Anda di halaman 1dari 29

RPL BIMBINGAN DAN KONSELING

Layanan Klasikal
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Materi/topik layanan
Bidang bimbingan
Fungsi layanan
Sasaran layanan/semester
Tempat penyelengaraan
Waktu penyelengaraan
Pihak-pihak yang di libatkan
Metode tujuan layanan
Uraian kegiatan

a.
b.
1.
2.
3.
4.
5.
c.

Kegiatan pendahuluan
: - Mengucapkan salam
Berdoa dipimpin ketua kelas
Membuat kesepakatan
Menyampaikan tujuan layanan
Kegiatan inti
: Pembahasan materi layanan diamana peserta diajak :
Berpikir
Merasa
Bersikap
Berbuat
Bertanggung jawab
Kegiatan penutup
: - Mengajak siswa membuat kesimpulan tentang materi
layanan
Menanyakan kesan siswa
Siswa diminta mensikapi hasil layanan
14. Sumber/bahan dan alat
: Modul bimbingan dan Konseling SMP
15. Rencana penilaian
: - Laiseg
- Laijapan
16. Catatan Khusus
:

Mengetahui
Kepala Sekolah

: Memili sekolah lanjutan yang tepat


: Karir
: Pemahaman
: Kelas IX/2
: Tempat ruangan kelas IX
: 2 x 40 menit
:
: Ceramah, tanya jawab diskusi

Labasa 13 Julu 2014


Guru BK

.............................................
...
Nip.

.....................................
Nip.

http://amhyassam001.blogspot.co.id/2014/07/rpl-bimbingan-dan-konselinglayanan.html

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL )

BIMBINGAN DAN KONSELING


A. Topik permasalahan
B. Bidang bimbingan

: Cita - Cita
: Karir

C. Jenis layanan

: Informasi

D. Fungsi layanan

: Pemahaman dan Pengembangan

E. Tujuan

1. Siswa dapat mengemukakan pengertian dari cita-cita.


2. Siswa dapat menunjukkan cita-citanya masing-masing.
3. Siswa dapat melatih diri agar bisa mencapai cita-cita yang diinginkan melalui tips yang
disampaikan.
F. Sasaran layanan

: Siswa kelas VIII

G. Semester

: II / 2014-2015

H. Hari, tanggal

: Rabu, 18 Juni 2014

I.

Alokasi waktu

: 1 x 40 menit

J.

Tempat penyelenggaraan

: Ruang Kelas

K. Materi

: Pengertian, 3 faktor penentu cita-cita, tips

memilih cita-cita, 4 pedoman memilih cita-cita, ciri orang sukses ( terlampir ).


L. Metode

: Tanya Jawab, diskusi, Games.

M. Uraian kegiatan

Tahap
Kegiatan

Kegiatan
a. Mengucapkan salam , berdoa, memeriksa kondisi kelas,

awal

absensi kelas.
b. Menyampaikan judul materi yang akan dibahas
c.

Menyampaikan tujuan dari materi yang disampaikan.

d. Apersepsi : siswa diajak tanya jawab yang mengarah pada


Kegiatan inti

materi
a. Siswa diajak ice breaking menyusun batang korek api
supaya keadaan didalam kelas tidak kaku.
b. Siswa disuruh menyimpulkan apa yang didapat dari
games yang diberikan tadi.
c.

Siswa disuruh membagi diri dalam kelompok untuk

berdiskusi menjawab pertanyaan seputar materi. Lalu


perwakilan satu orang dari kelompok untuk

mempresentasikan hasil diskusinya dengan kelompok.


d. Siswa diajak untuk menyimak materi mengenai Cita-cita
Kegiatan

a.

penutuap

disampaikan

Siswa disuruh untuk menyimpulkan dari materi yang

b. Siswa diberi tugas membuat main map atas materi yang


sudah dijelaskan
c. Guru pembimbing memberikan pertanyaan secara acak
kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peserta
didik paham akan materi yg telah disampaikan.
d. Mengakhiri kegiatan dengan memberikan salam dan doa.
N. Penyelenggara

: SEPTIANA PRASTYONINGSIH

O. Pihak yang disertakan

:-

P. Alat dan Media

: LCD, Laptop, korek api.

Q. Rencana penilaian tindak lanjut

1. Penilaian proses
Observasi selama kegiatan bimbingan berlangsung dengan menggunakan check list sebagai
berikut :
Aspek yang diobservasi
Antusias siswa
Partisipasi siswa
Aktivitas siswa
Respon siswa
Kelancaran siswa
Suasana siswa

Baik

Cukup

Kurang

2. Penilaian hasil
a.

Laiseg
Memberi pertanyaan secara acak kepada siswa setelah layanan diberikan:
Apa itu cita-cita?
Apa Faktor penenentu tercapai atau tidaknya cita-cita kita?
Bagaimana cara untuk meraih cita-cita ?

b. Laijapen

Memantau perkembangan siswa dengan melihat prestasi siswa seminggu setelah layanan
diberikan.
c.

Laijapang
Memantau perkembangan siswa dengan cara melakukan wawancara berkaitan dengan
layanan yang diberikan setelah satu bulan memberi layanan untuk memantau perkembangan.

3. Rencana tindak lanjut


a.

Memberikan layanan konseling individu terhadap siswa yang mengalami permasalahan


sesuai dengan topik pembahasan.

b. Merencanakan layanan lanjutan dengan topik yang berbeda.


R. Sumber :
http://www.slideshare.net/sithy_rahma/satuan-layanan-bk-karir, diunduh pada 15 juni 2014
S. Keterkaitan layanan dengan kegiatan pendukung :
HD, AIB
T. Biaya : Print RPL + materi = 5000
U. Catatan Khusus :

Salatiga, 15 Juni 2014


Mengetahui,
Guru Pamong

Pemberi Layanan

Drs. Sumardjono Pm., M.Pd

Septiana Prastyoningsih
132012036

MATERI
1. Pengertian

CITA-CITA adalah harapan dalam hati yang ingin di wujudkan, baik harapan-harapan
tersebut bersifat sementara maupun tidak.

KARIR adalah suatu rangkaian atau pekerjaan yang dicapai seseorang dalam kurun waktu
tertentu yang berkaitan dengan sikap, nilai, perilaku dan motivasi dalam individu.

SUKSES adalah suatu impian atau tujuan yang kita inginkan telah tercapai dengan usaha
dan kerja keras yang dijalani dalam hidup dalam mencapai kesuksesan dan keinginantersebut
berupa hal yang positif baik untuk diri sendiri dan orang lain serta dapat bermanfaatbagi
orang lain disekitar kita, yang tidak hanya berupa materi, tapi kesuksesan itu bisa berupanon
materi.

SUKSES DALAM KARIR adalah jika seseorang mengalami gagal kerja, rugibahkan
bangkrut, apabila ia dapat menerima kenyataan pahit tersebut dan menjadikankegagalan itu
sebagai motivator agar ia bisa bangkit dan berusaha kembali, maka orangseperti itulah yang
disebut sebagai orang yang sukses dalam karir.

2. 3 Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita cita
Ada 3 Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita citanya antara
lain :
a.

Manusia itu sendiri,

b. Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita cita tersebut,


c.

