Anda di halaman 1dari 38

TERJADINYA BUMI

The Big Bang

Maka ketika terbelah langit, maka jadilah ia


merah seperti mawar yang merah.
QS. Ar-Rahman ayat
Q
y 37

Sejarah
j
diawali 15 milyar
y tahun yang
y g lalu, jagad
j g raya
y ini
terbentuk dari sekumpulan gas dan debu yang memadat sehingga
mencapai densitas dan suhu yang tidak terbatas.
Kemudian seketika semua kekuatan / energy yang mengatur
jagad raya ini terlepas (meledak).

Sistem Tata Surya kita

Sepuluh milyar tahun kemudian, sekumpulan besar gas dan debu membentuk matahari
dan sembilan planet lain, termasuk bumi.
Sangat banyak yang Dia jadikan pada langit Buruuj, dan Dia jadikan padanya pelita
(bintang) yang bernyala dan bulan-bulan yang bercahaya. QS Al-Furqon ayat 61

Bumi

Sejarah Bumi (Hadean)


`

`
`
`

Era pertama sejarah bumi dinamakan Hadean, yaitu sejak


mula p
pertama terbentuk bumi 4.54 miliar tahun yang
y g lalu
hingga 3.8 mtyl
Pada era ini,, bumi secara terus menerus ditabrak oleh
meteorit
Kegiatan
g
vulkanik sangat
g intensif karena besarnya
y aliran
panas (magma) dan gradien geothermal
Batuan tertua yyangg diketahui berumur 4 mt ((?)) ditemukan
di Canada, menunjukkan metamofosa T tinggi, juga butiran
sedimen yyangg membulat oleh erosi selama ditransport
p
air.
Pecahan kristal zircon tertua diketahui berumur 4.4 mt,
sebagai
g bukti bahwa laut atau samudera telah terbentuk
pada era itu.

Sejarah Bumi (Archaean)


`
`
`

Pada era Archaean (setelah 3.8 mtyl) temperatur bumi


menurun secara p
perlahan berkisar 1600C.
Kerak awal yang terbentuk ketika bumi mendingin adalah
kerak samudera yyangg bersifat basaltis.
Kerak benua pertama yang terbentuk 4 mtyl sebagai hasil
pemisahan elemen ringan
p
g selama peluruhan.
p
Benua kecil
pertama ini dinamakan craton.
Kehidupan
p mulai muncul,, fosil tertua yyangg dapat
p ditemukan
berumur 3.5 mt.

Bumi
Kerak Benua
Sialic (Si,Al, O)

Kerak Samudra
Mafic (Mg,Fe,Si, Al O)

~0
0oC

Crust 0-100 km
thick

Lithosphere
(crust and uppermost
Solid mantle)

~1000oC

Mantle

Mantle, dense silicates


Mantle

(Mg,Fe,Si, Al O)

Plastic

3700oC

2,900 km

Crust

Fe
O
Outer
Core
C

Core

4300oC

5,100 km

Inner Core

Fe

6,378 km

To Scale

Not to Scale

Kerak (Lempeng) Benua


Komposisi SiAlic
- Aluminium Silicates
- Modern sediments
- Ancient sediments
- Igneous rocks
- Metamorphic rocks

- light, bouyant
- continental
- continental & marine
- mainly granitic
- mainly granitic

Ancient Sediments

Igneous - granite

Modern Sediments

Metamorphic - gneiss

Kerak (Lempeng) Samudera

Basalt

Gabbro

Komposisi MaFic
-Modern
Modern Sediments clays,
clays glacial,
glacial biogenic ooze
-Iron, Magnesium, Aluminium Silicates dense
basic igneous rocks, basalts and gabbros

Ketebalan Kerak (Lempeng) Bumi

Tektonik Lempeng

Bumi

Pada tahap awal, bumi kita hanya sebagai bola panas.


