Anda di halaman 1dari 22

Sanitasi Daging Ayam

Abdul Aziz Arrahman133020350


Yeyen Nurul
133020356
Khodijah Qurrota A. 133020359
Doris Paskalia
133020361
Feblia Dara
133020367

Daging

Dagingadalahotothewan yang tersusun dari serat-serat


yang sangat kecil, masing-masing berupa sel memanjang
yang disatukan oleh jaringan ikat,membentuk berkasikatan
yang pada kebanyakan daging jelas kelihatan lemak
pembuluh darah dan urat syaraf. Bila potongan daging
diamatisecaratelitimakatampakdenganjelasbahwadaging
terdiri atas tenunan yang terdiri atas air, protein, tenunan
lemakdanpotongantulang.

Patogen Umum Pada


Daging
Ayam

Salmonella, dapatditemukandidalamususternak,unggas,kucing,danbanyak
hewanlainnya.Salmonella enteritidis, salahsatudiantaralebihdari2000jenis
bakteriSalmonella, secarakhususberkaitandenganunggasdantelur.
Staphylococcus aureus terdapatpadakulitayam;namun,bakteriinijuga
terdapatpadatanganmanusia,dalamsaluranhidung,ataudalamkerongkongan.
Pemasakanyangbenarakanmembunuhbakteriini,namunbakteriinijugadapat
ditemukandalammakananyangdibuatdengantangan,misalnyasaladayam.

Campylobacter jejuni ;penyakitdiarepadamanusiaseringkalidisebabkanoleh


bakteriini.Infeksinyadapatdikurangidenganmencegahkontaminasisilangdan
memasakmakanandenganbenar.

Tempat Penanganan
Unggas

Biosekuriti

Rumah Pemotongan Unggas Skala Kecil

Biosekuriti

Praktek Higiene dan Sanitasi


Memisahkan antara area kotor dan
area bersih

Hindari kontak langsung dengan


lantai pada saat penyembelihan
dan penanganan daging unggas.

Menggunakan peralatan yang terpisah


antara area kotor dan area bersih
untuk menangani produk

Merendam karkas unggas yang telah


bersih dengan air dingin pada suhu 8*C
dengan cara ditambahkan es dengan
klorin.

Melakukan pembersihan menyeluruh


setiap selesai proses pemotongan
seperti peralatan, meja dan lantai.

Menerapkan Hygine
Personal

Personal Hygine

Persyaratan Hygine berlaku untuk


semua orang yang terlibat dalam
proses hewan hidup dan atau daging.

Orang yang menangani produk harus


sehat dan tidak memiliki penyakit
kulit atau saluran pernapasan

Tempat Penjajaan

Solusi??

Karyawan sakit tidak boleh bekerja


Luka kecil harus ditangani dan dibalut, sediakan
P3K
Memelihara kebersihan pribadi: pakaian, tutup
kepala
Kesehatan harus diperiksa secara periodik
Harus selalu menggunakan pakaian kerja,
penutup kepala yang sempurna, sarung tangan,
sepatu, penutup mulut( masker)
Biasakan mencuci tangan dengan sabun

Sanitasi Ruang
Produksi

Sanitasi ruang produksi dapat menggunakan alat


pembersih untuk membersihkan debu dsb. Dan
juga detergen (pembersih disesuaikan dengan
objeknya).

Pembersihan Alat-alat dan bahan yang digunakan

Dapat digunakan detergent sebagai bahan


pembersihnya. Bahan detergent yang mampu
menghilangkan kotoran lemak dan protein
secara efektif adalah Maxifoam C100, dengan
dosis pemakaian 1 : 20 pada peralatan.
Dalam tahapan sanitasi gunakan Antibac yang
merupakan ikatan rangkap QAC, Ikatan
rangkap QAC jauh lebih efektif dibandingkan
QAC biasa. QAC (Quaternary Ammonium
Sanitizer)

Untuk mengatasi kontaminasi


microbial dari lantai ruang produksi
dapat menggunakan Antibac, efect
antimicrobial coating akan membantu
mencegah kontaminasi.
Selanjutnya untuk sanitasi udara
dapat menggunakan Hydroxide
dengan dosis 8 ml/Liter. Hydroxide
mampu melisiskan (menghancurkan)
dinding bacteria dan virus secara
efektif.

TERIMA KASIH