Seberapa tinggi cita cita yang ingin dicapai.


3. Tips dalam memilih cita-cita

Ada beberapa tips dalam meraih cita-cita yaitu:


a.

Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian citacita.

b.

Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Jika seorang petani mengejar ayam 2
ekor sekaligus, maka tidak satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus
dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.

c.

Terus asah bakatmu. Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah
dipelajari.

d. Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. dalam mencoba pasti ada
jatuh nya. Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak kamu
dapat bangkit.

e.

Tekunlah berlatih. Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi
tidak belajar. Lebih baik lagi jika pintar dan belajar.

f.

Belajarlah dari orang sukses. Tentu kalau kamu bercita-cita menjadi presiden, figur presiden
seperti apa yang kamu inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-citamu

g. Berdoalah dan tawakal selalu. Agar hidupmu tenang, berdoalah.


h. Mintalah doa dari orang-orang yang kita cintai dan disekeliling kita
4. Pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat
Adapun pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat adalah :
a.

Melakukan survey berbagai pilihan dari cita-cita

b. Membuat peta peluang


c.

Memilih cita-cita yang tepat

d.

Merencanakan pengembangan cita-cita menuju karir dimasa depan.

Survey dilakukan untuk menemukan berbagai macam peluang dari cita-cita yang ada.
Setelah kita memiliki data mengenai alternatif pilihan cita-cita tersebut maka selanjutnya kita
buat peta dari cita-cita itu.

Peta cita-cita adalah gambaran mengenai berbagai pilihan cita-cita yang akan menjadi karir
kita nantinya yang dihubungkan dengan persyaratan cita-cita yang pokok terutama bidang
dan tingkat pendidikan. Hal ini penting untuk pedoman pemilihan cita-cita yang sesuai
dengan bidang atau tingkat pendidikan kita atau untuk pedoman perencanaan pendidikan,
agar kita bisa memilih pendidikan yang cocok dengan cita-cita yang kita inginkan.

Dari Peta cita-cita kita akan mendapatkan gambaran umum mengenai cita-cita yang bisa kita
pilih.
Namun untuk menentukan secara tepat dan teliti maka perlu di perhatikan faktor-faktor
berikut ini :

a.

Kemampuan dan ketertarikan

b. Kemungkinan pengembangan dari cita-cita tersebut


c.

Biaya pendidikan untuk memenuhi persyaratan cita-cita yang akan menjadi karir kita suatu
saat nanti

d.

Penghasilan yang akan diperoleh. Setelah kita memilih cita-cita tepat selanjutnya adalah
membuat rencana untuk mencapai cita-cita tersebut dan mengembangkannya. Perencanaan
cita-cita pada intinya adalah menentukan langkah-langkah yang harus kita lakukan agar kita
bisa memenuhi semua persyaratan cita-cita yang ada. Setelah cita-cita kita capai maka kita
harus berusaha meningkatkan cita-cita kita.

5. Ciri-ciri orang Sukses dalam meraih cita-cita


Berikut ciri-ciri orang yang sukses. Ini dapat dijadikan salah satu alat untuk instropeksi diri :
Penuh percaya diri

Giat berpikir

Tekun berusaha walaupun gagal

Tahu menempatkan diri

Berkata saya Bisa

Bersikap positif

Dapat menghadapi hal yang tidak dharapkan

Hidup mandiri

Berpendirian teguh

Tidak malu meminta pertolongan

Selalu bertahan

Tidak pernah mengeluh


Berpikir dulu sebelum bertindak
Menghadapi masalah sebagai tantangan
Cermat dalam bekerja tantangan
Menciptakan kesempatan

IceBreakingMenyusunBatangKorekApi

Prosedur:
Siswamenyusunbatangkorekapidiatastutupbotolsetinggimungkin.Apabilajatuhmaka
harusdiulangsampaibisaberdirikokohdiatastutupbotol.

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL )


BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Topik Layanan

: Mengenal macam-macam wirausaha.

B. Bidang bimbingan

: Karir

C. Jenis layanan
D. Fungsi layanan

: Informasi
: Pemahaman dan Pengembangan

E. Tujuan dan hasil yang ingin dicapai


Tujuan / Kompetensi Dasar

1. Peserta didik dapat menguraikan tentang makna wirausaha.


2. Peserta didik dapat meminati salah satu dari bermacam-macam wirausaha yang ada.
3. Peserta didik dapat merancang kiat-kiat untuk bisa berwirausaha.
Hasil yang Ingin Dicapai

: Peserta didik mampu mengenali berbagai macam

wirausaha yang banyak dicari konsumen dan mampu mengaplikasikannya setelah mereka
lulus SMA .
F. Sasaran layanan

: Siswa kelas XI IPS 3.

G. Semester

: II / 2014-2015

H. Hari, tanggal

: Kamis, 25 Juni 2014

I.

Alokasi waktu

: 1 x 45 menit

J.

Tempat penyelenggaraan

: Ruang kelas .

K. Materi

: Macam macam Wirausaha ( terlampir ).

L. Metode

: Tanya Jawab, diskusi, Games.

M. Uraian kegiatan

Tahap
Kegiatan

Kegiatan
a. Mengucapkan salam , berdoa, memeriksa kondisi kelas,

awal

absensi kelas.
b. Menyampaikan judul materi yang akan dibahas
c.

Menyampaikan tujuan dari materi yang disampaikan.

d. Apersepsi : siswa diajak tanya jawab yang mengarah pada


Kegiatan inti

materi
a. Siswa disuruh membagi diri dalam kelompok untuk
berdiskusi menjawab pertanyaan seputar materi. Lalu
perwakilan satu orang dari kelompok untuk
mempresentasikan hasil diskusinya dengan kelompok.
b. Siswa diajak ice breaking Kisah Angka-Angka supaya
keadaan didalam kelas tidak kaku.
c. Siswa diajak untuk menyimak materi mengenai Macammacam Wirausaha
d. Siswa diajak untuk bermain peran mengenai Wirausaha.
Skenario dibuat oleh peserta didik sendiri, sekreatif mungkin
tetapi didalamnya terdapat produsen dan konsumen / penjual

Kegiatan

dan pembeli.
a. Siswa disuruh untuk menyimpulkan dari materi yang

penutup

disampaikan
b. Guru pembimbing memberikan pertanyaan secara acak
kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peserta
didik paham akan materi yg telah disampaikan.
c.

Mengakhiri kegiatan dengan memberikan salam dan doa.

N. Penyelenggara
O. Pihak yang disertakan

: SEPTIANA PRASTYONINGSIH
:-

P. Alat dan Media

: LCD, Laptop.

Q. Rencana penilaian tindak lanjut

1. Penilaian proses
Observasi selama kegiatan bimbingan berlangsung dengan menggunakan check list sebagai
berikut :
Aspek yang diobservasi
Antusias siswa
Partisipasi siswa
Aktivitas siswa
Respon siswa
Kelancaran siswa
Suasana siswa

Baik

Cukup

Kurang

2. Penilaian hasil
a.

Laiseg
Memberi pertanyaan secara acak kepada siswa setelah layanan diberikan:
Sebutkan, apa saja macam wirausaha yang sudah diterangkan tadi?

b. Laijapen
Memantau perkembangan siswa dengan melihat prestasi siswa seminggu setelah layanan
diberikan.
c.

