Anda di halaman 1dari 24

9.

Asuhan Keperawatan
FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA
A. Data Dasar Keluarga
1. Nama KK

: Tn. D

2. Alamat

: Jati Negara

3. Usia

: 34 Tahun

4. Pendidikan

: S1

5. Pekerjaan

: Karyawan Swasta

6. Komposisi Anggota Keluarga Tn. D


No

Nama

JK

Tn. D

2
3
4
5

Ny. T
An. K
An. A
An. An

P
P
P
L

Hub. dg

Umur

Agama

Pendidikan

Pekerjaan

Suami

34 Thn

Islam

S1

Karyawan

Istri
Anak
Anak
Anak

31 Thn
2 Thn
7 Bln
7 Bln

Islam
Islam
Islam
Islam

S1
-

IRT
-

KK

7. Genogram
17 | P a g e

34
4
2
tahu
n

3
1
7
bln

7 bln

Keterangan Genogram :
: Laki-laki

: garis pernikahan

: Perempuan

: garis keturunan

: Meninggal

: tinggal serumah

: Klien
8. Tipe Keluarga
Keluarga Tn. D adalah keluarga inti yaitu suatu rumah tangga yang terdiri dari suami,
istri dan anak.
9. Suku Bangsa
Tn. D berasal dari sunda dan Ibu T berasal dari Jawa. Tn. D berasal dari Bandung dan
Ibu T berasal dari Salatiga. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa
Indonesia.
10. Agama
Keluarga Tn.D beragama Islam dan menjalankan ajaran agama sebagaimana
mestinya. Ny. T sering menghadiri pengajian yang diadakan di masjid setempat.
11. Status Sosial Ekonomi Keluarga
18 | P a g e

Penghasilan keluarga setiap bulannya didapatkan dari gaji yang diterima Tn. D
sebesar >Rp.2.000.000. Semua kebutuhan keluarga dapat tercukupi dari penghasilan
Tn. D. Pengaturan keuangan keluarga sendiri diserahkan kepada Ibu T. Keluarga
mempunyai tabungan dalam bentuk uang yang disimpan di bank. Penghasilan hanya
dari Bpk. D dan tidak ada bantuan dari pihak lain.
12. Aktivitas Rekreasi Keluarga atau Waktu Luang
Waktu luang Tn. D digunakan untuk beristirahat seperti tidur dan menonton TV. Pada
saat di rumah Bpk. D sering berinteraksi dengan anak-anaknya. Ibu T menggunakan
waktu luangnya juga dengan menonton televisi dan beristirahat. Jika ada waktu
senggang Bpk. D mengajak keluarga terkadang pergi ke mall dan ke pasar malam
dekat rumah.
13. Riwayat dan Tahap perkembangan keluarga
Tahap perkembangan keluarga dengan balita saat ini adalah keluarga menstimulus
perkembangan anak dengan cara mengajak bermain sesuai dengan tumbuh kembang
anak.
14. Tugas-tugas perkembangan yang belum terpenuhi sesuai dengan tahap
perkembangan saat ini adalah :
Saat ini perkembangan sesuai dengan perkembangan anak sesuai usianya
15. Riwayat keluarga inti
Tn. D dan Ibu T sebelum menikah mereka berpacaran. Setelah menikah Ibu T
langsung dibawa ke tanjung priuk dan tinggal menempati rumah orang tua Tn D.
setelah 2 tahun menikah, mereka mempunyai anak. Pada tahun 2011, mereka pindah
ke rumah sendiri di daerah jatinegara kaum. Ibu T melahirkan ke-3 anaknya di
jatinegara kaum.
16. Riwayat Keluarga sebelumnya
Kedua orangtua Tn. D sudah meninggal dunia pada tahun 2007 karena sakit.
Sedangkan ibu dari ibu T sudah meninggal saat ibu T menginjak usia dewasa. Bapak
ibu T saat ini tinggal di daerah salatiga (jawa tengah).

