Anda di halaman 1dari 24

Edisi

Belajar Bahasa Thai


Cara Membaca : Pengenalan Konsonan dan
Vokal
Berisi ulasan singkat mengenai pengenalan konsonan dan vokal serta aturanaturan lain yang terkait tentang cara membaca dalam Bahasa Thai. Konten di
sesuikan untuk pemula agar lebih mudah untuk difahami.

Rendy de Puniet II
www.facebook.com/rendy.44444

Daftar Isi
Daftar Isi................................................................................................................................................................... 2
Pendahuluan ........................................................................................................................................................... 3
1.

Pengenalan ...................................................................................................................................................... 4

2.

Huruf Konsonan .............................................................................................................................................. 5


a.

Konsonan Tunggal .......................................................................................................................................... 5

b.

Konsonan Ganda............................................................................................................................................. 7

3.

Huruf Vokal ..................................................................................................................................................... 8

4.

Konsonan Mati .............................................................................................................................................. 10

5.

Pemendek Vokal ............................................................................................................................................... 11


a.

Sebagai Pemendek Vokal .......................................................................................................................... 11

b.

Sebagai Pemendek Vokal ........................................................................................................................... 12


Kesulitan Lain ................................................................................................................................................ 13

6.
a.

Membaca Konsonan .................................................................................................................................. 13

b.

Dan Sebagai Konsonan Mati ................................................................................................................... 14

d.

Sebagai Vokal ........................................................................................................................................... 15

e.

Vokal Yang Diturunkan ................................................................................................................................. 15

f.

Penggunaan Karan ........................................................................................................................................ 16

g.

Membaca Konsonan ................................................................................................................................ 16

h.

Membaca Konsonan Senyap ......................................................................................................................... 17

i.

Suku Kata Penghubung .............................................................................................................................. 19


Aturan Nada .................................................................................................................................................. 20

7.
a.

Perkenalan Tanda Nada ................................................................................................................................ 20

b.

Membaca Konsonan .................................................................................................................................. 21

c.

Kelas Konsonan............................................................................................................................................. 22

d.

Suku Kata Hidup & Suku Kata Mati ............................................................................................................... 22

e.

Rumus Aturan Nada...................................................................................................................................... 23


Suku kata dengan tanda nada............................................................................................................................ 23
Suku Kata tanpa tanda nada .............................................................................................................................. 23

8.

Tanya Jawab ................................................................................................................................................. 24

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

Pendahuluan
Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan buku ini tanpa halangan yang berarti.
Dalam rangka mempererat tali persahabatan seluruh masyarakat ASEAN maka penulis mengajak Anda
untuk berpartisipasi dalam mempelajari bahasa asing terutama bahasa dari ASEAN. Dan pada kesempatan
kali ini penulis mencoba menuangkan sedikit ilmu tentang Bahasa Thai yang akan sama-sama kita pelajari.
Harapan kedepannya agar kita Bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang lebih cerdas dan tidak gagap
bahasa.
Di sini penulis bukanlah seorang penulis yang profesional, meskipun demikian penulis akan tetap berusaha
semaksimal mungkin untuk memberikan hasil tulisan yang berkualitas dengan tujuan lebih mudah dan
lebih nyaman bagi kita semua untuk mempelajarinya.
Penulis juga manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan dan kesalahan maka penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik dari teman-teman semua agar tulisan sederhana ini bisa terus berkembang
lebih baik. Kritik maupun saran dapat disampaikan melalui email rendy.de.p@gmail.com ataupun facebook
Rendy de Puniet II.
Seluruh isi dokumen ini dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan
komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis.
Akhir kata penulis ucapkan banyak terima kasih dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

1.

Pengenalan

Penulisan Bahasa Thai yang unik dan sedikit "rumit" memberikan kesan dan tantangan tersendiri
untuk mempelajarinya. Tetapi untuk menguasai dasar dalam Bahasa Thai sungguhlah lebih mudah dari
pada yang Anda bayangkan sebelumnya.
Struktur kata dalam bahasa Thai terdiri dari konsonan kemudian diikuti vokal dan terkadang diakhiri
konsonan mati dan juga sebagian ditambah tanda baca sehingga pengucapannya berbeda. Ini berarti
Bahasa Thai merupakan salah satu bahasa tonal yang artinya panjang pendek serta tekanan dan intonasi
pengucapan kata berpengaruh dalam pemberian makna atau arti, tetapi Anda tidak perlu khawatir karena
kita di bab selanjutnya juga akan mempelajarinya.
Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai cara membaca dalam Bahasa Thai yang tentunya sangat
mudah untuk Anda ikuti.
Kata pertama yang akan kita pelajari adalah maa yang artinya datang.
Konsonan

Adalah vokal dengan suara aa

dengan suara m

Vokal dalam Bahasa Thai tidak pernah


ditulis sendirian, mereka selalu bersama
konsonan meskipun tempat dari vokal
tersebut relatif.
Untuk vokal penempatannya di
belakang konsonan

Kata selanjutnya adalah lawan dari kata yaitu

bpai yang artinya pergi.