Saat mendingin, terbentuk kerak-kerak di permukaan.
Kemudian terjadi serangkaian tumbukan dan pemekaran yang sangat hebat
sehingga
gg terbentuk pegunungan,
p g
g danau, sungai,
g dan lautan. Kerak-kerak
bergerak aktif sampai saat ini.

Proses Tektonik Lempeng


Perpindahan panas
antara mantel dan
astenosphere
menyeret lithosphere
diseluruh permukaan
bumi.

Magma

Batuan cair di dalam bumi terus mendidih, pergerakan magma


cair ini menyeret
menyeret kerak yang terbentuk di permukaan sehingga
terjadi pergeseran kerak bumi.

Tumbukan dan Pemekaran


Pemekaran kerak samudra yang menghasilkan batuan baru.

Tumbukan antara kerak samudra dan kerak benua, karena beda


berat jenis, kerak samudra masuk di bawah kerak benua. Tumbukan
ini menyebabkan terbentuknya gunung api.
Pergeseran kerak juga membuat serangkaian gunung api dengan pola
mengikuti arah pergeseran
Tumbukan antara dua kerak benua membentuk serangkaian
pegunungan, sebagai contoh adalah Pegunungan Himalaya.

Sesar,, atau ppergeseran


g
kerak bumi

The Wilson Cycle

The Wilson cycle


`

`
`

Stage A with a stable continental craton. A hot spot (not present in the drawings) rises up under the
craton, heating it, causing it to swell upward, stretch and thin like taffy, crack, and finally split into two pieces. This
process not only splits a continent in two it also creates a new divergent plate boundary.
Stage
g B - the one continent has been separated
p
into two continents, east and west, and a new ocean
basin (the ophiolite suite) is generated between them. The ocean basin in this stage is comparable to the Red
Sea today. As the ocean basin widens the stretched and thinned edges where the two continents used to be
joined cool, become denser, and sink below sea level. Wedges of divergent continental margins sediments
accumulate on both new continental edges
Stage C - the ocean basin widens,
widens sometimes to thousands of miles; this is comparable to the Atlantic
ocean today. As long as the ocean basin is opening we are still in the opening phase of the Wilson cycle.
Stage D - the closing phase of the Wilson Cycle begins when a subduction zone (new convergent
plate boundary) forms. The subduction zone may form anywhere in the ocean basin, and may face in any
direction. In this model we take the simplest situation; a subduction zone developing under the edge of one
continent.
i
O
Once the
h subduction
bd i zone iis active
i the
h ocean bbasin
i iis d
doomed;
d iit will
ill allll eventually
ll subduct
bd
and
d
disappear. These are remnant ocean basins.
Stage E - most of the remnant ocean basin has subducted and the two continents are about to
collide. Subduction under the edge of a continent has a lot of results. Deep in the subduction zone igneous
magma is generated and rises to the surface to form volcanoes, that build into a cordilleran mountain range (e.g.
the Cascade mountains of Washington, Oregon, and northern California.) Also, a lot of metamorphism occurs
and folding and faulting
Stage F - the two continents, separated in Stages A and B now collide. The remnant ocean basin is
completely subducted. Technically the closing phase of the Wilson cycle is over. Because the subduction zone
acts as a ramp
ram the continent
c ntinent with
ith the subduction
s bd cti n zone
ne (a hinterland) slides up over
er the edge
ed e off the continent
c ntinent
without it (a foreland).
Stage G - once the collision has occurred the only thing left for the mountain to do is erode down to sea
level - a peneplain. The stage G drawing is a distortion, however. With the collision the continental thickness
g weight,
g , both will rise as the mountain erodes,, much like a boat rises
doubles,, and since continental rock is light
when cargo is taken off of it. Thus, in reality, most of the hinterland continent will be eroded away, and the
foreland continent will eventually get back to the earth's surface again

