Anda di halaman 1dari 2

Vaselin Flavum

Vaselin flavum/ vaselin kuning adalah campuran yang dimumikan dari hidrokarbon setengah
padat yang diperoleh dari minyak bumi. Dapat mengandung zat penstabil yang sesuai.1
a. Pemerian
Massa seperti lemak, kekuningan hingga amber lernah; berfluoresensi sangat lemah
walaupun setelah melebur. Dalam lapisan tipis transparan. Tidak atau hampir tidak
berbau dan berasa.1
b. Kelarutan
Tidak larut dalam air; mudah larut dalam benzena, dalam karbon disulfida, dalarn
kloroforrn dan dalam rninyak terpentin; larut dalarn eter, dalarn heksana, dan urnurnnya
dalarn minyak lemak dan rninyak atsiri; praktis tidak larut dalarn etanol dingin dan etanol
panas dan dalarn etanol mutlak dingin.1
c. Titik Leleh
38 - 60 C1
d. Stabilitas
Vaselin flavum adalah material stabil tidak terpisah yang menerima lingkungan yang
tidak reaktif dari komponen hidrokarbonnya; kebanyakan masalah stabilitas terjadi
karena kehadiran sejumlah kecil bahan kontaminan. Ketika terpapar cahaya, bahan
kontaminan tersebut dapat teroksidasi sehingga mengotorkan vaselin flavum dan
menghasilkan bau yang tidak diinginkan. Oksidasi dapat dihambat dengan pemberian
antioksidan yang tepat seperti hidroksianisol terbutilasi, hidroksitoluen terbutilasi, atau
alfa tokoferol.2
Vaselin flavum tidak boleh dipanaskan dalam periode yang luas di atas temperatur
yang dibutuhkan untuk mencapai fluiditas yang kompleks (sekitar 70 C). Vaselin flavum
dapat disterilisasi dengan panas kering. Meskipun dapat juga disterilisasi dengan radiasi
sinar gamma, proses tersebut dapat mempengaruhi aspek fisik vaselin flavum, seperti
bau, warna, maupun perilaku ketahanan.3,4
e. Inkompabilitas
Vaselin flavum adalah material inert dengan beberapa inkompabilitas.2
f. Kegunaan dan konsentrasi lazim penggunaan
Vaselin flavum secara umum digunakan dalam formulasi topikal sebagai basis/dasar
emolien/ salep; penyerapan oleh kulit buruk. Vaselin flacum juga digunakan dalam
formulasi krim dan transdermal dan juga sebagai komposisi dari formulasi lubrikan untuk
pemanis dalam obat bersama dengan minyak mineral.2

Secara teraupetik, dressing steril yang mengandung vaselin flavum dapat digunakan
untuk luka yang tidak menempel atau sebagai material pembungkus. 5 Vaselin flavum
ditambahkan juga pada kosmetik maupun beberapa jenis makanan.2
Tabel penggunaan vaselin flavum2
Penggunaan
Krim topikal emolien
Emulsi topikal
Salep topikal

Konsentrasi (%)
10-30
4-25
s/d 100

Daftar Pustaka:
1. Depkes RI. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik
Indonesia; 1995.
2. Rowe RC, Sheskey PJ, Quinn ME. Handbook of Pharmaucetical Excipients. 6 th edition.
Italy: RPS Publishing; 2009.
3. Jacob BP, Leupin K. [Sterilization of eyenose ointments by gamma radiation]. Pharm
Acta Helv 1974; 49: 1220 [in German].
4. Davis SS et al. Effect of gamma radiation on rheological properties of pharmaceutical
semisolids. J Texture Studies 1977; 8: 6180.
5. Smack DP et al. Infection and allergy incidence in ambulatory surgery patients using
white petrolatum vs bacitracin ointment: randomized controlled trial. JAMA 1996; 276:
972977.

Anda mungkin juga menyukai