Laijapang
Memantau perkembangan siswa dengan cara melakukan wawancara berkaitan dengan
layanan yang diberikan setelah satu bulan memberi layanan untuk memantau perkembangan.

3. Rencana tindak lanjut


a.

Memberikan layanan konseling individu terhadap siswa yang mengalami permasalahan


sesuai dengan topik pembahasan.

b. Merencanakan layanan lanjutan dengan topik yang berbeda.


R. Sumber :
http://berwirausaha-berwirausaha.blogspot.com/p/macam-macam-wirausaha.html, diunduh
pada tanggal 6 juni 2014
http://wirausaha27.blogspot.com/p/macam-wirausaha.html, diunduh pada tanggal 6 juni
2014
S. Keterkaitan layanan dengan kegiatan pendukung : HD, AIB
T. Biaya : Print RPL + materi = 4000
U. Catatan Khusus :

Salatiga, 5 Juni 2014


Mengetahui,
Guru Pamong

Pemberi Layanan

Drs. Sumardjono Pm., M.Pd

Septiana Prastyoningsih
132012036
MATERI

MACAM WIRAUSAHA
Dalam berwirausaha sangatlah banyak pilihan jenisnya, tapi kali ini akan saya share
beberapa jenis wirausaha yang paling banyak dicari oleh konsumen. :

Kuliner
Makanan adalah sesuatu yang selalu dibutuhkan oleh setiap orang, karenanya selalu
ada kesempatan untuk memproduksi atau menjual makanan. Bisa dengan berbagai jenis
makanan, baik makanan tradisional maupun modern.

Fashion
Pakaian termasuk kebutuhan utama manusia selain makanan dan perumahan. Untuk
itu. Pakaian juga senantiasa diperlukan manusia. Berbagai jenis pakaian dapat dibuat sendiri,
bisa meranncang pakaian sendiri, bahkan membuatnya sendiri. Asalkan memiliki potensi
dalam bidang ketrampilan ini dan menyukainya, kita dapat mengembangkan kreativitas dan
menciptakan usaha sendiri yang bergerak di bidang fashion.

Bisnis Properti
Jika anda adalah seorang lulusan sarjana arsitek maka anda perlu mencoba bisnis ini,
mencoba mendesain interior atau apalah yang sejenis dengan hal tersebut. Dalam era
globalisasi sekarang ini bisnis properti merupakan memiliki prospek ke depan yang
menjanjikan.

Usaha Bidang Agroindustri

Indonesia merupakan Negara agraris, dan merupakan penghasil di bidang pertanian


no 2 terbesar di Asia Tenggara setelah Thailand. Dengan hal tersebut makan bisnis di bidang
pertanian sangatlah bagus prospeknya didukung dengan semakin sempitnya lahan pertanian
di Indonesia. Tapi sayangnya pemerintah tidak bisa memanfaatkan keadaan ini, malah yang
seharusnya kita bisa mengekspor hasil pertanian ke luar negeri malah kita yang
mengimpornya

dari

Thailand.

Usaha Peternakan
Banyak jenis usaha di bidang ini, dari mulai penyediaan bibit unggul, usaha makanan
dan obat-obat ternak, hingga usaha hasil ternak itu sendiri. Jika anda lihat di televise atau
beberapa media tentang beberapa kisah sukses pengusaha, maka tak jarang anda melihat
banyak dari mereka yang sukses di bidang peternakan. Contohnya di daerah saya di Madiun
seorang yang berasal dari keluarga sangatlah tidak mampu tapi dengan keuletannya dia
sekarang mampu menjadikan bisnis ternaknya menjadi sangat maju, dia tidak perlu datang ke
pasar ternak atau menawarkannya ke pengusaha ternak lainnya, tapi dia menggunakan system
catalog (unik ya) dia juga mampu menggaji beberapa gadis cantik dan seksi untuk menjadi
sales hewan ternaknya.

Usaha Handicraft / Hand Made


Jika anda memiliki potensi dan bakat untuk menciptakan beberapa karya yang
memerlukan keterampilan tangan, bisa menekuni bidang usaha ini, dengan mengembangkan
kreatifitas dan memanfaatkan berbagai macam bahan untuk disulap menjadi banyak sekali
usaha, tergantung bahan dasar yang digunakan untuk meembuat keterampilan ini, missal
usaha pembuatan bunga dari jagung, sablon, aksesori, handycraft dari kain flannel, bahan
gift, lilin dan produk daur ulang, baik dari kertas maupun plastik.
Beberapa jenis wirausaha diatas hanya beberapa yang saya sebutkan, dan yang saya
sebutkan merupakan hanya beberapa kecil bidang wirausaha yang saya tahu mempunyai
prospek yang bagus pada saat ini. Mungkin jika ada yang ingin menambahkan mohon di
tambahkan di kolom komentar. Sukses selalu untuk anda semua.

TIPS MEMULAI BERWIRAUSAHA

Berikut poin-poin penting dalam tips memulai usaha untuk pemula.

1.

Bermimpi

Pernahkah anda mendengar kalimat, 'kesuksesan berawal dari mimpi. Ternyata sebaris
kalimat ini memiliki makna yang luar biasa. Jangan takut untuk bermimpi karena mimpi
adalah cita-cita. Dari mimpi anda bisa mendapatkan ide-ide yang cemerlang yang mungkin
orang lain tidak memikirkanya

2.

Hobi

Usaha bisa dimulai dari hobi yang anda sukai. Temukan bakat anda. Bakat yang anda miliki
bisa terlihat dari hobi yang paling anda sukai. Ketika anda bisa melakukan hal dengan
mudahnya dan orang lain belum tentu bisa seperti anda. Itulah bakat yang sebenarnya anda
tidak menyadarinya

3.

Yakin

Percuma saja jika anda memiliki sejuta ide dan segudang bakat jika anda tidak yakin bisa
melakukanya. Yakinlah anda bisa dan mampu meraih mimpi-mimpi anda meski itu bukan hal
yang mudah

4.

Belajar

'Long life education' kata orang barat sana. Belajarlah dari lahir sampai ke liang kubur.
Pelajari apa yang menjadi misi anda dan tetap fokus pada mimpi anda

5. Cari partner bisnis


Ini salah satu solusi ketika anda bermasalah dengan modal. Cari 1 atau 2 rekanan sebagai
penanam modal dan anda sebagai pelaku usahanya. Kunci dalam bisnis ini adalah kejujuran
dan kepercayaan

6. Berani mengambil resiko


Semua usaha, semua pekerjaan pasti mengandung resiko. Bahkan manusia dilahirkan untuk
menanggung resiko. Jadi tidak ada alasan bagi anda untuk tidak berani mengambil resiko
berbisnis dan berwirausaha

7. Kerja keras
Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya tanpa kerja keras dan secara terus menerus.
Sebenarnya memulai usaha itu mudah tetapi yang sulit adalah bagaimana kita bisa
mempertahankanya dan membuatnya lebih baik

8. Jaringan
Cari relasi sebanyak-banyaknya untuk pemasaran produk anda. Lakukan promosi produk
anda, apa yang menjadi unggulan produk anda, dengan begitu jaringan akan terbentuk dengan
sendirinya. Barang dan harga boleh sama tetapi pelayanan harus beda

9. Siap gagal
Jadikan kegagalan sebagai pengalaman seumur hidup. Jadikan pengalaman sebagai pelajaran
yang berharga. Sehingga kita bisa terus belajar untuk menjadi yang lebih baik
Poin-poin diatas merupakan gambaran secara umum ketika seseorang kurang percaya diri
dalam memulai wirausaha. Semoga sedikit tips cara bisnis bagi pemula ini bisa bermanfaat.

