Anda di halaman 1dari 13

Template OSCE Station Reproduksi

1
2

Nomor Station
Judul station

5
Pemeriksaan Ibu Hamil

3
4

waktu yang dibutuhkan


Tujuan station

10 menit
Melakukan pemeriksaan obstetri, menegakkan diagnosa,
mengetahui pemeriksaan penunjang, melakukan skrining resiko

Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua
kompetensi yang dinilai)

Kategori
(tebalkan kategori yang dinilai)

Instruksi untuk kandidat


Bagian ini mencantumkan skenario
klinik station serta tugas yang harus
dilakukan kandidat secara jelas.
Skenario klinik menggambarkan
kasus yang dihadapi dengan
mencantumkan umur pasien, lokasi
ujian, permasalahan yang dihadapi
serta tugas yang harus dilakukan
secara jelas.jika ada tugas yang
tidakperlu dilakukan maka harus
dicantumkan juga

tinggi.
1. Kemampuan anamnesis
2. Kemampuan pemeriksaan fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data
untuk menunjang diagnosis dan diagnosis banding
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakologi
b. Nonfarmakologi
6. Edukasi pasien
7. Perilaku profesional
1. Cardiovascular System
2. Respiratory System
3. Neuro-behaviour
4. Gastrointestinal System
5. Reproductive System
6. Musculoskletal system
7. Endocrine & metabolic
8. Hematology & oncology
9. Genitourinari System
10. Head & Neck
11. Spesial Sensory
12. Phsyciatry
Skenario klinik :
Seorang pasien wanita umur 36 thn, datang ke poli ibu hamil
puskesmas, untuk memeriksakan kehamilannya dengan keluhan
kaki bengkak sejak hamil 7 bulan. Anak yang hidup tidak ada,
keguguran 2 kali.
Anamnesis :
Hamil yang ketiga, keguguran 2x (G3P0A2)
Telah menikah 2 tahun
Riwayat haid normal, siklus 28 hari
HPHT : 7 6 - 2014 ---------- ( TTP : 14 - 3 2015 )
Keluar air air (-), keluar lcd (-), mules-mules (-)
Selama ini periksa hamil dengan bidan.
TT 1 dan 2 lengkap
Kebiasaan merokok ( - ), minum jamu-jamuan ( - ),
Alkohol ( - )
Riwayat Penyakit Terdahulu : ( - ), TORCH ( - )

Riwayat penyakit keluarga : ( - )


Pemeriksaan fisik :
BB : 60 kg
TB : 155 cm
Tanda-tanda vital : dbn
Edema kedua tungkai ( + )
Tugas :
1. Lakukan pemeriksaan obstetri
2. Tentukan pemeriksaan penunjang/tambahan
3. Tegakkan diagnosa
4. Berikan terapi dan nasihat
5. Bersikap profesional.
8

Instruksi untuk penguji


Bagian ini mencantumkan kembali
skenario klinik serta tugass yang harus
dilakukan kandidat. Selanjunya tugas
untuk penguji dituliskan dengan jelas,
termasuk hal-hal yang harus maupun
tidak boleh dilakukan penguji. Selain
itu terdapat pedoman penilaianuntuk
station tersebuit sehingga membantu
penguji memahami tujuan station serta
memilki penilaian yang sama. Jika ada
pertanyaan yang perlu diajukanmaka
dicantumkan beserta jawaban dan
modalitas nilainya. Informasi
tambahan terkait hasil pemeriksaan
fisik pasien dicantumkan beserta
kapan informasi tersebut diberikan
kepada kandidat.

Skenario klinik :
Seorang pasien wanita umur 36 thn, datang ke PIH RS untuk
memeriksakan kehamilannya dengan keluhan kaki bengkak sejak
hamil 7 bulan. Anak yang hidup tidak ada, keguguran 2 kali.
Tugas :

Meminta dan menilai kandidat melakukan pemeriksaan


obstetri
Meminta kandidat untuk menentukan pemeriksaan
penunjang/tambahan
Meminta kandidat untuk menegakkan diagnosa
Meminta dan menilai kandidat dalam pemberian terapi
dan nasihat
Menilai perilaku profesional kandidat terhadap pasien.

Intruksi :
Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta
Penguji tidak dibenarkan melakukan interupsi / bertanya
kepada kandidat atau mengarahkan.
Penguji memberikan informasi data yang dibutuhkan
kandidat (sesuai dengan yang dilakukan kandidat) jika
kandidat bertanya atau mengusulkan.

