Anda di halaman 1dari 5

1

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PEKERJAAN : MASTERPLAN PENGEMBANGAN PASAR DAERAH (MPPD)
1. LATAR BELAKANG

Dalam Peraturan Presiden RI Nomor 112 Tahun


2007 tentang penataan dan pembinaan pasar
tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern
dan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor
53/M-DAG/PER/12/2008 tahun 2008 tentang
pedoman penataan dan pembinaan pasar
tradisional, pusat perbelanjaan dan toko
modern.
Fungsi penting pasar yang tak dapat digantikan
begitu saja oleh pasar modern. Setidaknya, ada
empat fungsi ekonomi yang sejauh ini
1. Pertama,
pasar
tradisional
merupakan
tempat dimana masyarakat berbagai lapisan
memperoleh barang
2. tempat yang relative lebih bisa diakses oleh
sebagian besar pedagang yang bermodal
kecil.
3. Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat
retribusi
4. Akumulasi aktivitas jual beli di pasar
merupakan factor penting dalam perhitungan
pertumbuhan ekonomi
Secara umum dapat diidentifikasi beberapa
hambatan dan tantangan yang dihadapi antara
lain :
permasalahan umum yang dihadapi pasar
tradisional adalah sebagai berikut :
1. Banyaknya
pedagang
yang
belum
tertampung di dalam pasar.
2. Stigma pasar tradisional yang mempunyai
kesan kumuh.
3. Barang
dagangan
makanan
siap
saji
mempunyai kesan kurang higienis.
4. Pasar moderen yang banyak tumbuh dan
berkembang merupakan pesaing serius pasar
tradisional.
5. Rendahnya kesadaran pedagang untuk
mengembangkan usahanya dan menempati
tempat yang sudah ditentukan.
6. Banyaknya pasar yang tidak beroperasi
secara maksimal, karena adanya pesaing
pasar lain sehingga perlu pemanfaatan lokasi
secara efektif.
7. Masih rendahnya kesadaran pedagang dalam
membayar retribusi.
8. Masih adanya pasar yang beroperasi hanya
pada hari pasaran.

9. Penegakan peraturan dan pengenaan sanksi


yang tegas bagi yang melanggar belum
diterapkan dengan baik.

5. MAKSUD DAN
TUJUAN

6. TARGET/SASARAN

7. NAMA
ORGANISASI
PENGADAAN
BARANG/JASA

a. Maksud
Maksud
kerangka acuan kerja ini adalah
sebagai
arahan
dalam
penyusunan
Masterplan Pengembangan Pasar Daerah
Kabupaten Probolinggo Tahun 2013.
b. Tujuan
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan
menyusun perencanaan jangka menengah
pengembangan di Kabupaten Probolinggo.
Secara rinci, adalah untuk mengetahui
beberapa hal sebagai berikut:
1) Teridentifikasinya permasalahan terkait
pengembangan
pasar
daerah
di
Kabupaten Probolinggo ;
2) Tersusunnya rancangan pengembangan
pasar daerah sesuai dengan potensi yang
ada ;
3) Tersusunnya
rancangan
strategi
pengembangan pasar daerah dengan
muatan visi, misi , strategi, dan indikasi
program
dengan
skala
program
pembangunan jangka menengah yang
dijabarkan
dalam
kegiatan
tahunan
selama 5 (lima) tahun 2014-2018.
Tersusunnya Dokumen pengembangan pasar
daerah dalam jangka menengah yang
dijabarkan melalui kegiatan tahunan selama 5
tahun (2014-2018) di Kabupaten Probolinggo.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Probolinggo

8. SUMBER
DANA a. Dana yang diperlukan untuk pengadaan
jasa konsultansi MPPD diperoleh dari DAUDAN
PERKIRAAN
BIAYA
APBD
Kabupaten
Probolinggo
Tahun

Anggaran 2013.
b. Perkiraan biaya yang diperlukan MPPD
sejumlah Rp.
94.943.000,00 (Sembilan Puluh Empat Juta
Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Ribu
Rupiah).
9. RUANG LINGKUP
a. Ruang lingkup pekerjaan/pengadaan jasa
konsultansi
MPPD
adalah
menganalisis
PENGADAAN/LOKA
SI DAN DATA DAN
permasalan
pasar tradisional, faktor

FASILITAS
PENUNJANG

pendukung dan upaya pengembangan pasar


daerah di Kabupaten Probolinggo.
b. Data
sekunder
dan
hasil
penelitian
sebelumnya.

10. PRODUK YANG


DIHASILKAN

Hasil /produk yang akan dihasilkan dari


pengadaan jasa konsultansi MPPD adalah
berupa rencana pengembangan pasar daerah

11. WAKTU
PELAKSANAAN
YANG
DIPERLUKAN

Waktu
yang
diperlukan
untuk
pelaksanaan/pengadaan jasa konsultansi 4
(Empat) bulan sejak SPK ditandatangani.