Ice Breking Kisah Angka-Angka


Cara Bermain :
Mula- mula peserta disuruh menghitung sampai orang ke terakhir. Setelah itu instruktur
membacakan cerita yang ada unsur angka. Maka peserta yang mempunyai angka yang
disebut oleh instruktur dia berdiri dan mengatakan ya.
Ex. Ketika itu saya jalan-jalan di gang 12.
Yang mempunyai angka 12 berdiri langsung mengatakan ya. Kalau tidak berdiri maka akan
diberi sanksi yang mendidik. Seperti baca puisi atau bernyayi lagu perjuangan.

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL )


BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Topik Layanan

: Merencanakan study setelah lulus SMP.

B. Bidang bimbingan

: Karir

C. Jenis layanan
D. Fungsi layanan

: Penempatan dan Penyaluran


: Pemahaman dan

E. Tujuan dan hasil yang ingin dicapai

Tujuan / Kompetensi Dasar

1. Peserta didik dapat menyebutkan sekolah lanjutan setelah SMP.


2. Peserta didik dapat memilih sekolah lanjutan setelah di SMP sesuai dengan bakat dan
minatnya.
3. Peserta didik dapat mengatur dirinya sendiri untuk mempersiapkan sekolah lanjutan yang
dipilihnya.
Hasil yang Ingin Dicapai

: Peserta didik mampu untuk memilih sekolah

lanjutannya sesuai kemampuan, bakat dan minat peserta didik tersebut..


F. Sasaran layanan

: Siswa kelas IX B.

G. Semester

: II / 2014-2015

H. Hari, tanggal

: Kamis, 27 Juni 2014

I.

Alokasi waktu

: 1 x 40 menit

J.

Tempat penyelenggaraan

: Ruang kelas .

K. Materi

: Kemana setelah lulus SMP ? ( terlampir ).

L. Metode

: Tanya Jawab, diskusi, Games.

M. Uraian kegiatan

Tahap
Kegiatan

Kegiatan
a. Mengucapkan salam , berdoa, memeriksa kondisi kelas,

awal

absensi kelas.
b. Menyampaikan judul materi yang akan dibahas
c.

Menyampaikan tujuan dari materi yang disampaikan.

d. Apersepsi : siswa diajak tanya jawab yang mengarah


Kegiatan inti

pada materi
a. Siswa disuruh membagi diri dalam kelompok untuk
berdiskusi menjawab pertanyaan seputar materi. Lalu
perwakilan satu orang dari kelompok untuk
mempresentasikan hasil diskusinya dengan kelompok.
b. Siswa diajak ice breaking Polisi numpang tanya
supaya keadaan didalam kelas tidak kaku.
c.

Siswa diajak untuk menyimak materi mengenai

Kegiatan

Kemana melanjutkan study setelah SMP


a. Siswa disuruh untuk menyimpulkan dari materi yang

penutup

disampaikan
b. Mengakhiri kegiatan dengan memberikan salam dan doa.

N. Penyelenggara

: SEPTIANA PRASTYONINGSIH

O. Pihak yang disertakan

:-

P. Alat dan Media

: LCD, Laptop.

Q. Rencana penilaian tindak lanjut

1. Penilaian proses
Observasi selama kegiatan bimbingan berlangsung dengan menggunakan check list sebagai
berikut :
Aspek yang diobservasi
Antusias siswa
Partisipasi siswa
Aktivitas siswa
Respon siswa
Kelancaran siswa
Suasana siswa

Baik

Cukup

Kurang

2. Penilaian hasil
a.

Laiseg
Memberi pertanyaan secara acak kepada siswa setelah layanan diberikan:
Sebutkan, apa saja macam wirausaha yang sudah diterangkan tadi?

b. Laijapen
Memantau perkembangan siswa dengan melihat prestasi siswa seminggu setelah layanan
diberikan.
c.

Laijapang
Memantau perkembangan siswa dengan cara melakukan wawancara berkaitan dengan
layanan yang diberikan setelah satu bulan memberi layanan untuk memantau perkembangan.

3. Rencana tindak lanjut


a.

Memberikan layanan konseling individu terhadap siswa yang mengalami permasalahan


sesuai dengan topik pembahasan.

b. Merencanakan layanan lanjutan dengan topik yang berbeda.


R. Sumber :
http://bikonspenzambal.blogspot.com/2011/01/cara-memilih-sekolah-setelah-smp.html,
diunduh pada tanggal 9 juni 2014
S. Keterkaitan layanan dengan kegiatan pendukung : HD, AIB
T. Biaya : Print RPL + materi = 3000
U. Catatan Khusus :

Salatiga, 5 Juni 2013


Mengetahui,
Guru Pamong

Pemberi Layanan

Drs. Sumardjono Pm., M.Pd

Septiana Prastyoningsih
132012036

CARA MEMILIH SEKOLAH SETELAH SMP


Setelah menyelesaikan sekoah menengah pertama (SMP), anda bercita-cita melanjutkan ke
jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu sekolah menengah. Apakah anda merasa bingung
untuk menentukan sekolah menengah yang akan anda masuki ? Untuk itu anda memerlukan
informasi tentang lanjutan sekolah.
A. Mengenal Jenis Sekolah Menengah.
Ada dua jenis sekolah menengah yang dapat dimasuki setelah sekolah menengah pertama
(SMP), yaitu Sekolah Menengah Umum (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
1. Sekolah Menengah Umum (SMA).
Sekolah menengah merupakan salah satu jenis sekolah yang dapat dimasuki setelah SMP.
Sekolah menengah umum mengutamakan persiapan siswa melanjutkan pendidikan pada
jenjang pendidikan lebih tinggi.
Dalam rangka mempersiapkan siswa memasuki pemdidikan tinggi, pada sekolah
menengah umum (SMA) diselenggarakan program pendidikan khusus. Ada tiga program
pengajaran di SMA, yaitu Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Program Ilmu
Pengetahuan Sosial (IPS), dan Program Bahasa.
Masing-masing program bertujuan untuk mempersiapkan siswa memasuki perguruan
tinggi yang berkaitan dengan ilmu-ilmu pada program tersebut. Program Pengetahuan Alam
bertujuan untuk menyiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi yang berkaitan
dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Program Pengetahuan Sosial bertujuan untuk
menyiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi yang berkaitan
dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sementara itu, Program Bahasa bertujuan untuk

