Anda di halaman 1dari 23

Farmakoterapi II

Difungsi Tiroid
M.Ridho Abru J
1301046

Definisi Kelenjar Tiroid

adalah sebuah kelenjar kecil yang lunak terletak di bawah kulit


dan otot-otot di bagian depan leher, warnanya merah kecoklatan,
denganmembagi dua kiri dan kanan (disebut lobus) yang terlihat
seperti sayap seekorkupu-kupu ringan dan biasanya berat kurang
dari 1ons.

Tiroid terdiri dari nodula nodula yang tersusun dari folikel folikel kecil yang
dipisahkan satu dengan lainnya oleh suatu jaringan ikat. Setiap folikel dibatasi oleh
epitel kubus dan diisi oleh bahan proteinaseosa berwarna merah muda yang disebut
koloid
Dua hormon tiroid utama yang dihasilkan oleh folikel folikel adalah tiroksin (T4) dan
triiodotironin (T3)
Sintesis hormon tiroiddiatur sebagai berikut :

Hipotalamus membuat Thyrotropin Releasing Hormone (TRH) yangmerangsang hipofisis


anterior.
Hipofisis anterior mensintesis thyrotropin (Thyroid Stimulating Hormone=TSH) yang
merangsang kelenjar tiroid.
Kelenjar tiroid mensintesis hormon tiroid (Triiodothyronin= T3 dan Tetraiodothyronin = T4
=Thyroxin) yang merangsang metabolisme jaringanyang meliputi: konsumsi oksigen,
produksi panas tubuh, fungsi syaraf,metabolisme protrein, karbohidrat, lemak, dan vitaminvitamin, serta kerjadaripada hormon-hormon lain.

Disfungsi Kelenjar Tiroid


Hipertiroid dekenal juga sebagai tirotoksitosis, yang dapat didefinisikan sebagai respon jaringan
tubuh terhadap pengaruh metabolik hormon tiroid yang berlebihan.

Hipotiroisme adalah suatu sindroma klinis akibat dari defisiensi hormone tiroid, yang kemudian
mengakibatkan perlambatan proses metabolik.
Hipotiroidisme merupakan keadaan yang ditandai dengan terjadinya hipofungsi tiroid yang
berjalan lambat dan di ikuti oleh gejala-gejalakegagalan tiroid. Keadaan ini terjadi akibat kadar
hormone tiroid berada didibawah nilai optimal (brunner & suddarth).

Klasifikasi Hipotiroidisme
No

Jenis

Organ

Keterangan

Hipotiroidisme
Primer

Kelenjar Tiroid

Paling sering terjadi dimana


meliputi penyakit
hashimototiroiditis
(sejenispenyakit autoimun)dan
terapi radioiodine (RAI) uintuk
merawatpenyakithipotirodisme.

Hipotiroidisme
Sekunder

Kelnjar Hipofisis

Terjadi jika kelenjarhipofisis


tidak menghasilkan
cukuphormon perangsangtiroid
(TSH) untuk merangsang
kelenjartiroid
untuk menghasilkan
jumlahtiroksin yang cukup.

Hipotiroidisme
Tersier

Hipotalamus

Terjadi jikahipotalamus
gagalmenghasilkan TRH yang
cukup, biasanyadi sebut juga
hypothalamic-pituitary-axis
hypothyroidism.

Lanjutan..
Berbagai bentuk hipofungsi kelenjar tiroid
seperti, antara lain :
Kretinismus endemik
Kretinismus sporadik
Miksudema
Kretinismus endemik terjadi di daerah daerah yang air
minumnya mengandung terlau sedikit iod dan jumlah iod total
perhari yang terkandung dalam makanan sedikit. (misalnya pada
rakyak pegunungan Alpen). Sehingga pada penduduk sering
berkembang hiperplasia kelenjar tiroid (struma).

Pada Kretinismus sporadik terdapat suatu cacat sintetis hormon


kelenjar tiroid akibat genetik yang tanpa pengobatan dapat
menyebabkan gangguan pertumbuhan.
Miksudema yaitu Hipotiroidisme (primer) pada orang dewasa terjadi
penebalan dan pembengkakan luar biasa pada kulit. Penyakit ini
akibat penurunan kecepatan metaolisme dasar, ditandai dengan
suhu tubuh rendah, frekuensi jantung rendah , pasien seringkali
peka terhadap dingin, mudah mengantuk sembelit, rambut dan kuku
mudah rontok.