19 | P a g e

B. LINGKUNGAN
1. Karakteristik Perumahan
Rumah yang saat ini ditempati keluarga Tn. D adalah milik sendiri, bentuk bangunan
rumah permanen luas bangunan 4x10 m2. Atap rumah berupa genting. Ventilasi udara
ada dan <10 % luas tanah dan pencahayaan cukup. Untuk penerangan sehari-hari
keluarga Tn. D menggunakan listrik. Lantai menggunakan keramik, keadaan rumah
sendiri cukup bersih . Di depan rumah keluarga Tn. D tidak memiliki halaman, hanya
ada sedikit teras. Tidak tampak tanaman hias yang ditanam di rumah. Keadaan rumah
secara umum

cukup bersih dan terlihat barang-barang

tidak diletakan pada

tempatnya. Rumah keluarga Tn. D tidak memiliki pagar dan berhadapan langsung
dengan tembok pembatas, tetapi bukan jalan utama.
2. Denah rumah
4 meter
KM

Dapur

kamar
kosong

Ruang Keluarga

Ruang Tidur
10 meter

Ruang Tamu

Teras rumah
3. Pengelolaan Sampah
Keluarga memiliki tempat pembuangan sampah yang bersifat terbuka, setiap 2 kali
dalam seminggu sampah diangkut oleh petugas kebersihan.

4.

Sumber Air
20 | P a g e

Sumber air yang digunakan keluarga adalah PAM dan minum dengan menggunakan
air isi ulang.
5. Jamban Keluarga
Keluarga Tn. D menggunakan WC sendiri dan jenis jamban nya cemplung (WC
jongkok). Dan jarak antara sumber air dengan tempat penampungan tinja <10 m.
6. Pembuangan air limbah
Keluarga mempunyai saluran pembuangan air limbah bersifat cukup lancar dan
langsung mengalir ke kali.
7. Fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan
Di lingkungan rumah keluarga Tn. D terdapat perkumpulan sosial seperti pengajian,
arisan RT, arisan RW, dan fasilitas kesehatan seperti posyandu, dan puskesmas.
Keluarga Tn. D menggunakan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan
rumahnya berupa puskemas jika anggota keluarga sedang sakit.
8. Karakteristik tetangga dan komunitas
Lingkungan tempat tinggal keluarga Tn.D adalah pinggiran kota Jakarta yang
merupakan daerah pemukiman

yang padat penduduknya. Sebagian besar

penduduknya merupakan kaum pendatang, penduduk asli yang merupakan suku


Betawi sudah mulai sedikit jumlahnya. Keadaan jalan di lingkungan tempat tinggal
kurang baik dan susah diakses, hanya motor yang dapet melewati jalan tersebut.
Secara umum lingkungan di sekitar rumah juga cukup bersih. Di sekitar rumah
terdapat kali dan akses rel kereta api dan jalan raya. Kesejangan ekonomi terlihat dari
kodisi rumah serta kepemilikan kendaraan. Pelayanan kesehatan seperti Puskesmas
mudah diakses. Pasar dan juga sekolah TK, PAUD, SD/MI,SMP, SMA bahkan mudah
untuk diakses dan keadaannya cukup baik. Musholla dan masjid juga sangat dekat
karena berada di lingkungan RW.
9. Mobilitas Geografis Keluarga
Keluarga sudah 5 tahun tinggal di lingkungan RW 08 jatinegara kaum, sebelumnya
keluarga tinggal di tanjung priuk jakarta utara.

21 | P a g e

10. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat

Tn. D dan Ibu T mengikuti kegiatan arisan di lingkungan RW 08 yang dilaksanakan 1


bulan sekali.
11. Sistem Pendukung atau Jaringan Sosial Keluarga:
Hubungan keluarga dengan masyarakat cukup baik. Keluarga juga memiliki asuransi
kesehatan dan tabungan yang didapat dari fasilitas pekerjaan Tn. D, sehingga kalau
ada anggota keluarga yang sakit keluarga Tn. D tidak terlalu mendapatkan masalah.
C. STRUKTUR KELUARGA
1.

Pola-Pola Komunikasi
Tn. D sering berkomunikasi dengan anak-anaknya. Dan Ibu T yang lebih sering
berkomunikasi dengan anak-anaknya dan mengatur semua urusan yang ada di rumah.
Ibu T mengatakan sering banyak kontak dengan anak.

2.

Struktur Kekuatan
Menurut Ibu T dirinya lebih dekat dengan anak-anaknya karena memiliki waktu lebih
banyak untuk dekat dengan anak-anak. Ibu T mengatur semua kebutuhan keluarga dan
mengelola keuangan.

3.