menyiapkan siswa memasuki pendidikan tinggi yang berkaitan dengan ilmu bahasa.
Program khusus di SMA diselenggarakan pada Semester I Kelas XI. Dasar yang dipakai
untuk penjurusan siswa adalah akademik selama 2 semester kelas X. Kecuali itu,
dipertimbangkan juga minat dan bakat yang dimiliki serta atas persetujuan orang tua siswa.
2. Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ).
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenis sekolah menengah yang
dapat dimasuki setelah SMP. Sekolah menengah kejuruan bertujuan untuk :
a.Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap
profesional.
b.Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir.
c.Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah dan mengisi kebutuhan dunia usaha.
Siswa yang belajar di sekolah menengah kejuruan lebih banyak dibekali keterampilan untuk
memasuki lapangan kerja.
Sekolah kejuruan mempunyai penekanan pada ilmu tertentu. Ada sekolah menengah kejuruan
yang khusus mempelajari ilmu teknik, ada yang khusus memepelajari ilmu pertanian, ada
yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga, ada yang
khusus mempelajari ilmu yang berkaitan kelautan, ada yang khusus mempelajari ilmu yang
berkaitan dengan farmasi, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan
ekonomi/akuntansi, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan komputer dan
masih banyak lagi yang semuanya bertujuan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja siap
pakai sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing yang dibutuhkan dunia usaha.
Contoh : Sekolah Analis Kimia, Sekolah farmasi, Sekolah Perikanan, sekolah perkapalan,
Sekolah kelautan, Sekolah perawat Kesehatan (SPK), Sekolah Menengah Kesejahteraan
Keluarga (SMKK), Sekolah Ekonomi/akuntasi, Sekolah Tata Boga dll.
B. Cara Mempersiapkan Diri Memasuki Sekolah Menengah.
Anda tentu ingin berhasil dalam mengikuti pendidikan di sekolah menengah. Oleh karena itu,
anda perlu mempersiapkan diri untuk memilih sekolah menengah. Beberapa hal yang perlu
diperhatikan dalam memilih sekolah menengah antara lain sebagai berikut :
1. Menentukan tujuan setelah lulus sekolah menengah. Jika setelah lulus pendidikan anda
ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maka sebaiknya anda memilih sekolah
menengah umum (SMA). Sebaliknya, jika setelah lulus pendidikan menengah anda ingin
langsung bekerja, sebaiknya anda memilih sekolah menengah kejuruan.
2. Mempersiapkan diri sedini mungkin. Persiapan yang dimaksud disini berhubungan dengan
prestasi akademik. Prestasi akademik selama anda belajar di sekolah menengah pertama
dapat diketahui melalui nilai hasil Ujian Nasional maupun Ujian Sekolah yang tertera dalam
STTB/SKHU. STTB/SKHU sangat mempengaruhi proses pemilihan sekolah lanjutan.
Beberapa sekolah lanjutan menengah ada yang menggunakan standar nilai mata pelajaran
tertentu sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh calon siswa. Misalnya nilai mata pelajaran
Matematika minimal 7. Atau mungkin ada sekolah yang mengharuskan calon siswa memiliki
nilai rata-rata UN minimal 8 atau jumlah NUM 32 dan lain-lain.

3. Pertimbangkan bakat yang anda miliki. Bakat yang dimiliki seseorang tidak sama antara
satu dengan lainnya. Ada yang berbakat pada ilmu alam, tetapi tidak berbakat pada ilmu
sosial, ada yang berbakat di bidang olahraga, tetaapi tidak berbakat di kesenian, ada yang
berbakat dibidang kesenian tetapi tidak berbakat pada keterampilan. Bakat yang dimiliki
seseorang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar. Seseorang
yang mengikuti pendidikan di sekolah menengah jika didukung dengan bakat yang dimiliki,
akan lebih berhasil dibanding yang tidak didukung dengan bakat.
Contoh : Eva tidak berbakat di bidan seni, tetapi berbakat di bidang Sains. Ia memilih sekolah
yang tidak sesuai dengan bakatnya atas pengaruh temannya, yaitu Sekolah Seni Rupa.
Akibatnya, Eva mengalami kesulitan kesulitan dalam mengikuti pelajaran. Apabila ada tugas
menggambar, Eva tidak dapat mengerjakan.
Kirana mempunyai bakat dalam bidang seni. Ia memilih sekolah sesuai dengan bakat yang
dimilikinya, yaitu Sekolah Seni Rupa. Kirana selalu mengerjakan tugas-tugas dengan baik,
terutama berhubungan dengan seni rupa.
4. Pertimbangkan sifat-sifat yang anda miliki. Setiap orang memilki sifat yang berbeda antara
yang satu dengan yang lainnya. Ada yang sabar, teliti, suka bekerja menghadapi benda, tabah,
suka bekerja menghadapi orang, mampu menciptakan alat, dan lain-lain. Sifat-sifat orang
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang. Oleh karena
itu, untuk memilih sekolah, sebaiknya seseorang juga harus mempertimbangkan sifat-sifat
yang dimiliki.
Contoh : Bambang tidak memiliki sifat sabar dan lebih senang bekerja menghadapi benda.
Bambang memilih Sekolah Perawat Kesehatan. Pada saat praktik di rumah sakit, bambang
tidak bisa menghadapi pasien dengan sabar dan selalu marah. Akibatnya nilai praktik yang
diperoleh tidak baik.
Hengki mempunyai sifat teliti dan lebih suka bekerja menghadapi benda. Hengki memilih
Sekolah Menengah Ekonomi. Pelajaran yang diberikan di Sekolah Menengah Ekonomi
banyak yang membutuhkan sifat teliti, seperti hitung dagang, akuntansi dan ekonomi. Pada
saat praktek tidak mengalami kesulitan.
Oleh karena itu, agar anda tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan belajar di
sekolah menengah sebaiknya dalam memilih sekolah menengah, sesuaikan dengan sifat-sifat
yang anda miliki.

IceBreakingPolisiNumpangTanya

Aturanmain:
KetikainstrukturmengatakanPolisiNumpangTanyalalupesertamenjawabsilahkan.Dan
instrukturmemberikankluuntukdijawab.
Ex.NamabuahyangberawalanhurufC.S
Pesertamenjawabceri,cermaidsb.Yangtidakbisamenjawabdisuruhmajudanmenjadi
instruktur.
http://septianaprastyoningsih.blogspot.co.id/2014/06/rpl-bk-karir.html

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING


SMP STELLA MATUTINA SALATIGA

: Mendalami Dunia SMA dan SMK


: Karir
: Informasi
: Pemahaman dan Pengembangan
: Kelas IX SMP STELLA MATUTINA Salatiga
: Rabu, 14 Juni 2014
: 1 x 40 menit
:
pat menjelaskan perbedaan SMA dan SMK.
pat memilih sekolah menengah yang diinginkan.
3. Peserta didik dapat mempersiapkan diri ke sekolah menengah yang diinginkan.
F. Semester
: I / 2014 - 2015
G. Tempat Penyelenggara
: Ruang Kelas IX SMP STELLA MATUTINA Salatiga
H. Materi
: Mendalami Dunia SMA dan SMK (Terlampir)
I. Metode pembelajaran
:
Metode
: Tanya jawab, diskusi dan media film
Pendekatan
: Saintifik
Model
:
J. Kegiatan pembelajaran
Kegiatan
Deskripsi
Alokasi waktu
Pendahuluan
Inti
-