Bukti Plate Tectonic

Jig-Saw Puzzle pada benua/pulau


South America dan Africa
Kalimantan dan Sulawesi
Matching geologi antar benua/pulau
Intan di Brazil dan Afrika
Batugamping di Kalimantan bag Tenggara dan Sulawesi bag Barat
Magnetic striping pada lantai samudera
Distribusi umur pada kerak samudera
Bentuk fisiografi bumi,
dimana terdapat trench systems, mid-oceanic ridges, sesar geser, busur
gunung api
api, deretan pegunungan dll.
dll
Ophiolite suite pada kerak samudera
Distribusi densitas dan temperatur
p
ppada kerak
Distribusi gempa bumi

dll dll dll

`
`
`

`
`

O
C

C = continental
O = oceanic
C

C
O

O
C

C
C

Tectonics Plates

O
C

O
O
Kerak bumi terdiri dari beberapa lempeng yang bergerak dan
menyatu seperti jig
jig-saw
saw puzzle
puzzle , terus bergerak dan
sepanjang waktu geologi (milyaran tahun) banyak bagian
dari lempeng ini tumbuh juga hancur.
Ada tiga tipe batas lempeng:
- Mid-Ocean Ridges membentuk kerak samudera, offset
by transform fractures
- Trench / subduction zones consumption of oceanic
crustt
- Collison zones plate collision, mountain belts

Fisiografi Lempeng Tektonik


Fisiografi
Kutub Selatan

3
1

5
3
2

4
6

4
1.
2.
3
3.
4.
5.
6.

Mid-ocean ridge,
Subduction zone (trench)
Transforms
Continents
Oceanic crust
Passive margins

Lempeng Pasifik
L
P ifik bergerak
b
k ke
k arah
h NE
selama jutaan tahun, membentuk deretan
pegunungan di Kepulauan Hawaii.

6
2

4
Computer generated map,
E Pacific Rise

Deretan
D
t P
Pegunungan b
bawah
h laut
l t (mid( id
ocean ridge) dimana kerak samudera
terbentuk. Sebagai kerak baru yang
bergerak
g
menjauhi
j
puncak
p
akan
mendingin, densitas meningkat, karena
berat akan semakin turun / tenggelam,
sehingga samudera semakin dalam.

Mantle Plumes

Densitas dari mantel saat ini sudah dapat dipetakan berdasarkan


seismik Batuan yang ringan
seismik.
ringan menggambarkan daerah panas
panas,
sedangkan batuan padat merepresentasikan daerah dingin.
Daerah dingin
g berada di bawah kerak benua yyang
g stabil, sedangkan
g
area panas berada di bawah MOR dan pada zona subduksi di tepian
samudera.

Rifting & Pembentukan Laut


Tegangan menyebabkan perekahan dan
terbentuknya gunung api, diikuti dengan
naiknya panas (magma)
(magma), selanjutnya terbentuk
laut beserta MOR nya. Misal Laut Merah dan
Teluk Suez.

Gulf of Suez
Red Sea

Pergerakan Benua
Sepanjang waktu
geologi
g
g benua
bergerak menjauh
dan menyatu lagi
setidaknya 2 kali,
dengan lautan baru
terbentuk dan
termakan
termakan selama
proses tersebut.
Perpisahan
t khi tterjadi
terakhir
j di
200 jt y.l. Ketika
Supercontinent
yang dinamakan
PANGEA
terpecah/terpisah.

Plate Motions
The break-up of Pangea,
200mybp - Present
02a atlas tektonik.ppt

Plate Motions SE Asia


02b Seasia.ppt

Plate Tectonics - Indonesia

The Ring Of Fire


Sabuk gunung api
mengelilingi Samudera
Pasifik, dimana Kerak
Samudera Pasifik dan
India dimakan
dimakan di bawah
kerak Benua Asia, Amerika
Utara dan Amerika
S l t
Selatan.

Plate Tectonics - Indonesia


Eurasian
Pl t
Plate
Philippine &
Pacific Plate

Extruded edge Microplate


Zone
of Sundaland

Indo-Australian Plate

Fragmented &
deformed edge
g
of the Australian
Craton

Plate Tectonics West Indonesia

v
v
v
v
Fore-Arc : subduction downdragged edge of Sunda
Shield.

v v

v v v

Island Arc/ Fore-Arc Volcanic


Melange
Arc

True Back-Arc : thermal sag


behind the volcanic arc.
arc
Distal Back-Arc : subduction
related, but influenced by
local tectonic controls.

