A. Soemiati** dan Lily Hamzah**, Bagian Parasitologi FK UI* dan Jurusan Farmasi FMIPAUI**, Warta Perhipba No.Flll, Jan-Maret 1995). 10. Fraksi etanol herba sambiloto mempunyai efek antihistaminergik. Peningkatan konsentrasi akan meningkatkan hambatan kontraksi ileum marmot terisolasi yang diinduksi dengan histamin dihidroksiklorida.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

STRUKTUR I. Uraian Tumbuhan :

Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna semusim, tinggi 50 - 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang membesar.

Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 - 8 cm, lebar 1 - 3 cm. Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari. ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung;kecil- kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panj ang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah mernbujur menjadi 4 keping-Biji gepeng, kecil-kecil, warnanya cokelat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

II. Syarat Tumbuh : a. Iklim · Ketinggian tempat : 1 m - 700 m di atas permukaan laut b. Curah hujan tahunan : 2.000 mm - 3.000 mm/tahun. c. Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 5 bulan - 7 bulan d. Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan): 4 bulan - 7 bulan e. Suhu udara : 250 C - 320 C f. Kelembapan : sedang g. Penyinaran : sedang. h. Tanah · Tekstur : berpasir i. Drainase : baik j. Kedalaman air tanah : 200 cm - 300 cm dari permukaan tanah

k. Kedalaman perakaran : di atas 25 cm dari permukaan tanah l. Kemasaman (pH) : 5,5 - 6,5 · Kesuburan : sedang ± tinggi.

III. Khasiat dan kegunaan

Khasiat Sambiloto Orang jawa biasa menyebutnya sebagai ³obat segala obat´. Julukan ini diberikan karena diangap mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Samiloto yang memiliki nama ilmiah Andrographis imunitas paniculata, diketahui dapat

mempertahankan

kondisi dan

tubuh,

menanggulangi

diabetes,

menurunkan tekanan darah tinggi, mengobati kanker prostat, hepatitis, penyakit paru, disentri, tiroid, diare, amandel, influenza, radang ginjal, usus buntu, malaria dan sebagainya. Dengan khasiat sebanyak ini tak heran jika tumbuhan Sambiloto disebut juga sebagai obat dewa.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

Berikut khasiat Sambiloto untuk sembuhkan penyakit :

y

Influensa, sakit kepala dan demam Seduh 1g bubuk kering Sambiloto dalam satu cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus. Lakukan tiga sampai empat kali sehari.

y

Demam Tumbuk halus satu genggam daun Sambiloto segar. Lalu tambahkan setengah cangkir air bersih, saring dan minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

y

Batuk rejan dan darah tinggi Seduhlah lima sampai tujuh lembar daun Sambiloto segar dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum air rebusan ini sekaligus. Lakukan sehari tiga kali.

y

Radang paru, radang mulut dan tonsilitis Seduh tiga sampai empat setengah gram bubuk kering herba sambiloto dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya dan minum seduhan sambiloto sekaligus.

y

Infeksi telinga dan sakit gigi Untuk infeksi telinga, cuci daun Sambiloto lalu giling halus dan peras airnya. Gunakan air perasan untuk tetes telinga. Untuk sakit gigi, rebus sembilan sampai lima belas gram herba sambiloto dalam tiga gelas air. Lalu saring air rebusan setelah tersisa 1 gelas. Minum setengahnya dan lakukan dua kali sehari.

y

Diabetes Rebus setengah genggam daun Sambiloto segar dengan tiga gelas air bersih. Saring setelah air rebusan tersisa dua seperempat gelas. Sisihkan tiga seperempat gelas rebusan tersebut lalu diminum tiga kali sehari setelah makan.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Herba. Dipanen sewaktu tumbuhan ini mulai berbunga. Setelah dicuci, dipotongpotong seperlunya lalu dikeringkan.

CARA PEMAKAIAN : Herba kering sebanyak 10 - 20 g direbus atau herba kering digiling halus menjadi bubuk lalu diseduh, minum atau 3 - 4 kali sehari, 4 - 6 tablet. Untuk pengobatan kanker, digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet. Untuk pemakaian luar, herba segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.