Struktur Peran
Bpk. D berperan sebagai kepala keluarga, pencari nafkah utama. Ibu T berperan
sebagai pengatur kebutuhan keluarga, mendidik, merawat dan melindungi anak. An.K
berperan sebagai anak pertama yang sering mengajak bermain adik-adiknya. An. A
dan An

4.

Nilai dan Norma Budaya


Nilai-nilai yang dianut oleh keluarga adalah nilai-nilai agama Islam dan budaya dari
daerah bandung dan salatiga.

D. FUNGSI KELUARGA
22 | P a g e

1. Fungsi Afektif
Keluarga Tn. D dan Ibu T saling berkomunikasi dengan baik, saling menyayangi dan
mengharga satu sama laini. Tn. D dan ibu T selalu memberikan perhatian dan kasih
sayang kepada anak-anakny. Walaupun Tn. D sibuk bekerja, namun Tn. D masih
meluangkan waktu untuk bermain, dan bercanda bersama. Sedangkan Ibu T tampak
kesulitan untuk merawat Ke-3 anaknya yang jarak usianya terlalu dekat sehingga
penampilan anaknya kurang terlihat rapi dan bersih.
2. Fungsi Sosialisasi
Ibu T mengatakan bahwa sosialisasi antara dirinya dan lingkungan dirasakan sangat
kurang, menurutnya dirinya tidak memiliki cukup waktu untuk ngobrol-ngobrol atau
berinteraksi dengan tetangga sekitar rumahnya dikarenakan sibuk mengurus anakanak yang usianya masih belia. Tn.D jarang kumpul-kumpul dengan tetangga karena
tidak memiliki cukup waktu dikarenakan setiap harinya bekerja.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
Keluarga meyakini bahwa

kesehatan adalah hal yang terpenting. Ibu T selalu

membawa keluarganya ke puskesmas jika memamng ada yang mengeluh sakit. Ibu T
selalu membeli makanan di warung dan m,embeli nasi tim siap saji untuk buah
hatinya. Ibu T tidak sempat memasak karena terlalu repot dengan anak-anaknya.
Seluruh anggota keluarga Tn.D selalu memanfaatkan waktu siang hari setelah
beraktifitas untuk istirahat (tidur siang), malam hari biasanya jam 19.00 WIB rumah
sudah dikunci dan semua anggota keluarga tidur. Tn. D dan ibu T biasa bangun pagi
jam 5, karena jam 05.45 WIB Tn. D harus pergi mengantor.
Keluarga Tn.D tahu bahwa olahraga sangat penting untuk kesehatan, tetapi keluarga
tidak melakukan olahraga secara rutin. Rekreasi yang sering dilakukan adalah jalanjalan ke mal dan pasar malam dekat rumah.
E. KOPING KELUARGA
1.

Stresor-stresor (baik jangka pendek mau-pun jangka panjang)


Ibu T mengatakan saat ini ia sedang sedih karena sikembar sedang diare, tetapi
sekarang sumah mulai mendingan.

2. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Situasi Stressor


23 | P a g e

Masalah-masalah yang ada dalam keluarga akan diselesaikan secara musyawarah,


keputusan selalu diambil secara bersamaan. Ibu T mengatakan ia selalu bersyukur
pada Allah SWT, karena telah mendapatkan nikmat yang banyak dari Nya sehingga
dengan

kekuatan

itu

dirinya

dan

suaminya

memiliki

kemampuan

untuk

menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.


3. Strategi koping yang digunakan
Saat keluarga sedang ada masalah mereka lebih memilih mendekatkan diri kepada
Allah. Mereka juga selalu berpedoman untuk segera menyelesaikan masalah bersamasama.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Sampai saat ini belum ditemukan adaptasi disfungsional.

F. Pemeriksaan fisik (Head to Toe)


Komponen
Bp. D
Kepala
Rambut dan

Ibu T
Rambut dan

Anak K
Rambut dan

Anak A
Rambut dan

Anak An
Rambut dan

kulit kepala

kulit kepala

kulit kepala

kulit kepala

kulit kepala

bersih, warna

bersih, warna

bersih, warna

bersih, warna

bersih, warna

hitam ikal

hitam, ikal,

hitam,ikal,

hitam,ikal,

hitam,

tebal.

sebahu dan

panjang dan

pendek dan

pendek, tipis.

