Anda di halaman 1dari 2

LATIHAN ASUS AUDIT II

AANB DWIRANDRA
1)Auditor menemukan adanya sebuah nilai faktur pembelian
(purchases invoice) BKP sebesar Rp. 110.000.000 (include
VAT) tlh dicatat oleh klien yang beli barang dng syarat FOB
Shipping Point, dengan alasan pengiriman biasanya tiba
tepat waktu.
2)Auditor menemukan adanya sebuah nilai faktur pembelian
(purchases invoice) BKP sebesar Rp. 100.000.000 (exclude
VAT) yang belum dicatat klien (syarat FOB Destination
Point), dengan alasan blm sempat mencatat krn saat brg
datang bagian gudang libur akhir tahun.
3)Ditemukan oleh auditor biaya angkut pembelian barang
dan asuransi pengiriman barang dagangan yang dicatat
sebagai biaya operasional oleh klien (syarat pembelian FOB
Shipping Point).
4)Berdasarkan rekonsiliasi saldo bank klien yang dibuat oleh
auditor, ditemukan sebagai berikut:
(1) Terdapat penarikan cheque oleh klien yang belum
dicairkan oleh pemasok persediaan sebesar Rp.
8.250.000, setelah ditelusuri ternyata nilai sesuai faktur
pembelian adalah Rp. 8.520.000;
(2) Terdapat penarikan cheque oleh klien yang belum
dicairkan oleh suplier ATK sebesar Rp. 9.520.000, setelah
ditelusuri ternyata nilai sesuai faktur pembelian adalah
Rp. 9.250.000;
(3) Terdapat biaya administrasi rekening koran bank sebesar
Rp. 750.000 dan pendapatan bunga bank sebesar Rp.
500.000 untuk bulan desember yg blm dicatat klien;
(4) Klien telah mengambil cerukan (bank overdraft) sebesar
Rp. 9.990.000;
5)Berdasarkan hasil cash opname yang dilakukan auditor,
ditemukan perbedaan antara saldo kas riil dan saldo kas
menurut buku kas perusahaan yang kemungkinan
disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
(1) Terdapat kuitansi sewa 10 tahun tanah untuk gudang
senilai Rp. 50.000.000 yang belum dicatat klien;

(2) Kuitansi service dan cuci kendaraan senilai Rp. 450.000


dan pembelian oli dan premium sebesar Rp. 200.000
yang belum dicatat;
(3) Terdapat kasbon senilai Rp. 2.000.000 pegawai (kolektor)
klien, sebagai pengganti uang tagihan yang ditilepnya;
(4) Kuitansi pembelian ATK senilai Rp. 20.000.000, yang
belum dijurnal oleh klien.
6)Ditemukan oleh auditor tanah lokasi berdirinya kantor klien
(PT ABC) adalah sewa 20 tahun yang telah dilunasi awal
Januari 2 tahun lalu sebesar Rp. 200.000.000, yang telah
dicatat sebagai Aktiva Tetap Tanah, dan perusahaan belum
menyetor pajak sewa ke negara.
7)Ditemukan oleh auditor pembelian ruko oleh klien sebanyak
2 unit di awal tahun audit dengan nilai masing-masing 1, 2
M. Klien telah mencatatnya sebagai aktiva tetap gedung
tetapi belum menyusutkan gedung tersebut. Diperkirakan
nilai bangunan dari nilai tanah (tempat berdirinya gedung
tsb).
8)Ditemukan oleh auditor pembayaran premi asuransi
pertanggungan 1 tahun untuk gedung kantor yang dibayar
tgl 1 Juni tahun audit sebesar Rp. 20.000.000, dan telah
dicatat oleh klien sebagai Biaya Asuransi.
9)Auditor menemukan biaya renovasi gedung sebesar Rp.
50.000.000 yang dicatat sebagai biaya pemeliharaan,
diperkirakan sisa umur gedung bertambah menjadi 10
tahun.
10)
Ditemukan
oleh
auditor,
salah
satu
gudang
penyimpanan barang jadi terbakar, dengan identifikasi sbb:
(1) nilai barang yang terbakar Rp. 20.000.000;
(2) Nilai perolehan gudang Rp. 20.000.000, dan akumulasi
penyusutan Rp. 16.000.000.