Anda di halaman 1dari 28

FISIOLOGI HEWAN

SISTEM OTOT
KELOMPOK 3 : Amin Fadly
Annis Fitriana
Ayu Maitreya Ch.
Dwi Arianita W.
Eka Imbia Agus
Fiqih Dewi

KELAS A
JURUSAN BIOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

1. Pada dasarnya semua gerak pada


hewan, mulai dari protozoa sampai pada
vertebrata memiliki persamaan dan
menggunakan mekanisme yang sama.
Jelaskan maksutnya!
Gerak pada semua hewan termasuk protozoa
tergantung pada suatu mekanisme dasar, yaitu
protein kontraktil yang mampu mengubah bentuknya
menjadi panjang dan pendek. Sistem protein
kontraktil yang paling penting adalah sistem
aktomiosin yang terdiri atas dua macam protein
kontraktil aktin dan miosin. Ini merupakan suatu
sistem biomekanik yang hampir universal dijumpai
dari protozoa sampai vertebrata, dengan peran
fungsional yang beraneka ragam. Meskipun sepintas
lalu nampak berbeda, tapi semua tipe gerak adalah
proses yang memerlukan energi. Pada proses itu
energi kimia yang tersimpan dalam ATP diubah
menjadi energi mekanik protein kontraktil.

2. Ada beberapa teori gerak amuboid, tapi


semuanya memiliki persamaan dasar.
Sebutkan persamaan dasar tersebut dan
berikan penjelasan!
Persamaannya, semua teori tersebut intinya sama, yaitu
bagaimana cara plasmasol bergerak ke depan. Pada
teori yang dikemukakan oleh R.D. Allen, mengatakan
bahwa aliran plasmasol ke depan ditarik oleh kontraksi
plasmagel kulit di ujung anterior, terutama pada zona air
mancur. Pada teori menurut R.J. Goldacre, bahwa
kontraksi plasmagel di daerah posterior akan mendorong
endoplasma di tengah sel ke depan. Teori ketiga adalah
model pergeseran molekul atau gunting endoplasma gel.
Penjelasannya yaitu, jembatan kimia pada sisi dalam
dari endoplasma gel menggeser molekul endoplasma
individual ke depan. Aliran molekul ini membawa
endoplasma aksial ke arah anterior

3.

Berikan penjelasan dengan disertai


gambar struktur dari silia!
Pada bagian basal
body atau
kinetosom terdiri
dari 9 kelompok
dengan tipe
mikrotubulus triplet
yang mengelilingi
mikrotubulus
sentral.

4. Apa perbedaan gerak dasar silia dan


flagel? Mengapa silia dan flagel hanya
cocok untuk hewan kecil?

Perbedaan utama antara gerak silia


dan flagel
terletak pada pola geraknya.
Flagel:bergerak simetris dengan
undulasi mirip gerakan ular,
sehingga didorong sejajar sumbu
memanjang flagel

Silia

:bergerak tidak simetris dan bergerak

ke arah
satu berlangsung dengan silia
dalam keadaan
kaku disertai dengan
tenaga kuat dan gerak
cepat (kayuhan
efektif) dengan diikuti gerak
balikyang
lambat dengan silia melengkung
berawal dari pangkalnya (kayuhan balik).
Air
didorong sejajar permukaan yang
bersilia
tersebut

Fungsi silia dan flagella Pada hewan


tingkat rendah adalah sebagai alat
gerak, dikarenakan hewan tingkat
rendah (khususnya uniseluler) masih
belum memiliki sitem organ dan
sistem otot.

5. Teori kontraksi otot yang


diterima pada saat ini adalah teori
pergeseran filamen (sliding
filament theory). Jelaskan
bagaimana prosesnya!
Berbeda dengan teori sebelumnya yang
mengatakan bahwa kontraksi (memendeknya otot)
disebabkan oleh pemendekan molekul protein.
Teori pergeseran filamen mengatakan bahwa
kontraksi otot disebabkan oleh pergeseran filamen
tipis oleh aktivitas jembatan silang miosin. Disini
tidak ada pelipatan atau pemendekan filamen.
Kontraksi otot melibatkan potensial aksi ujung
sarat motorik, ATP, dan ion kalsium dalam
retikulum sarkoplasma.

Proses kontraksi otot secara garis besar:


Impuls saraf yang sampai pada ujung akson
saraf motorik akan meningkatkan permeabilitas
membran prasinaps terhadap ion Ca2+.
Masuknya ion Ca2+ ke dalam neuon prasinaps
(secara difusi), akan memicu pembebasan
neurotransmitter (dari dalam vesikel) secara
eksositosis ke cepah sinaps.
Neurotransmitter yang dibebaskan ke celah
sinaps akan berdifusi dan berinteraksi dengan
protein reseptor pada membran sel otot. Interaksi
ini akan membangkitkan impuls (potensial aksi)
baru pada membran sel otot.
Potensial aksi akan merambat sepanjang
sarkolema dan masuk ke tubulus T.