Patofisiologi
Defisiensi hormon tiroid mempengaruhi semua jaringan tubuh, sehingga gejalanya
bermacam-bermacam. Kelainan patologis yang paling khas adalah penumpukan
glikoaminoglikan--kebanyakan asam hialuronat--pada jaringan interstisial.
Penumpukan zat hidrofilik dan peningkatan permeabilitas kapiler terhadap albumin ini
bertanggung jawab terhadap terjadinya edema interstisial yang paling jelas pada kulit,
otot jantung dan otot bergaris. Penumpukkan ini tidak berhubungan dengan sintesis
berlebih tapi berhubungan dengan penurunan destruksi glikoaminoglikan

. Penurunan sekresi hormon kelenjar tiroid akan menurunkan laju


metabolisme basal yang akan mempengaruhi semua system tubuh. Proses
metabolic yang dipengaruhi adalah :

Penurunan produksi asam lambung


Penurunan motilitas usus
Penurunan detak jantung
Gabgguan fungsi neurologik
Penurunan produksi panas

Hipotiroidisme di tandai dengan gejala-gejala


sebagai berikut :
1.Kelambanan,perlambatan daya pikir, dan gerakan yang canggung lambat
2.Penurunan frekuensi denyut jantung,pembesaran jantung(jantung miksedema), dan penurunan curahj antung.
3.Pembengkakkandanedemakulit,terutama dibawah mata dan di pergelangan kaki
4.Penurunankecepatanmetabolisme, penurunan kebutuhan kalori, penurunan nafsu makan dan penyerapan zat
gizi dari saluran cerna
5.Konstipasi
6.Perubahanperubahandalamfungsireproduksi
7.Kulit kering dan bersisik serta rambut kepala dan tubuh yang tipis dan rapuh

Gejala dini hipotiroidisme tidak spesifik, namun kelelahan yang ekstrim menyulitkan
penderitanya untuk melaksanankan pekerjaan sehari-hari secarapenuh atau ikut serta
dalam aktivitas yang lazim di lakukannya. Laporan tentangadanya kerontokkan rambut,
kuku yang rapuh serta kulit yang kering sering ditemukan, dan keluhan rasa baal serta
parasetsia pada jari-jari tangan dapatterjadi. Kadang-kadang suara menjadi kasar, dan
pasien mungkin mengeluhkansuara yang parau. Gangguan haid seperti menorhagia atau
amenore akan terjadidi samping hilangnya libido. Hipotiroidisme menyerang wanita lima kali
lebihsering di bandingkan laki-laki dan paling sering terjadi pada usia 30-60
tahun.Hipotiroidisme berat mengakibatkan suhu tubuh dan frekuensi nadi subnormal.

Diagnosis

Diagnosis hipotiroidisme. Tiroksin bebas (FT4) maupun indeks tiroksin bebas


(FT4I) dapat bersama TSH untuk penilaian.

Lanjutan....

Terdapat tiga pegangan klinis untuk mencurigai adanya hipotiroidisme, yaitu apabila
ditemukan :
Klinis keluhan-keluhan dan gejala fisik akibat defisiensi hormon tiroid.
Tanda-tanda adanya keterpaparan atau defisiensi, pengobatan ataupun etiologi dan
risiko penyakit yang dapat menjurus kepada kegagalan tiroid dan hipofisis.
Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit tiroiditis
autoimun kronis.
Kegagalan produksi hormon tiroid menyebabkan penurunan kadar T4 serum,
sedangkan penurunan kadar T3 baru terjadi pada hipotiroidisme berat. Pada
hipotiroidisme primer ditemukan penurunan kadar T4 sedangkan TSH serum
meningkat. Pada hipotiroidisme sentral , disamping kadar T4 serum rendah, terdapat
kadar TSH yang rendah atau normal. Untuk membedakan hipotiroidisme sekunder
dengan tersier diperlukan pemeriksaan TRH.
Kombinasi FT4 atau FT4I serum yang rendah dan TSH serum meningkat adalah
diagnostik adanya hipotiroidisme primer