Plate Tectonic Indonesia Barat


4

2
3
1

6
5

1. Subduction Trench: Kerak samudera menyusup di bawah Paparan Sunda. Nonprospective.


2. Outer/Island (non-volcanic) Arc: sekumpulan sedimen membentuk melange & bisa juga
pulau, misal Mentawai, Sumatra. Non-prospective, namun di Nias dijumpai rembesan
minyak
3. Fore-Arc Basin: tepian kerak benua yang terseret ke bawah oleh tumbukan (subduction)
Umumnya non-prospective - lo-heat flow,
flow immature reservoirs,
reservoirs sangat sedikit source-nya.
source-nya
NAMUN Sumatra dan Jawa Barat menjanjikan krn kondisi geologi yang spesial.
4. Volcanic Arc: Kerak yang meleleh keluar ke permukaan melalui rekahan dalam bentuk
gunung api.
5. Near Back-Arc Basin: prospective - hi-heat flow, good syn-rift source, good reservoirs.
6. Distal Back-Arc: kombinasi subduksi dan kontrol tektonik lokal.

Ophiolite Suite

Umur Lantai Samudera

Umur dari lantai samudera telah berhasil dipetakan berdasarkan penentuan umur
p batuan lantai samudera dan p
pengukuran
g
magnetic.
g
radiometri sample
Umur tertua yang ditemukan adalah 180 juta tahun (?), dan semua kerak ini telah
termakan bumi serta recycled.

Terimakasih

The Geological Time Scale - Evolution


Jurassic period

Triassic period

Permian period
Pennsylvanian period
Mississippian period

245 m.y
my
146 m.y 208 m.y

290 m.y

323 m.y
363 m.y

1 b.y

65 m.y
y
57 m.y

510 m.y
570 m.y

35 m.y
23 m.y
5 m.y
0.01 m.y

Holocene epoch

ERA
PERIOD
EPOCH

4.6 billion
years ago

409 m.y
439 m.y

Devonian
period
Silurian
period
2 b.y
Evolution
of cells with
nucleus
3 b.y First
fossil
cells

4 b.y Oldest rocks


dated on Earth

Magnetic Striping
NW
Pacific

The Earths magnetic


g
poles have reversed ((swapped)) on a regular
g
basis, creating
g
magnetic stripes in the ocean crust as it is generated at mid-ocean ridges

Lempeng Tektonik

Area of predominantly continental crust

Zones of subduction

Area of predominantly oceanic crust

T
Transcurrent
t faults
f lt

Zone of sea floor spreading with transform faults

Direction of plate movement

Map of the earth showing approximate distribution of oceanic and continental crust and plate boundaries
(After Heirtzler, 1968, Vine, 1970, and others)

Tektonik Regional dan Cekungan Migas


N

Southeast
A i
Asia

1000 Km

SW

NE
Fore Arc Volcanic
Basin Inner Arc

Pacific
Ocean

South
China Sea

Banda
Arc

Outer
Arc

Back Arc
Basin

Subducting
Oceanic Plate

Sunda
Self

Continental Plate

Sunda
Shelf
India
Ocean

Australia
Main Petroleum
P d i B
Producing
Basins
i
Continental Crust

Volcanic Inner Arc

Oceanic Crust

Outer Arc

Peta dan sayatan di Asia Tenggara


menunjukkan hubungan antara
cekungan fore-arc (busur luar) dan
back-arc (busur dalam)
Cekungan busur dalam merupakan
cekungan minyak. (after Haile, 1968,
Crostella, 1977, Ranneft, 1979,
Bowen et al., 1980, and Wood,
1980 )
1980.)

37

Plate Tectonics In Detail