Anda di halaman 1dari 3

PENCUCIAN LINEN KOTOR INFEKSIUS

(UNTUK RUANG OK/VK)


No. Dokumen
141/SPO/03/201
3

No. Revisi
0

Halaman
3/3

Ditetapkan Oleh
DIREKTUR RS KURNIA SERANG
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Tanggal Terbit
31 Desember
2013

dr. TUBAGUS EDI KUSNADI,


MARS
NIP. 19720320040811001
Proses mulai dari perendaman sampai ke penyetrikaan
linen kotor infeksius.
Prosedur ini dibuat untuk pelaksanaan pencucian linen
kotor infeksius di rumah sakit
Pencucian Linen kotor infeksius dan non infeksius tidak
boleh tercampur
1. Flush (Pembasahan)
Pembasahan diperlukan untuk menghilangkan
kotoran yang larut pada air dan membantu
penyerapan bahan kimia secara cepat keserat
benang

pada

saat

proses

penyabunan

berlangsung. Pembasahan memakai jumlah air


tinggi dengan lama waktu 2-3 menit.
2. Washing (Penyabunan)
Tahapan ini adalah tahapan pencucian yang
sebenarnya, tahap ini memakai detergen powder
dengan takaran disesuaikan dengan jumlah linen
dan tingkat noda dengan suhu tinggi (80 85 oC)
sekitar 8-15 menit
3. Carryover Suds (Pembilasan awal)
Step ini biasanya digunakan untuk menurunkan
suhu dan kadar detergent sebelum memasuki
proses penghilangan noda, dilakukan selama 2-5
menit.
228

PENCUCIAN LINEN KOTOR INFEKSIUS


(UNTUK RUANG OK/VK)
No. Dokumen
141/SPO/03/201
3

No. Revisi
0

Halaman
3/3

4. Bleaching
Proses

ini

menggunakan

untuk
senyawa

menghilangkan
kimia

chlorine

noda,
0,5%

dengan takaran disesuaikan tingkat noda dengan


suhu antara 60-65 C dengan waktu 8-10 menit.
Jangan memasukkan pemutih saat suhu sedang
dinaikkan (jika menggunakan pengatur suhu)
karena setiap suhu bertambah 10 C maka efek c
hlorine akan naik 2 kali lipat dan menyebabkan
kain rusak.
Agar kain tidak berubah jadi warna kuning dapat
di tambahkan asam lemah (asam asetat).
5. Rinse (Pembilasan)
Pembilasan dilakukan sebanyak dua atau tiga kali
menggunakan air skala tinggi selama 2-3 menit.
Proses ini ditujukan untuk mengurangi kadar
kimia dan menurunkan suhu.
6. Soft (Final Rinse)
Langkah ini untuk perawatan linen dengan cara
mendapatkan kadar pH yang sesuai dengan kulit
manusia

dan

ditambahkan

Softener

untuk

penampilan dan rasa nyaman terhadap linen.


Proses ini menggunakan air hangat dengan skala
air menengah selama 3-5 menit.
7. Extract (Pemerasan)
Ditujukan untuk mengurangi kadar air di linen
sebelum ke proses pengeringan.
229

PENCUCIAN LINEN KOTOR INFEKSIUS


(UNTUK RUANG OK/VK)
No. Dokumen
No. Revisi
141/SPO/03/201
0
3
8. Drying (Pengeringan)

Halaman
3/3

Setelah dicuci semua linen harus dikeringkan.


Dapat menggunakan mesin pengering atau dapat
dikeringkan

di

luar

ruangan

dibawah

sinar

matahari, jangan menyentuh tanah.


9. Penyetrikaan
Proses penyetrikaan diikuti dengan pelipatan
linen

dan

menyemprotkan

pelicin

yang

mengandung pewangi.
10. Pengesetan
Linen (baju operasi) di set sesuai dengan tiap jenis
tindakan operasi yang dilakukan dan diberi tanggal
sterilisasi.

11. Pensterilan
Setelah dilakukan pengesetan, baju untuk OK/VK
dilakukan

sterilisasi

dengan

autoclave

dengan

tekanan 1 atm pada suhu 121C selama 15 menit.

UNIT TERKAIT

1. Petugas Laundry
2. Petugas OK

230