Distribusi

tebal.

tebal.

tebal.

Distribusi

menye

Distribusi

Distribusi

Distribusi

menyebar

bar rata, tidak

menyebar rata, menyebar rata,

menyebar rata, rata, mudah

mudah dicabut

tidak mudah

tidak mudah

mudah dicabut dicabut

Isokor, bola

dicabut
Isokor, bola

dicabut
Isokor, bola

Isokor, bola

Isokor,

mata dapat

mata dapat

mata dapat

mata dapat

mata

mengikuti arah

mengikuti arah

mengikuti arah

mengikuti

mengikuti

gerakkan

gerakkan

gerakkan

arah gerakkan

arah gerakkan

tangan

tangan

tangan

tangan

tangan

pemeriksa,

pemeriksa,

pemeriksa,

pemeriksa,

pemeriksa,

reaksi cahaya

,reaksi cahaya

reaksi cahaya

reaksi cahaya

reaksi cahaya

+/+,

+/+,

+/+,

+/+,

+/+,

Mata

24 | P a g e

bola
dapat

konjungtiva

konjungtiva

konjungtiva

konjungtiva

konjungtiva

tidak anemis,

tidak anemis,

tidak anemis,

tidak anemis,

tidak anemis,

kornea tidak

kornea tidak

kornea tidak

kornea tidak

kornea

ikhterik.

ikhterik.

ikhterik.

ikhterik.

ikhterik, mata

tidak

tampak
Hidung

Bentuk

Bentuk

Bentuk

cekung.
Bentuk

Bentuk

simetris, warna simetris, warna simetris, warna simetris,


kulit

sama kulit

sama kulit

sama warna

dengan

kulit dengan

kulit dengan

kulit sama

sekitarnya,

sekitarnya,

tidak terdapat tidak


lesi

sekitarnya,

terdapat tidak

atau lesi

kulit warna kulit sa


dengan ma

kulit

terdapat sekitarnya,

atau lesi

hidung lembab

dengan

kulit
sekitarnya,

atau tidak terdapat tidak terdapat

cairan, mukosa cairan, mukosa cairan, mukosa lesi


hidung lembab

simetris,

hidung lembab

atau lesi

cairan,

cairan,

mukosa

mukosa

atau

hidung lembab hidung


Telinga

Daun

telinga Daun

simetris

telinga Daun

telinga Daun

lembab
telinga Daun telinga

kiri simetris

kiri simetris

kiri simetris

kiri simetris

dan

dan

dan

dan

dan

kanan,bersih,

kanan,bersih,

kanan,bersih,

kanan,bersih,

kanan,bersih,

tidak
benjol

ada tidak ada ben tidak


an

ada tidak

ada ti

, jolan , tidak benjolan , tidak benjolan

, dak ada ben

tidak beng kak, beng kak, tidak bengkak , tidak tidak bengkak,
tidak

ada ada

serumen. ada

serumen. Klien Klien

serumen. tidak

dapat Klien

dapat

men

mendengar

dengan baik

dengan baik

dengan baik

Klien

jol

ada an , tidak beng

dapat serumen.

dengar mendengar

kiri

kak, tidak ada


dapat seru

mendengar

men.Klien

dengan baik

dapat
mendengar

Mulut

dengan baik
Bibir simetris, Bibir simetris, Bibir simetris, Bibir simetris, Bibir simetris,
mukosa

mukosa

mukosa

mukosa

mukosa
25 | P a g e

lembab,

lidah lembab,

lidah lembab,

lidah lembab, lidah lembab, lidah

simetris, tidak simetris, tidak simetris

simetris,

ada caries

belum tumbuh belum tumbuh

ada caries

Leher dan Tidak

ada Tidak

Tenggorok

kesulit

an

an

ada Tidak

kesulit

menelan, an

gigi
ada Tidak

kesulit

menelan, an

simetris,
gigi
ada Tidak

kesulit

menelan, an

ada

kesu

menelan, litan menelan,

pem

pem

pem

pem

pembesaran

besaran

besaran

besaran

besaran

kelenjar getah

kelenjar getah kelenjar getah kelenjar getah kelenjar getah bening(-),


bening
(-)

bening
distensi (-)

bening
distensi (-)

bening
distensi (-)

disten
distensi si vena jugula

vena

vena

vena

vena

ris(-),

tidak

jugularis(-),

jugularis(-),

jugularis(-),

jugularis(-),

ada

tanda

tidak ada tanda tidak ada tanda tidak ada tanda tidak
Dada

radang
Simetris,

radang
Simetris,

radang
Simetris,

ada radang

tanda radang
Simetris,

bronkovesikule bronkovesikule bronkovesikule bronkovesikul

Simetris,
bronkovesikul

r, RR:

