Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN BIOLOGI

PEMASAKKAN BUAH DALAM BERAS

Create By:
Claudia Vanessa Winata
XI IPA

SEKOLAH HARAPAN BANGSA


TANGERANG
2009
Judul Laporan
Pemasakkan buah dalam beras

Tujuan
Mengetahui pengaruh beras dalam proses pematangan buah dan hormon-hormon yang
terlibat didalamnya.

Dasar Teori
Etilen adalah zat cair yang tidak berwarna, kental dan manis, mudah larut dalam air,
memiliki titik didih relatif tinggi dan titik beku rendah. ada bidang pertanian etilen
digunakan sebagai zat pemasak buah. Etilen adalah hormon tumbuh yang secara umum
berlainan dengan auksin, griberelin dan sitokinin. Hormon ini akan berperan dalam
proses pematangan buah dalam fase klimaterik.
Jika buah diperam di dalam beras, suhu disekitar buah akan meningkat sehingga juga
meningkatkan respirasi buah tersebut. Selain itu juga, pemeraman buah dalam beras
membuat gas etilen menyebar lebih cepat sehingga membuat buah matang dan bahkan
dapt menjadi busuk.

Alat dan bahan:


• Buah alpukat setengah matang
• Beras

Cara Kerja:
1. Masukkan buah yang setengah matang ke dalam tumpukan beras sampai buah
benar-benar tidak terlihat.
2. Amati setiap hari perubahan yang terjadi pada buah.
3. Catat hasilnya.
Hasil Pengamatan
Hari Hasil pengamatan
1 Buah masih dalam keadaan belum matang. Jika ditekan, buah masih keras.
2 Buah sudah hampir matang. Jika ditekan, tidak sekeras hari sebelumnya.
3 Buah sudah matang dan siap untuk dimakan. Kematangan buah dapat dilihat
dengan jelas jika buah dibelah.

Kesimpulan:
Pematangan buah dengan diperam di dalam beras disebabkan 2 faktor:
1. Dalam suhu lebih tinggi dalam beras, respirasi menjadi lebih cepat.
2. Gas etilen dapat menyebar lebih cepat dalam ruangan tertutup sehingga buah
matang lebih cepat.