Anda di halaman 1dari 4

Dhani Hendrawan

F1D113008
Teknik Pertambangan

Istilah-istilah dalam tambang bahan tanah


1. Deposite :
Suatu endapan alam yang terjadi secara alamiah yang merupakan unsur-unsur kimia, mineralmineral bijih, segala macam batuan dan batu-batu mulia.
2. Out Crop :
permukaan bahan galian yang muncul di atas permukaan tanah umumnya tertutup dengan tanah
dan tumbuh-tumbuhan yang tipis sehingga sukar terlihat.
3. Ore :
cadangan atau endapan dari kumpulan mineral yang daripadanya dapat diambil 1 atau lebih
logam secara menguntungkan berdasarkan keadaan teknologi dan ekonomi pada saat dilakukan
penilaian.
4. Ore Body :
massa atau badan yang mengandung bijih dapat berupa veins,bedns,massif.
5. Ore Shoot :
bagian dari badan bijih yang sangat kaya kandungan bijihnya karena proses konsentrasi.
6. Veins :
suatu daerah mineralisasi yang memiliki bentuk tabular atau seperti meja atau urat dan umumnya
mempunyai kemiringan ,terjadi karena proses magmatis.
7. Bedns :
endapan bijih sedimen yang letaknya horizontal atau sedikit miring dan sejajajr dengan stratigrafi
batuan sekelilingnya.
8. Massive :
badan bijih yang besar dengan tepi-tepi meruncing tidak teratur.
9. Dip (kemiringan):
sudut inklinasi terbesar yang dibentuk oleh kemiringan veins,bedns atau formasi batuan lain
dengan bidang mendatar.

10. Strike :
arah mendatar dari veins,bedns atau lapisan, diukurtegak lurus terhadap dip.
11. Gongue mineral :
mineral-mineral tidak berguna yang terdapat bersama-sama mineral berharga pada suatu endapan
bijih.
12. Waste :
mineral yang tidak mengandung mineral berharga atau bagian dari endapan bijih yang kadarnya
sangat rendah sehingga tidak ekonomis bila ditambang.
13. Over burden :
semua material atau batuan yang menutupi suatu endapan bijih kalau bahan galiannya berupa
veins, massif, sering disebut dengan capping.
14. Country Rock :
batuan yang terbentuk lebih dahulu dibanding dengan veins yang menyuntiknya.
15. Bed rock :
formasi batuan yang terdapat di bawah suatu endapan bijih.
16. Wall rock :
batas antar vein denngan country rock, yang ada di atas kemiringan vein,disebut dengan hanging
wall, sedangkan yang ada di bawah kemiringan vein adalah footwall.
17. Stope :
lubang atau ruang yang terbentuk oleh karena akibat bahan galian di gali.
18. Stoping :
teknik penggalian bahan galian di dalam tambang.
19. Face :
bagian depan dari lubang tambang stope.
20. Back :
bagian atas dari lubang atau stope.
21. Bottom :
dasar daripada lubang tambang atau stope.
22. Rib :
bagian samping atau isi dari suatu stope.

23. Filling :
batuan atau waste yang digunakan untuk mengisi lubang-lubang tambang.
24. Shaft :
lubang tegak atau miring yang dibuat ke arah bawah dari suatu permukaan tanah,
menghubungkan level-level yang ada di dalam tanah.
25. Shaft color :
bagian atas daripada shaft yang diperkuat dengan beton, kayu atau bambu.
26. Tunnel :
lubang mendatar dalam tambang kedua ujungnya berhubungan dengan permukaaan tanah hanya
menembus satu belah kaki bukit.
27. Adit :
lubang mendatar dalam tambang yang hanya satu ujungnya berhubungan dengan permukaan
tanah hanya menembus satu belah kaki bukit.
28. Drift :
lubang bukaan mendatar yang dibuat dekat atau pada badan bijih dan arahnya sejajar dengan
strikenya.
29. Cross cut :
lubang mendatar yang menuju country rock dengan arah hampir tegak lurus atau menyilang
strike badan bijih.
30. Level :
ruang-ruang mendatar darimana bijih mulai dibuka dan dimulai pengambilannya. Istilah ini
sering disamakan dengan drift atau untuk menyebut semua lubang-lubang tambang yang terletak
pada suatu bidang mendatar. Sehingga drift atau cross cut disebut level, karena sifatnya
demikian.
31. Raise :
lubang sumuran yang menghubungkan dua buah level, dibuat dari back ( roof) suatu level.
32. Winze :
lubang sumuran yang menghubungkan dua buah level, dibuat dari bottom suatu level.
33. Sub level :
level yang dibuat di raise atau man way tidak langsung berhubungan dengan sumuran, sering
disebut intermediate level.

34. Man way ( ladder way) :


bagian ruang yang terdapat pada raise darimana pekerjaan lewat keluar-masuk stope.
35. Ore chute (ore pass = transfer) :
lubang tegak atau miring yang menghubungkan dua atau lebih level-level berguna untuk
memindahkan hasil penggalian dari stope.
36. Station :
ruang penghubung antara level dengan sumuran.
37. Ore bin :
ruang pada ore chute atau ore pass yang berguan untuk menimbun hasil penggalian.
38. Chute gate :
lubang akhir dari ore chute atau bagian bawah ore bin yang dipergunakan untuk penuangan
simpangan hasil penggalian ke dalam pengangkut.
39. Sump :
lubang dibuat pada dasar sumuran, level dan untuk mengumpulkan air tanah yang selanjutnya di
pompa ke permukaan tanah.