Konsonan

Diatas sudah dijelaskan bahwa


penempatan vokal dalam Bahasa Thai

dengan suara bp

relatif, dan berikut adalah vokal yang


diletakkan di awal konsonan dan memiliki
suara ai. Meskipun penulisannya di depan
konsonan tetapi pengucapannya tetap di
belakang konsonan.
Kemudian kata selanjutnya adalah jai yang artinya hati, pikiran dan perasaan.
Vokal memiliki kesamaan dengan vokal ,
diucapkan sama dan juga ditulis didepan
konsonan. Meskipun demikian tetap tidak
bisa saling ditukar. Dan hanya ada 20 kata

Konsonan
dengan suara j

yang menggunakan vokal dan disebut


sebagai kata mai muan.
Dalam prakteknya kata dalam Bahasa Thai tidak hanya terdiri dari satu suku kata, tetapi bisa lebih.
Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

2.

Huruf Konsonan

Dalam Bahasa Thai ada dua jenis konsonan, yaitu konsonan tunggal dan konsonan ganda. Konsonan
tunggal yaitu konsonan yang hanya terdiri dari satu huruf konsonan, sedangkan konsonan ganda yaitu
gabungan dua konsonan tunggal yang membentuk satu suara baru atau satu gugus. Tetapi tidak semua
konsonan tunggal bisa digabungkan untuk membuat konsonan ganda.
Konsonan tunggal berjumlah 44 dan konsonan ganda berjumlah 15.
a.

Konsonan Tunggal
Beriku ini adalah 44 konsonan tunggal dalam Bahasa Thai, setiap konsonan tunggal memiliki kelas
masing-masing yang digunakan untuk membedakan pengucapan nada dari kata yang menggunakan
konsonan tersebut, untuk lebih jelasnya kita akan membahasnya nanti.
Perlu diingat bahwa konsonan dalam Bahasa Thai bisa memiliki suara yang berbeda jika ditempatkan
sebagai konsonan hidup dengan konsonan mati.
Untuk lebih jelasnya silahkan amati tabel berikut ini secara seksama!
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Simbol

Nama

Go gai
Ko kai
Ko kuat
Ko kwaai
Ko kon
Ko ra-kang
Ngo nguu
Jo jaan
Cho ching
Cho chaang
So so
Cho cher
Yo ying
Do cha-daa
Dto bpa-dtak
To taan
To mon-to
To puu-tao
No nen

Suara K. Hidup
G

Suara K. Mati
K

Kelas
Mid

High

High

Low

Low

Low

Ng

Ng

Low

Mid

Ch

High

Ch

Low

S/T

Low

Ch

Low

Low

Mid

Dt

Mid

High

Low

Low

Low

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44

Do dek
Dto dtao
To tung
To ta-haan
To tong
No nuu
Bo bai-maai
Bpo bplaa
Po peung
Fo faa
Po paan
Fo fan
Po sam-pao
Mo maa
Yo yak
Ro reua
Lo ling
Wo hae-won
So saa-laa
So reu-sii
So seua
Ho hiip
Lo ju-laa
O aang
Ho nok-huuk

Mid

Dt

Mid

High

Low

Low

Low

Mid

Bp

Mid

High

High

Low

Low

Low

Low

Low

Low

Low

Low

High

High

High

High

Low

Mid

Low

Konsonan , , , , dan

tidak pernah digunakan sebagai konsonan mati.

Konsonan hanya digunakan sebagai konsonan mati dalam penulisan bahasa asing, biasanya
Bahasa Inggris, diucapkan dengan suara t. Tetapi juga diucapkan sebagai s bagi yang mengenali
bahwa kata yang menggunakan konsonan ini sebagai konsonan mati adalah serapan dari bahasa
asing.

Konsonan tidak pernah digunakan sebagai konsonan mati, meskipun bisa berada di akhir suku
kata tetapi berperan sebagai vokal.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

b.

Konsonan Ganda
Konsonan ganda dalam Bahasa Thai yang merupakan gabungan dari dua konsonan tunggal sehingga
membentuk suara baru (suara gabungan dari kedua konsonan tersebut).
Tetapi konsonan ganda ini hanya digunakan sebagai konsonan hidup, dan tidak pernah digunakan sebagai
konsonan mati.
Berikut ini contoh penggunaan konsonan ganda pada kalimat Gliat yang artinya benci.
Vokal - memiliki suara ia dan letaknya mengelilingi konsonan. Jika dipasangkan dengan konsonan
ganda, maka simbol

ditulis setelah konsonan kedua pada konsonan ganda tersebut

sebagai konsonan mati, maka


pengucapannya menjadi t sehingga kata

dibaca Gliat yang artinya benci.

Konsonan ganda dengan suara gl


Dan berikut ini daftar lengkap konsonan ganda dalam Bahasa Thai.
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Simbol

Komponen

+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+

Suara
GrGlGwKrKlKwChrKrKlKwDtrBprBplPrPl-

Contoh

Graap, Grung
Gliat, Glua
Gwaang, Gwaa
Kreum, Kru-kra
Klao, Kluk
Kwaa, Kwaan
Chraap-chrap
Krai, Krap
Klai, Klong
Kwaay, Kwaam
Dtra-guun, Dtrong
Bprap-Bprung, Bpra-tet
Bplaa, Bpluuk
Prom, Pra-jao
Pleng, Ploy

Keterangan
Jarang
Jarang
Sangat jarang
-

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

3.