20X/ r, RR: 20 X/ r, RR: 25 X/ er, RR: 42 X/ er, RR: 41 X/

menit,

bunyi menit,

bunyi menit,

bunyi menit,

bunyi menit,

bunyi

jantung S1, S2 jantung S1, S2 jantung S1, S2 jantung S1, S2 jantung S1, S2
(+), S3, mur- (+), S3, mur- (+), S3, mur- (+), S3, mur- (+), S3, murmur, gallop (-), mur, gallop (-), mur, gallop (-), mur,
Abdomen

gallop mur,

gallop

rhonki (-)
rhonki (-)
rhonki (-)
(-), rhonki (-)
(-), rhonki (-)
Tidak
ada Tidak
ada Tidak
ada Tidak
ada Tidak
ada
nyeri

tekan, nyeri

tekan, nyeri

tekan, nyeri

tekan, nyeri

tekan,

tidak

ada tidak

ada tidak

ada tidak

ada tidak

ada

keluhan

keluhan

keluhan

keluhan

mual,
auskultasi
bising usus 6
x

menit,

turgor
Ekstremita Gerakan
s

terbatas,

tak Gerakan

tak Gerakan

tak Gerakan

menurun
tak Gerakan

terbatas,

terbatas,

terbatas,

terbatas,
26 | P a g e

kulit
tak

bengkak

(-), bengkak

kemerahan (-)
Kulit

Turgor
tanda
(-),

Kuku

(-),

kemerahan (-)

baik, Turgor

bengkak (-), bengkak


kemerahan (-)

baik, Turgor

(-), bengkak

kemerahan (-)

baik, Turgor

radang tanda

radang tanda

radang tanda

sawo (-),

sawo (-),

sawo (-),

kemerahan (-)

baik, Turgor
radang menurun,
sawo tanda

radang

matang, tekstur matang, tekstur matang, tekstur matang,

(-),

halus

matang,

halus

halus

(-),

tekstur halus

Tidak ada yang Tidak ada yang Tidak ada yang Tidak

sawo

tekstur halus
ada Tidak
ada

panjang,

panjang,

panjang,

yang panjang, yang panjang,

terawat

terawat

terawat

terawat

terawat

bersih,sianosis

bersih,sianosis( bersih,sianosis

bersih,sianosis

bersih,sianosis

(-),

pengisian -),

pengisian (-),

pengisian (-), pengisian (-), pengisian

Suhu

kapiler 2 detik
36.8 o C

kapiler 2 detik
37 oC

kapiler 3 detik
36.6 o C

kapiler 3 detik
36.8 o C

kapiler 3 detik
36.6 o C

tubuh
BB
TB
TD

75 Kg
169 cm
120/80 mmHg

53 Kg
160 cm
110/70 mmHg

12 kg
74 cm

7,7 kg
69 cm

7,5 kg
70 cm

H. Harapan Keluarga terhadap Asuhan Keperawatan Keluarga


Keluarga berharap perawat dapat membantu penyelesaian masalah kesehatan yang ada
didalam keluarganya dan membantu memberikan jalan keluar untuk masalah anaknya
terutama An.An dan An.An supaya sembuh dari diare dan memberikan tips bagaimana cara
mencegahnya agar tidak terulang kembali.
ANALISA DATA
DATA KELUARGA

DIAGNOSA KEPERAWATAN

27 | P a g e

Data Subyektif:

Gangguan pola eliminasi : BAB

Ibu T menyatakan bahwa:

tidak teratur pada keluarga Bpk. D

An. Ad (7bulan), sejak 3 hari yang lalu khususnya An. An berhubungan


sering BAB dengan konsistensi cair, dengan ketidakmampuan keluarga
frekuensi 5x sehari, dan berwarna merawat anggota keluarga yang

mengalami diare
coklat
An. An makan bubur tim yang dibeli

diluar
An. An minum susu formula 4x/botol

sehari
An.An tidak mau menyusu dengan ASI

sejak umur 4 bulan


Pola makan An. An :
Pagi hari : bubur tim dan susu.
Siang hari : bubur tim dan susu

Tidak tega melihat An.An BAB terus


menerus dan keadaannya lemas.

