Anda di halaman 1dari 30

Bila ditelusuri lebih jauh mengenai pengertian matematika, maka kita

harus merujuk pada asal muasal dari kata matematika. Matematika


diambil dari salah satu kata dalam bahasa latin "mathemata" yang
memiliki arti "sesuatu yang dipelajari". Sedangkan matematika di dalam
bahasa Belanda dikenal dengan sebutan "wiskunde" yang memiliki arti
"ilmu pasti". Jadi secara umum dapat diartikan bahwa matematika
merupakan sebuah ilmu pasti yang berkenaan dengan penalaran.
Matematika merupakan salah satu ilmu yang mendasari kehidupan
manusia. Dari awal ditemukannya, matematika terus berkembang secara
dinamis seiring dengan perubahan zaman. Perkembangannya tidak
pernah berhenti karena matematika akan terus dibutuhkan dalam
berbagai sisi kehidupan manusia.

Source: Google Images

Oleh karenanya, sebagai langkah awal memahami pelajaran matematika,


penting bagi kita untuk mengetahui lebih dahulu apa sebenarnya
pengertian matematika berdasarkan kepada pendapat para ahli.
Pengertian tersebut dapat menjadi acan dasar bagi kita untuk
mempelajari matematika lebih jauh lagi. Berikut ini adalah beberapa
pengertian matematika berdasarkan kurikulum pembelajaran di Indonesia
dan juga menurut para ahli yang sudah berkecimpung lama di bidang
matematik.

Pengertian Matematika Menurut Pendapat Ahli


dan Kurikulum
Kurikulum 2004:Matematika merupakan suatu bahan kajian yang
memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif,
yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari
kebenaran sebelumnya sudah diterima sehingga keterkaitan antara
konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas.
Kurikulum 2006:Matematika merupakan ilmu universal yang
mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting
dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.
Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi
dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori
bilangan, aljabar, analisis, teori peluang, dan diskrit. Untuk mengusai dan

menciptakan teknologi di masa


matematika yang kuat sejak dini.

depan

diperlukan

penguasaan

Johnson dan Rising (1972):Matematika adalah pola berpikir, pola


mengorganisasikan, pembuktian yang logik, matematika itu adalah
bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat,
jelas, dan akurat, representasinya dengan simbol dan padat, lebih berupa
bahasa simbol mengenai ide daripada mengenai bunyi.
Yansen
Marpaung:
Matematika adalah ilmu yang dalam perkembangannya penggunaanya
menganut metode deduksi.
Kline (1973) :Matematika itu bukanlah pengetahuan menyendiri yang
dapat sempurna karena dirinya sendiri, tetapi adanya matematika itu
terutama untuk membantu manusia dalam memahami dan mengatasi
permasalahan sosial, ekonomi dan alam. Matematika tumbuh dan
berkembang karena proses berpikir, oleh karena itu logika adalah dasar
untuk terbentuknya matematika.
Suwarsono:
Matematika adalah ilmu yang memiliki sifat khas yaitu; objek bersifat
abstrak, menggunakan lambang-lambang yang tidak banyak digunakan
dalam kehidupan sehari-hari, dan proses berpikir yang dibatasi oleh
aturan-aturan yang ketat.
James
dan
james
(1976) :
Matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan,
besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang
lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke dalam tiga bidang,
yaitu aljabar, analisis, dan geometri.
Susilo:
Matematika bukanlah bukanlah sekedar kumpulan angka, simbol, dan
rumus yang tidak ada kaitannya dengan dunia nyata. Justru sebaliknya,
matematika tumbuh dan berakar dari dunia nyata.
Suherman (2003):Matematika adalah disiplin ilmu tentang tata cara
berfikir dan mengolah logika, baik secara kuantitatif maupun secara
kualitatif.
Abdurrahman (2002) :Matematika adalah bahasa simbiolis yang fungsi
praktisnya untuk mengekspresikan hubungan-hubungan kuantitatif dan

keruangan sedangkan fungsi teoritisnya adalah untuk memudahkan


berfikir.
Andi
Hakim
Nasution:
Matematika adalah ilmu struktur, urutan (order), dan hubungan yang
meliputi dasar-dasar perhitungan, pengukuran, dan penggambaran
bentuk objek.
Itulah beberapa Pengertian Matematika Menurut Pendapat Ahli dan
Kurikulum semoga anda sekarang semakin memahami apa sebenarnya
pengertian dari matematika. Sampai jumpa lagi pada artikel seputar
pembelajaran matematika selanjutnya.

http://www.rumusmatematikadasar.com/2014/09/pengertian-matematika-menurutpendapat-ahli-dan-kurikulum.html
diakses tanggal 31 oktober 2015 jam 12.31
matematika/matematika/ /matmatika/ n ilmu tentang bilangan, hubungan antara bilangan,
dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan

fisika/fisika/ n ilmu tentang zat dan energi (seperti panas, cahaya, dan bunyi)
http://kbbi.web.id/matematika
diakses tanggal 31 oktober 2015 ja 12.31

Fisika Dasar : Pengertian Fisika Menurut Para Ahli - Fisika merupakan


salah satu mata pelajaran dalam jurusan IPA yang sangat membosankan,
sulit dimengerti, dan biasanya guru yang mengajarnyapun kurang
menyenangkan dalam menyampaikan materi. Sehingga para peserta didik
merasa bosan dan tidak menyukai pelajaran ini. Namun, pada dasarnya
setiap mata pelajaran sesulit apapun jika disajikan dengan metode dan
strategi pembelajaran yang tepat dan benar, bisa menjadikan pelajaran itu
mudah dipahami dan diterima peserta didik. Sebelum lebih jauh
membahas tentang ilmu fisika lainnya, kita terlebih dahulu mengetahui
pengertian dari fisika itu sendiri. Kali ini, kita akan membahas tentang
pengertian fisika menurut para ahli.
Pengertian Fisika Menurut Bahasa Dan Istilah
Kata fisika berasal dari bahasa Yunani "physic" yang artinya alam. Jadi
ilmu fisika adalah suatu ilmu pengetahuan yang didalamnya mempelajari
tentang sifat dan fenomena alam atau gejala alam serta seluruh interaksi
yang ada didalamnya. Di dalam mempelajari fenomena atau gejala alam,

fisika menggunakan proses yang terdiri dari pengamatan, pengukuran,


analisis, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh harus
berdasarkan sikap yang ilmiah, yaitu objektif, menghargai fakta-fakta, jujur,
sabar, tidak mudah menyerah, ulet dan teliti dalam mengambil suatu
kesimpulan.
Pengertian Fisika Menurut Menurut Para Ahli
Beberapa ahli dibidang ilmu fisika mengemukakan pendapatnya tentang
pengertian fisika. Adapun pengertiannya antara lain :
1.

Bambang Ruwanto
Fisika merupakan bagian dari ilmu dasar atau sains dan

merupakan salah satu ilmu yang fundamental.


2.

Efrizon Umar
Fisika ialah salah satu ilmu yang didasarkan pada besaran-besaran ilmu
fisika.

3.

Young, Hough D
Menurutnya fisika ialah salah satu ilmu yang sangat dasar dari berbagai
ilmu pengetahuan.

4.

KBBI
Fisika ialah ilmu tentang zat dan energi seperti panas, bunyi, cahaya dls.

5.

Mikrajudin
Menyatakan bahwa fisika adalah cabang paling utama dalam sains karena
berbagai prinsipnya menjadi dasar bagi saetiap cabang sains lainnya.

6.

Osa Pauliza

Fisika merupakan sesuatu yang bisa diukur dan mempunyai nilai yang
dinyatakan dalam bentuk satuan.
7.