Huruf Vokal

Vokal dalam Bahasa Thai sebenarnya berjumlah 32 vokal meskipun sebagian sangat jarang
digunakan, tetapi ada tambahan beberapa kombinasi antara konsonan dan vokal sehingga membentuk
diftong (yaitu suara dua vokal yang digabung menjadi satu).
Vokal dalam Bahasa Thai terdiri dari dua jenis, yaitu vokal pendek dan vokal panjang yang mana berguna
untuk menentukan apakah suku kata ini hidup atau mati serta untuk menentukan nada dalam aturan nada.
Mungkin Anda akan sedikit sulit mengucapkan suara dari masing-masing vokal secara tepat jika tidak
mendengarkan langsung melalui audio pembelajaran, jadi akan lebih baik dan efisien jika Anda
menggunakan audio sebagai perbandingan.
Berikut daftar lengkap vokal dalam Bahasa Thai.
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Vokal

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

Panjang

Pendek

Pengucapan
a
aa

am
o

ai

ai
o
e
ae
u
uu
i
ii
eu
eu
a
er
er

ao
ao
e
ae

Contoh

Ja
Haa
Jam
Ko
Bpai
Jai
Don
Je
Dtae
Tuk
Ruu
Din
Dii
Teung
Keun
Man
Jer
Jer
Ao
Gao
Le
Lae
Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42

o
ua
ua
ia
ia
eua
eua
er
ei
aai
oi
uay
ai
ui
iw
aao
eo
aew
e
ae

Lo
Dtua
Sia
Seua
Gert
Lei
Aai
Soi
Suay
Nai
Kui
Hiw
Laao
Eo
Maew
Bpen
Kaeng

*) Dianggap sebagai vokal panjang saat digunakan dalam aturan nada.

Suku kata yang menggunakan vokal , , dan

Suku kata yang menggunakan

Vokal dan - sangat jarang ditemukan dalam kata dalam Bahasa Thai

Vokal - tidak pernah digunakan dalam kata dalam Bahasa Thai, tetapi bisa dijumpai dalam

tidak pernah diikuti konsonan mati

- dan - selalu diikuti konsonan mati

penulisan kata dari bahasa asing

- adalah pemendek vokal, selalu dikombinasikan dengan vokal - dan -

Vokal memiliki keistimewaan yaitu harus selalu diikuti konsonan mati, jika tidak maka harus
menggunakan konsonan

sebagai penggantinya.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

4.

Konsonan Mati

Kali ini kita akan membahas mengenai konsonan mati, yaitu konsonan yang terletak diakhir sebuah
suku kata. Suara konsonan bisa berbeda ketika menjadi konsonan hidup dan ketika menjadi konsonan mati
sebagaimana yang telah kita lihat sebelumnya di tabel daftar konsonan.
Berikut ini adalah contoh penggunaan konsonan mati beserta penjelasannya.
Kata yang pertama adalah
Vokal

kit yang artinya berfikir

adalah vokal pendek dengan suara i


Konsonan jika mati maka suara

Konsonan dengan

berubah menjadi t, sehingga


kata dibaca kit yang artinya

suara k

berfikir.

Kemudian selanjutnya adalah kata paap yang artinya gambar atau foto
Vokal adalah vokal panjang dengan suara aa
Konsonan memiliki suara

Konsonan

yang sama meskipun sebgai


konsonan mati, yaitu p

dengan suara p

Itu tadi sedikit ulasan tentang penggunaan konsonan mati, untuk daftar perubahan suara bisa dilihat pada
tabel daftar konsonan diatas.
Sebagai catatan penting bahwa vokal , , dan

tidak pernah diikuti oleh konsonan mati, dan

sebaliknya bahwa vokal - dan harus selalu diikuti oleh konsonan mati.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

10

5.

Pemendek Vokal
Dalam Bahasa Thai kita tahu bahwa terdiri dari dua jenis vokal, yaitu vokal panjang dan pendek. Dan

untuk memendekkan vokal panjang tersebut ada dua simbol dan . Kedua simbol tersebut memiliki
kegunaan sama yaitu untuk memendekkan vokal, akan tetapi memiliki perbedaan sehingga tidak bisa
saling menggantikan.
a.

Sebagai Pemendek Vokal


Sebenarnya tidak pernah berdiri sendiri karena harus selalu digabungkan dengan vokal - dan -.

Kedua vokal tersebut adalah vokal panjang jadi disini fungsi simbol atau yang disebut dengan mai
thaikhu adalah untuk memendekkan kedua vokal tersebut.
Pemendek vokal

, dan dibawahnya konsonan dengan suara y


konsonan mati dengan

Vokal - dengan suara e,

suara n, sehingga

kemudian menjadi vokal


pendek

dibaca yen yang artinya


dingin

Pemendek vokal

, dan dibawahnya konsonan dengan suara k


konsonan mati dengan

Vokal - dengan

suara ng, sehingga

suara ae, dan


menjadi vokal
pendek

dibaca kaeng yang artinya


keras

Perlu diingat bahwa setiap suku kata yang menggunakan pemendek vokal

harus selalu diikuti oleh

konsonan mati.
Untuk kata adalah pengecualian, dibaca go yang artinya juga.
Kemudian juga pengecualian untuk kata serapan dari bahasa asing (umumnya Bahasa Inggris) seperti kata

lok yang berasal dari kata lock yang artinya mengunci.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

11

Sebagai Pemendek Vokal

b.

Sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa simbol adalah vokal pendek dengan suara a.
Disamping itu juga memiliki kegunaan lain yaitu sebagai pemendek vokal seperti halnya

diatas yaitu

untuk memendekkan vokal panjang menjadi vokal pendek, tetapi perbedaan utamanya adalah jika
simbol

selalu diikuti oleh konsonan mati maka merupakan kebalikannya yaitu tidak pernah diikuti oleh

konsonan mati.
Konsonan dengan suara l

pemendek vokal sehingga

Vokal dengan

kata dibaca lae yang

suara ae

artinya dan

Vokal - dengan suara ao

pemendek vokal sehingga kata


dibaca gao yang artinya pulau

Konsonan

dengan suara g

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

12

6.

Kesulitan Lain

Dalam Bahasa Thai ada banyak sekali kesulitan dan pengecualian yang terkesan aneh dalam
membaca dan menulis, tapi itu adalah tantangan tersendiri yang membuat Bahasa Thai cukup populer, tapi
Anda tidak perlu berkecil hati dulu karena kita akan membahasnya secara rinci.
a.

Membaca Konsonan
Kali ini akan kita bahas tentang cara membaca konsonan , Sebelumnya kita lihat pada tabel

konsonan bahwa konsonan tidak memiliki suara, lantas bagaimana cara membacanya?
Yaitu hanya dengan mengucapkan suara vokal saja, seperti halnya hanya suara a, e, i, o dan u. Dan untuk
lebih jelasnya mari kita amati contoh berikut ini.
Vokal adalah vokal panjang dengan suara ii
Konsonan tidak memiliki

Konsonan menjadi konsonan

suara sehingga yang dibaca

mati maka suaranya menjadi k,


sehingga dibaca iik yang

hanya vokalnya, yaitu

artinya lagi

yang memiliki suara ii

Kemudian perhatikan contoh berikut ini yang berbeda dari contoh diatas!
Disini bukan sebagai konsonan, melainkan sebagai vokal dengan suara o
Konsonan
memiliki suara k

adalah konsonan mati yang


memiliki suara ng, sehingga
dibaca kong yang artinya benda
dan juga digunakan untuk
menunjukkan kepemilikkan

Kemudian contoh berikut ini adalah sebuah pengecualian,mari kita cermati.


Sebelumnya sudah kita ketahui bahwa vokal memiliki pengecualian yaitu harus diakhiri dengan konsonan mati
jika tidak maka harus diganti dengan konsonan . Vokal

Konsonan
memiliki suara m

sendiri merupakan vokal panjang dengan suara eu

Sehingga secara keseluruhan kata dibaca meu


yang artinya tangan

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

13

b.

Dan Sebagai Konsonan Mati


Dalam beberapa kasus konsonan dan ketika menjadi konsonan mati akan memberikan sedikit

perbedaan pada suaranya sehingga membentuk sebuah diftong. Sebenarnya dalam kasus ini konsonan
dan bukan sebagai konsonan mati, melainkan menjadi bagian vokal itu sendiri.
Agar lebih jelas mari kita perhatikan contoh-contoh di bawah ini.
Kedua dan bisa menjadi bagian vokal yang digabung dengan vokal

sehingga membentuk dengan

suara aao dan dengan suara aai.


Vokal memberikan suara aao, sehingga dibaca laao yang artinya Laos

Konsonan dengan

suara l
Vokal memberikan suara aai, sehingga dibaca naai yang artinya tuan

Konsonan dengan

suara n
Kedua dan bisa menjadi bagian vokal yang digabung dengan vokal

sehingga membentuk dengan

suara eo dan dengan suara ei.


Vokal memiliki suara eo, dan konsonan dengan suara l sehingga dibaca leo yang artinya jahat

Vokal memiliki suara ei, dan konsonan dengan suara l sehingga dibaca lei

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

14

c.

Sebagai Vokal
Sudah sama-sama kita ketahui bahwa adalah konsonan dengan suara w. Itu memang benar, akan

tetapi juga memiliki kegunaan lain yaitu sebagai vokal dengan suara ua. Sekilas sama seperti vokal
yang juga memiliki suara ua. Akan tetapi jika sebagai vokal harus selalu diikuti oleh konsonan mati,
sementara tidak pernah diikuti oleh konsonan mati. Mari kita amati contoh berikut ini.

sebagai vokal dengan suara ua


konsonan mati dengan

Konsonan

suara y, sehingga dibaca

dengan suara s

d.

suay yang artinya cantik

Sebagai Vokal
adalah vokal pendek yang merupakan gabungan dua konsonan yang digabungkan menjadi .