Tata Laksana Terapi

Levotiroksin
Indikasi
Interaksi

: Hipotiroidesme
: Kolestiramin, kalsium karbonat, aluminium hidroksida, ferri sulfat, formula
kacang kedelai, dan suplemen makanan serat dapat mempengaruhi absorbsi
levotiroksin dari saluran gastroinstestinal. Obat yang dapat meningkatkan
kebersihan T4 nondeiodinatif adalah rifampisin, karbamazepin, dan fenitoin.
Amiodaron dapat menghambat perubahan T4 menjadi T3.
Efek samping
: Kegagalan jantung, angina pektoris dan ifark miokardiak. Reaksi alergi atau
idiosinkratik dapat muncul dengan sedian yang diperoleh dari hewan.
Kelebihan hormon tiroid eksogen dapat menurunkan densitas tulang dan
meningkatkan resiko patah tulang.
Sediaan beredar : Euthyrox Merck

Garam Tiroksin
Indikasi
Kontraindikasi
Peringatan

: Hipotiroidisme
: Tirotoksikosis
: usia lanjut, penyakit jantung, diabetes insipidus, diabetes melitus, kehamilan,
menyusui, panhipopituitarisme, predisposisi insufisiensi adrenal
Efek samping
: Aritmia, gelisah, tremor, sakit kepala, berkeringat, muka merah, berat badan
turun, insomnia, nyeri angina, otot lemah.
Sediaan beredar : Thyrax organon Indonesia.

Tabel pengobatan hipotiroid ( Dipiro, et.al, 2008)


Obat / Dosis
Bentuk

Konten

Dosis Relatif

Komentar /
Kesetaraan

Tiroid USP
Armour Thyroid (T4:
rasio T3)
9,5 mcg: 2,25 mcg,
19 mcg: 4,5 mcg,
38 mcg: 9 mcg,
57 mcg: 13,5 mcg,
76 mcg: 18 mcg,
114 mcg: 27 mcg,
152 mcg: 36 mcg,
190 mcg: 45 tablet
mcg

Daging sapi kering


atau
kelenjar tiroid babi

1 butir (setara
dengan 60 mcg T4)

stabilitas hormonal
Unpredictable,
merek generik
murah, mungkin
tidak
bioekuivalen

Proloid 32-mg, 65
mg, 100 mg,
130-mg, 200 mgtablet

Babi sebagian
dimurnikan
Tiroglobulin

1 butir

distandarisasi
biologis untuk
memberikan T4: T3
rasio 2,5: 1; lebih
mahal dari
ekstrak tiroid; ada
keuntungan klinis

Levothyroxine
Synthroid, levothroid,
dan lainnya
generik 25-, 50-, 75-,
88-,
100-, 112-, 125-, 137-,
150-,
175-, 200-, tablet 300
mcg-;
200 dan 500-mcg /
injeksi vial

Sintetik T4

50-60 Stabil mcg

potensi diprediksi; generik


yang
bioekuivalen; ketika
berpindah dari
tiroid alami untuk Ltiroksin, lebih rendah
dosis oleh 1/2 butir;
penyerapan variabel
antara produk; paruh = 7
hari,
dosis sehingga sehari-hari;
dianggap obat
pilihan

Levoxyl, Thyro-Tabs,
Unithroid
Liothyronine
Cytomel 5-, 25-, dan
50tablet

Sintetis T3

15-37,5 mcg

penyerapan Seragam mcg,


onset cepat; separuh hidup
= 1,5 hari, tes memantau TSH

Liotrix
Thyrolar 1 / 4-, 1/2, 1,
2-, dan
Tablet 3-kekuatan

sintetik: T4 :T3
perbandingan
4: 1

50-60 T4 mcg dan


12,5-15 T3 mcg

Stabil; diprediksi; mahal; tidak


memiliki
Alasan terapi karena T4
adalah
dikonversi ke T3 perifer

A. Kasus
Mrs. Smith, who is 35 years old, comes into your
pharmacy with her 1 year old daughter and gives you a
prescription for levothyroxine 50-microgram tablets take one
daily. This is the first time she has taken the drug. She has
gained a lot of weight since the birth of the daughter and has
not able to shift it even by sticking to a calorie, controlled
diet, she feels cold all the time, even on a hot day and hair is
thinning. She has no energy at all, whereas before the birth of
her daughter she used to go to aerobics at least three times a
week.

