Anda di halaman 1dari 2

CHECK LIST FASILITAS FISIK

Petunjuk: Dalam kolom kedua, isi dengan Y, bila sesuai, atau X bila tidak
sesuai. Gunakan kolom terakhir untuk komentar.
1.

Bangunan tidak berada di lokasi area berbahaya.

a.

Tidak di tepi lereng


tidak dekat kaki gunung yang rawan terhadap tanah longsor
tidak dekat anak sungai, sungai atau badan air yang dapat
mengikis pondasi.
tidak di atas atau dekat dengan jalur patahan aktif.
tidak di daerah rawan tsunami.
tidak di daerah rawan banjir
tidak dalam zona topan
tidak di daerah rawan badai

2.

Desain
Bangunan rumah sakit memiliki bentuk yang sederhana dan simitris
di kedua sumbu lateral dan longitudinal (misalnya persegi atau
persegi panjang), sehingga tahan ketika mengalami gaya seperti
yang ditimbulkan oleh gempa bumi.
Elemen struktur bangunan (pondasi, kolom, balok, plat lantai, rangka
batang) dan elemen nonstruktural diperhitungan sesuai dengan
persyaratan untuk angin kencang (faktor keutamaan angin 1,15) dan
gempa bumi (faktor keutamaan seismik 1,4)
Dinding kaca, pintu dan jendela mampu menahan kecepatan angin
antara 200 ~ 250 km/jam.
Jumlah lantai yang digunakan untuk pelayanan kesehatan pada
bangunan rumah sakit harus kurang dari 5 (lima) lantai, terutama di
daerah yang rawan gempa.

3.

Struktur
Tidak ada keretakan pada struktur utama, keretakan kecil atau retak
rambut harus diselidiki oleh tenaga ahli struktur yang kompeten dan
diperbaiki di lokasi.
Struktur dibangun dengan bahan tahan api dan tidak
beracun.
Struktur dibangun dengan kompetensi teknis yang memadai.
Dilaksanakan inspeksi dan pengawasan bangunan secara tepat.
Lemari, rak, peranti, peralatan, diangker dengan
benar
Ramp berada pada area yang tepat untuk memindahkan tempat
tidur pasien dan untuk digunakan oleh penyandang cacat.

Y
ATAU
X

Keterang
an