Vokal ini memiliki dua suara a dan an. Jika diikuti oleh konsonan mati maka suara menjadi a. Tetapi jika
tidak diikuti oleh konsonan mati maka suara menjadi an.
Vokal diikuti oleh konsonan mati sehingga suara menjadi a

konsonan mati dengan


Konsonan

suara k sehingga

dengan suara p

dibaca pak yang artinya


kelompok

e.

Vokal Yang Diturunkan


Apa itu vokal yang diturunkan? Vokal yang diturunkan yaitu vokal yang hanya diucapkan akan tetapi
tidak dituliskan. Bentuk sederhananya yaitu apabila dalam satu suku kata hanya ada konsonan hidup +
konsonan mati maka ditengahnya ditambah vokal o hasil penurunan. Dalam hal ini tidak semua konsonan
bisa menjadi konsonan mati, selain yang sudah disebutkan di table daftar konsonan ada juga tambahan
konsonan dan yang tidak bisa digunakan sebagai konsonan mati.
Konsonan yang
memiliki suara p

konsonan mati dengan suara m


sehingga dibaca pom yang
artinya aku/saya (khusus laki-laki)

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

15

Akan sedikit rumit jika dalam satu kata ada konsonan + konsonan (tetapi bukan konsonan ganda) + vokal
maka suara yang diturunkan diantara kedua konsonan tersebut adalah vokal dengan suara a.

menjadi konsonan baru yang diikuti oleh vokal dengan suara aai, dibaca baai
bukanlah konsonan ganda sehingga ditengah
kedua konsonan tersebut ditambah jadi seolaholah menjadi

dan dibaca sa-baai yang

artinya kabar
f.

Penggunaan Karan
Karan adalah simbol yang diletakkan diatas konsonan, sedangkan kegunaannya sendiri adalah

untuk menuliskan kata dari bahasa asing dimana konsonan yang terdapat karan tidak perlu diucapkan.
Perhatikan contoh kalimat berikut ini.
dengan karan di atasnya sehingga
Vokal memiliki suara
memiliki kesamaan dengan huruf r
aa
dalam Bahasa Inggris, seperti halnya
kata bar. Disini peran karan sangat
Konsonan
krusial karena jika tidak menggunakan
dengan suara b
karan akan menjadi yang justru
dibaca baan.
Meskipun sebenarnya fungsi karan adalah untuk membuat senyap konsonan, akan tetapi juga sebagai
pembantu untuk mengucapkan kata dari bahasa asing menggunkan sistem penulisan Bahasa Thai.
g.

Membaca Konsonan
Konsonan bukanlah konsonan ganda, karena konsonan dan jika disatukan suaranya

membentuk konsonan baru yaitu konsonan dengan suara s.


vokal dengan suara aai, sehingga kata dibaca saai yang artinya pasir

diucapkan bersama menjadi dengan suara s

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

16

tidak mutlak harus dibaca s, karena juga bisa menjadi konsonan ganda dengan suara tr, tetapi hanya
digunakan untuk menuliskan kata dari bahasa asing (umumnya Bahasa Inggris).
No.
1
2

Penulisan

i-lek-tro-nik
traek-dte

Asal Kata
electronic

No.
3

tractor

Penulisan

sen-tran
trom-bon

Asal Kata
central
trombone

juga bisa dibaca -- to-ra jika dan hanya jika terletak di awal kata dan kemudian diikuti oleh
konsonan lain. Biasanya dipakai oleh kata yang menggunakan konotasi atau makna negatif.
No.
1
2

Penulisan

to-ra-maan
to-ra-yot

Arti
menganiaya

No
3

Penulisan

to-ra-pit

Arti
cacar

menghianati

to-ra-chon

penjahat

Kemudian ada pengecualian untuk kata pada konsonan mati disenyapkan dan hanya menjadi
dibaca to yang artinya menelepon. Akan tetapi juga bisa dibaca - to-ra jika dibelakang ada suku
kata lain yang masih menjadi satu kata dengan .
No.
1
2

Penulisan

to-ra-sap
to-ra-tat

Arti
telepon

No.
3

televisi

Penulisan

to-ra-saan
to-ra-jit

Arti
fax
telepati

Mungkin akan sulit membedakan apakah suku kata setelah itu masih dalam satu kata dengan .
Seperti kalimat berikut ini dibaca krai to maa na yang artinya siapa yang menelepon? Karena
suku kata sudah tidak dalam satu kata dengan .
h.

Membaca Konsonan Senyap


Kita tahu bahwa konsonan memiliki suara r, dan suara n jika menjadi konsonan mati. Tapi

konsonan tersebut juga sering menjadi senyap (tidak diucapkan) meskipun tanpa menggunakan karan.
Kata yang paling sering dipake adalah , karena bukan konsonan ganda maka berdasarkan peraturan
yang sudah kita bahas sebelumnya (bagian vokal yang diturunkan) seharusnya dibaca ja-ring, karena
ini pengecualian maka dibaca jing yang artinya benar atau sungguh dengan konsonan disenyap.
Yang paling umum adalah disenyap jika berada diakhir dalam satu suku kata dimana suku kata tersebut
sudah memiliki konsonan, vokal dan konsonan mati.
No.

Penulisan

1
2

bat
jak

Arti
tiket
roda

No.

