Anda di halaman 1dari 4

http://abdulcholik.

com/2012/09/27/english-900-membuatku-menjadi-hero/

English 900 Membuatku Menjadi Hero

Image : courtesy openlibrary.org


English 900 Membuatku Menjadi Hero, sungguh.
Your English is good , itulah kalimat yang meluncur dari orang asing jika saya berkata
kepadanya : Im sorry my English is not so good
Koen mbujuki aku ya babahno tah, pokoknya you and me bisa komunikasi dengan
gayeng sambil tertawa ngakak. Kalau dilihat orang lain kan mereka heran : Arek ndeso
iku yo iso coro Londo yo . Bahkan, sahabat mancanagara yang urakannya sama dan
sebangun sering bilang : Cholik, your English is better than my Bahasa Indonesia .
Bhwaaha ha ha ha : You nyek mi tenan
.
Semuanya dimulai dari kampus tercinta.
Ketika beberapa teman berangkat ke Australia untuk sebuah misi saya merasa iri
mengapa saya tak diikutkan. Sesungguhnya ini adalah iri yang positif sodara-sodara
karena dari sinilah saya bertekad untuk mempelajari bahasa asing itu dengan sebaikbaiknya. Memang sih, di SMP saya sudah diajari bahasa Inggris, tapi yo hanya pecothatpecothot kayak beton nangka saja wong gak di praktekkan blas.
.
Dengan mengingat akan adanya kekuatan, kelemahan, peluang dan kendala yang ada,
maka ketika dinas di Balikpapan saya mulai mengikuti kursus bahasa Inggris. Buku yang
digunakan adalah English 900, dari buku 1 sampai buku 6 dengan tingkatan preelementary, elementary, intermediate dan advance. Teman kursus mulai dari anak SD
sampai pegawai atau pengangguran yang sudah gede-gede. Lucunya, kursus itu
mengambil tempat di sebuah taman kakan-kanak. Bayangkan sodara, badan saya yang
moleh ini harus duduk di kursi yang mungil itu.
.
Ketika mengetahui saya belajar bahasa Inggris mulai dari Book One, sahabat sekantor
yang sudah lebih dulu mengikuti kursus di tempat yang sama langsung berkomentar :
Book One ? It is very easy . Al kemenyek,bukan. Tapi saya tetap cool menanggapinya :
Iya, saya memang mulai dari nol. Kan lebih baik melek di antara orang buta daripada
lholak-lholok di antara orang pintar

Kursus bahasa Inggris ini saya jalani setiap hari, sepulang dari kantor, kecuali hari Sabtu
dan Minggu. Mungkin jeng Monda masih ingat BIEC ( Balikpapan Intensive English
Course) beserta para gurunya yaitu Pak Rahmat, Pak Dwi dan lain-lainnya.
.
Inilah pelajaran perdana dari buku English 900 dengan judul :Greetings
.
Hello.
Good morning.
Im John Smith.
Are you Bill Jones?
Yes I am.
How are you?
Fine, thanks.
How is Helen?
Shes very well, thank you.
Good afternoon Mr. Green.
Good evening Mrs. Brown.
How are you this evening?
Good night, John.
Selamat tidur, John.
Good-bye, Bill.
See you tomorrow.
.
.
Materi ini harus dihafalkan oleh peserta kursus karena pada hari berikutnya kami harus
melafadzkannya tanp melihat buku. Setelah itu pak guru menunjuk beberapa orang secara
random untuk maju ke depan kelas untuk recital, busyeeeet.
Dan inilah materi pelajaran terakhir pada buku ke-6 (Book Six)
.
Whats your favorite kind of music? Do you like jazz
Hes a composer of serious music. I like his music a lot
We went to a concert last night to hear the symphony orchestra.
My brother took lessons on the trumpet for nearly ten years
You play the piano beautifully. How much
How you practice every day?
.
.
Demikian seterusnya
Saya lahap buku itu sehingga lulus dengan gemilang pada tingkat advance. Ujian
dilaksanakan persis ujian thesis atau disertasi lho. Kami dipanggil satu persatu, lalu harus
melafadzakan salah satu unit plajaran yang ditunjuk oleh guru. Dilanjutkan dengan tanya
jawab. Bhoada unsur deg-degan dan memang penuh sensasi.

Dalam perjalanan berikutnya sayapun mendapat kesempatan mengikuti Kursus Intensif


Bahasa Inggris (KIBI) di lembaga pendidikan Angkatan Darat. Ketika sudah hampir
penutupan, ada permintaan dari Jakarta untuk mengikuti test dalam rangka pendidikan ke
luar negeri. kamipun rame-rame mengikuti test tersebut. Saya dan 2 orang yunior saya
lulus dan diberangkatkan ke Forth Huachuca-Arizona-USA. Wow..keren..inilah
perjalanan perdana ke luar dari desa saya menuju negeri orang.
.
Sahabat tercinta,
Dengan bermodal awal buku English 900 membuatku menjadi hero. Harus saya akui
bahwa dengan buku itulah saya bisa menggembara kemana-kemana, mengunjungi 5

benua dan lebih dari 15 negara. Berbagai kegiatan di luar negeri saya ikuti yaitu
pendidikan (USA,India,Netherland), penugasan operasi (UNTAG-Nambia) serta aneka
seminar dan menjadi anggota Delegasi RI pada berbagai perundingan dengan negara
sahabat.
Yang paling seru, setiap saya ke luar negeri orang sak kampung umumnya mengetahui
karena emak sering bilang sama tetangga : Papine Enny jarene brangkat rapat maneh
nang Malaysia . Bhaaahaha ha ha ha..emak emang kemenyek.
.
.

Kampus Usaics di Fort Huachuca Arizona 1983

Washington DC 2006

Lapangan Merah Moskow


Kalau begitu pakde pinter bahasa Inggris donk ya ? Jangan nuduh donk. Pinter sih tidak
tapi sikat bae,son !. Dengan broken English ya sudah cukuplah wong mereka juga
faham kalau Bahasa Inggris bukan bahasa utama saya. Tapi kalau ada cocktail party
sayapun tak sungkan-sungkan menyanyikan lagi Crazy nya Julio Iglesias.
.
Crazy,
Im
crazy
for
feeling
so
lonely
Im
crazy,
crazy
for
feeling
so
blue
I
knew,
youd
love
me
as
long
as
you
wanted
And then someday youd leave me for somebody new
.
Jika mereka sudah keplok dan jabat tanganbereslah itu.
.
Apakah saya seorang Hero ? Yup, setidaknya bagi saya sendiri dan keluarga. Bagi saya,
ini adalahsuatu prestasi luar biasa.
Pesan saya : Lakukan kegiatan postif dengan sungguh-sungguh, kelak akan terlibat
hasilnya. From zero to hero bukanlah hal yang mustahil karena sudah banyak yang
membuktikannya.
.
.

.
.Tulisan English 900 Membuatku Menjadi Hero ini diikutsertakan pada Lovely Little
Gardens First Give Away