Anda di halaman 1dari 13

TUGAS MATA PELAJARAN KIMIA

MENGENAI PEMBUATAN DAN KEGUNAAN


HALOGEN, LOGAM ALKALI,
DAN LOGAM ALKALI TANAH

Nama
: Agyet Syifa Firnanada
Kelas
: XII IPA 2
No. Absen : 02 (Dua)

SMA N 1 Randublatung
Tahun Ajaran 2014/2015
Jln. Blora No. 37 Randublatung, Blora. Telp (0296) 810092
E-mail : smanegerirandublatung@yahoo.co.id

1. HALOGEN
1.1 Pembuatan Halogen
a. Pembuatan Fluorin

b. Pembuatan Klorin

c. Pembuatan Bromin

d. Pembuatan Iodin

e. Pembuatan Astatin (Radioaktif)

1.2 Kegunaan Halogen


a. Fluorin
Digunakan dalam proses pengolahan isotop Uranium sebagai bahan reaksi nuklir.
Dipakai sebagai zat pengoksid dalam beberapa roket.
Digunakan untuk membuat berbagai macam senyawa fluorin organik, termasuk gas
Freon, seperti CCl2F2 dan plastic yang tahan panas, dan teflon C2F2.
Digunakan untuk mengukir gelas, yakni asam fluoride (HF) yang dapat bereaksi
dengan gelas (CaSiO3) dengan reaksi :
CaSiO3(s) + 8HF (aq)
H2SiF(aq) + CaF2(s) + 3H2O(l)
NaF digunakan untuk mengawetkan kayu dari gangguan serangga.
SF6 dipakai sebagai isolator.
Na3AlF6 digunakan untuk pelarut dalam pengolahan logam aluminium secara
elektrolisis.
CCl3F untuk insektisida.
CBrF3 dan CBr2F2, sebagai pemadam kebakaran dalam pesawat Hidrofluorokarbon
(HFC - 1340).
Natrium heksafluorosilikat (Na2SiF6) ditambahkan dalam pasta gigi untuk mencegah
kerusakan gigi.
b. Klorin
Gas Cl2 mempunyai sifat desinfektan, sehingga sering dialirkan pada air kolam renang
untuk memusnahkan kuman-kuman berbahaya.
Gas Cl2 dapat menarik timah dari kaleng bekas, membentuk SnCl4 kemudian direduksi
menjadi timah murni .
HCl, digunakan untuk membersihkan permukaan logam serta untuk mengekstraksi
logam-logam tertentu dari bijihnya.

NaCl, dipaki sebagi garam dapur dan sebagi bahan baku pada berbagai jenis industri
kimia .
KCl sebagai pupuk tanaman .
NH4Cl, elektrolit pengisi batu baterai .
NaClO, mengoksidasi zat warna sehingga digunakan sebagai zat pengelantang untuk
kain dan kertas.
Kalium kloart, bahan pembuat mercon dan korek api.
Seng klorida (ZnCl2), bahan pematri (solder).
Kalsium hipoklorit (CaCOCl)2 disingkat kaporit, pemusnah kuman pada air ledeng .

c. Bromin
NaBr, zat sedutif atau obat penenang saraf .
AgBr, yang disuspensikan dalam gelatin untuk dipakai sebagai film fotografi .
Metal bromida (CH3Br), suatu bahan campuran zat pemadam kebakaran .
Etilen dibromida (C2H4Br2), yang sering ditambahkan pada bensin, agar senyawa Pb
dalam bensin diubah menjadi PbBr2, sehingga logam pb tidak mengendap dalam
silinder.
d. Iodin
Larutan I2 dalam alkohol yang disebut sebagai tingtur yodium, obat luka agar tidak
terkena infeksi .
Kalium iodat (KIO3) yang ditambahkan pada garam dapur, agar tubuh kita
memperoleh iodin .
Perak iodida (AgI), digunakan dalam film fotografi .
NaI, bila ditambahkan pada garam dapur dapat digunakan untuk mengurangi
kekurangan yodium yang akan menyebabkan penyakit gondok.
Iodoform (CHI3), sebagai disinfektan untuk mengobati borok.
e. Astatin
Digunakan dalam radiasi terapi misal pada perawatan penyakit tumor.
Untuk perawatan dari penyakit menular.