Penulisan

6
7

pet
mit

Arti
berlian
sekutu
Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

17

3
4
5

but
sa-mut
met

suut
wat
sa-mak

8
9
10

anak
samudera
meter

formula
kewajiban
menerapkan

Konsonan juga sering kali disenyap jika terletak setelah atau dalam satu suku kata.
No.

Penulisan

1
2
3
4

serm
set
song
saang

Arti
menambah

No.
5

selesai

mandi

membangun

Penulisan

bpraa-sai
sa-ra
sa
soi

Arti
pidato
vokal
kolam
kalung

merupakan pengecualian, karena bisa dibaca sa ataupun sa-ra


Diluar peraturan diatas, konsonan juga bisa dibaca lain dan sedikit aneh.
No.
1
2

Penulisan

Arti

saa-maat
sii-sa

bisa

No.
3

kepala

Penulisan

Arti

bpraat-ta-naa
maak

berharap
Jalan, cara

Kemudian konsonan juga disenyap jika diikuti oleh konsonan dan fungsinya untuk mengubah nada
pada suku kata tersebut seperti halnya konsonan , akan tetapi hanya ada empat kata saja
No.
1
2

Penulisan

yuu
yaak

Arti
berada, tinggal

No.
3

ingin

Penulisan

yaang
yaa

Arti
dengan
Jangan

Kemudian jika konsonan yang paling akhir memiliki vokal pendek atau biasanya berubah menjadi
konsonan mati
No.
1
2
3
4

Penulisan

chaat
yaat
het
puum

Arti
nasianal, negara

No.
5

relasi, hubungan

alasan

Penulisan

taat
bpra-wat
at-no-mat

Arti
elemen
sejarah
otomatis

bangga

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

18

i.

Suku Kata Penghubung


Berikut ini adalah bagian paling sulit dari membaca dalam Bahasa Thai. Sebagaimana kita ketahui
bahwa banyak sekali kata dalam Bahasa Thai berasal dari Bahasa Pali atupun Sankrit. Dimana konsonan
mati pada suku kata pertama juga merupakan awalan konsonan pada suku kata berikutnya sehingga
menimbulkan suku kata baru yang berperan seperti halnya penghubung. Sebagai contoh adalah suku
kata dan yang kemudian menjadi . Jika kita mengacu kepada aturan yang sudah kita pelajari
maka seharusnya dibaca sin-bpin akan tetapi sebenarnya dibaca -- sin-la-bpin dimana suku kata
berperan sebagai penghubung. Hal ini akan memberikan tantangan yang cukup sulit dikarenakan banyak
sekali kata yang memiliki pengucapan berbeda dari penulisannya.
Jika kita belum mengetahui kata tersebut pasti akan sangat kesulitan untuk mengenali apakah ditengah
suku kata tersebut membutuhkan penghubung atau tidak.
Akan tetapi ada sedikit kunci yang membuatnya lebih mudah yaitu dengan ciri terlihat lebih sulit dibaca,
menggunakan konsonan , , , , , , , , , atau , konsonan , , , , , atau sebagai
konsonan mati, menggunakan vokal , - atau -, konsonan disenyap, penggunaan karan (kecuali
kata serapan dari bahasa asing), mempunyai suara vokal yang diturunkan lebih dari satu, jika demikian
berarti ada kemungkinan bahwa kata tersebut berasal dari Bahasa Pali ataupun Sankrit. Sehingga
dibutuhkan penghubung setelah setelah suku kata pertama.
Berikut ini beberapa suku kata yang sering ditemui dan selalu membutuhkan penghubung setelahnya.
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Suku Kata

Contoh

raat
put
rat
sak
jun
git
sin
gan
tat
wit
tam
gam

raat-cha-ngaan
sam-put-tat-jao
rat-ta-baan
sak-ga-ya-paap
jun-la-tat
git-ja-gaan
sin-la-bpin
gan-la-yaa-na-mit
tat-sa-nii-ya-paap
wit-ta-yu
tam-ma-chaat
gam-ma-gaan

Arti
layanan publik
Budha
pemerintah
potensi
microscope
kesibukan
artis
teman sejati
sekenario
radio
alam
komite

Ini bukanlah daftar lengkap, karena ada ribuan kata yang memiliki penghubung, akan tetapi semua contoh
suku kata cocok dengan spesifikasi yang telah dibahas sebelumnya. Mungkin ini akan sulit, tetapi dengan
latihan dan emngingat kata-kata baru maka Anda akan menguasainya secara perlahan namun pasti.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

19

7.

Aturan Nada

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Bahasa Thai merupakan salah satu dari bahasa tonal
yang artinya panjang pendek serta tekanan dalam pengucapannya bisa merubah arti. Bahasa Thai sendiri
memiliki 5 nada yaitu midle tone (suara datar), low tone (suara rendah), high tone (suara tinggi), falling
tone (suara menurun) dan rising tone (suara naik).
a.