Memberikan salam
Memulai berdoa sebelum menyampaikan materi.
Memeriksa situasi kelas dan kondisi kelas
Membangun raport dengan cara menanyakan
kabar dan mengcek kehadiran peserta didik.
Apersepsi yaitu bertanya tentang materi terkait.
Mengamati
Menunjukkan video yang berkaitan dengan materi
Mendalami Dunia SMA dan SMK.
Siswa dibagi kedalam 3 kelompok yang
beranggotakan 8 orang (kelompok awal).
Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses
pelaksanaan diskusi kelompok
Kelompok 1, 2 dan 3 menjelaskan kepanjangan
dari SMA dan SMK, dan menyebutkan perbedaan
dari SMA dan SMK, dari video yang ditayangan
oleh Guru BK.
Menanya
Setelah ditunjukkan video yang berkaitan dengan
materi Mendalami Dunia SMA dan SMK, siswa
menanggapinya dengan cara bertanya.
Menalar
Melalui diskusi siswa menalar/memikirkan cara

5 menit

4 menit
1 menit
1 menit
4 menit

5 menit

5 menit

cara gaya belajar.


-

Penutup

Mencoba
Siswa menyimpulkan hasil diskusi tentang arti
Mendalami Dunia SMA dan SMK.
Jejaring Sosial
Setelah kira-kira 10 menit diskusi kelompok
diakhiri, guru BK meminta siswa untuk
mempresentasikan hasil rumusan masing-masing
kelompok. Pada saat satu kelompok presentasi,
kelompok lain dapat mengajukan pertanyaan,
memberi masukan/ menyanggah.
Siswa menyimpulkan materi diskusi tentang
Mendalami Dunia SMA dan SMK, dibantu oleh
guru BK dalam menyimpulkan materi diskusi.
Siswa diberikan ulasan singkat tentang materi
Mendalami Dunia SMA dan SMK yang baru
saja didiskusikan.(Guru bertanya siswa
menjawab).

5 menit

10 menit

10 menit

K. Alat dan Sumber Belajar


Video (Youtube)
Power point
LCD dan Laptop
Sumber
:
http://k-pengetahuan.blogspot.com/2013/02/perbedaan-sma-dan-smk.html
(diakses pada 15 Juni 2014, 17:11)

L. Penyelenggara Layanan
: Guru BK (EstiPurnamasari)
M. Rencana Penilaian & Tindak Lanjut
:
1. Penilaian Proses
Melakukan observasi selama kegiatan bimbingan berlangsung dengan menggunakan check
list sebagai berikut :
Aspek yang diobservasi
Baik
Cukup
Kurang
Antusias siswa
Partisipasi siswa
Aktivitas siswa
Respon siswa
Kelancaran siswa
Suasana siswa
Catatan
2. Penilaian Hasil
a. Laiseg
Memberi pertanyaan secara acak kepada siswa setelah layanan diberikan:
1) Apa perbedaan antara SMK dan SMA?
2) Apa manfaat mengetahui perbedaan SMA dan SMK?
3) Apa yang kamu lakukan setelah mendapat layanan ini?

b. Laijapen
Memantau perkembangan siswa berkaitan dengan layanan mendalami dunia SMA dan SMK
yang diberikan setelah satu minggu pemberian layanan dengan melihat prestasi siswa.
c. Laijapang
Melakukan wawancara kepada siswa berkaitan dengan layanan dunia SMA dan SMK yang
diberikan setelah satu bulan pemberian layanan, dengan pedoman wawancara sebagai
berikut :
1) Sekolah menengah apa yang anda inginkan? Berikan alasannya!
2) Apa manfaat yang anda rasakan setelah anda mengetahui perbedaan SMA dan SMK?
3. Rencana Tindak Lanjut
a. Memberikan layanan konseling individu terhadap siswa yang mengalami permasalahan
sesuai dengan layanan yang telah diberikan dengan cara melakukan observasi.
b. Merencanakan layanan lanjutan dengan topik yang berbeda.
N. Keterkaitan layananan dengn kegiatan pendukung
HD (Himpunan Data) dan AIB (Aplikasi Instrumen Bimbingan).
O. Biaya
: Print RPL + Materi = Rp 2.500
P. Catatan Khusus
:Mengetahui,
Guru Pamong

Salatiga, 14 Juni 2014


Guru BK

SUMARDJONO P. M

Esti Purnamasari
132012003

MATERI RPL KARIR


MENDALAMI DUNIA SMA DAN SMK
A. Perbedaan SMA dan SMK
Sehabis kelulusan, agenda berikutnya yang tidak kalah menguras tenaga dan biaya
adalah melanjutkan sekolah ke tingkat menengah atas.Banyak siswa dan orang tua tidak
mempunyai bekal informasi yang cukup tentang sekolah menengah atas. Ini cukup serius
karena kesalahan mengambil keputusan dalam melanjutkan di sekolah menengah atas akan
berpengaruh terhadap masa depan anaknya. Saat ini banyak orang tua yang hanya melihat
SMA sebagai lanjutan sekolah anaknya dan memandang sebelah mata terhadap keberadaan
SMK. Untuk itu kami akan memberikan informasi perbedaan antara SMA dan SMK.
Perbedaan SMA dan SMK adalah :

SMA

SMK

Ditujukan untuk siswa


yang akan melanjutkan
ke Perguruan Tinggi

Ditujukan untuk siswa yang


mau

bekerja

dan

melanjutkan ke perguruan
tinggi

Kurikulum SMA lebih Kurikulum

SMK

lebih

banyak teori dari pada banyak praktek dari pada


praktek
Tamatannya

teori
tidak siap Tamatannya siap kerja dan

kerja dan tidak mandiri

mandiri

Tempat belajar hanya di Tempat belajar di sekolah


sekolah
dan dunia kerja

Melihat data perbedaan di atas, jelas terlihat bahwa SMK lebih menjanjikan masa depan
dibanding SMA. Hal ini disebabkan karena :
1.

Kondisi

perekonomian

Indonesia

yang

belum

bagus.

Minggu lalu harga BBM naik lagi. Kenaikan harga BBM ini memicu kenaikan harga barang
dan jasa yang lain. Harga kebutuhan pokok melonjak, biaya angkutan juga merangkak naik
tetapi pendapatan masyarakat tetap. Hal ini menyebabkan beban ekonomi masyarakat
semakin berat. Kondisi tersebut menyebabkan biaya untuk pendidikan anak semakin susah
untuk dipenuhi. Untuk itu, menyekolahkan anak dalam jangka waktu yang lama tentu sangat
memberatkan orang tua. Solusi untuk mengatasi keadaan tersebut adalah dengan
menyekolahkan anak di sekolah yang lulusannya cepat dapat kerja tetapi tidak membutuhkan
waktu lama. Sekolah tersebut adalah SMK karena hanya butuh waktu 3 tahun untuk dapat
bekerja atau berwiramandiri. Sementara jika mengambil sekolah di SMA butuh waktu 8
tahun untuk dapat bekerja yakni 3 tahun di SMA dan 5 tahun di PT.

2.