IV. TEORI

Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. F.) Wall. Ex. Nees) merupakan terna (perdu) semusim yang seluruh bagian tanamannya pahit sehingga dikenal juga dengan julukan "King of Bitters". Sambiloto dikenal dengan beberapa nama daerah, seperti di Jawa Barat: ki oray atau ki peurat; Jawa Tengah dan Jawa Timur: bidara, takilo, sambiloto; Sumatera: pepaitan atau ampadu; Maluku: Pepaitan. Di India di sebut Kalamegh, di Malaysia disebut Hempedu Bumi, Pokok Cerita. Sambiloto adalah tanaman liar yang diduga berasal dari India. Tanaman yang sangat pahit ini dipatenkan sebagai obat antiHIV oleh sebuah perusahaan Farmasi Jerman. Sementara di Indonesia, Dirjen POM, Departemen Kesehatan RI, menetapkan Sambiloto sebagai salah satu dari sembilan tanaman obat unggulan yang sudah diuji secara klinis. Tanaman sambiloto berkembang baik dengan biji atau stek batang. Tinggi pohon dewasa bisa mencapai 50-90 cm. Batang dan cabangnya berbentuk segi empat, sedangkan daunnya berjenis tunggal dengan panjang sekitar 2-8 cm dan lebar 1-3 cm.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

Komponen utama sambiloto adalah andrographolide yang berguna sebagai bahan obat. Disamping itu, daun sambiloto mengandung saponin, falvonoid, alkaloid dan tanin. Kandungan kimia lain yang terdapat pada daun dan batang adalah laktone, panikulin, kalmegin dan hablur kuning yang memiliki rasa pahit (Yusron dkk., 2005). Menurut Yusron dkk. (2005) secara tradisional sambiloto telah dipergunakan untuk pengobatan akibat gigitan ular atau serangga, demam, disentri, rematik, tuberculosis, infeksi pencernaan, dan lain-lain. Sambiloto juga dimanfaatkan untuk antimikroba/antibakteri, antihyper-glikemik, anti sesak napas dan untuk

memperbaiki fungsi hati. Mengingat kandungan dan fungsi tanaman tersebut, saat ini sambiloto banyak diteliti untuk dikembangkan sebagai bahan baku obat modern, diantaranya pemanfaatan sambiloto sebagai obat HIV dan kanker. Seluruh bagian tanaman sambiloto mulai dari daun, bunga, buah, batang, hingga akar biasa dimanfaatkan sebagai obat. Cara penggunaan yang paling umum adalah berupa rebusan atau seduhan daun sambiloto segara atau kering. Kini sambiloto juga dapat diminum dalam bentuk pil dan kapsul. Di negara maju, sambiloto juga dimanfaatkan dalam bentuk cairan suntik yang biasa dimanfaatkan sebagai pengobatan infeksi bakteri e.coli. Jika mau, Anda bisa mengikuti salah satu cara yang biasa digunakan orang India yaitu minum jus sambiloto. Caranya, blender sebatang tanaman sambiloto, peras airnya, lalu minum. Hanya satu sendok makan, tapi pahitnya luar biasa.

Yang perlu diperhatikan:
y

Pemakaian sambiloto hendaknya tidak lebih dari 7 hari. Pemakaian dalam dosis besar atau pemakaian jangka waktu panjang justru akan mengganggu keseimbangan tubuh. Rasa pahitnya dapat mempengaruhi sistem

pencernaan, sehingga menimbulkan hasil yang sebaliknya.
y

Dalam proses penyembuhan, rasa pahit sambiloto berfungsi merangsang kontraksi usus juga meningkatkan kontraksi pada rahim, sehingga sambiloto tidak dianjurkan bagi wanita hamil.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

V. GAMBAR ± GAMBAR Identifikasi sambiloto secara organoleptis :

1.

2.

3.

ANDROGRAPHIS PANICULATA

LAPORAN FARMOKOGNOSI

Gambaran

DAFTAR PUSTAKA

1. http://www.trubusonline.co.id/members/ma/ebook/SambilotoVSAnekaKanker.pdf 2. http://en.wikipedia.org/wiki/Andrographis_paniculata 3. http://www.indofarma.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=22 &Itemid=125 4. http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=152 5. http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=971&tbl=alternatif

ANDROGRAPHIS PANICULATA

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->