Perkenalan Tanda Nada


Dalam Bahasa Thai ada 4 tanda nada dimana 2 diantaranya sangat sering digunakan dan 2 yang lain
sangat jarang digunakan. Tanda nada dalam Bahasa Thai selalu ditulis diatas konsonan, atau ditulis diatas
huruf kedua jika menggunakan konsonan ganda.
Tanda nada sendiri berfungsi untuk mengkonversi suara atau nada dari tiap suku kata sehingga
memungkinkan nada bervariasi menjadi lima jenis nada seperti yang sudah kita bahas sebelumnya.
Yang pertama adalah tanda dengan nama mai ek
Tanda nada ini memiliki dua kemungkinan suara, yaitu low tone dan falling tone. Dan untuk kata mai
dibawah ini dibaca falling tone dan memiliki arti tidak.

Kemudian selanjutnya adalah tanda dengan nama mai to


Ingat, tanda ini sekilas mirip dengan vokal jika menggunakan font ukuran kecil, akan tetapi mereka
berbeda. Dan tanda ini memiliki dua kemungkinan suara, yaitu high tone dan falling tone. Dan untuk kata

dai dibawah ini dibaca falling tone serta memiliki arti bisa.

Selanjutnya ada tanda dengan nama mai dtrii yang relatif jarang digunakan, dan hanya memiliki
satu kemungkinan suara, yaitu suara high tone seperti dalam kata dto yang artinya meja.
Dan yang terakhir adalah tanda dengan nama
mai jat dta waa yang juga jarang digunakan dan
hanya memiliki satu suara, yaitu suara rising tone seperti pada kata dieow yang artinya sebentar.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

20

Membaca Konsonan

b.

Telah kita ketahui semua bahwa konsonan memiliki suara h dan tidak pernah digunakan sebagai
konsonan mati. Akan tetapi konsonan juga memiliki fungsi lain yaitu untuk mengubah nada pada sebuah
suku kata dan konsonan ini dibaca senyap (tidak diucapkan). Dan diletakkan didepan dari konsonan utama.
Hanya ada delapan konsonan tunggal yang nadanya dapat diubah oleh konsonan , dan konsonan tersebut
adalah

, , , , , , dan . Suku kata yang menggunakan sebenarnya bagian dari pada konsonan

ganda, akan tetapi kali ini selalu berada didepan dan dibaca senyap (tidak diucapkan) sementara yang

kedua yang diucapkan Agar Anda tidak kebingungan akan lebih baik bila kita perhatikan contoh berikut ini.
Vokal - adalah vokal pendek dengan suara i

konsonan mati dengan suara ng, sehingga dibaca


ying yang artinya perempuan

Konsonan ganda dimana dibaca senyap (tidak diucapkan) sehingga suara hanya y

Jika Anda masih bingung tentang bagaimana cara membedakan apakah konsonan dibaca senyap atau
dibaca sebgai h maka berikut ini adalah dua kunci yang akan membantu Anda.
Pertama, konsonan akan dibaca senyap jika diikuti oleh salah satu dari delapan konsonan diatas, +
konsonan (salah satu dari delapan) diikuti vokal ataupun tanda nada.
No.
1
2
3

Penulisan

reu
neung
lo

Arti
atau

No.
4

satu

tampan

Penulisan

nang
nai
mai

Arti
filem
mana
baru

Kemudian, konsonan dibaca h jika tidak memenuhi syarat di atas.


No.
1
2
3

Penulisan

hai
haam
haak

Arti
memberi

No.
4

melarang

seandainya

Penulisan

hiw
haeng
hen

Arti
lapar
mengeringkan
melihat
Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

21

c.

Kelas Konsonan
Ada banyak faktor yang mempengaruhi tentang bagaimana suku kata dalam Bahasa Thai harus
diucapkan, dan salah satu faktor terpenting adalah kelas dari masing-masing konsonan tersebut. Konsonan
dalam Bahasa Thai dibagi menjadi tiga yaitu low, mid dan high. Konsonan dengan kelas low merupakan
yang paling banyak karena terdiri dari 23 konsonan kemudian mid dan high masing-masing 9 dan 10
konsonan.
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Konsonan

Kelas
low

No.
15

low

16

low

17

low

18

low

19

low

20

low

21

low

22

low

23

low

24

low

25

low

26

low

27

low

28

Konsonan

Kelas
low

No.
29

low

30

low

31

low

32

low

33

low

34

low

35

low

36

low

37

mid

38

mid

39

mid

40

mid

41

mid

42

Konsonan

Kelas
mid
mid
mid
mid
high
high
high
high
high
high
high
high
high
high

Jika menggunakan konsonan ganda maka kelas yang digunakan adalah kelas dari konsonan yang pertama,
contoh seperti konsonan ganda maka menggunakan kelas dari konsonan yaitu mid.
Begitu juga jika menggunakan konsonan sebagai konsonan senyap maka kelas yang digunakan adalah
kelas dari konsonan tersebut. Seperti pada konsonan maka kelas yang dipakai adalah kelas dari
konsonan yaitu high.
d.

Suku Kata Hidup & Suku Kata Mati


Satu lagi faktor penting dalam menentukan nada dari suku kata adalah mengetahui apakah suku
kata tersebut hidup atau mati dan untuk membedakannya sangatah mudah.
Suku kata hidup adalah setiap suku kata yang diakhiri dengan vokal panjang, atau diakhiri dengan
konsonan mati yang memiliki suara , , , atau .
Sedangkan suku kata mati adalah setiap suku kata yang diakhiri dengan vokal pendek, atau diakhiri dengan
konsonan mati yang memiliki suara , atau .
Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

22

e.