Ensiklopedia
Fisika merupakan ilmu yang didalmnya mempelajari benda beserta
gerakannya juga manfaatnya bagi manusia.
Selain pendapat para ahli diatas, ada beberapa pengertian lain dari fisika
yaitu :

Fisika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang


tujuannya mempelajari gejala-gejala alam untuk mendapatkan produk
fisika yang sifatnya khas dan bisa menjelaskan dari gejala alam itu sendiri.

Fisika adalah ilmu pengetahuan dasar yang berhubungan dengan


setiap prilaku dan struktur benda mati khususnya.

Menurut sejarahnya, fisika adalah ilmu tertua karena diawali dengan


pengamatan dari gerakan benda-benda langit, periodenya, usianya,
bagaimana lintasannya, dls.

Fisika merupakan salah satu dari ilmu pengetahuan alam yang


paling dasar dan banyak digunakan sebagai dasar untuk ilmu-ilmu lain
yang berkaitan.

Fisika merupakan suatu ilmu yang didalamnya mempelajari seluruh


gejala alam.

Fisika adalah suatu ilmu yang membahas tentang energi, kejadian


alam baik bersifat makroskopis juga bersifat mikroskopis yang
berhubungan dengan perubahan energi atau zat.
http://www.seputarpengetahuan.com/2015/02/fisika-dasar-pengertianfisika-menurut.html
diakses tgl 31 oktober 2015
jam 12.31

Pengertian Fisika Dan Manfaatnya - Fisika berasal dari bahasa


Yunani yang artinya ALAM. Fisika adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari sifat dan gejala pada benda-benda di alam. Gejala-gejala
ini pada awalnya adalah apa yang dialami oleh indra kita, misalnya
penglihatan
menemukan
optika
atau
cahaya,
pendengaran
menemukan pelajaran tentang bunyi, dan indra peraba yang dapat
merasakan panas.

Mengapa kita perlu mempelajari Fisika? Fisika menjadi ilmu


pengetahuan yang mendasar, karena berhubungan dengan perilaku
dan struktur benda, khususnya benda mati. Menurut sejarah, fisika
adalah bidang ilmu yang tertua, karena dimulai dengan
pengamatanpengamatan dari gerakan benda-benda langit, bagaimana
lintasannya, periodenya, usianya, dan lain-lain. Bidang ilmu ini telah
dimulai berabad-abad yang lalu, dan berkembang pada zaman Galileo
dan Newton. Galileo merumuskan hukum-hukum mengenai benda
yang jatuh, sedangkan Newton mempelajari gerak pada umumnya,
termasuk
gerak
planet-planet
pada
sistem
tata
surya.
Definisi Fisika Dan Manfaat Fisika,definisi fisika,ruang fisika,teori
fisika,pelajaran fisika,tugas fisika,materi fisika,sejarah fisika,arti
fisika,sistem fisika,bidang fisika,yang dipelajari dalam fisika,bagian
fisika,sistem
fisika,histori
fisika,penemuan
fisika,ilmu
fisika,pengetahuan fisika,fisika dasar,awal mula fisika,manfaat
fisika,keuntungan fisika,kegunaan fisika,aplikasi fisika,fisika terapan
Pada zaman modern seperti sekarang ini, ilmu fisika sangat
mendukung perkembangan teknologi, industri, komunikasi, termasuk
kerekayasaan (engineering), kimia, biologi, kedokteran, dan lain-lain.
Ilmu fisika dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai
fenomenafenomena yang menarik. Mengapa bumi dapat mengelilingi

matahari? Bagaimana udara dapat menahan pesawat terbang yang


berat? Mengapa langit tampak berwarna biru? Bagaimana
siaran/tayangan TV dapat menjangkau tempattempat yang jauh?
Mengapa sifat-sifat listrik sangat diperlukan dalam sistem komunikasi
dan industri? Bagaimana peluru kendali dapat diarahkan ke sasaran
yang letaknya sangat jauh, bahkan antarbenua? Dan akhirnya,
bagaimana pesawat dapat mendarat di bulan? Ini semua dipelajari
dalam
berbagai
bidang
ilmu
fisika.
Bidang fisika secara garis besar terbagi atas dua kelompok, yaitu fisika
klasik dan fisika modern. Fisika klasik bersumber pada gejala-gejala
yang ditangkap oleh indra. Fisika klasik meliputi mekanika, listrik
magnet, panas, bunyi, optika, dan gelombang yang menjadi
perbatasan antara fisika klasik dan fisika modern. Fisika modern
berkembang mulai abad ke-20, sejak penemuan teori relativitas
Einstein dan radioaktivitas oleh keluarga Curie.

Hubungan

Fisika

Dengan

Ilmu

Pengetahuan

Lain

Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui


bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara bendabenda, serta mampu menjelaskan mengenai fenomena-fenomena
alam yang terjadi. Walaupun fisika terbagi atas beberapa bidang,
hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu fenomena dari bidang
fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika ditinjau dari
bidang fisika lain. Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak saja
mendukung perkembangan fisika sendiri, tetapi juga perkembangan
ilmu lain dan teknologi. Ilmu fisika menunjang riset murni maupun
terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metodemetode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan modern di
rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi
memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli
meteorologi (ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi
memerlukan ilmu fisika.

Fisika

Dalam

Bidang

Pengukuran

Fisika lahir dan berkembang dari hasil percobaan dan pengamatan.


Percobaan (eksperimen) dan pengamatan (observasi) memerlukan
pengukuran (measurement) dengan bantuan alat-alat ukur, sehingga
diperoleh data/ hasil pengamatan yang bersifat kuantitatif. Sebagai
contoh, hasil pengukuran pada suatu percobaan diperoleh panjang

terukur 4 meter, volume air 10 cm3 pada suhu 15 C. Dalam fisika,


panjang, volume, dan suhu adalah sesuatu yang dapat diukur. Sesuatu
yang dapat diukur itu disebut besaran. Besaran mempunyai dua
komponen utama, yaitu nilai dan satuan. Dalam ilmu fisika, perlu
diingat bahwa tidak semua besaran fisika mempunyai satuan, sebagai
contoh indeks bias dan massa jenis relatif.
Itulah pengertian fisika dan manfaatnya, semoga artikel yang Tasik
Cyber share dapat bermanfaat dan membantu sobat Tasik Cyber.
Sumber : fisikazone.com

http://tasik-cyber.blogspot.co.id/2014/08/pengertian-fisika-danmanfaatnya.html
diakses tanggal 31 oktober 2015 jam 12.31

Mekanika teknik
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Mekanika teknik atau dikenal juga sebagai mekanika rekayasa merupakan


bidang ilmu utama untuk perilaku struktur, atau mesin terhadap beban yang bekerja
padanya. Perilaku struktur tersebut umumnya adalah lendutan dan gaya-gaya (gaya
reaksi dan gaya internal).
Dengan mengetahui gaya-gaya dan lendutan yang terjadi maka selanjutnya struktur tersebut
dapat direncanakan atau diproporsikan dimensinya berdasarkan material yang digunakan
sehingga aman dan nyaman (lendutannya tidak berlebihan) dalam menerima beban
tersebut.