Penguji mengingatkan peserta jika waktu yang tersisa 3


menit lagi

Instruksi untuk pasien


simulasi

Station ini menggunakan manekin.

Bagian inimencatumkan instruksi


untuk pasien standartermasuk
bagaiman dia berperan sesuai skenario
klinik yang diharapkan pembuat
soal.hal-hal yang perlu dicantumkan
diantaranya :
1.
Identitas pasien sesuai
kasus ( jika tidak
spesifik,lebih baik dibuat

Anamnesis :
Hamil yang ketiga, keguguran 2x (G3P0A2)
Telah menikah 2 tahun
Riwayat haid normal, siklus 28 hari
HPHT : 7 6 - 2014 ---------- ( TTP : 14 - 3 2015 )
Keluar air air (-), keluar lcd (-), mules-mules (-)
Selama ini periksa hamil dengan bidan.

sesuai identitas pasien)


Riwayat penyakit sekarang
( keluhan utama,
perjalanan penyakit, hal
yang menambah atau
mengurangi keluhan,
riwayat pengobatan)
3.
Riwayat penyakit
terdahulu
4.
Riwayat penyakit keluarga
(jika berhubungandengan
kasus)
5.
Riwayat kebiasaan sosial
( jika berhubungan dengan
kasus)
6.
Harapan terhadap penyakit
( jika berhubungan dengan
kasus)
Peran yang harus dilakukan, termasuk
bagaimana posisi saat
masuk/duduk,raut muka/ekspresi serta
peran yang harus dilakukan dengan
cukup lengkap sehingga r tidak
membingungkan kandidat.
2.

TT 1 dan 2 lengkap
Kebiasaan merokok ( - ), minum jamu-jamuan ( - ),
Alkohol ( - )

Riwayat Penyakit Terdahulu : ( - ), TORCH ( - )


Riwayat penyakit keluarga : ( - )
Pemeriksaan fisik :
BB : 60 kg
TB : 155 cm
Tanda-tanda vital : dbn
Edema kedua tungkai ( + )
Pemeriksaan Obstetri :
TFU pertengahan prosesus xifoideus pusat/ 30 cm
Leopold I : bokong
Leopold II : punggung di kiri
Leopold III : letak kepala
Leopold IV: kepala belum masuk pintu atas panggul
DJJ: 140 x/mnt, regular.
Pemeriksaan penunjang :
Lab.Darah rutin
Lab.Urine rutin

dbn.Hb, glukosa, VDRL


dbn..Protein, glukosa

Diagnosa : MG ( NULLIPARA ) + KDR (34 36MGG) + LK +


AH +
Belum Inpartu

10

Peralatan yang dibutuhkan


Cantumkan semua perlatan yang
dibtuthkan termasuk bagaimana tata
ruang yang sesuai dengan station
dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk
semua kandidat.

11
12

Penulis
Referensi

Terapi dan nasihat :


Multivitamin dan mineral
Susu ibu hamil, minimal 2 x sehari
Diet Gizi lengkap ( 4 sehat 5 sempurna )
Higienes
Anjuran USG
Kontrol ulang 2 minggu.
Ruang standar PIH
1 meja
3 kursi
1 tempat tidur
Peralatan PIH ( stetoskop, tensimeter, dophtone,
timbangan berat badan, pita meter,
lembar kerja kandidat.
dr.Abd.Harris Pane, Sp.OG
1. Modul Safe Matherhood
2. Buku Acuan Nasional Pelayanan kesehatan Maternal dan

Neonatal. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

5
Skenario klinik :
Seorang pasien wanita umur 36 thn, datang ke poli ibu hamil puskesmas, untuk memeriksakan
kehamilannya dengan keluhan kaki bengkak sejak hamil 7 bulan. Anak yang hidup tidak ada,
keguguran 2 kali.
Anamnesis :

Hamil yang ketiga, keguguran 2x (G3P0A2)


Telah menikah 2 tahun
Riwayat haid normal, siklus 28 hari
HPHT : 7 6 - 2014 ---------- ( TTP : 14 - 3 2015 )
Keluar air air (-), keluar lcd (-), mules-mules (-)
Selama ini periksa hamil dengan bidan.
TT 1 dan 2 lengkap
Kebiasaan merokok ( - ), minum jamu-jamuan ( - ), Alkohol ( - )

Riwayat Penyakit Terdahulu : ( - ), TORCH ( - )


Riwayat penyakit keluarga : ( - )
Pemeriksaan fisik :
BB : 60 kg
TB : 155 cm
Tanda-tanda vital : dbn
Edema kedua tungkai ( + )
Tugas :
6. Lakukan pemeriksaan obstetri
7. Tentukan pemeriksaan penunjang/tambahan
8. Tegakkan diagnosa
9. Berikan terapi dan nasihat
10. Bersikap profesional.

