Anda di halaman 1dari 2

Apa Sih Paranet/Shading Net Itu?

Shading net biasa disebut juga paranet, adalah bahan berupa jaring yang
digunakan untuk memberikan naungan buatan pada tanaman budidaya. Shading
net atau jaring penaung yang berfungsi untuk menaungi tanaman dari cahaya
matahari & curah hujan, sebagai penahan angin dan penangkal hama pengganggu
tanaman. Shading net biasa terbuat dari rangkaian bahan material anyaman rajut,
yang memungkinkan cahaya matahari, kelembaban dan udara masuk melalui celah
jaring.
Fungsi Shading Net
Di daerah tropis (termasuk Indonesia) lebih ditekankan sebagai pelindung terhadap
OPT, terpaan air hujan dan angin secara langsung. Jaring penaung lazim berwarna
hitam dengan berbagi ukuran pengurangan intensitas radiasi matahari, yakni 25%,
50%, dan 75%.
Jaring penaung yang berwarna putih, mempunyai fungsi sebagai pengurang
intensitas radiasi matahari dalam budidaya tembakau bawah naungan (TBN).
Paranet akan mengurangi intensitas radiasi matahari sesuai dengan kerapatan
rajut. Paranet terbuat dari bahan Polyethylene dengan berbagai warna antara lain
warna hitam untuk mengurangi intensitas radiasi matahari pada tanaman
ornamental seperti Anggrek, sedangkan paranet yang berwarna biru atau putih
banyak digunakan pada tanaman Tembakau Bawah Naungan (TBN), cabai dan
bawang merah.

Gambar Shading Net sebagai pelindung


terhadap
OPT
Gambar Shading Net berwarna hitam pada
tanaman Anggrek.

Pada tanaman cabai biasa digunakan paranet warna putih transparan yang
mempunyai tingkat pencahayaan 76-81%, pencahayaan yang tembus 66-71%,
angin yang tembus 38-43%, lubang/cm :73/cm2, dengan bahan PE (Polyetnylene)
Mojifilamen yang mengandung Anti UV (Ultra Violet) dan Anti Oksidan (Soesetyo,
2012).

Gambar Penggunaan Paranet berwarna


Putih pada tanaman Cabai
Moekasan dan Prabaningrum (2011
dalam Soesetyo,2012) melaporkan
usaha tani cabai merah di dalam
naungan yang dilakukan di daerah
brebes (5m dpl) , Jawa Tengah dapat
menekan penggunaan pestisida lebih
dari 95% dengan hasil panen lebih dari
9 kali lebih tinggi dibanding cabai
merah di lahan terbuka.

Keuntungan menggunakan Shading Net :


1. Intensitas cahaya matahari berkurang sebesar 30-40%;
2. Kelembaban udara di sekitar tajuk lebih stabil (60-70%);
3. Laju evapotranspirasi berkurang;
4. Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi
tanaman;
5. Produksi lebih tinggi;
6. Penggunaan pestisida sintetik dapat ditekan.

DAFTAR PUSTAKA
Susetyo, Hendry Puguh. 2012. Shading Net. Sarana Pengendali Preventif OPT pada
Tanaman Cabai Tabloid Sinar Tani. Edisi 14-20.