Pengaplikasian[sunting | sunting sumber]


Mekanika teknik merupakan cabang langsung dari ilmu mekanika pada kajian ilmu fisika,
namun memasukkan unsur yang lebih mendekati kenyataan dan aspek praktis. Ilmu
mekanika teknik dipakai oleh berbagai bidang teknik sipil, teknik mesin,teknik material, teknik
penerbangan, teknik elektro, dan teknik struktur.
Area yang meliputi kajian mekanika teknik ialah

Statika, studi benda diam

Dinamika, studi efek beban pada pergerakan benda

Mekanika deformasi, mempelajari efek beban pada perubahan benda

Mekanika fluida, pergerakan benda alir

Mekanika tanah, studi kelakukan pergerakan tanah

Mekanika kontinuum, analisa benda bermasa kotinuum

https://id.wikipedia.org/wiki/Mekanika_teknik
diakses tgl 31 oktober 2015 jam 12.31

Fisika
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rangkaian dari

Sains
Sains formal[tampilkan]

Sains fisik[tampilkan]

Sains kehidupan[tampilkan]

Ilmu sosial[tampilkan]

Ilmu terapan[tampilkan]

Antardisiplin[tampilkan]

Portal

Kategori

Artikel ini membutuhkan lebih banyakcatatan kaki untuk pemastian.


Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.

Astronaut dan bumi mengalami kaidah jatuh bebas akibat gaya gravitasi

Termodinamika Mesin

Fisika (bahasa Yunani: (fysiks), "alamiah", dan (fsis), "alam") adalah sains
atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang
tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika
mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel
submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam
semesta sebagai satu kesatuan kosmos.
Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem
materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut
sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap
ilmu alam lainnya (biologi,kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi
tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat
kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang
membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu fisika sepertimekanika
kuantum, termodinamika, dan elektromagnetika.
Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi
matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang
digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara fisika dan matematika adalah:
fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan
pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan
ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan

matematika, yakni fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teoriteori fisika.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sekilas tentang riset Fisika


o

1.1 Fisika teoretis dan eksperimental

1.2 Teori fisika utama

1.3 Bidang utama dalam fisika

1.4 Bidang yang berhubungan

1.5 Teori palsu

2 Sejarah

3 Arah masa depan

4 Lihat pula

5 Pranala luar

Sekilas tentang riset Fisika[sunting | sunting sumber]


Fisika teoretis dan eksperimental[sunting | sunting sumber]
Budaya penelitian fisika berbeda dengan ilmu lainnya karena adanya
pemisahan teori dan eksperimen. Sejak abad kedua puluh, kebanyakan fisikawan
perseorangan mengkhususkan diri meneliti dalam fisika teoretis atau fisika
eksperimentalsaja, dan pada abad kedua puluh, sedikit saja yang berhasil dalam kedua
bidang tersebut. Sebaliknya, hampir semua teoris dalam biologi dan kimia juga merupakan
eksperimentalis yang sukses.
Gampangnya, teoris berusaha mengembangkan teori yang dapat menjelaskan hasil
eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen yang akan
datang. Sementara itu, eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk
menguji perkiraan teoretis. Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah,
mereka saling bergantung. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis
membuat penemuan yang tak dapat dijelaskan dari teori yang ada, sehingga mengharuskan
dirumuskannya teori-teori baru. Tanpa eksperimen, penelitian teoretis sering berjalan ke arah
yang salah; salah satu contohnya adalah teori-M, teori populer dalam fisika energi-tinggi,
karena eksperimen untuk mengujinya belum pernah disusun.

Teori fisika utama[sunting | sunting sumber]


Meskipun fisika membahas beraneka ragam sistem, ada beberapa teori yang digunakan
secara keseluruhan dalam fisika, bukan di satu bidang saja. Setiap teori ini diyakini benar
adanya, dalam wilayah kesahihan tertentu. Contohnya, teorimekanika klasik dapat

menjelaskan pergerakan benda dengan tepat, asalkan benda ini lebih besar daripada atom
dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat daripada kecepatan cahaya.
Teori-teori ini masih terus diteliti; contohnya, aspek mengagumkan dari mekanika klasik yang
dikenal sebagai teori chaosditemukan pada abad kedua puluh, tiga abad setelah dirumuskan
oleh Isaac Newton. Namun, hanya sedikit fisikawan yang menganggap teori-teori dasar ini
menyimpang. Oleh karena itu, teori-teori tersebut digunakan sebagai dasar penelitian
menuju topik yang lebih khusus, dan semua pelaku fisika, apa pun spesialisasinya,
diharapkan memahami teori-teori tersebut.
Teori

Subtopik utama

Hukum gerak
Newton, Mekanika
Lagrangian,Mekanika
Mekanika klasik Hamiltonian, Teori
chaos, Dinamika
fluida, Mekanika
kontinuum

Konsep

Dimensi, Ruang, Waktu, Gerak,Panjang, Kecepatan,


Massa,Momentum, Gaya, Energi,Momentum
sudut, Torsi, Hukum kekekalan, Oscilator
harmonis,Gelombang, Usaha, Daya

Elektromagneti
k

Elektrostatik, Listrik,Ma
gnetisitas,Persamaan
Maxwell

Muatan listrik, Arus, Medan listrik, Medan


magnet, Medan elektromagnetik, Radiasi
elektromagnetis, Monopol magnetik

Termodinamika
dan Mekanika
statistik

Mesin panas, Teori


kinetis

Konstanta Boltzmann, Entropi,Energi


bebas, Panas, Fungsi partisi, Suhu

Mekanika
kuantum

Path integral
formulation,Persamaan
Schrdinger, Teori
medan kuantum

Hamiltonian, Partikel identikKonstanta


Planck, Pengikatan kuantum, Oscilator harmonik
kuantum, Fungsi gelombang,Energi titik-nol

Teori relativitas

Relativitas
khusus,Relativitas
umum

Prinsip ekuivalensi, Empat-momentum, Kerangka


referensi,Ruang waktu, Kecepatan cahaya

Bidang utama dalam fisika[sunting | sunting sumber]


Riset dalam fisika dibagi beberapa bidang yang mempelajari aspek yang berbeda dari dunia
materi. Fisika benda kondensi, diperkirakan sebagai bidang fisika terbesar, mempelajari
properti benda besar, seperti benda padat dan cairan yang kita temui setiap hari, yang
berasal dari properti dan interaksi mutual dari atom.
Bidang Fisika atomik, molekul, dan optik berhadapan dengan individual atom dan molekul,
dan cara mereka menyerap dan mengeluarkan cahaya. Bidang Fisika partikel, juga dikenal

sebagai "Fisika energi-tinggi", mempelajari properti partikel super kecil yang jauh lebih kecil
dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.
Terakhir, bidang Astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan
fenomena astronomi, berkisar dari matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke jagad
raya secara keseluruhan.
Bidang

Sub-bidang

Teori utama

Konsep

Astrofisika

Kosmologi, Ilmu
planet, Fisika
plasma

Big
Bang, Inflasi
kosmik, Relati Lubang hitam, Latar belakang radiasi
vitas
kosmik, Galaksi,Gravitasi, Radiasi
umum, Huku
Gravitasi, Planet, Tata surya,Bintang
m gravitasi
universal

Fisika
atomik,mol
ekul, dan
optik

Fisika
atom, Fisika
molekul, optik,Ph
otonik

Optik
quantum

Difraksi, Radiasi
elektromagnetik, Laser, Polarisasi,Garis
spectral

Fisika
partikel

Fisika
akselerator,Fisika
nuklir

Model
standar, Teori
penyatuan
besar, teori-M

Gaya
Fundamental (gravitasi, elektromagnetik, lema
h,kuat), Partikel
elemen, Antimatter, Putar, Pengereman simetri
spontan, Teori keseluruhan Energi vakum

Fisika
benda
kondensi

Fisika benda
padat,Fisika
material,Fisika
polimer,Material
butiran

Teori
BCS, Gelomb
ang
Bloch, Gas
Fermi,Cairan
Fermi, Teori
banyak-tubuh

Fase (gas, cair, padat, Kondensat BoseEinstein,superkonduktor, superfluid), Konduksi


listrik,Magnetism, Pengorganisasian
sendiri, Putar,Pengereman simetri spontan

Bidang yang berhubungan[sunting | sunting sumber]