12. TENAGA YANG


DIBUTUHKAN

Tenaga ahli yang dibutuhkan meliputi :


a. Team Leader :
Sarjana Strata 2 Ekonomi yang memiliki
pengalaman
kajian
bidang
ekonomi
minimal 5 tahun
b. Ahli Teknik Sipil
:
Sarjana Teknik Sipil, pengalaman kajian
sejenis minimal 3 tahun dan memiliki
Sertifikat Keahlian.
c. Ahli perencana wilayah :
Sarjana perencana wilayah, pengalaman
kajian sejenis minimal 3 tahun
dan
memiliki Sertifikat Keahlian
d. Ahli Sosial :
Sarjana Sosial, pengalaman kajian sejenis
minimal 3 tahun

Tenaga Pendukung yang dibutuhkan


meliputi :
a. Surveyor :
Memiliki pengalaman melalkukan survey
kajian bidang ekonomi.
13. SPESIFIKASI
TEKNIS

Penyajian dimaksud merupakan penyajian


buku dengan ketentuan sebagai berikut ;
a. Pengetikan isi buku 2 (dua) spasi
dengan mengunakan kertas HVS
polos;
b. Sampul
buku
menggunakan
kertas tebal dan kualitas dengan
tulisan huruf berwarna putih;
c. Jumlah buku dan penggunaan
kertas :
Laporan Pendahuluan dengan
ukuran A4

Jumlah buku
: 15
(lima
belas)
eksemplar.
Laporan Kemajuan dengan
ukuran A4
- Jumlah buku
: 15
(lima
belas)
eksemplar
Laporan Akhir dengan ukuran
A4
- Jumlah buku
: 20
(dua
puluh)
eksemplar.
Laporan yang harus dipenuhi, meliputi :
1) Laporan
Pendahuluan,
sekurangkurangnya memuat kajian kebijakan,
inventarisasi/hasil survey obyek kajian
yang
berisi
data
eksisting
serta
mengemukakan rencana kerja secara
rinci, dengan muatan :
Bab I PENDAHULUAN
Memuat latar belakang, tujuan,
manfaat, ruang lingkup waktu dan
lokasi penelitiandan gambaran
umum lokasi penelitian.
Bab II KONSEP DAN DEFINISI
Memuat
review
peraturan,
literatur/kajian sebelumnya.
Bab III METODOLOGI PENYUSUNAN
Memuat model/rancangan kajian
antara lain:
a) Rancangan
output
sebagaimana
tertulis
pada
uraian produk yang dihasilkan.
b) Metode pengumpulan datadan
kuesioner yang akan dipakai
2) Laporan Kemajuan, sekurang-kurangnya
memuat data existing obyek kajian, yang
sekurang-kurangnya memuat :
a) Kajian
Kebijakan
Pengembangan/
Pengelolaan Pasar.
b) Gambaran Umum lokasi penelitian
c) Data eksisting lokasi pasar, status
tanah, luas pasar, pengelola pasar,
koperasi pasar, jumlah pedagang,
kondisi sarana pasar (Listrik, air,
sanitasi, limbah, MCK dll) yang
disajikan dalam bentuk narasi, tabel,
grafik, diagram.
d) Karakteristik sosial dan ekonomi obyek
penelitian
-

14. LAPORAN
KEMAJUAN

3) Laporan akhir, berupa rancangan yang


berisikan uraian yang dilengkapi dengan
tabel, grafik, diagram dan sebagainya
yang dihimpun dari hasil analisis data
yang diperoleh dari berbagai instansi/
pasar
dengan
sekurang-kurangnya
memuat:
a) Kajian/analisis ekonomi, fisik pasar,
dan
budaya/perilaku
dalam
hubungannya dengan pengembangan
pasar daerah.
b) Forecast/proyeksi jumlah penduduk,
pertumbuhan tenaga kerja, exportimport, produksi barang dan jasa,
pertumbuhan ekonomi, kebutuhan dan
juga degradasi serta inflasi 5 tahun ke
depan;
c) Penentuan
visi,
misi,
strategi,
kebijakan,
program
dan
indikasi
kegiatan
yang
mendukung
pengembangan
pasar,
dengan
memperhatikan Aspek Ekonomi dan
potensi
daerah,
SDM/Manajemen,
Sosial, Teknis/fisik pasar
d) Rencana
sebaran pengembangan
pasar yang terbagi dalam beberapa
orde pengembangan dengan mengacu
proyeksi perkembangan wilayah.
e) Rencana pengembangan fisik pasar
dan pengelola pasar.