Rumus Aturan Nada


Sebelum sampai pada bagian ini pastikan Anda sudah memahami tentang kelas konsonan, panjang
pendek vokal serta hidup dan mati suku kata. Jika sudah maka Anda akan mudah untuk memahami rumusrumus berikut ini.
Untuk memudahkan dalam penghafalan maka kita akan membaginya menjadi dua bagian, yaitu
apakah suku kata tersebut memiliki tanda nada atau tidak.

Suku kata dengan tanda nada


Jika menggunakan tanda maka faktor yang menentukan hanya kelas dari konsonan. Jika konsonan
ganda maka menggunakan kelas dari konsonan yang pertama, jika menggunakan

sebagai konsonan

senyap maka kelas menggunkan kelas dari konsonan , yaitu high.


No.
1

3
4

Tanda Nada

Kelas Konsonan
low

Nada
falling tone

Contoh

mid atau high

low tone

low

high tone

mid atau high

falling tone

(semua)

high tone

maai, tii
dtae, mai
ruu, nii
dai, hai
dto, je

(semua)

rising tone

dtua, ge

Suku Kata tanpa tanda nada


Untuk suku kata yang tidak menggunakan tanda nada maka selain kelas konsonan faktor lain yang
menentukan hidup dan mati suku kata tersebut.
Untuk suku kata hidup relatif lebih mudah enerapannya.
No.
1

Kelas Konsonan
low

Nada
mid tone

mid atau high

rising tone

Contoh

maa, yang
saai, kong

Akan sedikit rumit jika suku kata tersebut berupa suku kata mati, karena panjang dan pendek vokal
juga mempengaruhi.
No.
1

Kelas Konsonan
Low

mid atau high

Vokal
pendek

Nada
high tone

panjang

falling tone

(semua)

low tone

Contoh

rap, ka
maak, waat
haak, gap

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

23

8.

Tanya Jawab

Berikut ini penulis tampilkan beberapa pertanyaan yang sering saya dapatkan beserta jawaban
penulis, dengan harapan juga bisa menjawab pertanyaan Anda.
Kenpa dalam Bahasa Thai banyak sekali konsonan yang memiliki suara yang sama, lantas bagaimana cara
membedakannya?

Disini penulis punya dua alasan yang mungkin bisa menjawab pertanyaan ini.
Pertama, konsonan yang memiliki suara sama tersebut memilik kelas-kelas yang berbeda, dengan
demikian konsonan tersebut sudah memiliki bagian sendiri apakah untuk membentuk suara rising, low,
fallin atau yang lainnya.
Kedua, dalam Bahasa Thai banyak sekali menggunakan kata-kata yang berasal dari Bahasa Pali/Sankrit
sehingga untuk membedakannya apakah itu berasal dari Bahasa Pali/Sankrit atau bukan mereka
mempunyai konsonan khusus yang umumnya hanya dipake untuk menuliskan kata dari Bahasa
Pali/Sankrit meskipun konsonan tersebut memiliki kesamaan kelas dan suara dengan konsonan lain.
Bagaimana ya cara menuliskan nama saya menggunakan Aksara Thai?

Terus terang, untuk menjawab pertanyaan ini penulis tidak mempunyai sumber yang konkrit, tetapi yang
pasti penulisannya berdasarkan pengucapan nama itu sendiri. Contoh untuk menuliskan nama Peter
yang jika diucapkan menjadi piter maka penulisannya adalah bpi-ter.
Dan satu hal lagi yaitu nama orang asing (diluar nama orang thai) selalu ditulis menggunakan vokal
panjang.
Jika Anda ingin tahu bagaimana cara penulisan nama Anda silahkan tanyakan kepada orang Thai yang
pastinya lebih faham
Dalam penulisan latinnya kenapa berbeda dari yang sudah saya pelajari sebelumnya, seperti dibaca g
dimana yang aku ketahui dibaca k, jadi mana yang benar?

Perlu diketahui bahwa variasi ataupun versi untuk menuliskan Aksara Thai itu banyak ragamnya dan
semuanya benar meskipun tidak sama satu sama lain. Karena penulisan tersebut hanya digunakan
untuk pembelajaran jadi penulisan dan pengucapannya tidak selalu sama persis. Contoh seperti halnya
kata jika mengacu pada materi yang telah kita pelajari maka akan diucapkan kit-teung tetapi dalam
prakteknya justru hanya terdengar kit-teng. Lantas mengapa disini ditulis kit-teung? Yaitu untuk
membedakan dengan vokal lain yang memiliki suara e. Jadi sangat tidak dianjurkan belajar Bahasa Thai
hanya menggunakan huruf latin karena hanya akan membuat Anda kebingungan sehingga tidak efektif.
Sekali lagi penulis ulangi bahwa semua versi itu benar, tetapi akan lebih afdol jika Anda juga belajar
melalui audio sehingga akan tau persis bagaimana pengucapan yang sebenarnya.

Rendy de Puniet II| Belajar Bahasa Thai

24