Ada banyak area riset yang mencampur fisika dengan bidang lainnya. Contohnya,
bidang biofisika yang mengkhususkan ke peranan prinsip fisika dalam sistem biologi, dan
bidang kimia kuantum yang mempelajari bagaimana teori kuantum mekanik memberi
peningkatan terhadap sifat kimia dari atom dan molekul. Beberapa didata di bawah:
Akustik - Astronomi - Biofisika - Fisika penghitungan - Elektronik - Teknik - Geofisika - Ilmu
material - Fisika matematika -Fisika medis - Kimia Fisika - Dinamika kendaraan - Fisika
Pendidikan

Teori palsu[sunting | sunting sumber]


Fusi dingin - Teori gravitasi dinamik - Luminiferous aether - Energi orgone - Teori bentuk
tetap

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Artikel utama: Sejarah fisika. Lihat juga Fisikawan terkenal dan Penghargaan Nobel dalam
Fisika.
Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa
objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti
yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti
bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan.
Jauh sebelum rakyat Yunani mengagumi Fisika, orang-orang dari Mesir terlebih dahulu
melakukan kajian Fisika yang mendalam hingga bisa melahirkan ilmu-ilmu praktis tentang
bidang miring untuk melakukan perpindahan benda dengan keuntungan mekanis yang besar
lewat pembuatan Piramida. Disini para ahli-ahli Fisika Firaun menerapkan teori-teori tentang
gaya, energi, dan perpindahan dengan sangat brilian.
Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. Teori tersebut banyak tergantung dari
istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer
sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya,
pemikir Yunani Archimedes menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar
dari mekanik dan hidrostatik.
Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan
kebenaran teori fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan
dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert.
Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Philosophi Naturalis Principia
Mathematica ("prinsip matematika dari filsafat alam", dikenal sebagai Principia), memberikan
penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses.
Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi
Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam
eksperimen. Principia juga memuat beberapa teori dinamika fluida.
Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de Lagrange, William
Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum
Gravitasi memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan
fenomena astronomi menggunakan teori fisika.
Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert
Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan
argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai
bidang mekanika statistik.
Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam
panas, dan pada 1847 James Joulemenyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk
panasa juga dalam energi mekanika.
Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Simon Ohm, dan
lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu
teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini
adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.

Arah masa depan[sunting | sunting sumber]


Artikel utama untuk bagian ini adalah: masalah tak terpecahkan dalam fisika
Riset fisika mengalami kemajuan konstan dalam banyak bidang, dan masih akan tetap
begitu jauh pada masa depan.
Dalam fisika benda kondensi, masalah teoritis tak terpecahkan terbesar adalah
penjelasan superkonduktivitas suhu-tinggi. Banyak usaha dilakukan untuk
membuat spintronik dan komputer kuantum bekerja.
Dalam fisika partikel, potongan pertama dari bukti eksperimen untuk fisika di luar Model
Standar telah mulai menghasilkan. Yang paling terkenal adalah penunjukan
bahwa neutrino memiliki massa bukan-nol. Hasil eksperimen ini nampaknya telah
menyelesaikan masalah solar neutrino yang telah berdiri-lama dalam fisika matahari.
Fisika neutrino besar merupakan area riset eksperimen dan teori yang aktif. Dalam
beberapa tahun ke depan, pemercepat partikel akan mulai meneliti skala energi dalam
jangkauan TeV, yang di mana para eksperimentalis berharap untuk menemukan bukti
untuk Higgs boson dan partikel supersimetri.
Para teori juga mencoba untuk menyatukan mekanika kuantum dan relativitas
umum menjadi satu teori gravitasi kuantum, sebuah program yang telah berjalan selama
setengah abad, dan masih belum menghasilkan buah. Kandidat atas berikutnya
adalah Teori-M, teori superstring, dan gravitasi kuantum loop.
Banyak fenomena astronomikal dan kosmologikal belum dijelaskan secara memuaskan,
termasuk keberadaan sinar kosmik energi ultra-tinggi, asimetri baryon, pemercepatan alam
semesta dan percepatan putaran anomali galaksi.
Meskipun banyak kemajuan telah dibuat dalam energi-tinggi, kuantum, dan fisika
astronomikal, banyak fenomena sehari-hari lainnya, menyangkut sistem kompleks, chaos,
atau turbulens masih dimengerti sedikit saja. Masalah rumit yang sepertinya dapat
dipecahkan oleh aplikasi pandai dari dinamika dan mekanika, seperti pembentukan
tumpukan pasir, "node" dalam air "trickling", teori katastrof, atau pengurutan-sendiri dalam
koleksi heterogen yang bergetar masih tak terpecahkan.
Fenomena rumit ini telah menerima perhatian yang semakin banyak sejak 1970-an untuk
beberapa alasan, tidak lain dikarenakan kurangnya metode matematika modern
dan komputer yang dapat menghitung sistem kompleks untuk dapat dimodelkan dengan
cara baru. Hubungan antar disiplin dari fisika kompleks juga telah meningkat, seperti dalam
pelajaranturbulens dalam aerodinamika atau pengamatan pola pembentukan dalam
sistem biologi. Pada 1932, Horrace Lambmeramalkan:

Saya sudah tua sekarang, dan ketika saya meninggal dan pergi ke surga ada dua hal yang
saya harap dapat diterangkan. Satu adalah elektrodinamika kuantum, dan satu lagi adalah
gerakan turbulens dari fluida. Dan saya lebih optimis terhadap yang pertama.

https://id.wikipedia.org/wiki/Fisika
diakses tgl 31 oktober 2015 jam 12.41

Matematika
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rangkaian dari

Sains
Sains formal[tampilkan]

Sains fisik[tampilkan]

Sains kehidupan[tampilkan]

Ilmu sosial[tampilkan]

Ilmu terapan[tampilkan]

Antardisiplin[tampilkan]

Portal

Kategori

Euklides, matematikawan Yunani, abad ke-3 SM, seperti yang dilukiskan oleh Raffaello Sanzio di
dalam detail ini dari Sekolah Athena.[1]

Matematika (dari bahasa Yunani: - mathmatik) adalah


studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawanmencari berbagai pola,[2]
[3]
merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode
deduksi yang ketat diturunkan dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.
[4]

Terjadi perdebatan tentang apakah objek-objek matematika sepertibilangan dan titik sudah
ada di semesta, jadi ditemukan, atau ciptaan manusia. Seorang matematikawan Benjamin
Peirce menyebut matematika sebagai "ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang
penting".[5] Namun, walau matematika pada kenyataannya sangat bermanfaat bagi
kehidupan, perkembangan sains dan teknologi, sampai upaya melestarikan alam,
matematika hidup di alam gagasan, bukan di realita atau kenyataan. Dengan tepat, Albert
Einstein menyatakan bahwa "sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan,
mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada
kenyataan."[6] Makna dari "Matematika tak merujuk kepada kenyataan" menyampaikan
pesan bahwa gagasan matematika itu ideal dan steril atau terhindar dari pengaruh manusia.
Uniknya, kebebasannya dari kenyataan dan pengaruh manusia ini nantinya justru
memungkinkan penyimpulan pernyataan bahwa semesta ini merupakan sebuah struktur
matematika, menurut Max Tegmark. Jika kita percaya bahwa realita di luar semesta ini
haruslah bebas dari pengaruh manusia, maka harus struktur matematika lah semesta itu.
Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang
dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis
terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis mewujud dalam
kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis. Argumentasi matematika
yang ketatpertama muncul di dalam Matematika Yunani, terutama di dalam
karya Euklides, Elemen.
Matematika selalu berkembang, misalnya di Tiongkok pada tahun 300 SM, di India pada
tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga zaman Renaisans, ketika temuan baru
matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan
yang cepat di dalam laju penemuan matematika yang berlanjut hingga kini. [7]
Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang,
termasuk ilmu alam, teknik,kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi,
dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan
pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan
temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan
disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan.
Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk
perkembangan matematika itu sendiri. Mereka berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan
yang muncul di dalam pikirannya, walaupun belum diketahui penerapannya. Namun,
kenyataannya banyak sekali gagasan matematika yang sangat abstrak dan tadinya tak
diketahui relevansinya dengan kehidupan, mendadak ditemukan penerapannya.
Pengembangan matematika (murni) dapat mendahului atau didahului kebutuhannya dalam
kehidupan. Penerapan praktis gagasan matematika yang menjadi latar munculnya
matematika murni seringkali ditemukan kemudian.[8]
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Etimologi