Data Objektif :
-

An.An tampak lemas


Mata An.An tampak cekung
Turgor kulit An. An kurang elastic
Auskultasi bisingusus 5x/menit
An.An tampak gelisah dan rewel
BB 7,5 kg TB 70 CM.
BB sebelum sakit 7,8 kg

Data Subyektif :

Kurang pengetahuan pada keluarga

Ibu T mengatakan bahwa :

Bpk. D. terutama ibu T berhubungan

Anaknya sering terserang diare,

dengan ketidakmampuan keluarga

kemudian sembuh setelah diobati

merawat anggota keluarga yang

dengan obat warung


Sudah membawa anaknya

mengalami diare

kepuskesmas, tapi belum ada


-

perubahan
Tidak mengerti tentang perawatan
anak dengan diare

28 | P a g e

Data Obyektif :
-

Ibu T tampak bingung ketika di tanya

tentang perawatan anak tentang diare


Ibu T tampak bertanya-tanya tentang

perawatan diare
Ibu T tampak tidak mengetahui
tentang perawatan anak dengan diare

Skoring
1. Gangguan pola eliminasi : BAB tidak teratur pada keluarga Bpk. D khususnya An. An
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang
mengalami diare
No.
1

Kriteria
Sifat masalah

Bobot
1

Skala : Ancaman

Pembenaran

Nilai
2/3 x 1
=2/3

kesehatan

Bersifat ancaman kesehatan


karena jika tidak segera
ditangani
terjadi

akan

beresiko

kematian

karena

terlalu banyak kehilangan


2

Kemungkinan

1/2 x 2 =1

cairan
Ibu T

hanya

masalah dapat

makanan bubur tim dan

diubah

susu

Skala : Sebagian

sehingga

kepada

masalah
3

Potensial masalah

An.

An

kemungkinan
dapat

di

ubah

sebagian.
3/3 x 1 = 1 Potensial masalah untuk di

untuk dicegah

cegah jika Ibu T dapat

Skala : Tinggi

memberikan makanan yang


bergizi

memberi

Menonjolnya
masalah

1/2 x 1 =
1/2
1

untuk

anaknya

sebanyak 3x sehari
Apabila
ada
anggota
keluarga Tn. D yang sakit,

Skala :

biasanya

hanya

membeli

Ada masalah, tetapi

obat di sekitar rumah dan

tidak perlu di

tidak perlu ke dokter kecuali


29 | P a g e

tangani

dalam 3 hari belum sembuh.

Jumlah

19/6

2. Kurang pengetahuan pada keluarga Bpk. D. terutama ibu T berhubungan dengan


ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang mengalami diare
No.
1

Kriteria
Sifat masalah

Bobot
1

2/3 x 1
=2/3

Skala : Ancaman

Pembenaran

Nilai

kesehatan

Bersifat ancaman kesehatan


karena jika tidak segera di
taambah

pengetahuannya

maka akan beresiko kambuh


2

Kemungkinan

0/2 x 2 =0

untuk diare
Masalah tidak dapat di ubah

masalah dapat

karena Ibu T ingin sekali

diubah

menambah pengetahuannya

Skala : Tidak

agar tidak kambuh lagi

dapat
3

Potensial masalah

1/3 x 1 =
1/3

untuk dicegah
Skala : Rendah

cegah rendah karena Ibu T


bertekat

untuk

kambuh

lagi

tidak
dengan

menambah pengetahuannya
0/2 x 1 = 0 Masalah tidak dirasakan

Menonjolnya
masalah

Potensial masalah untuk di

karena yang penting sudah

Skala :

tau

Masalah tidak

makanan yang sehat untuk

dirasakan

An. An

Jumlah

untuk

memberikan

RUMUSAN DIAGNOSA
1. Gangguan pola eliminasi : BAB tidak teratur pada keluarga Bpk. D khususnya An. An
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang
mengalami diare
30 | P a g e

2. Kurang pengetahuan pada keluarga Bpk. D. terutama ibu T berhubungan dengan


ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang mengalami diare

31 | P a g e

RENCANA KEPERAWATAN
No

Diagnosa

Tujuan

Keperawatan
1

Tujuan

Umum

Kriteria

Khusus

Keluarga
Gangguan pola Setelah

Setelah

eliminasi : BAB dilakukan

pertemuan selama 1

tidak

kali

pada

teratur asuhan
keluarga keperawatan
An diharapkan

berhubungan

diare

dengan

teratasi

ketidakmampua

BAB

keluarga normal

Rencana Tindakan

dilakukan
45

menit

2 diharapkan:

Bpk. D terutama kali pertemuan


An.