PEMERIKSAAN IBU HAMIL


NO
A

LANGKAH KLINIK
PEMERIKSAAN
1. Jelaskan prosedur pemeriksaan obstetrik
2. Mempersilahkan ibu berbaring dengan kaki sedikit flexi dan menyisihkan pakaian ibu
hingga seluruh perut ibu tampak jelas
3. Menutup bagian paha dan kaki ibu dengan kain
4. Pemeriksa berada di sisi kanan ibu menghadap bagian lateral kanan
5. LEOPOLD 1 :
Posisi pemeriksa dari sisi kanan menghadap ke bagian wajah ibu
Letakkan sisi lateral telunjuk kiri pada puncak fundus uteri, lakukan pengukuran
tinggi fundus uteri ke pinggir atas simfisis dengan meteran kain.
Letakkan ujung telapak tangan kiri dan kanan pada fundus uteri dan rasakan
bagian bayi yang ada pada bagian tersebut dengan menekan lembut dan
menggeser telapak tangan kanan dan kiri bergantian.
6. LEOPOLD 2 :
Letakkan telapak tangan kiri pada dinding perut lateral kanan dan telapak tangan
kanan pada dinding perut lateral kiri ibu secara sejajar di ketinggian yang sama
Mulai dari bagian atas, tekan secara simultan dengan telapak tangan kemudian
bergeser ke bawah dan rasakan bagian rata yang memanjang (punggung)atau
bagian bagian kecil (ekstremitas)
7. LEOPOLD 3 :
Posisi pemeriksa dari sisi kanan menghadap ke bagian kaki ibu
Letakkan ujung telapak tangan kiri pada dinding lateral kiri bawah dan kanan
pada dinding lateral kanan bawah perut ibu. Rasakan bagian bayi yang ada pada
bagian tersebut dengan menekan lembut ( bagian keras, bulat dan hamper
homogen adalah kepala, sedangkan tonjolan lunak dan kurang simetris adalah
bokong)
Gunakan ibu jari dan telunjuk tangan kiri di fundus dan ibu jari/telunjuk kanan
di bagian bawah rahim di atas simfisis untuk membandingkan lunak atau
kerasnya bagian janin di posisi tersebut.

8. LEOPOLD 4 :
Letakkan telapak tangan kiri dan kanan pada lateral kiri dan kanan uterus bawah,
ujung-ujung jari berada pada tepi simfisis
Pertemukan ujung jari kiri dan kanan, rapatkan semua jari-jari tangan
Perhatikan sudut yang dibentuk oleh jari-jari kiri dan kanan (konvergen atau
divergen)

Pindahkan ibu jari dan telunjuk tangan kiri pada bagian terbawah bayi,
fiksasikan bagian tersebut kearah pintu atas panggul, kemudian letakkan jari
jari tangan kanan melintang sumbu tubuh ibu diantara tangan kiri dan simfisis
untuk menilai seberapa jauh bagian terbawah telah masuk pintu atas panggul.

PEMERIKSAAN AUSKULTASI
1. Ambil stetoskop monaural Laennec
2. Letakkan ujung stetoskop pada dinding perut sesuai punggung bayi pada daerah lateral
perut antara simfisis umbilikus
3. Cari dan dapatkan punctum maksimum denyut jantung bayi, koreksi denyutan dengan
nadi ibu
4. Yakinkan yang didapat denyut jantung bayi
5. Lakukan pemeriksaan denyut jantung bayi selama 60 detik ( 1 menit ) penuh. Normal
120 160 x/menit.
6. Letakkan semua peralatan pada tempat semula

Beritahukan ibu pemeriksaan telah selesai


Angkat kain penutup dan rapikan pakaian ibu
Persilahkan ibu duduk kembali
Catat hasil pemeriksaan pada status pasien/lembar kerja