2 Sejarah

3 Etimologi

4 Ilham, matematika murni dan terapan, dan estetika

5 Notasi, bahasa, dan kekakuan

6 Matematika sebagai ilmu pengetahuan

7 Bidang-bidang matematika
o

7.1 Besaran

7.2 Ruang

7.3 Perubahan

7.4 Struktur

7.5 Dasar dan filsafat

7.6 Matematika diskret

7.7 Matematika terapan

8 Lihat pula

9 Referensi

10 Pustaka

11 Pranala luar

Etimologi[sunting | sunting sumber]


Kata "matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno (mthma), yang
berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya
menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno. Kata sifatnya
adalah (mathmatiks), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang
lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, (mathmatik tkhn),
di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.
Bentuk jamak sering dipakai di dalam bahasa Inggris, seperti juga di dalam bahasa
Perancis les mathmatiques (dan jarang digunakan sebagai turunan bentuk tunggal la
mathmatique), merujuk pada bentuk jamak bahasa Latin yang cenderung
netral mathematica (Cicero), berdasarkan bentuk jamak bahasa Yunani (ta
mathmatik), yang dipakai Aristoteles, yang terjemahan kasarnya berarti "segala hal yang

matematis".[9] Tetapi, di dalam bahasa Inggris, kata benda mathematics mengambil bentuk
tunggal bila dipakai sebagai kata kerja. Di dalam ragam percakapan, matematika kerap kali
disingkat sebagai math di Amerika Utara dan maths di tempat lain.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebuah quipu, yang dipakai olehInca untuk mencatatkan bilangan.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah matematika


Evolusi matematika dapat dipandang sebagai sederetan abstraksi yang selalu bertambah
banyak, atau perkataan lainnya perluasan pokok masalah. Abstraksi mula-mula, yang juga
berlaku pada banyak binatang[10], adalah tentang bilangan: pernyataan bahwa dua apel dan
dua jeruk (sebagai contoh) memiliki jumlah yang sama.
Selain mengetahui cara mencacah objek-objek fisika, manusia prasejarah juga mengenali
cara mencacah besaran abstrak, seperti waktu hari, musim, tahun.Aritmetika
dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) mengikuti secara alami.
Langkah selanjutnya memerlukan penulisan atau sistem lain untuk mencatatkan bilangan,
semisal tali atau dawai bersimpul yang disebut quipu dipakai oleh bangsaInca untuk
menyimpan data numerik. Sistem bilangan ada banyak dan bermacam-macam, bilangan
tertulis yang pertama diketahui ada di dalam naskah warisanMesir Kuno di Kerajaan
Pertengahan Mesir, Lembaran Matematika Rhind.

Sistem bilangan Maya

Penggunaan terkuno matematika adalah di dalam perdagangan, pengukuran


tanah,pelukisan, dan pola-pola penenunan dan pencatatan waktu dan tidak pernah
berkembang luas hingga tahun 3000 SM ke muka ketika orang Babilonia dan Mesir
Kuno mulai menggunakan aritmetika,aljabar, dan geometri untuk penghitungan pajak dan
urusan keuangan lainnya, bangunan dan konstruksi, dan astronomi.[11] Pengkajian
matematika yang sistematis di dalam kebenarannya sendiri dimulai pada zaman Yunani
Kuno antara tahun 600 dan 300 SM.
Matematika sejak saat itu segera berkembang luas, dan terdapat interaksi bermanfaat
antara matematika dan sains, menguntungkan kedua belah pihak. Penemuan-penemuan
matematika dibuat sepanjang sejarah dan berlanjut hingga kini. Menurut Mikhail B. Sevryuk,
pada Januari 2006 terbitan Bulletin of the American Mathematical Society, "Banyaknya
makalah dan buku yang dilibatkan di dalam basis data Mathematical Reviews sejak 1940
(tahun pertama beroperasinya MR) kini melebihi 1,9 juta, dan melebihi 75 ribu artikel
ditambahkan ke dalam basis data itu tiap tahun. Sebagian besar karya di samudera ini
berisi teoremamatematika baru beserta bukti-buktinya."[12]

Etimologi[sunting | sunting sumber]


Kata "matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno (mthma), yang
berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya
menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno. Kata sifatnya
adalah (mathmatiks), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang
lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, (mathmatik tkhn),
di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.
Bentuk jamak sering dipakai di dalam bahasa Inggris, seperti juga di dalam bahasa
Perancis les mathmatiques (dan jarang digunakan sebagai turunan bentuk tunggal la
mathmatique), merujuk pada bentuk jamak bahasa Latin yang cenderung
netral mathematica (Cicero), berdasarkan bentuk jamak bahasa Yunani (ta
mathmatik), yang dipakai Aristoteles, yang terjemahan kasarnya berarti "segala hal yang
matematis".[9] Tetapi, di dalam bahasa Inggris, kata benda mathematics mengambil bentuk
tunggal bila dipakai sebagai kata kerja. Di dalam ragam percakapan, matematika kerap kali
disingkat sebagai math di Amerika Utara dan maths di tempat lain.

Ilham, matematika murni dan terapan, dan


estetika[sunting | sunting sumber]

Sir Isaac Newton (1643-1727), seorang penemu kalkulus infinitesimal.

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Keindahan matematika


Matematika muncul pada saat dihadapinya masalah-masalah yang rumit yang melibatkan
kuantitas, struktur, ruang, atau perubahan. Mulanya masalah-masalah itu dijumpai di
dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan kemudian astronomi; kini, semua ilmu
pengetahuan menganjurkan masalah-masalah yang dikaji oleh para matematikawan, dan
banyak masalah yang muncul di dalam matematika itu sendiri. Misalnya,
seorang fisikawan Richard Feynman menemukan rumus integral lintasan mekanika
kuantum menggunakan paduan nalar matematika dan wawasan fisika, dan teori dawai masa
kini, teori ilmiah yang masih berkembang yang berupaya membersatukan empat gaya dasar
alami, terus saja mengilhami matematika baru.[13]
Beberapa matematika hanya bersesuaian di dalam wilayah yang mengilhaminya, dan
diterapkan untuk memecahkan masalah lanjutan di wilayah itu. Tetapi seringkali matematika
diilhami oleh bukti-bukti di satu wilayah ternyata bermanfaat juga di banyak wilayah lainnya,
dan menggabungkan persediaan umum konsep-konsep matematika. Fakta yang
menakjubkan bahwa matematika "paling murni" sering beralih menjadi memiliki terapan
praktis adalah apa yang Eugene Wignermenyebutnya " Keefektifan luar biasa matematika
sampai taraf tak masuk akal dalam Ilmu Pengetahuan Alam membutuhkan penjelasan.".[14]
Seperti di sebagian besar wilayah pengkajian, ledakan pengetahuan pada zaman ilmiah
telah mengarah pada pengkhususan di dalam matematika. Satu perbedaan utama adalah di
antara matematika murni dan matematika terapan: sebagian besar matematikawan
memusatkan penelitian mereka hanya pada satu wilayah ini, dan kadang-kadang pilihan ini
dibuat sedini perkuliahan program sarjana mereka. Beberapa wilayah matematika terapan
telah digabungkan dengan tradisi-tradisi yang bersesuaian di luar matematika dan menjadi
disiplin yang memiliki hak tersendiri, termasuk statistika,riset operasi, dan ilmu komputer.
Mereka yang berminat kepada matematika seringkali menjumpai suatu aspek estetika
tertentu di banyak matematika. Banyak matematikawan berbicara
tentang keanggunan matematika, estetika yang tersirat, dan keindahan dari