Banyak

lulusan

SMA

yang

tidak

melanjutkan

kuliah

di

Perguruan

Tinggi

Kurang dari 10 % lulusan SMA yang melanjukan kuliah di PT, padahal kurikulum SMA
disetting untuk melanjutkan sekolah di PT. Ini tentu sangat ironis karena hampir 90% tamatan
SMA terjun di dunia kerja padahal kurikulum SMA tidak disiapkan untuk bekerja. Akibatnya

banyak lulusan SMA yang kalah bersaing dalam mencari pekerjaan karena mereka memang
tidak siap kerja. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk menambah jumlah
SMK daripada mengembangkan SMA. Komposisi perbandingan yang dibuat adalah 70%
SMK dan 30% SMA. Ini tentu dengan tujuan untuk menjadikan lulusan sekolah menengah
yang siap kerja dan mandiri.

3. Dunia kerja yang semakin kompetitif Kenaikan BBM menyebabkan banyak perusahaan yang
mengurangi jumlah karyawan sehingga terjadi PHK besar-besaran. Kondisi ini meyebabkan
para pencari kerja semakin banyak sementara lowongan kerja semakin sedikit. Sehingga
persaingan dalam memperebutkan lowongan pekerjaan semakin ketat. Ketatnya persaingan
mencari kerja menjadikan tamatan sekolah menengah harus orang yang kompeten di
bidangnya dan siap kerja. SMK sangat piawai dalam mencetak lulusan yang siap kerja
dibanding SMA.
http://estipurnamasari.blogspot.co.id/

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN DAN KONSELING
LAYANAN KLASIKAL
I.
A.
B.
C.
D.
E.
II.
A.
B.
C.
D.
III.
A.

Identitas
Satuan Pendidikan
: SDN 3 JATIPRAHU
Tahun Ajaran
: 2014 2015, semester 1
Sasaran Pelayanan
: Semua Kelas 5 SD
Pelaksana
: Puji Dwi Septiani
Pihak Terkait
: Siswa kelas 5 SD
Waktu dan Tempat
Tanggal
: 15 November 2014
Jam Pembelajaran
: sesuai jadwal
Volume Waktu
: 40 menit
Tempat Belajar
: Di ruang kelas 5
Materi Pembelajaran
Tema/ Subtema
:
a. Tema
: informasi tentang sekolah lanjutan

ema

: memantapkan siswa terhadap study lanjut ke SMP/MTs yang telah dipilih


Sumber Materi
: Internet
IV.
Tujuan / Arah Pengembangan
A. Pengembangan KES
Agar siswa mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk bisa masuk ke
B.

sekolah lanjutan tersebut, serta siswa termotivasi untuk belajar dan berusaha
masuk ke sekolah tersebut.
B. Penanganan KES T
Untuk menghindari/menghilangkan dan mencegah sikap tidak peduli siswa
V.

terhadap sekolah lanjutan yang akan ditempuh.


Metode dan Teknik
A. Jenis Layanan
: layanan Orientasi ( Format Klasikal)

VI.

Sarana
A. Media : papan tulis
VII.
Sasaran Penilaian Hasil Pembelajaran
Diperolehnya hal-hal baru oleh siswa terkait KES (Kehidupan Efektif Seharihari) dengan unsur-unsur AKURS (Acuan, Kompetensi, Usaha, Rasa, Sungguhsungguh).
A. KES
1. Acuan (A) : memantapkan siswa menuju sekolah lanjutan tingkat menengah
2.

pertama yang akan dituju.


Kompetensi (K): apa yang perlu dilakukan siswa, memanfaatkan informasi yang
ada dan mampu memantapkan dirinya untuk memsauki sekolah lanjutan yang

3.

telah dipilih.
Usaha (U): kegiatan siswa untuk memanfaatkan dan memantapkan sekolah

4.

lanjutan pilihannya
Rasa (R): bagaimana siswa merasa setelah mengetahui dan memahami

5.

tentang sekolah lanjutan yang akan dimasukinya.


Sungguh-sungguh (S): kesungguhan siswa dalam mencapai tujuan sekolah yang

diinginkan dan memanfaatkan informasi


tersebut secara baik.
B. KES T
Menghindari dan mencegah ketidaktahuan siswa tentang sekolah lanjutan yang
C.

akan dimasukinya.
Ridho Tuhan, bersyukur, ikhlas, dan tabah
Memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa suksesnya acara ini demi membanu
individu mencapai cita-cita yang diinginkan.

VIII. Langkah Kegiatan


A. Langkah Pengantaran
1. Mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa
2. Mengecek kehadiran siswa, dan mengajak mereka berempati kepada siswa
yang tidak hadir.

3.

Mengajak dan membimbing siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran/


pelayanan

dengan

penuh

perhatian,

semangat

dan

penampilan

dengan

melakukan kegiatan berpikir, merasa, bersikap, bertindak dan bertanggung


jawab (BMB3) berkenaan dengan materi pembelajaran/ pelayanan yang akan
4.

dibahas.
Menyampaikan arah materi pokok pembelajaran, yaitu dengan judul informasi

5.

tentang sekolah lanjutan.


Menyampaikan tujuan pembahasan yaitu dipahaminya tentang sekolah lanjutan
yang telah siswa pilih, sehingga siswa tidak bingung dengan sekolah yang akan

B.
1.

dimasuki.
Langkah Penjajakan
Menanyakan kepada siswa apakah sudah tau tentang sekolah yang akan

2.
3.

dimasuki.
Meminta respon siswa tentang study lanjut yang dipiihnya.
Memberikan ulasan umum dan penegasan-penegasan berkenaan dengan

masukan/ respon/ pengalaman siswa untuk nomor 1dan 2 di atas.


C. Langkah Penafsiran
1. Membahas kondisi/ materi yang dikemukakan siswa pada langkah penjajakan
2.

dengan penekanan-penekanan tertentu mengarah pada materi pokok.


Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan atau merespon materi Sekolah
Lanjutan Tingkat Menengah Pertama yang telah dijelaskan; pertanyaan
dan respon siswa tersebut dijawab dan diberikan ulasan serta penegasan-

penegasan yang diperlukan.


D. Langkah Pembinaan
1. Apa, bagaimana dan kapan siswa

memperoleh informasi tentang sekolah

lanjutan.
2. Siswa diminta untuk melihat diri sendiri apakah sudah benar-benar mantab
dengan sekolah pilihannya.
3. Siapa yang mau bertanya tentang sekolah lanjutan yang mereka pilih?
4. Bagaimana siswa mengaplikasikan informasi tersebut dalam kehidupan sehari5.
E.
1.

hari
Apa yang dilakukan siswa untuk bisa masuk ke sekolah lanjutan yang dipilih
Langkah Penilaian dan Tindak Lanjut
Penilaian Hasil
Di akhir proses pembelajaran siswa diminta merefleksikan (secara lisan dan atau

a.

tertulis) apa yang mereka peroleh dengan pola BMB3 dalam unsur-unsur AKURS:
Berfikir: Apa yang mereka pikirkan tentang sekolah lanjutan yang mereka pilih

b.

(unsur A).
Merasa: Apa yang mereka rasakan dengan adanya informasi tentang sekolah

c.

lanjutan yang mereka pilih (unsur R).


Bersikap: Bagaimana mereka bersikap dan akan melakukan apa untuk bisa

d.

masuk ke sekolah yang mereka pilih (unsur K dan U).