6. Apa perbedaan antara otot


polos dan otot lurik pada
proses kontraksi?

OTOT LURIK
Serabut otot lurik terdiri atas kumpulan serabut-serabut
halus yang disebut miofibril. Setiap miofilamen
longitudinal terdiri atas sejumlah besar protein
miofilamen longitudinal terdiri atas dua macam, yaitu
filamen tebal dan tipis. Filamen tipis terdiri atas monomer
aktin globular yang ada hubungannya dengan kompleks
tropomiosin dan troponin.
Filamen tebal terdiri atas ekor-ekor molekul miosin yang
memanjang. Kepala molekul miosin menjulur ke arah
filamen tipis sebagai jembatan silang yang potensial
dapat menghubungkan filamen-filamen tersebut. Tiap
kepala dan ekor disatukan oleh suatu engsel. Filamen ini
disusun sedemikian rupa sehingga satu filamen tebal
dikelilingi oleh enam filamen tipis.

Filamen tebal yang lebih padat berhubungan satu


sama lain dan membentuk pita A yang lebih gelap,
dan filamen tipis membentuk pita I yang lebih
terang. Kedua jenis filamen saling bertumpang
tindih sebagian sehingga ada bagian yang lebih
padat dan kurang padat pada pita A. Garis Z
tempat bertautnya filamen tipis, menyeberangi
miofibril di pusat pita I.
Bagian miofibril yang terletak antara dua garis Z
disebut sarkomer. Jika otot lurik berkontraksi,
maka pita I menyempit dan zone H dapat hilang
karena garis Z saling mendekat. Derajat
penyempitan pita I tergantung pada kekuatan
kontraksi.

Pada waktu istirahat, tidak ada interaksi antara


filamen-filamen, karena tempat aktif pada
filamen aktin tempat kepala miosin dapat terikat
diblokir oleh tropomiosin. Jika sebuah serabut otot
dirangsang (impuls saraf sampai pada ujung
suatu neuron), asetilkolin dilepaskan oleh ujung
neuron yang menyebabkan ion Ca++ dilepaskan
dan bersenyawa dengan troponin dan mengubah
konfigurasinya. Hal ini, menyebabkan serat otot
kepala miosin mengikat diri di tempat aktif
filamen aktin menggantikan tropomiosin yang
memblokade tempat aktif tersebut.

OTOT POLOS
Sel otot polos memiliki bentuk memanjang dengan kedua
ujungnya yang runcing dan nukleus terletak di tengah sel
otot. Serat miofibril pada otot polos bersifat homogen dan
lebih kecil dari serabut otot lurik.
Otot polos terdapat pada dinding pembuluh darah,
dinding saluran pencernaan, paru-paru, dan ovarium. Otot
ini bersifat lambat bereaksi dalam menerima rangsang,
tetapi tahan terhadap kelelahan, dan bekerja di bawah
pengaruh saraf tak sadar.
Mekanisme gerak
Mekanisme dasar kontraksi otot polos sama dengan
kontraksi otot lurik. Serabut-serabutnya mengandung
aktin dan miosin, tetapi miofilamen ini tersebar. Serabut
otot polos kecil, maka ion Ca++ disimpan dalam cairan
ekstraseluler. Aktivasi untuk kontraksi meliputi
pemasukan ion Ca++ dan pembentukan jembatan silang
antara aktin dan miosin. Pada waktu jembatan itu
terbentuk, filamen aktin menarik "benda padat" yang

7. Jelaskan perbedaan antara otot polos


unik jamak dengan otot polos unit tunggal
Otot polos unik jamak menunjukkan sifat antara otot rangka dan
otot polos unit tunggal, otot polos unit jamak terdiri dari atas
banyak unit unit yang fungsinya secara bebas terpisah satu dengan
yang lain, yang distimulus secara terpisah oleh saraf untuk
berkontraksi. Jadi otot rangka dan otot polos unit jamak keduanya
bersifat neurogenic, yaitu kontraksinya tergantung pada adanya
implus. Otot polos unit jamak terdapat pada dinding pembuluh
darah besar, sauran udara besar ke paru paru, dll.
Otot polos unit tunggal disebut juga otot visceral. Istilah ini
diamabil dari fakta bahwa serabut otot polos yang menyusun otot
ini menjadi aktif dan berkontraksi secara serempak sebagai satu
unit tunggal. Otot polos unit tunggal dapat berkontraksi tanpa
adanya stimulus melalui syaraf. Ternyata dalam dalam otot polos
unit tunggal ini ada kelompok sel otot polos khusus yang mampu
menghasilkan potensial aksi tanpa stimulasi eksternal sama sekali.