dalamnya.Kesederhanaan dan keumumannya dihargai. Terdapat keindahan di dalam


kesederhanaan dan keanggunan bukti yang diberikan, semisal bukti Euclid yakni bahwa
terdapat tak-terhingga banyaknya bilangan prima, dan di dalam metode numerik yang
anggun bahwa perhitungan laju, yakni transformasi Fourier cepat. G. H. Hardy di dalam A
Mathematician's Apology mengungkapkan keyakinan bahwa penganggapan estetika ini, di
dalamnya sendiri, cukup untuk mendukung pengkajian matematika murni. [15]
Para matematikawan sering bekerja keras menemukan bukti teorema yang anggun secara
khusus, pencarian Paul Erdssering berkutat pada sejenis pencarian akar dari "Alkitab" di
mana Tuhan telah menuliskan bukti-bukti kesukaannya.[16][17]Kepopularan matematika
rekreasi adalah isyarat lain bahwa kegembiraan banyak dijumpai ketika seseorang mampu
memecahkan soal-soal matematika.

Notasi, bahasa, dan kekakuan[sunting | sunting sumber]

Leonhard Euler. Mungkin seorang matematikawan yang terbanyak menghasilkan temuan sepanjang
masa

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Notasi matematika


Sebagian besar notasi matematika yang digunakan saat ini tidaklah ditemukan hingga abad
ke-16.[18] Pada abad ke-18, Euler bertanggung jawab atas banyak notasi yang digunakan
saat ini. Notasi modern membuat matematika lebih mudah bagi para profesional, tetapi para
pemula sering menemukannya sebagai sesuatu yang mengerikan. Terjadi pemadatan yang
amat sangat: sedikit lambang berisi informasi yang kaya. Seperti notasi musik, notasi
matematika modern memiliki tata kalimat yang kaku dan menyandikan informasi yang
barangkali sukar bila dituliskan menurut cara lain.
Bahasa matematika dapat juga terkesan sukar bagi para pemula. Kata-kata
sepertiatau dan hanya memiliki arti yang lebih presisi daripada di dalam percakapan seharihari. Selain itu, kata-kata semisal terbuka dan lapangan memberikan arti khusus
matematika. Jargon matematika termasuk istilah-istilah teknis
semisalhomeomorfisma dan terintegralkan. Tetapi ada alasan untuk notasi khusus dan
jargon teknis ini: matematika memerlukan presisi yang lebih dari sekadar percakapan seharihari. Para matematikawan menyebut presisi bahasa dan logika ini sebagai "ketat" atau
"kaku" (rigor). Jadi, jika suatu kata sudah dimaknai dengan makna tertentu, maka

selanjutnya kata itu harus merujuk ke makna tadi. Tak boleh berubah makna. Itulah makna
"ketat" ini di bahasa matematika.

Lambang ketakhinggaan di dalam beberapa gaya sajian.

Penggunaan bahasa yang ketat secara mendasar merupakan sifat pembuktian matematika.
Para matematikawan ingin teorema mereka mengikuti aksioma-aksioma dengan maksud
penalaran yang sistematik. Ini untuk mencegah "teorema" yang salah ambil, didasarkan
pada praduga kegagalan, di mana banyak contoh pernah muncul di dalam sejarah subjek
ini.[19] Tingkat kekakuan diharapkan di dalam matematika selalu berubah-ubah sepanjang
waktu: bangsa Yunanimenginginkan dalil yang terperinci, namun pada saat itu metode yang
digunakanIsaac Newton kuranglah kaku. Masalah yang melekat pada definisi-definisi yang
digunakan Newton akan mengarah kepada munculnya analisis saksama dan bukti formal
pada abad ke-19. Kini, para matematikawan masih terus beradu argumentasi tentang bukti
berbantuan-komputer. Karena perhitungan besar sangatlah sukar diperiksa, bukti-bukti itu
mungkin saja tidak cukup kaku.[20]
Aksioma menurut pemikiran tradisional adalah "kebenaran yang menjadi bukti dengan
sendirinya", tetapi konsep ini memicu persoalan. Pada tingkatan formal, sebuah aksioma
hanyalah seutas dawai lambang, yang hanya memiliki makna tersirat di dalam konteks
semua rumus yang terturunkan dari suatu sistem aksioma. Inilah tujuan program
Hilbert untuk meletakkan semua matematika pada sebuah basis aksioma yang kokoh, tetapi
menurut Teorema ketaklengkapan Gdeltiap-tiap sistem aksioma (yang cukup kuat) memiliki
rumus-rumus yang tidak dapat ditentukan; dan oleh karena itulah
suatuaksiomatisasi terakhir di dalam matematika adalah mustahil. Meski demikian,
matematika sering dibayangkan (di dalam konteks formal) tidak lain kecuali teori
himpunan di beberapa aksiomatisasi, dengan pengertian bahwa tiap-tiap pernyataan atau
bukti matematika dapat dikemas ke dalam rumus-rumus teori himpunan.[21]

Matematika sebagai ilmu pengetahuan[sunting | sunting sumber]

Carl Friedrich Gauss, menganggap dirinya sebagai "pangerannya para matematikawan", dan
mengatakan matematika sebagai "Ratunya Ilmu Pengetahuan".

Carl Friedrich Gauss mengatakan matematika sebagai "Ratunya Ilmu Pengetahuan". [22] Di
dalam bahasa aslinya, Latin Regina Scientiarum, juga di dalambahasa Jerman Knigin der
Wissenschaften, kata yang bersesuaian dengan ilmu pengetahuan berarti (lapangan)
pengetahuan. Jelas, inipun arti asli di dalam bahasa Inggris, dan tiada keraguan bahwa
matematika di dalam konteks ini adalah sebuah ilmu pengetahuan. Pengkhususan yang
mempersempit makna menjadi ilmu pengetahuan alam adalah pada masa terkemudian. Bila
seseorang memandangilmu pengetahuan hanya terbatas pada dunia fisika, maka
matematika, atau sekurang-kurangnya matematika murni, bukanlah ilmu pengetahuan.
Albert Einstein menyatakan bahwa "sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada
kenyataan, maka mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk
kepada kenyataan."[6]
Banyak filsuf yakin bahwa matematika tidak dapat dibuktikan maupun disangkal
berdasarkan percobaan, dan dengan demikian bukanlah ilmu pengetahuan per definisi Karl
Popper.[23] Tetapi, di dalam karya penting tahun 1930-an tentang logika matematika
menunjukkan bahwa matematika tidak bisa direduksi menjadi logika, dan Karl Popper
menyimpulkan bahwa "sebagian besar teori matematika, seperti halnya fisika dan biologi,
adalah hipotetis-deduktif: oleh karena itu matematika menjadi lebih dekat ke ilmu
pengetahuan alam yang hipotesis-hipotesisnya adalah konjektur (dugaan), lebih daripada
sebagai hal yang baru."[24] Para bijak bestari lainnya, sebut saja Imre Lakatos, telah
menerapkan satu versi pemalsuankepada matematika itu sendiri.
Sebuah tinjauan alternatif adalah bahwa lapangan-lapangan ilmiah tertentu (misalnya fisika
teoretis) adalah matematika dengan aksioma-aksioma yang ditujukan sedemikian sehingga
bersesuaian dengan kenyataan. Faktanya, seorang fisikawan teoretis, J. M. Ziman,
mengajukan pendapat bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan umum dan dengan
demikian matematika termasuk di dalamnya.[25] Di beberapa kasus, matematika banyak
saling berbagi dengan ilmu pengetahuan fisika, sebut saja penggalian dampak-dampak logis
dari beberapa anggapan. Intuisi dan percobaan juga berperan penting di dalam
perumusan konjektur-konjektur, baik itu di matematika, maupun di ilmu-ilmu pengetahuan
(lainnya).