Bertindak: Bagaimana menyampaikan kepada orang tua tentang sekolah
lanjutan yang mereka pilih; kapan dan bagaimana caranya (unsur K dan U).

e.

Bertanggung Jawab: Bagaimana mereka bersungguh-sungguh dalam mencapai

2.

sekolah pilihannya yang dituju. (Unsur S).


Penilaian Proses
Melalui pengamatan dilakukan penilaian proses pembelajaran untuk memperoleh

3.

gambaran tentang aktivitas siswa dan efektifitas pembelajaran/pelayanan.


Lapelprog dan Tindak Lanjut
Setelah kegiatan pembelajaran atau pelayanan selesai, disusunlah Laporan
Pelaksanaan Program Layanan (LAPELPROG) yang memuat data penilaian hasil
dan proses, dengan disertai arah tindak lanjutnya.

Mengetahui,

Trenggalek, 10 April

2014

Kepala Sekolah

Puji Dwi Septiani

MATERI
A. Pengertian Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Pertama (disingkat SMP, Bahasa Inggris: junior high
school) yaitu jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal setelah tamat
dari sekolah dasar. Sekolah menengah Pertama ditempuh selama 3 Tahun, di
mulai kelas 7 dan berakhir di kelas 9. Pelajar sekolah menengah pertama
umumnya berusia 13-15 tahun. Sekolah menengah pertama diselenggarakan
oleh pemerintah maupun swasta. Contoh dari sekolah yang diselenggarakan oleh
pemerintah adalah, sekolah-sekolah Negeri. Contoh: SMPN 1, 2, 3, 4, 5, MTsN
model Trenggalek. Sedangkan yang diselenggarakan oleh swasta yaitu sekolahsekolah yang tidak ada tambahan Negerinya. Misal: MTs Maarif Karangan, MTs
Raden Paku, Pondok, DLL.
B.
1.

Tips Memilih Sekolah Lanjutan Menengah Pertama


Harus mengetahui dan memahami visi dari sekolah tersebut.
Kita jangan percaya begitu saja pada brosur atau iklan yang menampilkan
program-program

pembelajaran

yang

ditonjolkan.

Kita

harus

benar-benar

mengetahui tentang visi tersebut. Dengan cara kita bertanya langsung ke


2.

sekolah yang bersangkutan.


Cermatilah landasan konseptualnya
Sekian banyak program yang baik-baik tanpa dilandasi konsep yang memberikan
kerangka rasional dan ilmiah tak akan banyak berarti pada tujuan yang akan
dicapai. Pendidikan sekolah tidak sekadar sekeranjang kursus yang dikemas
sebagai parsel yang menarik. Setiap detil dalam sekolah harus memiliki tujuan
yang sama, bahkan setiap benda yang ditaruh dan ditempel di ruang kelas harus

bisa dipertanggungjawabkan apa tujuannya secara edukatif.


3. Program pembelajaran
Setelah melihat visi dan konsepnya, selanjutnya mencermati program-program
yang ditawarkan. Apakah seluruh program bisa ditarik benang merahnya ke
konsep dan visi? Sekolah yang baik akan menyusun program pembelajaran
berdasarkan visi dan dilandasi konsep, bukan tambal-sulam atau asal comot
4.

sana-sini.
Metode pendekatan
Program yang bagus belum tentu berhasil dengan efektif tanpa ditunjang dengan
metode dan pendekatan yang tepat. Oleh karena itu, kita harus mengetahui
dengan jelas program-program sekolah tersebut dan mencari tahu apakah ada

5.

hasilnya.
Fasilitas penunjang
Untuk menunjang keberhasilan program pembelajaran, dibutuhkan fasilitasfasilitas penunjang yang tepat. Misalnya, sekolah yang mencanangkan program

pembelajaran komputer, maka harus dilengkapi peralatan yang memadai. Media


6.

belajar dan buku-buku sangat mendukung tercapainya tujuan.


Kualitas SDM [Sumber Daya Manusia]
Ujung tombak pendidikan adalah para gurunya, maka

kecakapan

dan

profesionalitas guru sangat menentukan kualitas pendidikan secara menyeluruh.


Jadi, kita harus mengetahui apakah gurunya itu benar-benar sudah profesional
7.

apa belum di bidangnya.


Organisasi manajemen
Sekolah yang baik harus dikelola dengan baik pula. Sistem organisasi dan
manajemennya harus jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Setiap sekolah
memiliki caranya sendiri dalam mengelola organisasi agar tujuan dapat tercapai
secara optimal. Lembaga pendidikan khususnya swasta harus dikelola sebagai
organisasi modern yang profesional, bukan asal jalan. Status sekolah juga perlu
dipertanyakan,

termasuk

perizinan

karena

menyangkut

kelangsungan

pendidikan. Yayasan atau perusahaan yang memayungi sekolah juga harus jelas,
apakah independen atau berafiliasi dengan yayasan induknya, apakah franchise,
apakah di bawah maupun lembaga keagamaan atau organisasi kemasyarakatan.
8.

Semuanya harus jelas sebelum Anda menjatuhkan pilihan.


Nyaman dan aman
Anda harus melihat kondisi fisik sekolah, termasuk ruang kelas dan fasilitasnya.
Apakah akan memberikan suasana yang nyaman dan aman Anda selama belajar.

9.

Semua harus diperhitungkan baik dan buruknya.


Anggaran biaya
Mahal atau murah untuk pendidikan sangat relatif, khususnya untuk sekolah
swasta biasanya biayanya lebih tinggi dibanding negeri. Hal ini disebabkan
swasta harus membiayai seluruh pengelolaan semata-mata dari uang sekolah
yang ditarik dari orangtua. Berbeda dari negeri yang ditanggung pemerintah,
atau swasta yang didanai pihak donor. Yang terpenting adalah Anda memilih
sekolah terbaik sesuai dengan biaya yang sudah Anda anggarkan, dan perlu juga
untuk mempertimbangkan biaya kelanjutannya. Memilih sekolah semata-mata
dari "murah"-nya juga kurang bijaksana, karena bila kualitasnya rendah berarti
Anda juga membayar mahal untuk sesuatu yang tak berguna. Memiliki sekolah
mahal karena merasa bergengsi juga kurang tepat karena Anda tidak tahu apa
yang terbaik untuk Anda. Rupanya peringatan "teliti sebelum membeli" juga

berlaku untuk memilih sekolah terbaik bagi Anda.


10. Lokasi terjangkau
Lokasi sekolah juga perlu dipertimbangkan, mengingat

biaya

dan

jenis

transportasi yang nanti akan dipakai. Jangan sampai Anda membuang energi di
jalan lantaran masalah jarak atau kemacetan.

C.
1.
2.
3.
4.

Tugas Penilaian Diri


Apakah pilihan anak-anak sudah berdasarkan kriteria diatas?
Apakah anak-anak sudah mengetahui tentang sekolah yang akan dimasuki?
Apa rencana anak-anak setelah masuk ke Smp/Mts/Ponpes?
Bagaimana tanggapan anak-anak tentang adanya layanan ini?
http://vanloading.blogspot.co.id/2015/04/rpl-bk-karir-informasi-sekolahlanjutan.html