Anda di halaman 1dari 34

PENGAUDITAN II

BAB
AUDIT SIKLUS PENDAPATAN
KELOMPOK 1
CHUSWATUN CHASANAH 13.0102.0070
DIAH DWI HASTUTI
13.0102.0060
IDA NUR AINI 13.0102.0083

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

SIFAT SIKLUS
PENDAPATAN
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Siklus pendapatan
(revenuecycle) perusahaan
terdiri dari aktivitasaktivitas yang berkaitan
dengan pertukaran barang
dan jasa dengan pelanggan
dan penagihan pendapatan
dalam bentuk kas.
Perusahaan yang berbeda
juga memiliki sumber
pendapatanyang berbeda.

3/6/16

Sebagai contoh,
perusahaan barang dagang
dan pabrikasi yang
melakukan penjualan;
dokter, pengacara, akuntan
publik yang menerima uang
jasa (fee); serta bioskop,
bank serta lembaga
keuangan yang menerima
bunga dan deviden

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Transaksi-transaksi diatas mempengaruhi


akun-akun yang diuraikan pada tabel di
bawah ini :
TransaksiPendapatan
Penjualan Kredit

Penerimaan Kas

Debit

Kredit

Piutang Usaha

Penjualan

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Kas
Diskon Penjualan

Piutang Usaha

Retur Penjualan dan

Retur Penjualan dan

Pengurangan Harga

Pengurangan Harga

Penyisihan Piutang Tak

Beban Piutang Tak

Penyisihan untuk

Tertagih

Tertagih

Piutang Tak Tertagih

Penghapusan Piutang

Penyisihan untuk Piutang

Tak Tertagih

Tak Tertagih

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Piutang Usaha

Piutang Usaha
6

Tujuan Audit
Tujuan audit siklus pendapatan
berkaitan dengan perolehan bukti
kompeten yang mencukupi tentang
setiap asersi laporan keuangan yang
signifikan menyangkut saldo dan
transaksi siklus pendapatan.
Asersi tersebut menunjukkan derajat
asersi manajemen terhadap informasi
keuangan yang secara eksplisit
dinyatakan dalam laporan keuangan
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Tabel 1.2Tujuan Audit Spesifikasi Untuk


Siklus Pendapatan
Tujuan Audit Siklus Pendapatan
Memverifikasi bahwa saldo akun piutang usaha mewakili jumlah yang benar-benar
Occurrence
(Keterjadian)

dipinjam perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan terkait.


Memastikan bahwa pendapatan dari berbagai transaksi penjualan mewakili barang yang
dikirim dan jasa yang diberikan selama periode yang termasuk dalam laporan keuangan.
Menentukan bahwa semua jumlah yang dipinjam perusahaan pada tanggal laporan

Completeness
(Kelengkapan)

posisi keuangan telah tercermin dalam piutang usaha.


Memverifikasi bahwa semua penjualan barang yang dikirim, semua jasa yang diberikan,
dan semua retur dan kompensasi untuk periode terkait, telah tercermin dalam laporan
keuangan.
Memverifikasi bahwa transaksi pendapatan dihitung secara akurat dan didasarkan pada

Accuracy
(Akurasi)

Rights and Obligations


(Hak dan Kewajiban)
Valuation and Allocation
(Penilaian dan alokasi)
Presentation and Disclosure
(Penyajian dan
Pengungkapan)
3/6/16

harga terkini dengan jumlah yang benar.


Memastikan

bahwa

buku

pembantu

piutang

usaha,fileFaktur

Penjualan,

danfilePemberitahuan Pengiriman Uang secara matematis benar dan sesuai dengan akun
terkait pada buku besar.
Menentukan bahwa perusahaan memiliki hak legal untuk mencatat piutang usaha yang
dicatatnya. Akun pelanggan yang telah dijual atau telah dipindahtangankan memang
telah dikeluarkan dari saldo piutang usaha.
Menentukan bahwa saldo piutang usaha menyatakan nilai bersih yang dapat
direalisasikan.
Memastikan bahwa alokasi atas akun piutang tak tertagih telah tepat.
Memverifikasi piutang usaha dan pendapatan yang dilaporkan untuk periode terkait,
telah dijelaskan dengan benar dan dimasukkan dalam laporan keuangan.

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

PEMAHAMAN BISNIS DAN


INDUSTRI KLIEN
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Pemahaman Bisnis
dan Industri Klien

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

10

Disamping itu, proses


menghasilkan pendapatan ini
juga memerlukan beberapa
beban (seperti, harga pokok
penjualan atau beban penjualan),
sehingga pemahaman mengenai
mengenai siklus pendapatan
dapat membantu
mengembangkan ekspektasi
pengeluaran perusahaan yang
berkaitan denagan siklus tran
saksi lainya dan menilai resiko
bahwa laba yang mengandung
salah saji yang material belum
diaudit.
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

11

Materialitas
Total pendapatan
dijadikan ukuran yang
materialitas karena dapat
menimbulkan piutang
usaha dan kas akhir serta
arus kas dari operasi.
Piutang usaha yang
disebabkan oleh transaksi
penjualan kredit hampir
selalu bersifat material
terhadap neraca.