I. Rating Scale

Kompetens
i
1. Anamnesis

Kandidat
tidak
menanyakan
keluhan

utama
Diam/tak
hadir

Kandidat
menanyakan
keluhan utama
Hamil yang
ketiga,
keguguran 2x
(G3P0A2)
Riwayat haid
normal, siklus
28 hari
HPHT : 7 6 2014

2
Kandidat
menanyakan
keluhan utama dan
salah satu dibawah
ini:
Hamil yang
ketiga,
keguguran 2x
(G3P0A2)
Riwayat haid
normal, siklus
28 hari
HPHT : 7 6 2014
Riwayat penyakit
keluarga
Riwayat
penyakit
dahulu,
TORCH ( - )
Kebiasaan
merokok (- ),
minum jamujamuan (- )

3
Kandidat menanyakan
keluhan
utama dan di bawah ini
secara lengkap :
Hamil yang
ketiga,
keguguran 2x
(G3P0A2)
Menikah 2
tahun
Riwayat haid
normal, siklus
28 hari
HPHT : 7 6 2014
Keluar air-air
(-), keluar lcd
(-), mulesmules (-)
Selama ini
periksa hamil
dengan bidan.
TT 1 dan 2
lengkap
Kebiasaan
merokok
( - ), minum
jamu-jamuan
( - ), alkohol
(-)
Riwayat penyakit
keluarga
(-)
Riwayat penyakit
dahulu (-), TORCH
(-)

Skor

2. Pemeriksaa
n Fisik

3. Melakukan
tes/prosedu
r klinik
atau
interpretasi
data untuk
menunjang
diagnosis
banding/
diagnosis

Kandidat
tidak
melakukan
pemeriksaan
fisik yang
sesuai
dengan
masalah
klinik
pasien

Kandidat
Melakukan
tes/prosedur
yang tidak
sesuai
masalah
klinik
pasien, Atau
salah meng
-interpretasi
kan data
hasil
pemeriksaan
penunjang
pemeriksaan

Kandidat
melakukan
pemeriksaan
fisik sesuai
masalah klinik
pasien, dengan
tehnik tidak
benar

Kandidat
melakukan
tes/prosedur
sesuai masalah
klinik pasien,
namun tidak
lengkap
atau
menginterpretasi
data hasil
pemeriksaan
penunjang tidak
lengkap

Kandidat
melakukan
pemeriksaan fisik
sesuai masalah
klinik pasien
dengan
menggunakan
teknik
pemeriksaan
yang benar,
belum
lengkap/tidak
sistematik.

Kandidat
melakukan
tes/prosedur
sesuai masalah
klinik pasien
secara lengkap,
tanpa
menyampaikan
prosedur atau
hasilnya atau
menginterpretasi
data hasil
pemeriksaan
penunjang secara
lengkap namun
menjelaskan
kepada pasien
dengan tidak
tepat

Kandidat melakukan
pemeriksaan fisik
sesuai masalah klinik
pasien dengan
menerapkan prinsip
sebagai berikut :
Menggunakan
teknik pemeriksaan
yang benar
Sistematik/runut
Pemeriksaan Obstetri :
TFU
pertengahan
prosesus
xifoideus
pusat/ 30 cm
Leopold I :
bokong
Leopold II :
punggung di
kiri
Leopold III :
letak kepala
Leopold IV:
kepala belum
masuk pintu
atas panggul
DJJ + normal
Kandidat melakukan
tes/prosedur yang
lengkap dan
menyampaikan
prosedur. Atau
hasilnya Atau
menginterpretasi hasil
pemeriksaan penunjang
dengan lengkap dan
menjelaskan kepada
pasien dengan tepat.

Lab.Darah rutin
dbn .Hb,
glukosa, VDRL
Lab.Urine rutin
dbn ..Protein,
glukosa

4. Menentuka
n diagnosis
dan
diagnosis
banding

Kandidat
tidak dapat
menetapkan
diagnosis( di
am)

Kandidat salah
menetapkan
diagnosis

Kandidat dapat
menetapkan
diagnosis tetapi
tidak lengkap.

