Anda di halaman 1dari 34

LAPORAN JAGA COASS OBSGYN

Jaga Senin, 25 Februari 2012

Daftar Pasien Masuk


N0

Identitas

Diagnosis

Keterangan

Ny. NH (32 th)


G2P1A0,

Sekundigravida hamil postdate


41+5 minggu dp kala I fase aktif
dengan hipertensi gestasional

Persalinan
pervaginam

Ny. AP (34 th)


G2P1A0,

Presbo KPD 13 jam pada


sekundigravida hamil aterm bpd+
riwayat SC

Usul re-SCTPem

Ny. NC (25 th)


G3P1A1

Abortus imminens

- Bedrest total
- Cek lab
lengkap
- Asam folat
1x400 mg

Ny. NK (29 th)


G3P2A0,

Missed abortion dengan anemia


(8,4) + riwayat SC 2 tahun lalu

- Mondok
bangsal
- Transfusi
darah s/d Hb
10 gr%
- Usul kuretase

No. Identitas

Diagnosis

Keterangan

5.

Ny. HY (30 th)


G1P0A0

Abortus inkomplet + riwayat SC


3,5 tahun lalu

Mondok bangsal
usul kuret

6.

Ny. EV (22 th)


G1P0A0

RPD 16 jam pada primigravida


hamil aterm bpd

- Persalinan
pervaginam
- Usul induksi
oksitosin

7.

Ny. MY (36 th)


G5P4A0

Multigravida hamil postdate


bpd

Persalinan
pervaginam

LAPORAN KASUS

A. Identitas Pasien

Nama
Umur
Alamat
Pekerjaan
Tgl Masuk
Tgl Pemeriksaan

: Ny. NK
: 29 th
: Sukoharjo
: Ibu Rumah Tangga
: 25 Februari 2013
: 25 Februari 2013

B. Keluhan Utama
Perdarahan jalan lahir

C. Riwayat Penyakit Sekarang

D. Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat DM
Riwayat hipertensi
Riwayat asma
Riwayat sakit jantung
Riwayat alergi

: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal

E. Riwayat Haid
Menarche
Lama Haid
Siklus haid

: 11 tahun
: 6-7 hari
: 28 hari

F. Riwayat Perkawinan
Pasien menikah 1x, selama 8 tahun

G. Riwayat KB
-

II. Pemeriksaan Fisik


Keadaan Umum : Baik, compos mentis, gizi
kesan cukup
Tanda Vital
Takanan Darah
: 110/70 mmHg
Frek. Napas
: 20 x/menit
Nadi
: 82x/menit
Suhu
: 36,6 0C

Mata: Konjungtiva anemis (+/+), sklera ikterik


(-/-)
Thorax: Cor/Pulmo dbn
Abdomen: Supel, NT (-), TFU tak teraba, massa
tak teraba
Gen:
Insp: V/U tenang, dinding vagina dbn, portio
utuh, OUE tertutup, darah (+), discharge (-)
VT: VU tenang, CU sebesar telur bebek, Slinger
pain (-), A/P kanan-kiri dbn, darah (+),
discharge (-)

III. LABORATORIUM DAN PEMERIKSAAN PENUNJANG

Hb
Hct
AE
AL
AT
Gol. Darah
PT
APTT
GDS
Ureum
Kreatinin
Natrium
Kalium
Klorida
HbsAg
PP Test

: 8,4 g/dl
: 28 %
: 3,25 juta/UL
: 7,8 ribu/UL
:224 ribu/UL
:O
: 15,5 detik
: 21,7detik
: 125 mg/dl
: 22 mg/dl
: 0,6 mg/dl
: 135 mmol/L
: 3,6 mmol/L
: 105 mmol/L
: Reaktif
: Negatif

USG (25 Februari 2013)


VU terisi cukup , tampak uterus membesar,
tampak gambaran hiperechoic intrauterine
reguler kesan jaringan , A/P kanan-kiri dbn