2. LOGAM ALKALI
2.1 Pembuatan Logam Alkali
Pembuatan logam alkali pada umumnya dilakukan dengan elektrolisis lelehan
garam kloridanya,bukan dengan elektrolisis larutan garam kloridanya.
Reaksi elektrolisis lelehan NaCl:
NaCl
Na+ + ClKatode(Fe): Na+ + e
Na
Anoda (Fe): 2Cl
Cl2 + 2e
a. Pembuatan Litium

b. Pembuatan Natrium

c. Pembuatan Kalium

d. Pembuatan Senyawa Natrium Hidroksida (NaOH)

2.2 Kegunaan Logam Alkali


a. Litium
Sebagai bahan penransfer panas.
Untuk bahan anoda.
Untuk pembuatan gelas dan keramik khusus.
Untuk keperluan bidang nuklir.

Litium stearat digunakan dalam pembuatan minyak pelumas bertemperatur tinggi.


b. Natrium

c. Kalium

d.
Rubidium dan Cesium

3. LOGAM ALKALI TANAH


3.1 Pembuatan Logam Alkali Tanah
a. Pembuatan Berelium
Dibuat dengan memanaskan BeF2 menggunakan Mg pada suhu300
derajatC.Reaksinya sebagai berikut:
BeF2(g)+ Mg(l)
Be(g)+ MgFe(g)
Elektrolisis campuran lelehan BeCl2dan NaCl.
Isolasi berkelium dibuat dengan pemanggangan mineral beryl
dengansodiumhexaflourosilicate pada suhu 700 derajat C menghasilkan berkelium
floriday ang larut dalam air , kemudian diendapkan sebagai hidroksidanya Be(OH)2
dengan pengaturan pH hingga 12.
b. Pembuatan Magnesium
Di buat dari MgCl2
Ion yang berasal dari air laut ditambahkan kapur sehingga membentuk
Mg2+ + Ca(OH)2-----------> Mg(OH)2+ Ca2+
Mg(OH)2 dipisahkan dari air dengan disaring lalu ditambah HCl dankemudian
dielektrolosis sehingga diperoleh logam Mg dengan kemurnian99,9%
Mg(OH)2 + 2 HCl ------> MgCl2 + 2H2O
MgCl2------------> Mg + Cl2
Dibuat dari MgO
MgO direduksi pada temperatur tinggi ( 1150C) menggunakan Ferrosilikon( alloy
dari besi dan silicon). Saat titik didih tercapai maka proses ini membentuk Mg yang
kemudian dikondensasi menjadi larutan dan leburan Mg.

c. Pembuatan Kalsium
Kalsium hanya dibuat dalam skala kecil dan diperolah melalui reduksi halidanya
dengan logam Na.
CaCl2(I)+ Na(S)
Ca(l)+ NaCl(l)
Dalam skala kecil kalsium dapat dibuat melalui reduksi dari CaO dengan Aluminium
3CaO + 2Al
3Ca + Al2O3
d. Pembuatan Stronsium
Stronsium dibuat dengan mereduksi oksidanya dengan reaksi
3SrO + 2Al
3Sr + AlO3
Isolasi secara komersial dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburanstronsium
klorida,SrCl2. Sr juga dapat diisolasi dari reduksi SrO dengan aluminium.
e. Pembuatan barium
Barium dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan Barium klorida
Barilium juga dapat diperoleh dari reduksi BaO dengan
Al6BaO + 2Al
3Ba +Ba3Al2O6
f. Pembuatan Radium
Radium dibuat dengan menggunakan limbah plitchblende yang merupakan
bijimineral yang dihasilkan oleh uranium. Pembuatan radium ini ditemikan olehPierre
Currie dan Marie Currie . Unsur uranium diisilasi oleh Currie melalui anamalgamnya.
3.2 Kegunaan Alkali Tanah
a. Berelium

b. Magnesium

c. Kalsium

d. Stronsium

e. Barium

f. Radium