5. Tata
laksana
dan nasihat
a.

Kandidat
tidak
memilih
obat

Kandidat
memilih obat
tidak tepat
indikasi

Kandidat memilih
obat dengan tepat
sesuai indikasi
tetapi belum
lengkap
Multivitamin
dan mineral
(Tab Fe)
Susu ibu
hamil,
minimal 2 x
sehari

6. Komunikas
i dan atau
edukasi
pasien

Kandidat
mengucapka
n salam
(dan atau
tidak
memberikan
penyuluhan)

Kandidat
Kandidat
mengucapkan
mengucap salam,
salam dan
menanyakan,
menanyakan
identitas pasien,
identitas pasien
dan salah satu di
(dan atau
bawah ini:

memberikan
menggunakan
penyuluhan
bahasa yang bisa
yang isinya
dimengerti
tidak sesuai
menanggapi setiap
dengan masalah
pertanyaan/pern
pasien)

yataan pasien
baik verbal
maupun non

verbal
memberikan
kesempatan
bertanya kepada
pasien
membina
hubungan baik
dengan pasien

Kandidat menetapkan
diagnosis dan diagnosis
banding yang lengkap,
sesuai dengan masalah
klinik pasien.
Diagnosa :
MG ( NULLIPARA )
+ KDR (34 36 MGG)
+ LK + AH + BELUM
INPARTU
Kandidat memilih obat
dengan tepat sesuai
indikasi dan lengkap :
Terapi dan nasihat :
Multivitamin dan
mineral (Tab Fe)
Susu ibu hamil,
minimal 2 x sehari
Diet Gizi lengkap
( 4 sehat 5
sempurna )
Higienes
Anjuran USG
Kontrol ulang 2
minggu.
Kandidat mengucap
salam, menanyakan
identitas pasien dan di
bawah ini secara
lengkap:
Menggunakan bahasa
yang bisa dimengerti
menanggapi setiap
pertanyaan/pernyataa
n pasien baik verbal
maupun non verbal
memberikan
kesempatan bertanya
kepada pasien
membina hubungan
baik dengan pasien
(dan atau
memberikan
penyuluhan yang
isinya sesuai dengan
masalah pasien dan
dengan cara yang

7. Perilaku
profesional

Kandidat
tidak
meminta
informed
consent

Meminta
informed
Consent

(dan atau
memberikan
penyuluhan
yang isinya
sesuai dengan
masalah pasien
namun dengan
cara yang tidak
tepat)
Meminta informed
Consent, dan salah
satu di bawah ini:
melakukan setiap
tindakan dengan
berhati-hati dan
teliti sehingga
tidak
mernbahayakan
pasien
memperhatikan

kenyamanan

pasien
melakukan
tindakan sesuai
prioritas
menunjukan rasa
hormat kepada
pasien

tepat)

Meminta informed
consent, dan melakuan
di bawah ini secara
lengkap:
melakukan setiap
tindakan dengan
berhati-hati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan
pasien
memperhatikan
kenyamanan pasien
melakukan tindakan
sesuai prioritas
menunjukan rasa
hormat kepada pasien

Jumlah skor =
Komentar : Kompetensi tercapai minimal skor 13/18

II.

Global rating
Beri tanda () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap
kemampuan kandidat!
Tidak lulus,

Borderline

Lulus

Superior

Lembar Penilaian Kandidat Station Reproduksi

Nama mahasiswa

NIM/NRPM

Gelombang

Hari/Tangga
Penilaian Aktual Mark :
Kompetensi
Anamnesa
Pemeriksaan Fisik
Test and prosedur
Diagnosis dan DD
Terapi/penatalaksanaan
Farmakologi dan NonFarmakologi
Komunikasi dan Edukasi
Perilaku Profesional
Total
:

Catatan : berikan tanda pada kotak yang sesuai penilaian anda.

Medan,
Februari 2013
Penguji

(dr.

Lembar Penilaian Kandidat Station Reproduksi


Penilaian Global Rating
Nama mahasiswa

NIM/NRPM

Gelombang

Hari/Tangga

Defenisi : Penilaian umum terhadap kandidat perihal penampilan dan prilaku


profesional
Beri tanda () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara
umum terhadap kemampuan kandidat!

5 Aspek yang dinilai :


1. Kerapian
2. Kesopanan
3. Manajemen waktu
4. Komunikasi
5. Sistematis
Tidak lulus

Tidak Lulus : Bila gagal menampilkan 3 dari 5 aspek penilaian


Borderline
: Bila gagal menampilkan 2 dari 5 aspek penilaian
Lulus
: Bila gagal menampilkan 1 dari 5 aspek penilaian
Lulus Superior : Bila menampilkan seluruh aspek penilaian

Border Line

Lulus

Superior

Medan,
Februari 2013
Penguji

(dr.