Kesimpulan
G3P2A0, 29th, uk 17 minggu, datang sendiri
dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir.
Dari pemeriksaan abdomen didapatkan Supel, NT
(-), TFU tak teraba, massa tak teraba
Insp: V/U tenang, dinding vagina dbn, portio
utuh, OUE tertutup, darah (+), discharge (-)
VT: VU tenang, CU sebesar telur bebek, Slinger
pain (-), A/P kanan-kiri dbn, darah (+),
discharge (-)
Pemeriksaan penunjang didapatkan Hb 8,4 g/dL

Diagnosis
Missed abortion dengan anemia (8,4) dengan
riwayat SC 2 tahun lalu

Terapi

Mondok bangsal
Cek lab lengkap
Perbaikan KU transfusi darah s/d Hb 10 gr%
Usul dilakukan kuretase
Usul dilakukan pemeriksaan staf bangsal

Abortus

Abortus
Definisi :
Perdarahan dari uterus yang disertai dengan keluarnya
sebagian atau seluruh hasil konsepsi sebelum pada usia
kehamilan < 20 minggu dan atau Berat < 500gr
Patofisiologi :
Pada awal abortus terjadi perdarahan dalam desidua
basalis + nekrosis jaringan sekitarnya hasil konsepsi
terlepas sebagian atau seluruhnya (benda asing dalam
uterus) uterus berkontraksi untuk mengeluarkannya.

Korelasi Abortus dengan Usia Kehamilan


Pada kehamilan < 8 Mg
Hasil konsepsi biasanya dikeluarkan seluruhnya, karena villi koriales
belum menembus desidua secara dalam.
Pada kehamilan 8-14 Mg
Villi koriales menembus desidua lebih dalam, sehingga plasenta
tidak dilepaskan sempurna banyak perdarahan.
Pada kehamilan > 14 Mg
Yang dikeluarkan setelah ketuban pecah adalah janin, disusul
plasenta, jika lengkap perdarahan tidak banyak .

Diagnosa dan Penanganan

Perdarahan pervaginam, setelah mengalami


terlambat haid pada wanita usia reproduksi.
Tes kehamilan positif

Prinsip Penatalaksanaan perdarahan per vaginam pada usia


kehamilan muda :
1. JANGAN LANGSUNG LAKUKAN KURETASE !!!
2. Tentukan keadaan janin, mati atau hidup. Bila memungkinkan
periksa dengan USG.
3. Beta HCG masih dapat positif walaupun janin sudah mati

Indikasi Abortus Medisinalis


Gangguan kesehatan yang sangat mengancam
keselamatan ibu
Kehamilan akibat perkosaan atau incest
Dipastikan terjadi cacat berat pada janin
(severe physical deformities) atau retardasi
mental

Indikasi dan Frekuensi Abortus Buatan


ABORTUS TERAPETIK
Indikasi dan frekuensi
Gawatdarurat
25.0%
Alasan medis
12.0%

Atas permintaan
40.0%

Aspek sosial
23.0%

Sumber: Van Look & von Hertzen, 1990

Pikirkan terjadinya abortus:


Bila seorang wanita usia reproduksi datang
dengan gejala sebagai berikut:
terlambat haid
perdarahan per vaginam
spasme atau nyeri perut bawah
keluarnya massa kehamilan/konsepsi

Jenis dan Derajat Abortus Spontan


Abortus Iminens
Abortus Insipiens
Abortus Inkomplit
Abortus Komplit
Retensi Embrio (Missed Abortion)

Abortus Imminens
Peristiwa perdarahan dari uterus pada kehamilan < 20
minggu, hasil konsepsi masih dalam uterus, tanpa
adanya dilatasi serviks.
Gejala
perdarahan dari OUE, mules sedikit/(-), besar uterus =
usia gestasi, OUI tertutup, tes kehamilan positif.
Penanganan :
Bedrest
USG janin hidup / mati
Progesteron ??
Prognosa tergantung macam & lamanya perdarahan.
Prognosa kurang baik jika perdarahan lama, disertai
mules dan pendataran serta pembukaan serviks.

