Anda di halaman 1dari 15

I.

Penguat Emittor Ditanahkan

II. Tujuan

Menganalisa ciri masukan dan keluaran dari rangkaian penguat emittor ditanahkan
dengan menggunakan simulasi Electronic Workbench.

III. Alat dan Bahan

Laptop
Software Electronic Workbench

IV. Dasar Teori

Transistor sebagai penguat, sudah bukan barang yang tabu lagi di dunia rangkaian elektronika
bahwa transistor dapat kita gunakan untuk berbagai macam keperluan salah satunya sebut saja
salah satu fungsinya yaitu transistor yang digunakan sebagai penguat. Nah penggunaan ini
biasanya paling banyak digunakan di rangkaian rangkaian elektronika yang sifatnya masih
analog misalnya saja ketika diggunakan sebagai penguat yaitu penguat arus,penguat tegangan,
dan penguat daya. Fungsi komponen semikonduktor ini dapat kita temui pada rangkaian PreeAmp Head , Pree-Amp Mic, Mixer, Echo, Tone Control, Amplifier dan lain-lain.

Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu
terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah
komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam angkaian analog,
transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara,
sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaiandigital, transistor
digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai

sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen
lainnya.

V. Prosedur Percobaan

1. Buka software Electronic Workbench, kemudian rangkai alat seperti gambar di bawah ini.

2. Ubahlah nilai R1, sedangkan R2 tetap. dan sebaliknya kemudian catat hasil perubahan
arus dan tegangannya.
3. Lakukan pengulangan dengan R1 tetap dan R2 yang diubah-ubah.

VI. Tabel Pengamatan

Tegangan (V)

NO
1
2
3
4
5
6
7
8

Hambatan
(Ohm)

Vout
VCE
VA
VB
R1
R2
0.873 3.263 3.339 1.661
1000
500
1.251 2.510 2.951 2.049
1000
700
1.550 1.941 2.646 2.354
1000
900
1.793 1.431 2.400 2.600
1000
1100
2.476 0.109 1.708 3.292
500
1000
2.112 796.2 2.077 2.923
700
1000
1.807 1.403 2.386 2.614
900
1000
1.561 1.893 2.636 2.364
1100
1000

Arus
IE
IC
IB(mikro
(mA) (mA) A)
1.746 1.729
17.25
2.502 2.478
24.75
3.102 3.071
30.69
3.587 3.551
35.50
4.953 4.830
123.1
4.225 4.184
41.83
3.615 3.579
35.78
3.123 3.092
30.90

Keterangan :
VCC = 5 volt

VII. Analisis Data

Menghitung Nilai

Data 1.
Dik :

Dit : Vb & Va ???

dengan menggunakan persamaan rumus :

Peny :

Data 2.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 3.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 4.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 5.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 6.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 7.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Data 8.
Dik :

Dit : Vb & Va ???


Peny :

Tabel Perbandingan Hasil dari Simulasi dan Perhitungan

NO
1
2
3
4
5
6
7
8

Simulasi
VA
VB
3.359
1.641
2.58
2.42
2.125
2.875
1.827
3.173
1.75
3.25
2.58
2.42
3.064
1.936
3.382
1.618

Perhitungan
VA
VB
3.333
1.667
2.5
2.5
3
2
1.667
3.333
1.667
3.333
2.5
2.5
3
2
3.333
1.667

Mencari garis beban dari ciri keluaran Penguat Emitor

Persamaan garis beban :


Titik kerja di tengah garis beban terjadi pada

Garis beban memotong pada sumbu VCE pada :

Garis beban memotong sumbu

Dengan IC

IE

pada

VI. PEMBAHASAN

Pada praktikum tentang Penguat Emittor Ditanahkan sama seperti pada praktikum
penguat basis, kita menggunakan transistor menjadi komponen utama. Pada penguat basis
ditanahkan sebelumnya kaki basis di groundkan (ditanahkan) dan pada praktikum penguat
emitter ini kaki emittor yang di groundkan (ditanahkan). Pada praktikum ini, jika resistor pada
kaki emittor diubah, maka perubahan arus juga akan terjadi di kaki basis dan collector.
Pada analisis data, dapat dilihat bahwa pada tabel perbandingan antara VA dan VB pada
masing-masing pergantian resistor (VA adalah tegangan di resistor 1, dan VB adalah tegangan di
resistor 2) ada beberapa perbedaan yang dapat dilihat di tabel perbandingan tersebut, ini mungkin
dikarenakan pembulatan pada saat mencatat hasil di Electronic Workbench.
Pada pencarian garis beban dengan IC merupakan sumbu Y, dan VCE merupakan sumbu
X, dapat dilihat garis beban seperti gambar diatas, saya menggunakan rumus-rumus yang
diturunkan dari Hukum Kirchoof dan rumus dasar Hukum Ohm. Pada pembuatan garis beban
sama seperti mencari garis beban dari Penguat Basis Ditanahkan dengan diketahui bahwa IC
itu

dengan

adalah perbandingan antara IC dan IE yaitu

VII. Kesimpulan dan Saran


Kesimpulan
Pada praktikum ini, dapat dibuktikan antara simulasi dan teori tentang
Konfigurasi transistor sebagai penguat emitter ditanahkan, dan arus di kaki
emittor jika diubah maka akan terjadi perubahan arus di kaki collector dan
arus di kaki basis.

Saran
Tidak ada.

Daftar Pustaka

Malvino. 2003.Prinsip-Prinsip Elektronika. Jakarta: Salemba Teknika.


Surjono. Herman Dwi. 2007. Elektronika : Teori dan Penerapan. Jember: Tim Cerdas Ulet
Kreatif.
Sutrisno.1986. Elektronika Teori dan Penerapannya. Bandung: ITB.

Anda mungkin juga menyukai