3/6/16

Dalam menilai risiko inheren


pada asaesi siklus pendapatan,
auditor harus
mempertimbangkan faktor
pervasive yang mempengaruhi
asersi dalam beberapa siklus,
termasuk siklus pendapatan.
Faktor-faktor yang mendorong
manajemen untuk mensalah
sajikan asaersi siklus pendapatan
yaitu menyatakan pendapatan
yang tertalu tinggidan
menyatakan tertalu tinggi kas
atau piutang kotor atau tertalu
rendah penyisihan piutang tak
tertagih.

Risiko Inheren

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

12

Faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan


salah saji dalam asersi siklus pendapatan:

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

13

Risiko Prosedur
Analitis
Risiko ini merupakan
unsur risiko deteksi
bahwa prosedur analitis
akan gagal mendeteksi
salah saji yang material
yang merupakan cara
yang efektif untuk
pemahaman bisnis dan
usaha klien.
Langkah-langkah yang
ditempuh yaitu:
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

14

MEMPERTIMBANGKAN KOMPONEN
PENGENDALIAN INTERNAL

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

15

Lingkungan
Pengendalian
Lingkungan pengendalian
terdiri dari beberapa faktor
yang dapat mengurangi
beberapa resiko inheren yang
berkaitan dengan siklus
pendapatan.
Disamping itu, factor-faktor ini
juga dapat meningkatkan atau
mengurangi keefektifan
komponen pengendalian
internal lainnya dalam
mengendalikan resiko salah saji
pada asersi siklus pendapatan.

Penilaian resiko manajemen


untuk tujuan pelaporan
keuangan adalah sama
dengan penilaian inheren
oleh auditor eksternal.
Upaya yang cermat oleh
sebagian manajemen untuk
mengidentifikasi jenis-jenis
resiko yang bekaitan
dengan saldo dan transaksi
siklus pendapatan.

Penilaian Resiko
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

16

Informasi dan
Komunikasi (Sistem
Akuntansi)

Pemahaman atas sistem


akuntansi pendapatan
memerlukan
pengetahuan tentang
bagaimana.

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

17

Pemantauan
(Monitoring)

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

18

Penilaian Awal atas Resiko


Pengendalian dan Strategi
Audit Pendahuluan
Pada saat auditor memproleh bukti
tentang keefektifan operasi
pengendalian internal yang
berkaitan dengan prosedur untuk
memperoleh pemahaman, Auditor
dalam kasus semacam itu, kepastian
yang terbatas mungkin diperoleh
tentang keefektifan pengendalian
yang terutama didasarkan atas
prosedur yang mencangkup
pengajuan pertanyaan, observasi,
dan beberapa inspeksi atas bukti
yang didokumentasikan.
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

19

AKTIVITAS PENGENDALIAN TRANSAKSI


PENJUALAN KREDIT

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

20

Dokumen dan catatan


umum,yang digunakan
yaitu pesanan pelanggan,
pesanan penjualan,
dokumen pengiriman,
faktur penjualan, daftar
harga yang diotorisasi, file
transaksi penjualan, jurnal
penjualan, file induk
pelenggan dan piutang
usaha.
Fungsi-fungsi pendapatan:

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

Memprakarsai
penjualan
(penerimaan
pesanan &
persetujuan kredit)
Pengiriman barang
dan jasa
(pemenuhan &
pengiriman pesanan
penjualan)
Pencatatan
penjualan
(penagihan
pelanggan &
pencatatan
penjualan)

21

Untuk merencanakan audit maka auditor


harus memperoleh pemahaman terhadap
siklus pendapatan agar dapat:
1) mengidentifikasi jenis salah saji
yang potensial
2) mempertimbangkan faktor-faktor
yang mempengaruhi salah saji yang
material dan

3) merancang pengujian subtansif.

