Anda di halaman 1dari 16

INTERIOR BANGUNAN

TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

INTERIOR

Desain interior adalah sebuah perencanaan tata letak dan


perancangan ruang dalam di dalam bangunan.

Keadaan fisiknya memenuhi kebutuhan dasar kita akan


naungan dan perlindungan, mempengaruhi bentuk aktivitas
dan memenuhi aspirasi kita dan mengekspresikan gagasan
yang menyertai tindakan kita, disamping itu sebuah
desain interior juga mempengaruhi pandangan, suasana
hati dan kepribadian kita. Oleh karena itu tujuan dari
perancangan interior adalah pengembangan fungsi,
pengayaan estetis dan peningkatan psikologi ruang
interior.

KONSEP DAN GAYA INTERIOR

Konsep

adalah gagasan-gagasan yang


memadukan berbagai unsur kedalam suatu
keseluruhan.
1.
2.
3.
4.
5.

Konsep Minimalis
Konsep Modern
Konsep Mediterania
Konsep Oriental
Konsep Kontemporer

KONSEP MINIMALIS

Bangunan bergaya interior atau arsitektur minimalis selalu menekankan


hal-hal yang bersifat esensial atau fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer,
seperti garis, persegi, dan kubus, tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya.
Sudut-sudut tegas dan warna netral, misalnya putih dan krem, terlihat menonjol.
Keindahan atau kemewahan lebih terkesan dari keapikan susunan detail struktur
atau arsitektur, bukan dari kerumitan ornamen penyertanya.

CIRI-CIRI KONSEP MINIMALIS


Sambungan bidang yang sempurna, pertemuan dinding dan atap memerlukan
penanganan yang rapi. Mungkin ini yang menjadi pertimbangan biaya desain
minimalis mahal.
Penampilan struktur yang elegan, konstruktsi struktural tersusun sederhana
dan lugas tanpa kamuflase elemen arsitektur.
Pengunaan warna yaitu menggunakan dua warna yang mencolok untuk
membedakan dua buah bidang
Penggunaan cahaya, sebagai elemen yang mampu memberikan efek dramatis.
Permainan cahaya buatan atau alami menghasilkan efek kedalaman ruang.
Open space, menghilangkan material dinding - contoh dapur dan ruang makan
dalam satu ruang.

KONSEP INTERIOR MINIMALIS

KONSEP MODERN
Gaya modern adalah gaya desain yang simple, bersih, fungsional, stylish, dan
selalu mengikuti perkembangan jaman yang berkaitan dengan gaya hidup modern
yang sedang berkembang pesat. Gaya hidup modern ditopang oleh kemajuan
teknologi, dimana banyak hal yang sebelumnya tidak bisa dibuat dan didapatkan
menjadi tersedia bagi banyak orang.
Dalam mendesain konsep dan gaya modern selalu melihat nilai benda-benda
berdasarkan besar fungsi atau banyaknya fungsi benda tersebut, serta berdasarkan
kesesuaiannya dengan gaya hidup yang menuntut serba cepat, mudah dan fungsional.
Dalam arsitektur, gaya hidup modern berimbas kepada keinginan untuk memiliki
bangunan yang simple, bersih dan fungsional, sebagai simbol dari semangat modern.
Namun, gaya hidup semacam ini hanya dimiliki oleh sebagian masyarakat saja,
terutama yang berada di kota besar, dimana kehidupan menuntut gaya hidup yang
lebih cepat, fungsional dan efisien.

CIRI-CIRI KONSEP MODERN

Asimetris
Orientasi pola horizontal
Atap datar
Tidak ada cornice/profil atap
Bentuk Kotak
Halus
Penampilan efisien
Sudut lengkung
Jendela Kaca
Aluminium dan stainless steel trim pada pintu dan jendela
Panel mengkilap
Baluster metal
Deretan jendela atau garis-garis
Sedikit atau tidak ada hiasan
Denah terbuka

KONSEP INTERIOR MODERN

KONSEP MEDITERANIA

Desain Mediterania adalah desain yang mengusung atau mengacu konsep


bangunan kerajaan di Eropa abad 15.
Dalam design Meditarian ini ciri bangunannya adalah adanya Pilarpilar
besar pada tampak bangunan tersebut, dan ditunjang dengan adanya sisi bangunan
yang membentuk setengah lingkaran di kelilingi aksesorisaksesoris etnic atau
listplank beton yang besar. Pada konsep meditarian ini Pemilik menonjolkan sisi
kemewahan pada bangunan dimana terdapat Jendelajendela besar dengan warna
tanah seperti coklat, kuning tanah, merah bata, sehingga mencerminkan rumah
tinggal kaum Bangsawan seperti di Eropa era abad 15 yang memiliki rumah
tersebut. Pada Konsep bangunan Mediteran banyak dihiasi pola lengkung pada pintu,
jendela ataupun teras bagian atasnya.

KONSEP INTERIOR MEDITERANIA

KONSEP ORIENTAL
Konsep arsitektur bergaya oriental memiliki keragaman serta elemenelemen yang sanngat menarik, seperti adanya ukiran-ukiran kayu pada dindingdinding, ornamen-ornamen yang bertemakan oriental seperti guci, lukisan-lukisan
maupun sentuhan warna-warna yang memperkuat kesan oriental.
Ciri utama dalam interior oriental ditampilkan dengan penggunaan aspek
warna merah, kuning, ukuran long life design yang berbentuk bulatan atau
modifikasinya atau gambar naga. Interior bergaya oriental umumnya menggunakan
warna-warna netral guna menciptakan latar belakang yang sederhana untuk
menonjolkan elemen interior yang jumlahnnya sedikit di dalam ruangan. Selain itu,
warna-warna netral dan alami memberikan kesan lega dan lapang pada ruangan.
Material yang digunakan dalam interior oriental umumnya adalah material mentah
tanpa finishing yang berlebihan. Pemakain material mentah ini dapat menghasilkan
kesan tenang dan lembut dalam ruangan.

KONSEP INTERIOR ORIENTAL

KONSEP KONTEMPORER
Gaya Kontemporer adalah istilah yang bebas dipakai untuk sejumlah gaya
yang berkembang antara tahun 1940-1980an. Gaya kontemporer juga sering
diterjemahkan sebagai istilah arsitektur modern (Illustrated Dictionary of
Architecture, Ernest Burden)).
Arsitektur kontemporer menonjolkan bentuk unik, diluar kebiasaan, atraktif,
dan sangat komplek. Permainan warna dan bentuk menjadi modal menciptakan daya
tarik bangunan. Selain itu permainan tekstur sangat dibutuhkan. Tekstur dapat
diciptakan dengan sengaja. Misalnya, akar rotan yang dijalin berbentuk bidang
bertekstur seperti benang kusut. Bisa juga dengan memilih material alami yang
bertekstur khas, seperti kayu.

KONSEP INTERIOR KONTEMPORER

TUGAS

Buatlah paper minimum 1 lembar tentang konsep dan ciri-ciri dari


konsep dan gaya : (disertai gambar)
1.
2.
3.
4.
5.

Konsep Minimalis
Konsep Modern
Konsep Mediterania
Konsep Oriental
Konsep Kontemporer

Email : muhammadafif.smk1@gmail.com

Anda mungkin juga menyukai