Abortus Insipien
Peristiwa perdarahan uterus pada kehamilan < 20
minggu, dengan dilatasi serviks uteri yang meningkat,
hasil konsepsi masih dalam uterus.
Gejala :
Mules sering & kuat, perdarahan bertambah banyak.
Penanganan
Penanganan : pengeluaran hasil konsepsi bisa dengan
kuret vakum atau cunam ovum, disusul dengan kerokan.
Pada kehamilan > 12 MG, perdarahan tidak banyak,
bahaya perforasi > besar Infus oksitosin.
Bila janin sudah keluar, plasenta tertinggal
pengeluaran plasenta secara digital kerokan.

Abortus Inkompletus
Pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan <
20 minggu, dengan sisa yang tertinggal dalam uterus.
Diagnosis
Kanalis servikalis terbuka, teraba, jaringan dapat teraba
dalam kavum uteri/ menonjol dari OUE, perdarahan
bisa banyak sekali, tak akan berhenti sebelum sisa
konsepsi dikeluarkan syok.
Terapi
Penanganan syok infus NaCl/RLtransfusi
kerokan ergometrin im

Abortus Kompletus
Semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan.
Gejala
Perdarahan sedikit, ostium uteri eksternum
terutup, uterus mengecil.
Penanganan
Bila anemis Sulfas Ferrosus.

Missed Abortion
Kematian janin < 20 Mg, tapi tidak dikeluarkan selama 8
Mg.
Etiologi ??, diduga Hormon progesteron
Gejala
Diawali dengan abortus imminens yang kemudian
menghilang spontan atau setelah terapi.
Gejala subyektif kehamilan menghilang, mammae
mengendor, uterus mengecil, tes kehamilan (-). Sering
disertai gangguan pembekuan darah karena
hipofibrinogenemia.
Terapi
Tergantung KU & kadar fibrinogen serta psikis os. Jika < 12
Mg DC, jika > 12 Mg infus oksitosin 10 IU/D5 500 cc
atau Prostagalndin E

Abortus Habitualis
Abortus spontan yang terjadi 2x berturut-turut (0,41%,
Bishop)
Etiologi :
Abortus spontan, imunologik/ kegagalan reaksi terhadap
antigen.
Penanganan :
Anamnesa lengkap, pemeriksaan golongan darah suami
& istri, inkompatibilitas darah, pemeriksaan VDRL,
TTGO, pemeriksaan Kromosom & mikoplasma.
Pada Trimester 2 inkompeten serviks cerclage
Tatalaksana tergantung etiologi

Abortus Infeksiosus / Abortus Septik


Abortus infeksiosus : abortus yang disertai infeksi
traktus Genitalia.
Abortus septik : abortus infeksiosus berat disertai
penyebaran kuman atau toksin ke dalam peredaran
darah atau peritoneum.
Gejala :
Terjadi abortus disertai tanda infeksi : demam,
takikardi, perdarahan pervaginam berbau, uterus
membesar, lembek, nyeri tekan, lekositosis. Bila sepsis
demam , menggigil, Tekanan Darah .
Penanganan ; infus transfusi, Antibiotik. Kuretase
dilakukan dalam 6 jam

Tabel 4-3
DERAJAT ABORTUS
Diagnosi
s

Perdarahan

Serviks

Besar
uterus

Abortus
iminens

Sedikit
sedang

Tertutup
Lunak

Sesuai
usia
kehamilan

Abortus
insipien
s

Sedang
banyak

Terbuka
Lunak

Sesuai
atau
lebih kecil

Abortus
inkompl
it

Sedikit
banyak

Terbuka
Lunak

usia
kehamilan

Abortus
komplit

Sedikit
tidak ada

Tertutup
Lunak

usia
kehamilan

Gejala lain

Pt positif
Kram ringan
Uterus lunak

Kram sedang/kuat
Uterus lunak

Kram kuat
. Keluar jaringan
Uterus lunak

Sedikit/tanpa
kram
massa kehamilan
(+/-)
Uterus agak
kenyal

Terima Kasih