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

22

Laporan
bulanan
pelangga
n

File induk
piutan
usaha

Pesanan
pelangga
n

Pesanan
penjualan

Dokumen
pengirima
n

Sejumlah dokumen
dan catatan yang
digunakan oleh
perusahaan besar
dalam pemrosesan
transaksi penjualan
kredit seringkali
mencakup hal-hal
berikut :

File induk
pelangga
n

Faktur
penjualan

Jurnal
penjualan
File
transaksi
penjualan

3/6/16

1. Dokumen dan
Catatan Yang
Umum

Daftar
harga
yang
diotorisasi

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

23

2. Fungsi-Fungsi
Pemrosesan transaksi pendapatan mencakup fungsi-fungsi
pendapatan berikut :
Memprakarsai
penjualan. Permintaan
oleh sebuah
perusahaan untuk
melakukan transaksi
penjualan dengan
perusahaan lain,
meliputi :

Pengiriman barang
dan jasa. Pengiriman
fisik atau penyerahan
barang dan jasa,
meliputi :

Pencatata penjualan.
Pengakuan formal atas
pendapatan oleh
perusahaan, meliputi :

Pemenuh
an
pesanan
penjualan

Penagihan
pelangga
n

Persetuju
an kredit

Pengirima
n pesanan
penjualan

Pencatata
n
Penjualan

Penerima
an
pesanan
pelangga
n

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

24

3. Sistem Ilustratif untuk


Pemrosesan Penjualan
Kredit

Dalam praktik, terdapat


banyak variasi system yang
digunakan untuk melakukan
fungsi-fungsi yang tercakup
dalam pemrosesan
transaksi penjualan kredit.

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

25

Perolehan Pemahaman dan


Penilaian Risiko Pengendalian

Auditor harus
memperoleh
pemahaman atas
siklus penjualan
yang mencukupi
untuk merencanakan
asudit. Yaitu, auditor
perlu mempunyai
pemahaman yang
cukup untuk dapat

3/6/16

(1) mengidentifikasi
jenis salah saji yang
potensial
(2) mempertimbangkan
factor-faktor yang
memperngaruhi risiko
salaha saji material dan

(3) merancang
pengujian substantive.

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

26

AKTIVITAS PENGENDALIAN
TRANSAKSI PENERIMAAN KAS
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

27

1. Dokumen dan
Catatan Umum

Dokumen dan catatan penting yang


digunakan dalam pemrosesan
penerimaan kas adalah :

Bukti
penerima Pradaftar
an uang

3/6/16

Lembar
Ikhtisar
perhitung
kas harian
an kas

Slip
deposit
yang
disahkan

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

File
transaksi
penerima
an kas

Jurnal
penerima
an kas

28

2. Fungsi- fungsi
Fungsi penerimaan kas, yang meliputi pemrosesan penerimaan
dari penjulan tunai dan kredit, termasuk subfungsi berikut :

Menerima
penerimaan
kas

Penerimaan Melalui
Kasir
Penerimaan melalui
pos

Menyetorkan
kas ke bank
Mencatat
penerimaan
kas
3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

29

3. Sistem
Ilustratif
untuk
Pemrosesan
Penerimaan
Kas
4.
Memperoleh
Pemahaman
dan
Penilaian
Risiko
Pengendalia
n

3/6/16

Ketika membahas system


penjualan kredit, terdapat juga
beberapa system pemrosesan
penerimaan kas.

Tanggung jawab dan metodologi


auditor untuk memenuhi
persyaratan dari standar
pekerjaan lapangan kedua paa
transaksi penerimaan kas adalah
sama seperti yang dijelaskan
sebelumnya.
Banyak prosedur pengendalian
yang terlibat dalam pemrosesan
pengendalian yang telah
terprogram.

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

30

AKTIVITAS PENGENDALIAN
TRANSAKSI PENYESUAIAN PENJUALAN

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

31

Transaksi penyesuaian
penjualan meliputi :
Pemberian
potongn
tunai
Pemberian
retur
penjualan
dan
pengurangan
harga
Penentuan
piutang tak
tertagih
3/6/16

Dalam banyak
perusahaan, jumlah dan
nilai uang dari transaksi
ini tidaklah material.
Namun, bagi beberapa
perusahaan potensi
salah sji yang
diakibatkan oleh
kesalahan dan
penyelewengan dalam
pemrosesan transaksi ini
perlu dipertimbangkan.

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

32

SUMBER:
1. Boyton, William C. dan Raymond N. Johnson. 2006. Modern Auditing :
Assurance Services, and the Integrity of Financial Reporting Eighth
Edition. United States of America : John Wiley & Sons, Inc.
2. http://maielvasundari.blogspot.co.id/2014/11/audit-sikluspendapatan.html
3. Ratna Novita. 2011. Audit Atas Siklus Pendapatan
http://ratnanovita114.blogspot.com/2011/09/audit-atas-siklus-penda
patan.html
(diakses 28 Oktober 2013)
4. Ni Made Suartini. 2013. Audit Siklus Pendapatan,
http://dexsuar.blogspot.com/2013/07/audit-siklus-pendapatan.html
(diakses 28 Oktober 2013)
5. http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pemeriksaan_akuntansi_2
/bab_2_audit_terhadap_siklus_pendapatan.pdf
(diakses 28 Oktober 2013)

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

33

SEMOGA BERMANFAAT GUYS....

TERIMA KASIH

3/6/16

AKUNTANSI B_SEMESTER 6_UMMgl

34