B. Penyelesaian Kasus
Penyelesaian menggunakan Metode SOAP
1. Subjektif
Nama pasien
: Ny.Smith
Jenis kelamin
: perempuan
Usia
: 35 tahun
Keluhan
: Berat badan meningkat sejak melahirkan dan belum
mampu berjalan. Namun dia tetap menjaga kalori, diet
terkontrol. Dia merasa dingin sepanjang waktu, bahkan di
hari yang panas serta rambut menipis. Dia tidak memiliki
energi, sedangkan sebelum kelahiran putrinya dia sering
pergi aerobik setidaknya tiga kali seminggu.
2.
3.

Objektif
:
Asessment
Berdasarkan gejala yang dialami pasien, pasien di diagnosa menderita
hipotiroid ringan sehingga perlu diberikan terapi

4.
Plan
1.Tujuan Terapi
- Meringankan keluhan dan gejala
- Menormalkan metabolisme
- Membuat kadar T3 dan T4 normal
- Menghindari terjadinya komplikasi
2. Sasaran Terapi
- Kadar T3 dan T4
3. Terapi Farmakologi
Diberikan tablet Levothyroxin dengan dosis awal 50-100 mcg/hari, lalu ditambah 50 mcg
dengan interval 3-4 minggu, sampai diperoleh metabolisme normal. Bila perlu dosis dapat
ditingkatkan sampai dengan 100-200 mcg/hari.
Berdasarkan gejala yang ditimbulkan maka diberikan levotiroksin 50 mikrogram sehari satu
tablet pada saat perut kosong bertujuan untuk menghilangkan gejala klinis serta mencapai
atau mempertahankan kadar TSH pada paruh bawah rentang kadar TSH normal atau sekitar
0,4-2,5 mU/L. Dosis harus disesuaikan setiap 4-8 minggu sampai pasien menjadi eutiroid.
Dilakukan pemeriksaan penunjang lain untuk melihat pengaruh hipotiroidisme pada beberapa
organ meliputi pemeriksaan laboratorium rutin, radiologi dan elektrokardiografi serta
dilakukan pemeriksaan kadar T3 dan TSH serum untuk menentukan kategori hipotiroid.
4. Terapi Non Farmakologi
- Istirahat cukup, gunakan pakaian panjang untuk menghindari rasa dingin
- Konsumsi makanan mengandung iodium

PEMILIHAN OBAT RASIONAL

PEMILIHAN OBAT RASIONAL

Levotiroksin
Indikasi
Interaksi

: Hipotiroidesme
: Kolestiramin, kalsium karbonat, aluminium hidroksida, ferri sulfat,
formula kacang kedelai, dan suplemen makanan serat dapat
mempengaruhi absorbsi levotiroksin dari saluran gastroinstestinal.
Obat yang dapat meningkatkan kebersihan T4 nondeiodinatif
adalah rifampisin, karbamazepin, dan fenitoin. Amiodaron dapat
menghambat perubahan T4 menjadi T3.
Efek samping : Kegagalan jantung, angina pektoris dan ifark miokardiak. Reaksi
alergi atau idiosinkratik dapat muncul dengan sedian yang
diperoleh dari hewan. Kelebihan hormon tiroid eksogen dapat
menurunkan densitas tulang dan meningkatkan resiko patah tulang.
Sediaan beredar : Euthyrox Merck

EVALUASI OBAT TERPILIH


Dari kasus di atas, pemberian levotiroksin 50 mikrogram sehari satu
tablet sudah sangat tepat. Dan sebaiknya levotiroksin diminum pada
saat perut kosong bertujuan untuk menghilangkan gejala klinis serta
mencapai atau mempertahankan kadar TSH pada paruh bawah
rentang kadar TSH normal atau sekitar 0,4-2,5 mU/L.

Komunikasi Informasi dan


Edukasi
Penyuluhan bagi pasien dan keluarga tentang pencegahan dan penanggulangan
hipotiroid.
Pasien diedukasi untuk mengatur pola makan .
Memberikan informasi yang jelas kepada pasien mengenai obat.
Untuk penyimpanan obat, obat disimpan didalam suhu kamar dan terlindung dari
cahaya.
Asupan garam beryodium yang cukup
Olahraga untuk mengurangi berat badannya.
Hindari konsumsi junk food dan berbagai macam makanan olahan
Hindari stress yang tinggi
Banyak konsumsi sayuran dan buah.