Matematika percobaan terus bertumbuh kembang, mengingat kepentingannya di dalam


matematika, kemudian komputasi dan simulasi memainkan peran yang semakin menguat,
baik itu di ilmu pengetahuan, maupun di matematika, melemahkan objeksi yang mana
matematika tidak menggunakan metode ilmiah. Di dalam bukunya yang diterbitkan pada
2002 A New Kind of Science, Stephen Wolfram berdalil bahwa matematika komputasi
pantas untuk digali secara empirik sebagai lapangan ilmiah di dalam haknya/kebenarannya
sendiri.
Pendapat-pendapat para matematikawan terhadap hal ini adalah beraneka macam. Banyak
matematikawan merasa bahwa untuk menyebut wilayah mereka sebagai ilmu pengetahuan
sama saja dengan menurunkan kadar kepentingan sisi estetikanya, dan sejarahnya di dalam
tujuh seni liberal tradisional; yang lainnya merasa bahwa pengabaian pranala ini terhadap
ilmu pengetahuan sama saja dengan memutar-mutar mata yang buta terhadap fakta bahwa
antarmuka antara matematika dan penerapannya di dalam ilmu pengetahuan
dan rekayasa telah mengemudikan banyak pengembangan di dalam matematika.
Satu jalan yang dimainkan oleh perbedaan sudut pandang ini adalah di dalam perbincangan
filsafat apakah matematikadiciptakan (seperti di dalam seni) atau ditemukan (seperti di
dalam ilmu pengetahuan). Adalah wajar bagi universitas bila dibagi ke dalam bagian-bagian
yang menyertakan departemen Ilmu Pengetahuan dan Matematika, ini menunjukkan bahwa
lapangan-lapangan itu dipandang bersekutu tetapi mereka tidak seperti dua sisi keping uang
logam. Pada tataran praktisnya, para matematikawan biasanya dikelompokkan bersamasama para ilmuwan pada tingkatan kasar, tetapi dipisahkan pada tingkatan akhir. Ini adalah
salah satu dari banyak perkara yang diperhatikan di dalam filsafat matematika.
Penghargaan matematika umumnya dipelihara supaya tetap terpisah dari kesetaraannya
dengan ilmu pengetahuan. Penghargaan yang adiluhung di dalam matematika adalah Fields
Medal (medali lapangan),[26][27] dimulakan pada 1936 dan kini diselenggarakan tiap empat
tahunan. Penghargaan ini sering dianggap setara dengan Hadiah Nobel ilmu pengetahuan.
Wolf Prize in Mathematics, dilembagakan pada 1978, mengakui masa prestasi, dan
penghargaan internasional utama lainnya, Hadiah Abel, diperkenalkan pada 2003. Ini
dianugerahkan bagi ruas khusus karya, dapat berupa pembaharuan, atau penyelesaian
masalah yang terkemuka di dalam lapangan yang mapan.
Sebuah daftar terkenal berisikan 23 masalah terbuka, yang disebut "masalah Hilbert",
dihimpun pada 1900 oleh matematikawan Jerman David Hilbert. Daftar ini meraih
persulangan yang besar di antara para matematikawan, dan paling sedikit sembilan dari
masalah-masalah itu kini terpecahkan.
Sebuah daftar baru berisi tujuh masalah penting, berjudul "Masalah Hadiah Milenium",
diterbitkan pada 2000. Pemecahan tiap-tiap masalah ini berhadiah US$ 1 juta, dan hanya
satu (hipotesis Riemann) yang mengalami penggandaan di dalam masalah-masalah Hilbert.

Bidang-bidang matematika[sunting | sunting sumber]

Sebuah sempoa, alat hitung sederhana yang dipakai sejak zaman kuno.

Disiplin-disiplin utama di dalam matematika pertama muncul karena kebutuhan akan


perhitungan di dalam perdagangan, untuk memahami hubungan antarbilangan, untuk
mengukur tanah, dan untuk meramal peristiwa astronomi. Empat kebutuhan ini secara kasar
dapat dikaitkan dengan pembagian-pembagian kasar matematika ke dalam pengkajian
besaran, struktur, ruang, dan perubahan (yakni aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis).
Selain pokok bahasan itu, juga terdapat pembagian-pembagian yang dipersembahkan untuk
pranala-pranala penggalian dari jantung matematika ke lapangan-lapangan lain: ke logika,
ke teori himpunan (dasar), ke matematika empirik dari aneka macam ilmu pengetahuan
(matematika terapan), dan yang lebih baru adalah ke pengkajian kaku akanketakpastian.

Besaran[sunting | sunting sumber]


Pengkajian besaran dimulakan dengan bilangan, pertama bilangan asli dan bilangan
bulat ("semua bilangan") dan operasi aritmetika di ruang bilangan itu, yang dipersifatkan di
dalam aritmetika. Sifat-sifat yang lebih dalam dari bilangan bulat dikaji di dalam teori
bilangan, dari mana datangnya hasil-hasil popular seperti Teorema Terakhir Fermat. Teori
bilangan juga memegang dua masalah tak terpecahkan: konjektur prima
kembar dan konjektur Goldbach.
Karena sistem bilangan dikembangkan lebih jauh, bilangan bulat diakui sebagai himpunan
bagian dari bilangan rasional("pecahan"). Sementara bilangan pecahan berada di
dalam bilangan real, yang dipakai untuk menyajikan besaran-besarankontinu. Bilangan real
diperumum menjadi bilangan kompleks. Inilah langkah pertama dari jenjang bilangan yang
beranjak menyertakan kuaternion dan oktonion. Perhatian terhadap bilangan asli juga
mengarah pada bilangan transfinit, yang memformalkan konsep pencacahan ketakhinggaan.
Wilayah lain pengkajian ini adalah ukuran, yang mengarah padabilangan kardinal dan
kemudian pada konsepsi ketakhinggaan lainnya: bilangan alef, yang memungkinkan
perbandingan bermakna tentang ukuran himpunan-himpunan besar ketakhinggaan.