Kriteria Evaluasi
Standar

dapat
dan
kembali

1. Keluarga

dapat

mengenal

cara

mencegah

iritasi

pada anus :
a. Menganjurkan
keluarga

Respon

untuk Verbal

Membersihkan

bagian

anus

keluarga

membersihkan bagian

membersihkan

membilasnya

anggota

daerah

sangat penting agar tidak terjadi

keluarga

yang

mengalami diare

dengan benar

dengan

dengan sabun non parfum dan

merawat

anus

a. Diskusikan

dengan

iritasi pada bagian anus

bersih

cara

anus
b. Anjurkan
segera

untuk
mengganti

popok setelah BAB


c. Berikan pujian atas
32 | P a g e

kemampuan keluarga
2. Keluarga

dapat Respon

memberikan

verbal dan cairan oralit dapat menggantikan

cairan pengganti psikomotor


tubuh

Banyak minum dan memberikan


cairan dan ion tubuh yang hilang.

yang

dengan

keluarga

untuk

menggantikan cairan
tubuh dan elektrolit

hilang:
a.

a. Diskusikan

yang hilang
Menga

b. Anjurkan

keluarga

njurkan

memberikan

keluarga untuk

minum

memberi

c. Ajarkan

banyak
keluarga

banyak minum

untuk membuat cairan

dan

oralit

membuatkan

d. Berikan pujian atas

larutan oralit
3. Keluarga

kemampuan keluarga

dapat

memenuhi
kebutuhan nutrisi
anak dengan diare
a.

Memb

Berikan makanan yang bergizi :


Respon

teruskan ASI dan untuk anak >

verbal

6 bulan atau telah mendapat

a. Gali

pengalaman

keluarga merawat diare


33 | P a g e

erikan

makanan padat :

makanan menu

a. berikan

selama ini

bubur

dengan

seimbang

kacang-kacangan,

sayur,

untuk

daging dan buah pisang

padat (nasi tim, sayur,

mempercepat

halus.

kacang-kacangan)

penyembuhan

b. Berikan

makanan

yang

b. Anjurkan keluarga untuk


memberikan

makanan

c. Anjurkan

untuk

segar, masak dan haluskan

memberikan anak makan

atau tumbuk.

sedikit tapi sering

c. Dorong

anak

makan,

sedikitnya 6 kali sehari

d. Beri pujian atas upaya


keluarga

yang

benar

2. Kurang
3

Setelah

pengetahuan pada kukan

dila- Setelah

dilakukan

asuhan pertemuan sebanyak


34 | P a g e

sudah

keluarga Bpk. D keperawatan


terutama

ibu

45

T selama 2 kali diharapkan :

berhubungan

pertemuan

dengan

harapkan kelu-

mengenal

ketidakmampuan

arga

pada balita :

di- 1.
dapat

keluarga

merawat mengetahui dan

anggota

keluarga mengerti

yang
diare

menit

mengalami tentang
perawatan diare

Keluarga

dapat
diare

a. Menjelaskan

Respon

Diare adalah keadaan diamana 1.

pengertian diare verbal

frekuensi buang

dengan

dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 2.

bahasa

yang sederhana

air besar lebih

dengan

lendir

dan

Anjurkan

keluarga

mengungkapkan kembali

berwarna hijau atau dapat juga 3.


bercampur

pengertian

diare pada balita

3 kali pada anak, tinja encer, dapat

pada balita

Diskusikan

Beri

pujian

atas

kemampuan keluarga

darah
b. Menyebutkan
penyebab diare

Respon

Menyebutkan minimal 1 dari 3 1. Identifikasi kemampuan

Verbal

penyebab diare pada balita :


1. Infeksi : virus, bakteri, parasit.
2. Makanan : basi, beracun.

keluarga
2. Diskusikan penyebab diare
pada balita

3. Gangguan penyerapan makanan 3. Beri kesempatan keluarga


misalnya pada bayi dan anak
yang tidak tahan terhadap susu.

bertanya
4. Dorong keluarga untuk
menyebutkan

penyebab

diare pada balita


35 | P a g e

5. Bantu keluarga mengidentifikasi

penyebab

diare

pada balita
6.