Sel otot polos unik tunggal tidak


menjaga potensial istirahat yang
konstan, namun potensial
membrannya berfluktuasi terus
tanpa pengaruh factor eksternal
sama sekali

8. Jelaskan kontraksi sel otot mengikuti


fenomena all or none sedangkan
kontraksi otot rangka tidak demikian
ALL OR NONE LAW
(HUKUM SEMUA ATAU TIDAK SAMA SEKALI)
Bila suatu sel otot diberikan stimulus
ambang atau di atas ambang, maka sel
otot akan memberikan kontraksi yang
penuh. Sedangkan terhadap stimulus
bawah ambang, sel otot tersebut tidak
akan merespon apapun kecuali stimulus
terjadi secara terus menerus.

Hanya berlaku untuk otot polos dan otot


jantung
Untuk otot rangka tidak berlaku, karena otot
rangka terdiri dari banyak serabut
Contoh: misalnya dengan intensitas 1 mvolt,
yang dapat berkontraksi hanya 1-2 serabut
otot, kalau intensitas dinaikan 2 mvolt yang
dapat berkontraksi 3-4 serabut otot, kalau
intensitas dinaikan menjadi 5 mvolt yang dapat
berkontraksi 9-10 serabut otot. Sedangkan bila
intensitas dinaikan sampai 10 mvolt yang dapat
berkontraksi 19-20 serabut otot, dan jika
intensitas dinaikan sampai maksimal, maka
semua serabut otot sudah berkontraksi
seluruhnya
Untuk satu serabut otot berlaku hukum
ini,tetapi untuk keseluruhan tidak berlaku

9. Jelasakan peranan ATP dan Fasfogen


dalam kontraksi otot!
Saat otot berkontraksi, otot membutuhkan ATP
untuk suplai energy bagi otot. Selain ATP dalam
otot tersimpan pula fosfagen yang dapat berupa
fosforilkreatin, fosforilarginin,
fosforiltaurosiamin, fosforilglikosianin atau
fosforilambrisin. Apabila ATP menurun, maka
keadaan dapat diatasi dengan jalan merombak
fosfagen. Fasfogen akan memberikan gugus
fosfatnya kepada ADP untuk resintesis ATP.
ATP ADP + H2PO4 + Energi untuk kontraksi
Fosfokreatin +ADP Kreatin + ATP

10. Apa yang dimaksud dengan


twich contraction, gelombang
sumasi dan tetanus? jelaskan

Twich contraction : satu bentuk


kontraksi otot akibat dari satu
stimulus yang dikenakan pada
otot.kurva kontraksi tunggal
berbentuk kurva normal yang terdiri
dari periode kontraksi dan periode
relaksasi.bila stimulus kedua
diberikan pada otot setelah otot
relaksasi maka akan terjadi kontraksi

Gelombang sumasi (penjumlahan


sumasi): suatu bentuk kontraksi otot
terus menerus yang dihasilkan dari
pemberian lebih dari satu stimulus
kepada otot, dimana stimulus kedua
diberikan pada periode relaksasi.
Stimulus kedua ini akan
menghasilkan puncak kontraksi
kedua diatas puncak kontraksi
pertama.

Kontraksi tetanus : suatu bentuk


kontraksi otot terus menerus yang
dihasilkan dari pemberian stimuli
dengan sangat cepat sehingga otot
tidak ada kesempatan relaksasi
diantara dua stimuli.

11. Apa yang dimaksud dengan


kontraksi isotonis dan isometric?
Kontraksi isotonis
Kata isotonik berarti ketegangan
atau bobot yang sama. Dalam
kontraksi ini, ketegangan
berkembang secara konstan seiring
dengan panjang perubahan otot. Ini
melibatkan pemendekan otot dan
kontraksi aktif dan relaksasi otot-otot
dan terjadi dengan gerakan seperti
berjalan, berlari, melompat-lompat

Isometrik
Kata isometrik menyiratkan panjang otot
konstan atau berubah. Dalam kontraksi isometrik,
panjang otot tetap konstan sementara
ketegangan bervariasi. Di sini, ketegangan
berkembang pada otot, tapi otot tidak memendek
untuk memindahkan objek. Oleh karena itu,
konsentrasi isometrik, bila tidak ada objek
bergerak, pekerjaan di luar yang dilakukan adalah
nol. Dalam kontraksi ini, serat individual bisa
memendek meskipun seluruh otot tidak berubah
panjangnya, sehingga latihan isometrik
membantu untuk memperkuat otot-otot.