Bilangan asli

Bilangan bulat

Bilangan
rasional

Bilangan real

Bilangan kompleks

Ruang[sunting | sunting sumber]


Pengkajian ruang bermula dengan geometri
khususnya, geometri Euklides. Trigonometri memadukan ruang dan bilangan, dan
mencakupi Teorema Pythagoras yang terkenal. Pengkajian modern tentang ruang
memperumum gagasan-gagasan ini untuk menyertakan geometri berdimensi lebih
tinggi, geometri non-Euklides (yang berperan penting di dalamrelativitas umum)
dan topologi. Besaran dan ruang berperan penting di dalam geometri analitik, geometri
diferensial, dangeometri aljabar. Di dalam geometri diferensial terdapat konsepkonsep buntelan serat dan kalkulus lipatan.
Di dalam geometri aljabar terdapat penjelasan objek-objek geometri sebagai himpunan
penyelesaian persamaan polinom, memadukan konsep-konsep besaran dan ruang, dan
juga pengkajian grup topologi, yang memadukan struktur dan ruang.Grup lie biasa
dipakai untuk mengkaji ruang, struktur, dan perubahan. Topologi di dalam banyak
percabangannya mungkin menjadi wilayah pertumbuhan terbesar di dalam matematika
abad ke-20, dan menyertakan konjektur Poincar yang telah lama ada dan teorema

empat warna, yang hanya "berhasil" dibuktikan dengan komputer, dan belum pernah
dibuktikan oleh manusia secara manual.

Geometri

Geometri
diferensial

Trigonometri

Topologi

Geometri fraktal

Perubahan[sunting | sunting sumber]


Memahami dan menjelaskan perubahan adalah tema biasa di dalam ilmu
pengetahuan alam, dan kalkulus telah berkembang sebagai alat yang penuh-daya
untuk menyelidikinya. Fungsi-fungsi muncul di sini, sebagai konsep penting untuk
menjelaskan besaran yang berubah. Pengkajian kaku tentang bilangan real dan
fungsi-fungsi berperubah real dikenal sebagai analisis riil, dengan analisis
kompleks lapangan yang setara untuk bilangan kompleks.
Hipotesis Riemann, salah satu masalah terbuka yang paling mendasar di dalam
matematika, dilukiskan dari analisis kompleks. Analisis fungsional memusatkan
perhatian pada ruang fungsi (biasanya berdimensi tak-hingga). Satu dari banyak
terapan analisis fungsional adalah mekanika kuantum.
Banyak masalah secara alami mengarah pada hubungan antara besaran dan laju
perubahannya, dan ini dikaji sebagaipersamaan diferensial. Banyak gejala di alam
dapat dijelaskan menggunakan sistem dinamik; teori kekacauan
(chaosmempertepat jalan-jalan di mana banyak sistem ini memamerkan
perilaku deterministik yang masih saja belum terdugakan.

Kalkulus

Kalkulus
vektor

Persamaan
diferensial

Sistem dinamik

Teori chaos

Analisis
kompleks

Struktur[sunting | sunting sumber]


Banyak objek matematika, semisal himpunan bilangan dan fungsi, memamerkan
struktur bagian dalam. Sifat-sifat struktural objek-objek ini diselidiki di dalam
pengkajian grup, gelanggang, lapangan dan sistem abstrak lainnya, yang mereka
sendiri adalah objek juga. Ini adalah lapangan aljabar abstrak. Sebuah konsep

penting di sini yakni vektor, diperumum menjadiruang vektor, dan dikaji di


dalam aljabar linear. Pengkajian vektor memadukan tiga wilayah dasar matematika:
besaran, struktur, dan ruang. Kalkulus vektor memperluas lapangan itu ke dalam
wilayah dasar keempat, yakni perubahan. Kalkulus
tensor mengkaji kesetangkupan dan perilaku vektor yang dirotasi. Sejumlah
masalah kuno tentang Kompas dan konstruksi garis lurus akhirnya terpecahkan
oleh Teori Galois.

Teori bilangan

Aljabar abstrak

Teori grup

Teori order

Dasar dan filsafat[sunting | sunting sumber]


Untuk memperjelas dasar-dasar matematika, lapangan logika
matematika dan teori himpunan dikembangkan, juga teori kategori yang masih
dikembangkan. Kata majemuk "krisis dasar" mejelaskan pencarian dasar kaku
untuk matematika yang mengambil tempat pada dasawarsa 1900-an sampai
1930-an.[28] Beberapa ketaksetujuan tentang dasar-dasar matematika berlanjut
hingga kini. Krisis dasar dipicu oleh sejumlah silang sengketa pada masa itu,
termasuk kontroversi teori himpunan Cantor dan kontroversi Brouwer-Hilbert.
Logika matematika diperhatikan dengan meletakkan matematika pada sebuah
kerangka kerja aksiomatis yang kaku, dan mengkaji hasil-hasil kerangka kerja
itu. Logika matematika adalah rumah bagi Teori ketaklengkapan kedua Gdel,
mungkin hasil yang paling dirayakan di dunia logika, yang (secara informal)
berakibat bahwa suatu sistem formal yang berisi aritmetika dasar,
jika suara (maksudnya semua teorema yang dapat dibuktikan adalah benar),
maka tak-lengkap(maksudnya terdapat teorema sejati yang tidak dapat
dibuktikan di dalam sistem itu).
Gdel menunjukkan cara mengonstruksi, kumpulan sembarang aksioma
bilangan teoretis yang diberikan, sebuah pernyataan formal di dalam logika yaitu
sebuah bilangan sejati-suatu fakta teoretik, tetapi tidak mengikuti aksiomaaksioma itu. Oleh karena itu, tiada sistem formal yang merupakan aksiomatisasi
sejati teori bilangan sepenuhnya. Logika modern dibagi ke dalam teori
rekursi, teori model, dan teori pembuktian, dan terpaut dekat dengan ilmu
komputer teoretis.

Logika matematika

Teori himpunan

Teori kategori

Matematika diskret[sunting | sunting sumber]


Matematika diskret adalah nama lazim untuk lapangan matematika yang
paling berguna di dalam ilmu komputer teoretis. Ini menyertakan teori
komputabilitas, teori kompleksitas komputasional, dan teori informasi. Teori
komputabilitas memeriksa batasan-batasan berbagai model teoretis
komputer, termasuk model yang dikenal paling berdaya - Mesin turing.
Teori kompleksitas adalah pengkajian traktabilitas oleh komputer; beberapa
masalah, meski secara teoretis terselesaikan oleh komputer, tetapi cukup
mahal menurut konteks waktu dan ruang, tidak dapat dikerjakan secara
praktis, bahkan dengan cepatnya kemajuan perangkat keras komputer.
Pamungkas, teori informasi memusatkan perhatian pada banyaknya data
yang dapat disimpan pada media yang diberikan, dan oleh karenanya
berkenaan dengan konsep-konsep semisal pemadatan dan entropi.
Sebagai lapangan yang relatif baru, matematika diskret memiliki sejumlah
masalah terbuka yang mendasar. Yang paling terkenal adalah masalah
"P=NP?", salah satu Masalah Hadiah Milenium.[29]

Kombinatorika

Teori komputasi

Kriptografi

Teori graf

Matematika terapan[sunting | sunting sumber]


Matematika terapan berkenaan dengan penggunaan alat matematika
abstrak guna memecahkan masalah-masalah konkret di dalam ilmu
pengetahuan, bisnis, dan wilayah lainnya. Sebuah lapangan penting di
dalam matematika terapan adalah statistika, yang menggunakan teori
peluang sebagai alat dan membolehkan penjelasan, analisis, dan
peramalan gejala di mana peluang berperan penting. Sebagian besar
percobaan, survey, dan pengkajian pengamatan memerlukan statistika.
(Tetapi banyak statistikawan, tidak menganggap mereka sendiri sebagai
matematikawan, melainkan sebagai kelompok sekutu.)

Analisis numerik menyelidiki metode komputasional untuk memecahkan


masalah-masalah matematika secara efisien yang biasanya terlalu
lebar bagi kapasitas numerik manusia, analisis numerik melibatkan
pengkajian galat pembulatan atau sumber-sumber galat lain di dalam
komputasi.

https://id.wikipedia.org/wiki/Matematika
diakses tgl 31 oktober 2015 jam 12. 50