Beri

pujian

atas

kemampuan keluarga
c. Menyebutkan

Respon

Menyebutkan minimal 2 dari 7 1.

Diskusikan

tanda

dan

tanda dan gejala verbal

tanda/ gejala diare pada balita :

diare

1. Buang air besar lebih dari 3 2. Bantu keluarga mengidenkali sehari


2. Tinja

tifikasi tanda dan gejala

encer/cair,

bercampur

lendir/darah.
dan muntah.
tubuh

yang

ada

dalam

Dorong keluarga untuk


menyebutkan

biasanya

meningkat.
5. Nafsu makan berkurang/tidak 4.
ada.

diare

keluarga

3. Anak cengeng, gelisah, mual 3.


4. Suhu

gejala diare pada balita

kembali

tanda dan gejala diare pada


balita
Beri

pujian

kemampuan keluarga

6. Berat badan turun.


7. Kelopak mata cekung.
8. Badan lemah.
9. Kencing sedikit.
36 | P a g e

atas

10. Kulit teraba dingin


2. Keluarga mampu
mengambil
keputusan

untuk

merawat anggota
keluarga

yang

menderita diare

a. Menjelaskan
akibat
terjadi

Respon

yang Verbal
bila

Menyebutkan 1 dari 3 akibat bila 1. Jelaskan akibat yang bisa


keluarga

tidak

melakukan

terjadi bila keluarga tidak

perawatan diare yaitu :

mengambil

keputusan

keluarga tidak

a. Dehidrasi

untuk mengatasi diare

segera merawat

b. Mengalami syok

diare

c. Lemas dan tak berdaya

2. Beri kesempatan keluarga


bertanya
3. Dorong keluarga untuk
mengungkapkan

kembali

penjelasan yang diberikan


4.

Beri

pujian

kemampuan keluarga
37 | P a g e

atas

b. Mengambil

Respon

Keluarga

dapat

mengambil 1. Gali

pendapat

keluarga

keputusan yang verbal dan keputusan yang tepat untuk segera

tentang diare yang dialami

tepat

oleh An. An

untuk afektif

segera merawat
diare
balita

pada

merawat anggota keluarga yang


menderita diare

2. Bimbing

dan

bantu

keluarga untuk mengambil


keputusan yang tepat
3. Beri kesempatan keluarga
memikirkan

kembali

keputusan yang diambil

38 | P a g e

IMPLEMENTASI DAN CATATAN PERKEMBANGAN

39 | P a g e

No
Dx
1

Diagnosa

Implementasi

Keperawatan
Gangguan pola
eliminasi : BAB
tidak teratur pada
keluarga Bpk. D

Evaluasi

Tanggal : 25 November 2013


TUK 1:
a. Mendiskusikan

dengan

keluarga cara membersihkan

Subjektif:
Keluarga dapat
menjelaskan cara

bagian anus

membersihkan bagian

terutama An. An
berhubungan
dengan

mengganti

ketidakmampuan

BAB

keluarga merawat
anggota keluarga

anus dengan benar

b. Menganjurkan untuk segera

c. Memberikan

popok

setelah

menjelaskan alasan
pujian

untuk segera

atas

mengganti popok

kemampuan keluarga

setelah BAB

yang mengalami
diare

Keluarga dapat

Objektif:

Tampak keluarga
memperhatikan dengan
seksama saat diskusi
berlangsung

Terjadi kontak mata


saat berinteraksi
dengan perawat

Tampak keluarga
sekali-kali
menganggukkan kepala
tanda mengerti
penjelasan yang
perawat berikan

Keluarga tersenyum
senang saat diberikan
pujian oleh perawat

Analisa:
Masalah teratasi dimana
kelu-arga memahami
tentang cara menjaga
kebersihan daerah anus
pada anaknya dengan
40 | P a g e
benar.
Perencanaan: